You Are My Everything To Me (1)

postingan fanfiction pertama tapi bukan fanfiction pertama. kekeke

Main Cast : Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon, Yesung

Support Cast : Super Junior, SNSD, Ikuta Toma, Fukuda Saki, Kim Junsu and others

Genre : Tentuin sendiri😛

Don’t be silent reader, please! hargai jerih payah penulis. jelek-jelek gini juga dapet mikir. ;P

enjoy~!

 

Taeyeon POV

Aku menunggu seseorang di terminal keberangkatan Tokyo airport di temani kedua orang tuaku juga sahabatku Fukuda Saki dan Toma Ikuta. Hari ini aku akan kembali ke kampung halamanku yang sudah lama aku tinggalkan. Korea Selatan.

“Taeyeon!!” aku menengok kearah suara yang tidak asing di telingaku. Seorang namja yang aku tunggu-tunggu karena dia akan ikut bersamaku ke Korea. Ia berjalan kearah kami sambil mendorong troli yang berisi koper-kopernya.

“Yesung oppa!!” aku tersenyum melihat kedatangannya. Kami memang tinggal di Jepang tapi kami sama-sama orang Korea, karena itu aku memanggilnya oppa.

“gomenasai, aku terlambat. Biasa, kemacetan Tokyo yang selalu membuatku pusing.” Ucapnya sambil mengurut dahinya pelan. Lalu aku dan Yesung oppa berpamitan pada orang tua ku dan 2 sahabatku itu.

“Saki-chan, aku akan sangat merindukanmu.” Kataku sambil memeluknya.

“aku juga, Taeyeon.” Sahut Saki. Lalu aku beralih memeluk Toma.

“Toma-kun, tolong jaga Saki. Aku takkan memaafkanmu jika sesuatu yang buruk terjadi padanya.” Kataku setelah melepaskan pelukannya.

“hey! Kenapa kau berkata seperti itu?? Aku ini bukan baby sitternya!” jawabnya sedikit kesal.

“hehe.. kau memang bukan babysitternya tapi kau adalah malaikat pelindungnya. Bukan begitu Saki?” aku menyeringai menggoda Saki. Kedua anak ini saling menyukai namun mereka terlalu gengsi untuk mengaku.

“eh?? Kok aku??” Saki gelagapan.

“hahaha.. sudah Taeyeon. Kasihan Saki-chan. Lihat pipinya sudah memerah seperti tomat. Haha..” Yesung oppa tertawa begitu lebar sampai-sampai Toma munyumpalnya dengan sapu tangan.

~~

Kami tiba di bandara internasional Incheon jam 3 sore. Bandara ini sangat luas dan bersih. Kami berjalan keluar dan naik ke taxi menuju apartemen yang sudah di siapkan oleh eomma dan appa. Kami tinggal satu apartemen tapi tidak seruangan. Kami bersebelahan.

Taeyeon POV end

Author POV

“Taeyeon, bangun! Kita sudah sampai!” Yesung membangunkan Taeyeon yang tertidur selama perjalanan. Lalu mereka berjalan ke dalam apartemen yang akan mereka tempati.

“istirahatlah. Besok kita mulai masuk sekolah.” Perintah Yesung sesampainya didepan kamar masing-masing.

“ne arasseo. kau juga. Selamat beristirahat. Annyeong..”

Yesung POV

Hari ini hari pertamaku dan Taeyeon akan sekolah di SM High School.

Sebuah bangunan megah berdiri di hadapan kami begitu turun dari taxi. Aku memandangi sekitar sekolah ini. Tampak beberapa siswa dan siswi mengenakan seragam yang sama dengan aku dan Taeyeon kenakan. Para siswi itu terlihat begitu anggun. Wajarlah karena mereka adalah para anak konglomerat yang di didik sejak dini supaya menjadi seperti itu. Namun kekagumanku segera pudar begitu melihat seorang anak laki-laki berlutut di depan 5 orang namja yang terlihat cool dengan pakaian yang mereka kenakan. Entah apa yang mereka bicarakan, 1 dari 5 namja itu tiba-tiba mengeluarkan 1 botol besar minuman berwarna orange. Dan dia menyiramkannya ke kepala anak itu lalu pergi meninggalkan anak malang tersebut. Kenapa perlakuan seperti itu terjadi di sekolah seelit SM yang notabene sekolahnya anak orang-orang kaya?

“siapa mereka? Tega sekali mereka melakukan itu.” Rupanya Taeyeon juga memperhatikan mereka.

“entahlah, sebaiknya kita tidak usah ikut campur. Ayo masuk.” Aku dan Taeyeon berjalan melewati koridor sekolah itu. Entah kenapa para siswa itu terus memandangi kami hingga akhirnnya kami sampai di depan kantor kepala sekolah.

Yesung POV end

Author POV

Seonsaengnim memperkenalkan Taeyeon yang duduk di kelas 2-A. ternyata Taeyeon di sambut hangat oleh seisi kelas itu. Taeyeon pun segera mendapat teman baru. Mereka adalah Tiffany, Sunny, Jessica, Ryeowook, Sungmin dan Shindong.

Sementara itu Yesung diperkenalkan dikelas 3-A. Yesung lebih tua 1 tahun dari Taeyeon. Beberapa murid langsung mengerubungi Yesung terutama yeoja. Bagi mereka Yesung benar-benar menarik. Seperti halnya Taeyeon, Yesung pun segera mendapatkan teman baru. Mereka adalah Eunhyuk, Kibum dan Kangin.

“Yesung-ssi, katanya kau pindah kesini dengan yeojachingumu ya?” tanya Eunhyuk dengan mulut penuh makanan.

“Dia bukan yeojachinguku. Dia temanku yang sudah aku anggap adik. Namanya Kim Taeyeon.” Jawab Yesung.

“kenalkan kami padanya ya!” seru Kangin dengan puppy eyesnya sambil menarik-narik lengan baju Yesung.

“tentu saja.” Jawab Yesung lalu mengeluarkan HPnya. “moshi-moshi, Taeyeon kau dimana?”

“oppa, aku dikantin bersama teman-temanku. Cepatlah kesini. Aku ingin mengenalkanmu pada mereka.” Jawab Taeyeon.

“ne ara. Aku juga berniat mengenalkan teman-teman baruku.” Lalu Yesung menutup sambungan teleponnya dan segera bergegas menuju kantin bersama keempat teman barunya.

Yesung tiba di kantin dan langsung menyapa Taeyeon dan berkenalan dengan teman-teman Taeyeon dan begitu juga dengan Taeyeon berkenalan dengan teman-teman Yesung.

“Yesung-ssi, apa kau pernah ke Korea sebelumnya?” tanya Tiffany.

“belum. Kedua orangtuaku memang orang Korea tapi aku belum pernah datang kesini. Tapi Taeyeon dulu pernah tinggal disini waktu kecil.”

“jinjja? Pantas saja bahasa Korea Taeyeon begitu lancar.” tanya Kangin.

“ne. aku terlahir disini. Berbeda dengan Yesung-oppa yang memang dilahirkan di Jepang. Saat umurku 7 tahun, aku pindah ke Jepang karena perusahaan tempat appaku bekerja mengalami kemajuan yang pesat sehingga mereka menugaskan appaku untuk mengurusi perusahaan di Jepang.” Terang Taeyeon panjang lebar.

“hmm.. begitu ya? Lantas, kenapa kau memilih kembali lagi ke sini?” tanya Shindong dengan wajah yang super polos.

“ya! Sikshin! Terserah dia donk mau tinggal dimana?” bentak Jessica. Shindong langsung ketakutan melihat tatapan dingin Jessica.

“aku kesini karena… aku..aku merindukan Korea.” Taeyeon ceria namun terdengar tidak begitu meyakinkan. Yesung diam saja. Sementara yang lain ber’oh’ ria(?).

Saat mereka berbincang-bincang tiba-tiba datang 5 namja yang tadi pagi dilihat Yesung dan Taeyeon.

“ommo!! Mereka datang!” seru Sunny.

“memang mereka siapa?” tanya Taeyeon dan Yesung bersamaan.

“ah, kami belum memberitahu kalian ya?” tanya Sungmin. Taeyeon dan Yesung menggeleng.

“begini, mereka adalah namja-namja paling populer sekaligus menyeramkan disekolah ini.” Terang Kibum.

“aku sarankan kalian jangan membuat masalah dengan mereka karena mereka tidak akan segan-segan memberi pelajaran pada siapapun yang membuat masalah dengan mereka. Tidak peduli mereka itu guru, senior, junior, namja maupun yeoja.” saran Eunhyuk.

“mwo?? Pantas tadi pagi kami melihat mereka sedang menyiram seorang anak laki-laki dengan sebotol jus.” Kata Taeyeon.

“itu belum seberapa Taeyeon. Mereka dulu pernah membuat seorang namja hampir bunuh diri karena merasa sakit hati dengan perlakuan mereka. Beruntung dia tidak jadi bunuh diri. Dan anak itu langsung dibawa orangtuanya pindah ke Inggris.” Ryeowook menjelaskan.

“ternyata masih ada ya, orang-orang bengis seperti itu dibumi ini?” Taeyeon melirik sinis pada kelima namja yang sedang menunggu pesanan makanannya.

“YA!!! CEPAT BAWA MAKANANNYA KESINI!!” bentak namja yang berambut pirang itu.

“OMMONA!! Aku kaget sekali. Siapa namja itu? Angkuh sekali.” Kata taeyeon sambil mengelus dadanya yang terkejut mendengar bentakannya.

“dia adalah Leeteuk. Dia adalah ketuanya. Dia pewaris tunggal sekolah ini dan merupakan orang terkaya di sekolah ini bahkan terkaya seKorea Selatan.” Terang Tiffany yang membuat Taeyeon membelalakan matanya.

“Leeteuk? Bukannya sekolah ini milik keluarga Park?” tanya Taeyeon.

“nama sebenarnya adalah Park Jungsoo tapi sering dipanggil Leeteuk. Lalu yang di sebelahnya yang memakai kacamata hitam itu adalah Kim Heechul. Dia anak designer terkenal di negeri ini. Tidak heran dia selalu tampil modis. Tapi untuk hari ini aku benar-benar heran, dia memakai kacamata hitam didalam ruangan. Apa ada yang salah dengan matanya?” ucap Tiffany polos sehingga membuat teman-temannya terkekeh. “disebelah Heechul adalah Choi Siwon. Dia anak seorang perwira tinggi. Tidak heran jika tubuhnya begitu tegap. Pasti diturunkan oleh orangtuanya.” Tiffany tampak terkagum-kagum pada namja bernama Siwon itu.

“kau menyukainya ya?” tanya Yesung.

“MWO?? A..Aniyo!!” Tiffany tampak gugup.                                                        

“namja yang duduk didepan Siwon itu namanya Donghae. Jangan terkecoh dengan muka sok imut dan innocentnya. Dia sebenarnya playboy kelas kakap.” Ucap Jessica.

“ne. sampai-sampai kau pernah menjadi korbannya. Kekekek~” Tiffany menyela pembicaraan Jessica, secepat kilat Jessica menjitak kepala Tiffany. Tiffany meringis kesakitan sambil mengelus kepalanya yang terkena jitakan si Ice Princess.

“lalu namja yang tampak asyik dengan PSPnya itu siapa?” tanya Taeyeon.

“oh, itu namanya Cho Kyuhyun. Dia orangnya sedikit aneh. Dia jarang bicara dan kerjaannya cuma maen game. Tapi walau begitu dia orang paling pintar disekolah ini. Banyak yeoja yang mendekatinya tapi mereka akan berbalik dengan kekecewaan yang teramat sangat karena penolakannya. Tapi sebenarnya dia orangnya baik cuma…ya, dia itu selalu tampak seperti zombie. Dia irit bicara. Aku pernah dengar dari temannya yang mengenalnya sejak kecil. Dulu dia periang seperti anak yang lainnya tapi karena sesuatu terjadi padanya di masa lalu membuatnya jadi seperti itu. Aku sendiri tidak terlalu jelas kejadian apa itu.” Sunny menjelaskannya panjang lebar.

“hmm….begitu ya.” Taeyeon tampak memperhatikan namja bernama Kyuhyun itu. ‘sepertinya wajahnya begitu familiar bagiku’ batin Taeyeon.

“tahun ini mereka masuk ke kelas 3A dan itu artinya mereka akan sekelas dengan kita.”

“MWO???” Yesung, Kibum dan Kangin terkejut dengan perkataan Eunhyuk.

~~

Pulang sekolah Taeyeon dan Yesung pulang bersama.

“sepertinya musim dingin akan segera tiba. Cuacanya dingin sekali.” Ucap Taeyeon sambil menggosokan tangannya.

“kau kedinginan?” tanya Yesung lalu mengeluarkan sebuah scarf berwarna merah dan sarung tangan biru tua dari tasnya dan memakaikannya ke Taeyeon.

“arigato, oppa.” Taeyeon tersenyum dan Yesung mengacak rambut Taeyeon. “bagaimana kalau kita mampir dulu disana?” Taeyeon menunjuk sebuah toko ice cream.

“kau ini aneh. Katanya dingin malah minta ice cream.”

“hehe.. kau tahu sendiri. Aku paling tidak tahan melihat ice cream.”

“ne, kajja!” Yesung menarik tangan Taeyeon menuju toko ice cream.

“aahhh… masshittaaaaaaaaaaaaaaaaa…” Taeyeon berseru.

“setelah ini kita langsung pulang ya!”

“ne.” jawab Taeyeon.

Taeyeon dan Yesung berjalan menuju halte bis.

“kau ini, apa tidak takut sakit perut? Kau sudah menghabiskan 2 porsi jumbo ice cream dan sekarang memakan ice cone.” Kata Yesung.

“hehe.. aku tidak kuat menahan godaan ice cream ini, oppa.” jawab Taeyeon dengan nada aegyonya.

~~

Beberapa hari Yesung dan Taeyeon sudah tampak betah dengan suasana sekolah itu.

“Fany-ah aku mau berkeliling. Aku bosan dikelas terus.” Ucap Taeyeon.

“ne. kau duluan saja. Nanti aku nyusul.”

Taeyeon berjalan mengelilingi sekolah itu sendirian. Ia berjalan dan terus berjalan hingga akhirnya ia terkejut dengan pemandangan yang ada di hadapannya.

“ya!! Kalian hentikan!!” Taeyeon berlari menuju seorang anak laki-laki yang beberapa waktu lalu dilihatnya sedang dipukuli oleh beberapa siswa yang badannya lebih besar dari anak itu. Mereka pun menghentikan pukulannya.

“ya!! Kenapa kalian berhenti??” seseorang berteriak dibelakang Taeyeon. Taeyeon berbalik dan matanya terbelalak ternyata itu adalah Leeteuk cs yang berjalan ke arahnya.

“yeoja ini menghalangi kami, sunbae.” Ujar salah satu siswa yang memukuli anak itu. Leeteuk menatap Taeyeon yang merangkul anak yang kesakitan itu.

“ah.. bukankah dia anak baru yang dari Jepang itu?” tanya Heechul.

“ya!! Kenapa kalian melakukan ini?? Aku sudah 2 kali melihat kalian menyiksa anak ini. Kalian benar-benar keterlaluan.” Taeyeon membentak Leeteuk cs.

“mwo?? Kau berani membentak kami?? Kau tidak tahu kami ini siapa hah??” Leeteuk balik membentak Taeyeon.

“aku tahu siapa kalian. Terutama kau, Park JungSoo. Kalian hanya segerombolan anak-anak tidak berguna yang kerjanya hanya menghamburkan uang orang tua kalian. Sial sekali orangtuamu mempunyai anak sepertimu.” Taeyeon tertawa kecut.

“apa kau bilang??” Leeteuk maju hendak memukul Taeyeon namun tangannya segera ditahan oleh Kyuhyun.

“dia perempuan. Ingat itu.” Leeteuk hanya menatap sinis Taeyeon dengan tatapan yang menyeramkan. 

“awas kau. Lihat apa yang terjadi besok!” Lalu pergi meninggalkan Taeyeon dan anak itu.

“apa kau yang bernama Kim Taeyeon?” tanya Kyuhyun lembut saat Leeteuk dan yang lainnya mulai jauh.

“ne, wae?” ketus Taeyeon. Kyuhyun menatap Taeyeon lalu pergi menyusul teman-temannya. “kenapa dia? Huh dasar orang aneh.” Taeyeon mendengus. “ayo ku antar kau ke rumah sakit.” Taeyeon memapah anak itu. “oh ya, namamu siapa?”

“aku Lee Taemin. Anak kelas 1.” Jawab anak itu sambil meringis menahan sakit. “noona, kenapa kau menolongku? Ini berbahaya bagimu, noona.”

“aku tidak akan membiarkan orang-orang itu menindas orang lain seenaknya.” Lalu Taeyeon pun mengantar anak itu ke RS.

~~

“Taeyeonie, kau darimana? Kau membuat kami khawatir!” ucap Yesung. Tiffany, Sunny dan Jessica mengikutinya dibelakang.

“mian, aku tadi habis mengantar anak yang kita temui waktu pertama kali masuk sekolah ini ke rumah sakit.”

“mwo? Memangnya apa yang terjadi? Siapa dia? Apa itu Taemin?” selidik Jessica.

“ne, itu Taemin. aku tidak sengaja menemuinya dibelakang sedang dipukuli orang-orang suruhan Leeteuk. Bagaimana kau bisa tahu kalau itu Taemin?”

“itu…. sudahlah, tidak penting. Ayo kembali ke kelas.” Ajak Jessica.

Sepulang sekolah, seperti biasa Taeyeon pulang bersama Yesung.

“oppa, kita ke rumah sakit dulu ya. Aku ingin melihat keadaan Taemin.” Yesung mengangguk dan segera menuju RS.

“agashi, saya sangat berterima kasih telah membantu Taemin kami.” Kata seorang pria yang adalah appa Taemin.

“ne, sama-sama. Apa Taemin sudah baikan?”

“dia sedang istirahat. Kalau kau ingin menemuinya silahkan saja.” eomma Taemin mempersilahkan Taeyeon dan Yesung masuk.

“noona? Kenapa kesini?” tanya Taemin.

“aku hanya ingin menjengukmu. Bagaimana keadaanmu?”

“aku sudah baikan. Terima kasih atas pertolongannya, noona.” Taeyeon membalasnya dengan tersenyum.

“sebenarnya ada masalah apa antara kau dan Leeteuk?” tanya Taeyeon.

“waktu itu aku tidak sengaja menumpahkan minumanku ke pakaiannya.”

“MWO??? Hanya karena masalah seperti itu saja???” Taeyeon tersentak.

“ne. aku sudah meminta orangtuaku untuk memindahkan sekolahku ke sekolah lain dan mereka setuju. Aku akan sekolah di Busan.”

“aku turut prihatin, Taemin-ah.” Taeyeon menepuk bahu Taemin pelan.

“noona, sebaiknya besok jangan ke sekolah dulu.”

“eh? Wae?”

“karena noona sudah berurusan dengan mereka, aku khawatir noona akan bernasib sama sepertiku.”

“mwo?? Jadi kau membuat masalah dengan mereka?” tanya Yesung pada Taeyeon.

“ne. tapi aku tidak takut. Aku tidak akan kalah oleh orang-orang idiot seperti mereka.” Ucap Taeyeon yakin.

~~

Besoknya disekolah begitu masuk kelas Taeyeon heran kenapa orang-orang memandanginya ketakutan dan terlihat Tiffany yang ketakutan sedang memeluk Sunny.

“Fany, Sunny waegurae?”

“ah, Taeng. Sebaiknya kau tidak usah melihatnya.” Kata Sunny.

“eh? Memangnya kenapa?” Taeyeon melangkah dan, “HUEEEEKKK!!!” Taeyeon mual melihat sesuatu yang tergeletak di mejanya. “siapa yang  meletakan bangkai tikus disitu??” Taeyeon menjerit.

“Taeyeon, apa kau membuat masalah dengan Leeteuk?” tanya Jessica.

“eh?”

“ini, baca surat ini!” Jessica memberi sebuah kertas berwarna merah.

“Kim Taeyeon, nasibmu akan sama seperti itu jika kau tidak datang menemuiku di kolam renang sekolah. Park Jungsoo.”

“apa ini? Dasar anak tidak berguna!!” Taeyeon merobek-robek kertas itu dengan marah. Semua yang ada dikelas itu menatap Taeyeon khawatir.

Sepulang sekolah…

“Fany, Sunny, kau lihat Taeyeon?” tanya Yesung.

“ah, oppa. Kau belum tahu? Taeyeon diminta Leeteuk menemuinya di kolam renang sekolah ini.” Jelas Sunny.

“MWO?? KOLAM RENANG???”

“aigoo, oppa kau mengagetkanku saja.” Tiffany mengelus dadanya.

“mianhae, bisa antar aku kesana?” Tiffany dan Sunny mengangguk.

Sementara itu di pinggir kolam renang, tampak Taeyeon bersama Leeteuk cs. Taeyeon terlihat agak gemetar berdiri dipinggir kolam itu.

“aku tidak menyangka namja kaya raya, kelas 3 yang katanya pintar ternyata bodohnya ga ketulungan. Hanya masalah sekecil itu saja kau sampai dendam seperti itu. Aisssshhh… aku benar-benar tidak habis pikir.” Taeyeon menatap Leeteuk sinis.

“hahaha.. apa kau kesini karena takut nasibmu seperti tikus itu?” ucap Leeteuk. “kesini ataupun tidak sebenarnya sama saja.” Leeteuk menyeringai dan maju ke hadapan Taeyeon.

“MWO?? A…APA YANG KAU LAKUKAN HAH??” Taeyeon mendorong dada Leeteuk namun itu tidak berpengaruh karena kekuatan Leeteuk lebih besar dari Taeyeon. Taeyeon mundur sedikit demi sedikit hingga akhirnya..

BYUUUUUUURRRRRRR!!!!!

Taeyeon tercebur ke kolam renang sedalam 2 meter.

“hahaha.. rasakan kau, babo.” Leeteuk tertawa melihat Taeyeon yang megap-megap. Sementara teman-temannya terlihat sedikit khawatir tapi diam saja.

“hyung, ini berlebihan!!!” Kyuhyun membentak Leeteuk.

“MWO?? Kau membela…”

“Taeyeon!!!” teriakan Yesung, Sunny dan Tiffany memotong perkataan Leeteuk. Saat itu Taeyeon sudah tenggelam ke dasar. Tanpa berpikir panjang Yesung segera menyeburkan dirinya menyelamatkan Taeyeon. Yesung kembali ke permukaan dan membopong Taeyeon yang sudah tidak sadarkan diri.

Dengan sigap Tiffany memberikannya CPR tapi Taeyeon belum sadar juga..

“Taeyeon, ayo bangun!!” Tiffany menangis lalu mundur karena secepat kilat Kyuhyun membantunya memberikan CPR dan memberikan napas buatan dari mulutnya. Hal itu membuat Leeteuk dan yang lain tercengang.

Yesung, Sunny dan Tiffany pun bengong. Akhirnya Taeyeon terbatuk-batuk dan mulai membuka kedua matanya. Ia menatap wajah Kyuhyun yang berjarak hanya beberapa senti didepannya sesaat kemudian beralih ke Yesung, “oppaaaaa…” Taeyeon segera memeluk Yesung dan menangis. “aku takut, oppa. Aku melihat Junsu.”

‘Junsu?’ batin Kyuhyun.

“terima akibatnya, babo!” ujar Leeteuk dengan evil smirknya. Yesung langsung memelototinya dan memberikan Taeyeon ke pelukan Tiffany yang ada disebelahnya. Yesung bangkit dari duduknya dan, BUKKK!! Yesung mendaratkan satu bogem mentah ke wajah Leeteuk. Leeteuk hendak membalas tapi tubuhnya di tahan oleh Siwon dan Heechul. Sementara Yesung dipegang Donghae. “KAU BERNIAT MEMBUNUHNYA HAH?? DASAR IBLIS, BRENGSEK!! (mian..mian..author sujud-sujud di hadapan Leeteuk) ASAL KAU TAHU, DIA ADA TRAUMA PADA KOLAM RENANG. KALAU SESUATU TERJADI PADANYA, AKU TIDAK AKAN SEGAN-SEGAN MEMBUNUHMU!!” Yesung emosi.

‘trauma?’ gumam Kyuhyun mendengar perkelahian itu.

“hah!! Sudah kita tinggalkan saja makhluk-makhluk babo ini.” Leeteuk, Siwon, Donghae dan Heechul pergi meninggalkan mereka. Sementara Kyuhyun ia masih bertahan dengan posisi jongkoknya setelah menolong Taeyeon. “Hyunnie, ppalli!!” Leeteuk baru menyadari bahwa Kyuhyun masih tertinggal dibelakang.

“kalian duluan saja.” Sahut Kyuhyun.

“akhhh… terserah!” akhirnya Leeteuk cs tanpa Kyuhyun pergi.

“mianhae.” Kyuhyun berkata sambil menunduk. Pernyataan itu membuat Taeyeon, Yesung dan Tiffany menoleh ke arahnya. “Yesung-ssi, bisa kita bicara sebentar.” pinta Kyuhyun. “agashi, tolong bawa Taeyeon ke ruang ganti. Nanti aku suruh seseorang membawakan seragam.” Perintah Kyuhyun pada Tiffany dan Sunny sembari mengeluarkan HPnya mengetikkan SMS.

“ada apa?” Yesung tahu bahwa Kyuhyun berbeda dengan Leeteuk.

“tadi kau bilang Taeyeon ada trauma terhadap kolam renang. Kenapa bisa begitu? Bukankah dia sangat jago berenang?” tanya Kyuhyun.

“eh?? Kau tahu dari mana Taeyeon jago berenang?”

“soal itu nanti ku ceritakan. Bisakah kau ceritakan padaku kenapa Taeyeon jadi seperti ini? Dan aku sempat mendengar nama Junsu dari mulut Taeyeon. Siapa dia?”

“baiklah. Dulu waktu Taeyeon duduk dibangku SMP kelas 3 dan awal aku masuk SMA, aku mengenalkannya dengan seorang namja bernama Xiah Junsu. Dia adalah atlet renang nasional Jepang. Mereka saling mencintai hingga akhirnya terjadi sebuah insiden memilukan yang membuat Taeyeon takut kolam renang.”

“insiden?”

“ne. waktu itu aku dan Taeyeon menghadiri acara olympiade yang diikuti Junsu…”

Flashback

“oppa, kau pasti akan menang kan?” tanya Taeyeon saat Junsu sedang bersiap-siap. Junsu tersenyum.

“do’akan saja.” Junsu mengecup kening Taeyeon. “Yesung, bisa kau jaga Taeyeon kalau aku pergi?”

“eh? Memang kau mau kemana? Kau meninggalkan kami?” tanya Yesung. Junsu hanya tertawa kecil tanpa jawaban dan entah kenapa hal itu membuat Taeyeon jadi cemas.

“oppa, kau baik-baik saja kan?” tanya Taeyeon.

“tentu saja, chagiya~” Junsu mencubit gemas pipi Taeyeon. “sudah ya, aku mau pemanasan dulu.” Lalu Junsu pergi untuk melakukan warming up.

Saat Junsu berdiri dipinggir kolam renang bersiap-siap untuk berkompetisi dengan peserta lain ia melihat kearah Taeyeon, lalu mengucapkan kata “aishiteru” dengan gerakan bibirnya dan ia tersenyum. Namun senyuman itu membuat Taeyeon semakin khawatir.

DORR!!

Peserta sudah menceburkan diri kedalam kolam dan berenang menuju finish. Ditengah-tengah pertandingan tiba-tiba Junsu tidak melanjutkannya dan meringkuk didalam air. Semua yang disitu panik karena Junsu tidak muncul ke permukaan dan segera menaikannya ke pinggir kolam bahkan peserta yang saat itu tengah berlomba pun membantu mengangkat tubuhnya keluar dari kolam. Tim medis segera memberi pertolongan pertama Taeyeon dan Yesung sudah berada dibelakang ahli medis yang membantu Junsu yang masih tidak sadarkan diri. Taeyeon menangis. Semua orang tampak cemas. Setelah beberapa menit, tim medis sedikit panik. Berkali-kali mereka mengecek denyut nadi dan detak jantungnya. Dan ternyata Junsu sudah meninggal. Sontak hal itu membuat Taeyeon shock dan langsung jatuh pingsan. Setelah dibawa ke rumah sakit, dokter menyimpulkan bahwa Junsu terkena kram perut yang parah dan  yang  mengakibatkan kematian mendadaknya karena ia kekurangan oksigen selama bertahan didalam air.

Flashback End

“setelah kejadian itu, dia menjadi lebih pendiam, emosional dan takut dengan kolam renang. Orangtuanya sudah membawanya ke berbagai terapi dan hasilnya lumayan sedikit menenangkan pikirannya walaupun awalnya dia histeris dan berkata bahwa dia melihat Junsu yang kesakitan didalam air. Karena itulah ia memutuskan untuk kembali ke Korea supaya ia bisa melupakan Junsu.”

Kyuhyun tampak termenung meresapi cerita Yesung. “bagaimana kau tahu, kalau Taeyeon dulunya pandai berenang?” tanya Yesung penasaran.

“oppa!!” Sunny memanggil Yesung. “Taeyeon ingin pulang.”

“baik. Aku akan kesana. Pembicaraan ini kita lanjutkan lain kali.” Saat Yesung hendak pergi, Kyuhyun menarik tangannya.

“kalian akan pulang naik apa?” tanya Kyuhyun tanpa memandang Yesung.

“taxi. Wae?”

“biar ku antar. Aku bawa mobil.”

“baiklah. Kau tunggu didepan saja.” Yesung pergi menghampiri Taeyeon dan Kyuhyun mengambil mobilnya. Diperjalanan Taeyeon duduk dengan Yesung dibelakang. Taeyeon tidak henti-hentinya menangis. Yesung pun terus merangkulnya. Kyuhyun melihat itu dari kaca spion depan dan dia menggenggam erat setir kemudinya. ‘Taengoo, lagi-lagi aku tidak bisa melindungimu.’ Batin Kyuhyun.

Sesampainya di apartemen Taeyeon. Yesung menuntun Taeyeon menuju kamarnya. Kyuhyun duduk di sofa dan terus melamun. Ia teringat akan masa lalunya bersama Taeyeon.

Flashback

“Gamekyu Oppa, ayo kejar aku kalau bisa. Weeeeee… :P” Taeyeon berlari sambil meledek Kyuhyun. Mereka berkejar-kejaran di taman kota. Tiba-tiba sebuah sepeda datang dari arah berlawanan.

“Taeng, awas!!!” namun terlambat, sepeda itu menyerempet tubuh mungil Taeyeon sehingga ia jatuh. Nyonya Cho dan nyonya Kim pun segera berlari menuju Taeyeon. Taeyeon menangis karena lutut dan telapak tangannya yang berdarah.

“ajumma, mianhae aku tidak menjaga Taeyeon dengan baik.” Kyuhyun tertunduk sedih. Nyonya Kim  tersenyum mendengar ucapan Kyuhyun.

“gwaenchana, Kyuhyun-ah. Taeyeon tidak apa-apa hanya lecet sedikit. Kau jangan merasa bersalah seperti itu. Ini kecelakaan.” Ucap Nyonya Kim.

“Taeng, mianhae. Mulai sekarang aku berjanji akan selalu melindungimu.” Ucap Kyuhyun. Nyonya Cho dan nyonya Kim saling berpandangan dan kemudian melihat wajah Kyuhyun dan mereka tertawa pelan.

“kau manis sekali, Kyuhyun-ah.” Nyonya Cho gemas dan mengacak-acak rambut anak laki-lakinya itu.

Saat Taeyeon masuk SD, Taeyeon sering diejek teman-temannya karena fisiknya yang  kecil dan berbeda dengan yang lain. Mereka mengejek Taeyeon dengan sebutan kurcaci. Jika sudah seperti itu sudah tentu Taeyeon menangis. Saat teman-temannya mengejek Taeyeon, Kyuhyun datang dan menyuruh anak-anak yang mengejek Taeyeon itu pergi. Karena Kyuhyun anak kelas 2 dan tubuhnya lebih besar dari mereka tentu saja mereka takut. Kyuhyun pun memeluk Taeyeon. “Taengoo, aku berjanji akan selalu menjagamu, melindungimu dan tidak akan membiarkanmu menangis.”

Flashback End

“Kyuhyun, terima kasih sudah mengantarkan kami.” Ucap Yesung.

“ne. sama-sama. Bagaimana keadaan Taeyeon?”

“dia baru saja tidur.  Kau mau minum apa?”

“tidak usah. Aku akan pulang. Tapi bolehkah aku melihat Taeyeon sebentar saja?”

“eh? Oh.. ya.. boleh.. tentu saja.” Yesung tampak heran dengan permintaan Kyuhyun. Kyuhyun berjalan dan masuk ke kamar teman masa kecilnya itu. Ia duduk dikursi di samping tempat tidurnya dan memperhatikan Taeyeon yang tidur. Ia mengelus lembut tangan kiri Taeyeon yang ada sedikit bekas luka akibat terserempet sepeda waktu ia bermain dengan Kyuhyun dulu.

“Taengoo, apa kau tidak ingat padaku?” gumam Kyuhyun. Lalu ia bangkit dari kursi itu dan berpamitan pada Yesung.

Kyuhyun POV

Taeng, tak ku sangka kau mengalami kejadian seperti ini dan untuk kesekian kalinya aku tidak mampu memenuhi janjiku sendiri dan apa kau sama sekali tidak ingat padaku?

Flashback

“eomma, aku takut!!” Taeyeon saat itu berusia 5 tahun.

“Taeyeonie, jangan takut. Berenang itu menyenangkan. Lihat Kyuhyun oppa, dia pandai sekali berenang. Apa kau tidak mau seperti oppamu itu?” tanya nyonya Kim. Taeyeon menengok ke arah Kyuhyun sedang asyik berenang. Lalu Taeyeon berlari menuju Kyuhyun yang beristirahat mengatur nafasnya.

“oppa, kenapa kau jago sekali berenang?”

“karena aku suka berenang.” Jawab Kyuhyun tersenyum riang.

“oppaaaaa, ajari aku!!” rengek Taeyeon. Akhirnya Kyuhyun mengajarinya berenang. Walaupun Kyuhyun masih berusia 6 tahun tapi sifatnya cukup dewasa bagi anak seusianya.

“oppa!! Aku bisa berenang!” taeyeon kegirangan. “eomma, appa, ajussi, ajumma, aku sudah bisa berenang.”

“wah kau hebat Taeyeonie.” Puji nyonya Cho.

“ani, Kyu oppa yang hebat. Dia yang mengajariku. Oppa, gomawoyo.” Kyuhyun tersenyum mendengar ucapan Taeyeon. “cheonma, Taengoo.”

Mereka jadi sering berenang bersama walaupun hanya ditemani babysitternya.

“Taengoo, teknik renangmu bagus sekali. Bisa-bisa aku kalah denganmu.”

“ne. aku akan mengalahkanmu, oppa!” ujar Taeyeon menyombongkan diri.

“andwae!! Mana mungkin. Kau tidak akan bisa mengalahkanku.”

“kenapa tidak? Aku bisa mengalahkanmu. Ayo!” Taeyeon menarik tangan Kyuhyun.

“yeeeee… aku menang! Oppa, sudah ku bilang kan aku akan mengalahkanmu.” Seru Taeyeon.

“ne. kau benar.” Mereka pun tertawa.

Kyuhyun POV end

Author POV

Kyuhyun melajukan mobilnya menuju rumah Leeteuk. Kyuhyun tiba didepan sebuah rumah besar bergaya arsitektur Yunani yang begitu megah.

“Kyuhyun bagaimana rasanya mencium yeoja itu?” Donghae menggoda Kyuhyun yang tampak lesu. kyuhyun tidak menanggapi pertanyaan aneh Donghae. Ia duduk diam di sofa empuk rumah Leeteuk.

“untuk apa kau membantu yeoja babo itu?” sinis Leeteuk.

“berhentilah mengatainya babo.” Ucap Kyuhyun datar tanpa menoleh ke arah Leeteuk.

“ha. Apa kau menyukainya?” Kyuhyun diam saja, tidak menjawab pertanyaan Leeteuk.

“kenapa jadi aneh begini? Haha.. Kyu, ayo maen game!” ajak Heechul memecahkan keheningan. Tapi Kyuhyun malah pergi dari tempat itu dan pulang ke rumahnya.

“kenapa bocah itu? Aneh sekali.” Gumam Siwon.

“bukannya dari dulu dia memang aneh?” celetuk Donghae.

To be continue…

 

About Ashiya Xiahtic

what should I write? kekekeke~ seriously, you wanna know about me? kepo ah! lol xD

Posted on September 23, 2012, in KyuTae, Series and tagged , , , . Bookmark the permalink. 32 Comments.

  1. Bagus ff nya,
    Maaf ya baru komet coz aku juga baru baca ff nya

  2. oke… setelah baca endingnya yg NC jd penasaran awalnya… jadi nya ngubek2 blog dlu baru ktmu part 1 nya…. n i love it~

  3. huaaaa senengnya nemu blog yang punya ff yang main cast nya kyutae…..
    ijin baca ya…
    ff nya keren….🙂

  4. anyeong
    aq new reader..aq suka bgt paieing kyutae…leetuk jhat bgt yah kaya gu….

  5. hun hun tae tae

    annyeong!!!reader bru yg cute baby face like taeyeon in here!!! #uweeekkk!!!
    hehehe nice ff author…

  6. baca2 ff ulang lagi….

  7. Puji seol Ienwho

    Bagus hahah suka kata2 haeppa yg bilang kyuppa anehh dari dulu sya setuju bgt hahahah,,,
    dihajar sparkyu#

  8. hei,aku new reader di sini.
    sneng deh bsa nemu byk ff taeyeon di blog ini#malahcurhar.

    wah leeteuk oppa jht skali kau pada taeyeon..
    next ke part sljtnya.
    ganbate trus ya thor

  9. taetaeloveshipper

    Ah guardian evil kyu…
    eh salah..guardian angel kyu…!!
    Bgus crtanya thor… (y)

  10. disini taeng unnie alergi kolam renang yah??
    beda banget sama aslinya…
    bukannya taeng unnie itu suka banget renag ya?
    wwkwkwkwk

  11. Poetry Dewanny

    wowww taeng unnie kayak phobia kolam renang😄😄

  12. dara qatrunada

    teukkie bandel sekali kamu !!

  13. Wuhuu daebakk ahhxDD

  14. annyeong…. aq rider baru
    wahhh daebakk thor

  15. inthan taegangsterjewelsfishy

    wah eonni mian baru comment ff ini barusan
    .. tadi liat” ff eh nemu ff ini
    .. deabak deh eonni salut
    .. 4 jempol buat eonni

  16. Wah,abis ngebca ff FFAM dan ff BGGG lgsung bca ini kta tmn sy bgs dan genrenya school ternyata bnr bgs ,wah daebak deh buat author

  17. melati virella

    mian un baru komen sekarang, soalnya ak bru ngulang bca ff yg ini, hehe
    sneng deh waktu bca n ngebayangin flashback’annya KyuTae, gomawo un udh bkin ff KyuTae🙂

  18. ewww ini namanya seru+panjang~

  19. Teuki jahat amat……..
    Kyuhyun oppa berjuanglah (apa coba)

    baru komen g pa” daripada enggak.

  20. Akhrnya ktmu part 1 nya,oh trnyta kyutae itu tman wkt kecil ya. . .

  21. ya ampun lee tuk ni kok jd jahat sih perannya.
    tapi q ttap suka sm ff nya,jd pnasaran dgn part slanjutnya
    lanjut thor…!

  22. waaaa teuk oppa sangar sekalii😦 daebakkk><

  23. Telat thor, baru baca sekarang, berasa bbf, sudah berjejak thor

  24. Annyeonghaseo..
    Aku bru mampir ke ff ini dan aku tertarik dengan ceritanya sehingga aku memutuskan untuk membaca part selanjutnya xD
    hahaha

    #waeyo?

  25. Bagus ffnya👍

  26. ciyyee..leeteuk ahjushi jadi nappeun namja hahaha
    nice ff again..

  27. waaaahhhh,,ceritanya menarik banget ditambah seru lagi. Hehehehehe..

    Ternyata si evil sama taengo dulunya berteman,,makanya si evil kenal…

    Jd penasaran nih baca part berikutnya, psti lebih bagus lagi😉

  28. ohh mereka temenan yaa sejak kecil *manggut” gak jelas*
    jadi penasaran gmn next chapnya hehe
    <>

  29. annyeong aku new reader wahh kyutae aku suka untung leeteuk jd jahat haha bagus thor ffny^^

  30. Bukannya dari dulu dy memang aneh. Wkwk
    Aduh, flower boys ya kok pda jahat sih😣

  31. Ff nya bagus apalagi castnya kyutae,,
    5f bru coment, soal’a ak bru nemu blog nya,,,

Leave Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: