You Are My Everything To Me (2)

Main Cast : Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon, Yesung

Support Cast : Super Junior, SNSD, Ikuta Toma, Fukuda Saki, Kim Junsu and others

Genre : Tentuin sendiri :P

Don’t be silent reader, please! hargai jerih payah penulis. jelek-jelek gini juga dapet mikir. ;P

langsung aja ya~ enjoy~!

Kyuhyun melajukan mobilnya menuju rumah Leeteuk. Kyuhyun tiba didepan sebuah rumah besar bergaya arsitektur Yunani yang begitu megah.

“Kyuhyun bagaimana rasanya mencium yeoja itu?” Donghae menggoda Kyuhyun yang tampak lesu. kyuhyun tidak menanggapi pertanyaan aneh Donghae. Ia duduk diam di sofa empuk rumah Leeteuk.

“untuk apa kau membantu yeoja babo itu?” sinis Leeteuk.

“berhentilah mengatainya babo.” Ucap Kyuhyun datar tanpa menoleh ke arah Leeteuk.

“ha. Apa kau menyukainya?” Kyuhyun diam saja, tidak menjawab pertanyaan Leeteuk.

“kenapa jadi aneh begini? Haha.. Kyu, ayo maen game!” ajak Heechul memecahkan keheningan. Tapi Kyuhyun malah pergi dari tempat itu dan pulang ke rumahnya.

“kenapa bocah itu? Aneh sekali.” Gumam Siwon.

“bukannya dari dulu dia memang aneh?” celetuk Donghae.

~~

Beberapa hari kemudian Taeyeon mulai membaik.

“dingin sekali. Apa salju sudah mulai turun?” Taeyeon yang baru bangun membuka jendela kamarnya. “ternyata benar. Aku ingin melewati hari pertama turun salju bersama oppa. Apa dia sudah bangun?” Taeyeon mengambil HPnya.

“oppa, kau tau hari ini mulai turun salju. Bagaimana kalau kita pergi bersama seperti tahun-tahun sebelumnya?” ajak Taeyeon.

“mianhae, Taeyeon. Aku sedang di rumah teman. Ada tugas yang harus dikerjakan.” Jawab Yesung di telepon.

“oh. Ne, gwaenchana, oppa. Jam berapa pulangnya?”

“mungkin malam.. kau sudah sarapan?”

“belum. Aku baru bangun. Ya sudah, aku jalan-jalan sendiri saja. Annyeong oppa..”

“ne. mian, Taeyeon.”

“tidak apa.” Jawab Taeyeon.

Setelah mandi dan sarapan Taeyeon keluar dari apartemen. Saat lift terbuka Taeyeon berpapasan dengan seseorang.

“sunbaenim?” Taeyeon heran kenapa orang ini ada di apartemennya.

“Taeyeon?” orang itu melangkah keluar dari lift tapi Taeyeon tidak segera masuk malah berbincang dengannya.

“sunbae, gomawo waktu itu sudah mengantarku.” Taeyeon membungkukan badannya. “apa yang kau lakukan disini?”

“eh? Oh itu.. aku mau menemui Yesung.”

“oh.. tapi Yesung-oppa sedang pergi.”

“jinjja?”

“memang ada perlu apa? Biar nanti kusampaikan.”

“mmm.. tidak. Tidak apa-apa lain kali saja aku bertemu dengannya. Oh ya, kau mau kemana?”

“aku mau jalan-jalan. Biasanya aku menghabiskan hari pertama turun salju bersama oppa tapi oppa sedang pergi jadi aku sendirian saja.”

“boleh aku ikut? Kebetulan aku sedang bosan.”

“eh? B..boleh saja. Kajja.” Gugup Taeyeon.

Taeyeon dan Kyuhyun berjalan bersama keluar dari gedung apartemen itu. Ya, orang itu Kyuhyun. Kyuhyun dan Taeyeon berjalan sampai taman. Taeyeon tampak senang berbincang dengan Kyuhyun. Ia merasa tidak asing dengannya.

“Taeyeon-ssi, aku ada kejutan untukmu.” Ucap Kyuhyun.

“eh? Mwoya?” tanya Taeyeon. Kyuhyun mengeluarkan evil-smilenya dan melompat meraih dahan pohon. Bruuuuussssttt!!!

”aaaaarrrggghhhhhh..” jerit Taeyeon terkejut. Salju-salju yang berada dipohon itu merosot ke kepala Kyuhyun dan Taeyeon. Mereka tertawa. Taeyeon ingin membalasnya tapi tangannya tidak sampai menarik dahan pohon itu. Kyuhyun menertawainya. Taeyeon kesal dan akhirnya melempar bola salju ke wajah Kyuhyun yang sedang terbahak-bahak dan lari. Kyuhyun mengejarnya. Karena langkah Taeyeon yang tidak terlalu panjang, Kyuhyun menangkapnya. Ia meraih pinggang Taeyeon supaya tidak kabur dan mengambil segenggam salju dan menggosokkannya ke wajah Taeyeon. Mereka akhirnya perang salju.

“sunbae, sudah. Aku lelah.” Kyuhyun akhirnya mengakhiri perang salju tersebut. Krubuk krubuk! Taeyeon memegang perutnya yang keroncongan dan Kyuhyun mendengarnya. Lalu mengajak Taeyeon ke toko ramen. Sore hari mereka baru pulang.

“sunbae, terima kasih sudah menemaniku. Tadi itu benar-benar menyenangkan.” Ucap Taeyeon begitu tiba di depan pintu apartemennya.

“ne, sama-sama. Masuklah.” Taeyeon mengangguk dan masuk ke apartemennya. Taeyeon menghempaskan tubuhnya ke kasur dan senyum-senyum sendiri mengingat kejadian tadi.

Tok! Tok! Tok! Taeyeon membuka pintu dan tampak Yesung berdiri didepan pintu.

“Taeyeon, aku harus kembali ke Jepang.” Ucap Yesung setelah Taeyeon mempersilahkannya masuk.

“mwo?? Wae??”

“ayahku sakit dan aku aku harus menjaganya disana.” Taeyeon terdiam sejenak.

“geurae. Kapan kau pulang.?”

“besok siang setelah meminta cuti ke sekolah.”

“aku akan sendirian disini. Tapi kau akan kembali kesini kan?”

“tentu. Aku masih tercatat sebagai siswa di sekolahmu, Taeyeon.” Yesung mengusap rambut Taeyeon.

“aku akan sangat merindukanmu, oppa.” Taeyeon memeluk Yesung.

“nado. Tapi setidaknya dengan begini kau bisa belajar mandiri. Jaga diri baik-baik ne?”

“oppa, kau tidak akan lama kan? Kenapa bicaramu seperti itu? Semoga ayahmu cepat sembuh dan kau bisa segera kembali ke sini.” Yesung hanya tersenyum.

~~

1 bulan Taeyeon hidup sendiri. Sejak Yesung kembali ke Jepang, Taeyeon tidak pernah mendengar kabarnya.

“oppa, kau ini kemana? Apa kau tidak akan kembali?” gumam Taeyeon menatap foto Yesung yang menggendong Taeyeon dipunggungnya.

Taeyeon merapikan peralatan sekolahnya dan berangkat ke sekolah.

“hyung, bukankah itu Taeyeon?” ucap Heechul. Leeteuk hanya menoleh ke arah Taeyeon yang tengah bersenda gurau dengan teman-temannya. “apa dia tahu berita Yesung? Sepertinya dia tidak mengetahuinya.”

“bukan urusanku.” Ucap Leeteuk.

~~

Taeyeon duduk sendirian di taman dekat apartemennya.

“ngapain disini?”

“eh? Kyuhyun-sunbae? Kenapa ada disini?”

“aku baru saja pindah ke apartemen ini. oh ya, ini ada hadiah dari Yesung.” Kyuhyun menyerahkan boneka kaktus pada  Taeyeon.

“Yesung-oppa?. Sunbae, apa kau tahu sesuatu tentang Yesung-oopa? Sepertinya kalian dekat sekali?”

“eh? Molla. Ini..kemarin Yesung mengirimkan ini dan menyuruhku memberikannya padamu” Jawab Kyuhyun tergagap, ‘mian aku berbohong, Taeng. Aku tidak mau kau sedih dan menangis lagi kalau kau tahu yang sebenarnya,’ batin Kyuhyun.

Flashback

Malam hari setelah kepulangan Yesung, Kyuhyun sedang asyik bermain dengan PSPnya tiba-tiba dikejutkan dengan dering telepon rumahnya. ‘siapa? Mengganggu saja.’ gumamnya sambil beranjak untuk mengangkat telepon

“yoboseyo?”

“apa benar ini kediaman Kim Jongwoon?”

“maaf, sepertinya anda salah sambung tapi, aku kenal Kim Jongwoon. Ada apa?”

“oh, kami dari rumah sakit Incheon. Pesawat yang di tumpangi saudara Kim mengalami kecelakaan saat akan take off dan sekarang ia kritis.”

“MWO???” kaget Kyuhyun.

“Bisakah anda datang ke rumah sakit untuk memastikannya?”

“nn-ne. aku segera kesana.” Kyuhyun pun bergegas menuju rumah sakit.

Kyuhyun tiba di rumah sakit dan langsung masuk ke ruang ICU. Ia melihat Yesung terbaring lemah. Beberapa saat kemudian Yesung sadar.

“Yesung-ah, kau sudah siuman? Aku panggil dokter dulu.”

“jangan.” Ucapan Yesung menghentikan langkah Kyuhyun. “tolong jangan beritahu Taeyeon tentang ini. ia sudah kehilangan banyak.” Ucap Yesung terbata-bata. “tolong berikan hadiah itu padanya. Ia sangat menyukai kaktus.” Yesung menunjuk boneka kaktus yang disimpan di meja sebelah tempat tidurnya. “aku titip Taeyeon. Aku mempercayaimu karena kau teman masa kecilnya.” Setelah berbicara itu, Yesung menghembuskan napas terakhirnya.

Flashback End

“sudah 1 bulan lebih ia tidak mengabariku. Apa dia baik-baik saja. apakah Appanya belum sembuh sampai dia menunda kepulangannya. Orangtuaku juga tidak mengatakan apa-apa.”

“bersabarlah.” Nasihat Kyuhyun.

~~

Kyuhyun tinggal di apartemen yang sama dengan Taeyeon. Kadang mereka pulang bersama setelah sekolah dan mereka semakin akrab. Hal itu membuat beberapa siswi lain iri dengan Taeyeon.

“sepertinya Kyu-oppa tertarik dengan yeoja itu. aissh apa bagusnya sih yeoja itu?” ucap seorang yeoja yang memperhatikan Taeyeon dan Kyuhyun di perpustakaan pada kedua temannya.

“apa pekerjaanmu hanya menggunjingkan orang lain?” sebuah suara namja dibelakang mereka.

“ss-sunbae??” kaget ketiga yeoja itu lalu pergi.

“sepertinya benar apa yang dikatakan yeoja itu.” gumam Siwon.

“bisa-bisanya dia tertarik dengan yeoja babo seperti dia.” Ujar Leeteuk.

“kenapa kau begitu membencinya? Hati-hati, bisa-bisa di masa depan kau malah menyukainya. Kurasa dia cukup manis.” Jawab Donghae.

“mana mungkin aku menyukai yeoja menyebalkan seperti itu.” ketus Leeteuk lalu pergi mendahului teman-temannya.

~~

“haah.. lapar sekali.” Ujar Kyuhyun saat berjalan di lorong apartemen.

“nado.” Terlintas sebuah ide di benak Taeyeon. “sunbae, bagaimana kalau kita masak?”

“memangnya kau bisa masak?” ragu Kyuhyun.

“kau meragukanku??” sewot Taeyeon.

“ani. Hanya saja aku takut besok tidak bisa ke sekolah karena terkena diare.”

“ya sudah kalau tidak mau!” Taeyeon berjalan mendahului Kyuhyun.

“chankaman!” Kyuhyun menahan Taeyeon. “baiklah. Ayo kita belanja bahan-bahannya.” Taeyeon pun langsung nyengir.

Taeyeon dan Kyuhyun kembali dari supermarket.

“kita memasak dimana?” tanya Taeyeon.

“sebaiknya di apartemenmu saja. aku tidak punya alat-alat memasak.”

“keure.”

“kita akan masak apa?” tanya Kyuhyun.

“kita? Kau akan membantuku memasak?”

“wae? tidak mau?”

“ah, aniya. Itu lebih baik. Dengan begitu pekerjaan akan cepat selesai.”

“apa yang akan dimasak?”

“bibimbap, seolleongtang dan shinseolo.”

“bukankah itu semua makanan Korea? Kau bisa membuat masakan Korea?”

“walaupun aku tinggal di Jepang, tapi eomma selalu mengajariku memasak makanan Korea.” Jawab Taeyeon. Kyuhyun mengangguk mengerti.

Mereka mulai memasak. “potongan bawang daunnya kurang tipis. Seperti ini.” Taeyeon mengajari Kyuhyun.

“aku kan tidak tahu.” Jawab Kyuhyun kembali memotong bawang-bawangnya. Taeyeon memperhatikan wajah Kyuhyun. “apa wajahku begitu tampan sampai kau memandangiku terus?” tanya Kyuhyun tanpa mengalihkan perhatiannya dari sayuran yang ia potong.

Taeyeon sedikit tersentak. “ani. Hanya saja aku merasa wajahmu begitu familiar.” sahut Taeyeon. Kyuhyun menghentikan aktifitasnya. “aku teringat teman kecilku tapi aku tidak ingat namanya karena waktu SMP aku sempat mengalami kecelakaan dan terkena amnesia ringan. Tapi satu hal yang aku ingat, dulu aku selalu berbicara kalau aku besar nanti, aku hanya ingin menikah dengan temanku itu.” kenang Taeyeon. “sepertinya masa kecilku dulu begitu menyenangkan.” Taeyeon mengambil irisan bawang yang dipotong Kyuhyun dan memasukannya ke sup seolleotang.

Kyuhyun menoleh, “kau sama sekali tidak mengingatnya?” tanya Kyuhyun. Taeyeon menggeleng. “apa kau masih ingin menikah dengan orang itu?”

Taeyeon tertawa kecil. “entahlah. Mungkin sekarang dia sudah memiliki yeoja chingu. Waktu SD saja dia begitu di sukai anak-anak perempuan.”

“apa yang akan kau lakukan kalau dia ada didepanmu?”

“mm..mungkin aku akan memeluknya.” Jawab Taeyeon.

GREB!! Tiba-tiba Kyuhyun menarik Taeyeon kedalam pelukannya “ya! apa yang kau lakukan??” Taeyeon berontak namun usahanya sia-sia karena Kyuhyun lebih kuat darinya. Taeyeon terus berontak dan memukul-mukul dada bidang Kyuhyun tapi Kyuhyun terus memeluknya dengan erat. Akhirnya Kyuhyun melepas pelukannya. Memegang kedua pundak Taeyeon dan menatap Taeyeon yang nampak masih kaget.

“aku teman kecilmu itu, Taengoo.” Kyuhyun menatapnya dalam. “aku GameKyu mu. Kau selalu memanggilku begitu karena aku sangat menyukai game.” Taeyeon membelalakan matanya. “lihat ini.” Kyuhyun memperlihatkan foto mereka berdua waktu kecil. Lalu meraih tangan kiri Taeyeon. “bekas luka ini, kau terjatuh karena terserempet sepeda saat ditaman.”

Tiba-tiba bayangan hitam putih muncul di benaknya. Gambaran sepasang anak perempuan dan laki-laki muncul di pikirannya.

“GameKyu, oppa!”

“Taeng, awas!”

“gwaenchana, Kyuhyun-ah. Taeyeon tidak apa-apa.”

“Taeng, mianhae. Mulai sekarang aku berjanji akan selalu melindungimu.”

“wah, kau hebat, Taeyeonie.”

“aku akan mengalahkanmu, oppa!”

“selamat jalan, Taengoo. jangan lupa kabari aku!”

Taeyeon memegang kepalanya yang terasa sakit. “gwaenchana?” panic Kyuhyun lalu menuntun Taeyeon duduk di sofa.

“benarkah itu kau?” lirih Taeyeon.

“apa kepalamu masih sakit?” tanya Kyuhyun lagi.

“aku tanya, apa benar itu kau???” ujar Taeyeon dengan nada tinggi. Kyuhyun mengangguk pelan.

“sebaiknya kau istirahat dulu. Biar aku yang membereskan makanannya.” Kyuhyun beranjak ke dapur.

Taeyeon memperhatikannya. “oppa? GameKyu oppa? Kyuhyun….oppa? “ gumam Taeyeon. Ia masih ragu dengan ucapan Kyuhyun.

“makanan sudah siap.” Ucapan Kyuhyun membuyarkan lamunan Taeyeon.

~~

“bagaimana bisa teman yang begitu dekat bahkan satu apartemen bisa tidak tahu keadaannya.” Ujar Leeteuk saat Taeyeon melintas di hadapannya. Taeyeon menghentikan langkahnya dan berbalik menoleh Leeteuk.

“apa maksudmu?”

“tanyakan saja pada oppa barumu itu.” Leeteuk pergi meninggalkan Taeyeon yang masih mencerna ucapannya.

“Taeyeon!” Kyuhyun menepuk pundak Taeyeon. “kajja! Kita pulang sekarang.” Kyuhyun menarik tangan Taeyeon.

“oppa..” ucapan Taeyeon membuat Kyuhyun menoleh.

“o-oppa? Kau memanggilku oppa?”

“bukankah kau bilang kau teman kecilku? Bukannya dulu aku selalu memanggilmu seperti itu?”

“ah? Oh.. ne. kau bisa memanggilku dengan nama itu.” jawab Kyuhyun. Taeyeon pun pergi mendahului Kyuhyun. Kyuhyun menatap Taeyeon yang berjalan menjauh. Seutas senyum muncul di bibirnya.

“apa ada hal lain yang tidak aku ketahui darimu?” tanya Taeyeon saat ia berada didepan pintu apartemennya.

“mmm.. sepertinya tidak.”

“oh. Semoga benar seperti itu. Keureom, aku masuk dulu.” Ucap Taeyeon. Kyuhyun mengangguk dan menunggu Taeyeon masuk lalu ia pergi menuju apartemennya.

~~

Taeyeon memencet bel apartemen Kyuhyun.

“oppa, aku bawakan sup. Kau belum makan kan?” ucap Taeyeon sambil meletakkan sup itu di meja.

“oh, gomapta, Taeng.” Kyuhyun mencicipi sup itu.

“eottoke?”

“mashitta! Kau yang membuatnya?” Taeyeon mengangguk. “kau benar-benar calon istri yang baik.” Ucapan Kyuhyun membuat Taeyeon tertawa terbahak. “kau tidak mau makan juga?” Taeyeon menggeleng. “ya sudah.” Kyuhyun kembali menikmati sup itu.

Taeyeon memperhatikan sekeliling apartemen Kyuhyun. Pandangannya terhenti saat melihat sebuah grand piano hitam. Taeyeon beranjak mendekati piano itu dan duduk di kursinya.

“kau bisa bermain piano?” tanya Kyuhyun yang berjalan mendekatinya.

“tidak terlalu. Tapi aku suka bernyanyi.”

“mau bermain denganku?” tanya Kyuhyun sambil duduk disebelah Taeyeon dan meletakan sepuluh jari-jari tangannya di atas papan tuts piano itu.

“baiklah.”

Jemari tangan Kyuhyun menari dengan indah diatas tuts piano itu.

Fly me to the moon
Let me play among the stars
Let me see what spring is like
On a, Jupiter and Mars
In other words, hold my hand
In other words, baby, kiss me

Fill my heart with song
And let me sing for ever more
You are all I long for
All I worship and adore
In other words, please be true
In other words, I love you~

“mian..” ucap Taeyeon tiba-tiba saat lagu itu selesai. “maaf aku tidak pernah mengabarimu.” Taeyeon menunduk.

“gwaenchana. Kau sudah melewati keadaan yang sulit. Aku mengerti.”

“apa kau pikir sesulit itu?” Taeyeon menatap Kyuhyun.

“hm?” Kyuhyun memandang Taeyeon tidak mengerti.

“memang benar. Sangat sulit kehilangan orang-orang didekat kita.”

“kehilangan? Maksudmu Junsu?”

Taeyeon tersentak, “dari mana kau tahu itu?” heran Taeyeon.

“Yesung sudah menceritakan semuanya.”

“oh.” Taeyeon kembali menunduk.

“sama sulitnya sepertiku yang bertahun-tahun menunggumu tanpa kepastian.” Ucap Kyuhyun serius.

Taeyeon kembali tersentak dan menatap Kyuhyun yang masih duduk disebelahnya. Keduanya saling pandang. Perlahan Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke wajah Taeyeon. Semakin dekat, Taeyeon memejamkan matanya. Dekat, dekat, semakin dekat bahkan bibir mereka sudah sedikit menempel, dan…KRIIIINGGGG!!!

Suara telepon menyadarkan keduanya dan segera menarik wajahnya. Kyuhyun salah tingkah dan semburat merah muncul dipipi Taeyeon. Kyuhyun beranjak untuk mengangkat telepon.

“oppa, aku pulang dulu.” Taeyeon keluar dari apartemen Kyuhyun dengan wajah yang memerah. Ia menyentuh bibirnya dengan jari telunjuknya dan tersenyum lalu berjalan masuk ke lift menuju apartemennya yang berada 1 lantai dibawah apartemen Kyuhyun.

To be continue

About Ashiya Xiahtic

what should I write? kekekeke~ seriously, you wanna know about me? kepo ah! lol xD

Posted on September 23, 2012, in KyuTae and tagged , , , . Bookmark the permalink. 30 Comments.

  1. Deg deg kan baca ni ff , keren =D

  2. aihhh suka banget adegan main piano berdua sambil nyanyi bareng fly me to the moon-nya~ ><

  3. T.T yah yesung oppa nya kok udah mninggal aja😦
    tapi aku suka kyutae moment yang main piano..
    Kyutae Jjang!!!!!

  4. wah taeyeon udah suka ma kyu tp kasian masa dy g dikasih tw soal yesung

  5. Daebak eon haha waktu tau episod akhir jadi penasaran awalnya

  6. ternyata yesung mninggal
    next chap na kyutae dah jdian ya
    lanjut ya

  7. hun hun tae tae

    wihhh keren thekali thor…tpi yethung meninggal?yahhh😥

  8. bukan “Kringg….” tapi “Chu…..”

  9. Puji seol Ienwho

    Aahh tanggung itu tlp kenapa bunyiii menganggu aigooo mesum hihihi bagus,,,

  10. daebakk thor..
    satu kata ‘amazing’..

  11. taetaeloveshipper

    Harusnya nada dringnya lgu f(x) th do it do it chu~~~
    Yah yesungnya mninggal…hiksz ooppa…

  12. Poetry Dewanny

    Kasihan taeng unnie ditinggal yesung oppa😦

  13. dara qatrunada

    yaahh , gak seru klo gak yeye oppa

  14. WaaaaahhhhxD daebak titikkk

  15. waaaahhhh keren thor…
    itu yg tlpn ganggu ajj

  16. Omona, yesung oppa meninggal daebak deh buat authornya
    gmna yah taeyeon eonni gk ada yesung oppa?

  17. melati virella

    so sweet bget wktu KyuTae lgi mainan salju🙂
    lucu wktu sblum kkkrrriiinnggg wkwkwk

  18. Kenapa yesung harus pergi?! Kenpa? *oke lebay mode on*
    mian!! Baru comment untuk ff ini soalnya bru baca:’)

  19. Hayeon byuntaeng

    Yeeayy..akhirnya si taeng tau deh kalau kyuhyun itu teman masa kecilnya^^Dan semoga mereka seperti itu terus, banyak ‘moment so sweetnya!’ hehe ..

  20. Adegan yg di piano bkin senyum2 sndri. . .

  21. Horrooor thor, ngeri bang yeye ilang duluan

  22. Jiah mereka salah tingkah xD
    Kasian taeng blm tau keadaan yeppa yg sbnrnya..

  23. Abang yeye meninggal?? Kyaaa sediihh>,< *gali kuburan yeye*?

  24. yesung nya kok meninggal..T_T
    sedih banget…
    aigoo..ntu telephone ganggu moment aja..^^

  25. Chapter 2 ini agak nyesek ceritanya. Sungguh kasihAn banget, Taengo ditinggal oleh orang yg disayangi psti sedih buanget.

    Walaupun bgitu di ff ini memang alur bagus + menarik ceritanya..

    Jd nggk sabar baca part selanjutnya, hehehehehehe…
    🙂

  26. ciyee so sweet banget momen kyutaenya >.<
    eh walahhh kok gak jadi kisseu😦
    itu yang nelpon siapa sihh ganggu momen aja hufftt

    <>

  27. Takut tae eonni marah karena kyu oppa bohong 😨😱😩

  28. Kenapa yesung oppa meninggal sih?? Siapa sih yang telphon ganggu aja,,,

Leave Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: