You Are My Everything To Me (4)

Annyeong!!!😀

Karena ff ini udah lama aku bikin dan baru sempet mostingin sekarang, jadi kebut posting berchapter-chapter.

Disini aku bakal masukin beberapa karakter baru. who is he/she? you’ll find them by yourself😉

Main Cast : Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon,

Support Cast : Super Junior, SNSD, Ikuta Toma, Fukuda Saki, Kim Junsu and others

Genre : Tentuin sendiri :P

Don’t be silent reader, please! hargai jerih payah penulis. jelek-jelek gini juga dapet mikir. ;p

enjoy~!

Sementara itu Taeyeon terus berjalan menuju stasiun pengisian bensin. Langkahnya terhenti ia menoleh membelakangi jalan karena melihat pamphlet yang tertempel di dinding dan tepat saat itu sebuah mobil hitam melintas. Tidak lama kemudian ia kembali berjalan dan saat ia berbelok ia membelalakan matanya. Sebuah pemandangan yang menyakitkan baginya.BRUKKK! ia menjatuhkan jerigen bensin yang ia bawa. Ia melihat Seohyun dan Kyuhyun berciuman. Tiba-tiba sepasang tangan menutup mata Taeyeon yang sudah berair. Taeyeon jatuh tersungkur sambil menangis. Leeteuk, orang yang menutup mata Taeyeon merangkulnya secara tidak sadar dan mencoba menenangkan Taeyeon dengan lembut yang menangis terisak.

~~

“Taeyeon?” ucap Seohyun.

“Taengoo..?” kaget Kyuhyun. Seohyun menoleh kearah Kyuhyun. Kyuhyun segera berlari menghampiri Taeyeon. “Taeng..”

“pergi!!” usir Taeyeon.

“Taeyeon, kau salah paham. Aku bisa jelaskan..”

“diam!” bentak Taeyeon. “lagi-lagi kau membohongiku. Kau bilang kau pergi dengan Leeteuk tapi..tapi apa? Kau pergi dengan Seohyun dan berciuman dengannya? kau pikir aku apa?” marah Taeyeon dengan terisak. Seohyun melihatnya dari jauh dengan perasaan bersalah.

“Taeng, dengar aku. Aku tidak menciumnya. Tapi..”

“keumanhae!” sela Taeyeon lagi. “aku tidak tahu apa aku harus mempercayaimu lagi. Berkali-kali kau membohongiku.”

“Taeng..” mata Kyuhyun sudah tampak memerah. Sakit melihat orang yang dicintainya, yang ingin ia lindungi justru menangis karena dirinya sendiri.

“ku rasa hubungan kita cukup sampai disini saja. aku sudah lelah. Sulit bagiku untuk mempercayaimu lagi. Kau jahat! Aku membencimu!” Taeyeon memukul-mukul dada Kyuhyun.

“Kau boleh melakukan apapun padaku. Memukulku, memakiku tapi tolong tarik kembali ucapanmu!” ucap Kyuhyun dengan nada tinggi. Matanya sudah berkaca-kaca.

Taeyeon berhenti memukuli Kyuhyun dan terus menangis. Kyuhyun memeluknya namun sesaat kemudian Taeyeon mendorongnya dan bangkit. Lalu pergi meninggalkan Kyuhyun. Leeteuk pun segera menyusulnya.

“gomawo..” ucap Taeyeon.

“eh?”

Taeyeon berbalik menghadap Leeteuk. “terima kasih kau membantuku. Kali ini kau benar-benar berguna. aku  sangat berterima kasih padamu.” Taeyeon membungkukan badannya. Lalu mereka  kembali berjalan menuju Heechul dan Jessica. “Ku pikir kau tidak akan memperdulikan apapun disekitarmu tapi ternyata kau masih memiliki sisi yang baik.” Ucap Taeyeon.

“sudahlah jangan membicarakan itu lagi.” Ujar Leeteuk.

“hei, kalian sudah kembali?” seru Jessica melihat kedatangan Leeteuk dan Taeyeon. “lho? Mana bensinnya? Taeyeon, kenapa kau menangis? Ya! apa yang sudah kau lakukan padanya?”

“itu bukan salahku. sudahlah nanti ku ceritakan. Sebaiknya kalian ikut dengaku saja. mobil Heechul biar nanti aku yang urus. Aku akan mengantar kalian.” Ucap Leeteuk.

~~

Leeteuk sudah mengantar Jessica dan Heechul. Sekarang ia sampai didepan apartemen Taeyeon.

“terima kasih sudah mengantarku.” Ucap Taeyeon.

“gwaenchanayo?”

Taeyeon terdiam dan ia kembali menangis. Leeteuk tersentak dan ia mengangkat kedua tangannya memeluk Taeyeon. Taeyeon menangis di pelukan Leeteuk. “uljima.” Leeteuk menepuk-nepuk punggung Taeyeon pelan.

~~

“kau Tiffany teman  Taeyeon kan?” tanya Kyuhyun saat di perpustakaan sekolah. “apa kau tahu dimana Taeyeon?”

“eh? Taeyeon? Ada perlu apa memangnya?”

“jawab saja!” sentak Kyuhyun tidak sabaran.

“Tadi pagi ia menghubungi bagian kesiswaan dan dia bilang akan kembali ke Jepang..”

“MWO???” Kyuhyun Nampak shock. Ia jatuh merosot ke lantai.

“eeh, eu.. Ss-Sunbae? Gwaenchanayo?” panic Tiffany. “aku panggilkan teman-temanmu dulu.” Tiffany melesat keluar dari perpustakaan dan ia melihat Siwon, Leeteuk, Donghae dan Heechul. “sunbae!” teriak Tiffany berlari menghampiri mereka. “Kyuhyun-ssi ada yang tidak beres dengannya.” ujar Tiffany sambil mengatur napasnya.

Mereka berempat  bingung dengan ucapan Tiffany, “dimana dia?” tanya Siwon.

“diperpustakaan.” Mereka berlima akhirnya menghampiri Kyuhyun yang masih duduk dilantai.

“Kyuhyun-ah, wae? Gwaenchana?” Siwon mengguncang pundak Kyuhyun.

“Taeyeon..” isak Kyuhyun.

“Taeyeon?” gumam Siwon. “Fany-ah, bisa tolong panggilkan Taeyeon kesini?”

“euh? Tapi, Taeyeon tidak ada disini. Dia kembali ke Jepang selama 3 hari. Mungkin besok lusa dia akan kembali lagi kesini.”

Kyuhyun mendongakkan kepalanya menatap Tiffany, “3 hari? Kau yakin dia akan kembali?” tanya Kyuhyun.

“ne. pihak sekolah hanya memberinya waktu 3 hari. Memangnya ada apa sampai kau jadi seperti ini?” Tiffany tampak amat penasaran.

“aku yang membuatnya jadi seperti itu.” sebuah suara dari arah pintu.

“Seohyun?” Gumam Heechul.

“mungkin Taeyeon sakit hati melihatku mencium Kyuhyun-oppa. Dia sudah salah paham.” terang Seohyun lagi.

“sakit hati? Memang ada hubungan apa antara Kyuhyun dan Taeyeon?” tanya Siwon.

“mereka pacaran.” Sela Leeteuk. mereka segera berbalik menatap Leeteuk.

“MWO???”

“aku tidak tahu kalau oppa berpacaran dengan Taeyeon. Aku pikir dia belum punya yeojachingu makanya aku kembali.” Jelas Seohyun. “aku memang masih mencintai Kyuhyun tapi sejak awal aku mengenal Taeyeon, aku langsung menyukainya. Dia seorang teman yang baik dan juga tulus. Aku belum pernah mempunyai teman seperti dia. Aku selalu berpikir betapa beruntungnya namja yang menjadi kekasihnya. Saat malam pergantian tahun baru aku tahu bahwa Taeyeon adalah Taengoo yang selalu disebut-sebut oppa sebagai cinta pertamanya. Karena hal itu aku akhirnya memutuskan hubunganku dengan Kyu-oppa dan membenci Taengoo yang waktu itu aku belum mengenalnya. Sekarang aku mengerti kenapa Kyu-oppa tidak bisa melupakannya.”

“jadi sekarang kau sudah merelakan Kyuhyun dengan Taeyeon?” tanya Siwon. Seohyun tersenyum dan mengangguk.

“aku akan membantumu menjelaskan semuanya pada Taeyeon saat dia kembali.” Ucap Seohyun pada Kyuhyun.

“sudahlah, Kyu. Cepat bangun. Jangan seperti ini. dia juga pasti kembali.” Ucap Leeteuk dingin sambil membantu Kyuhyun berdiri.

~~

Sementara itu Taeyeon sudah tiba di Jepang. Kedua sahabatnya, Saki dan Toma datang menjemput Taeyeon di Tokyo Airport..

“Taeyeon, gomenasai kami tidak memberitahumu tentang Yesung.” Sesal Saki.

“aku akan memaafkan kalian kalau kalian mau mengantarku ke pemakamannya.” Ucap Taeyeon.

“mmm.baiklah. tapi sebaiknya kau pulang dulu dan beristirahat. Nanti sore kita kesana.” Ucap Toma. Taeyeon pun menurut.

Sorenya, seperti yang dijanjikan Toma, mereka bertiga pergi ke kuburan Yesung. Toma dan Saki menunggu di mobil membiarkan Taeyeon pergi sendiri menemui orang yang dirindukannya walaupun sudah tinggal nama. Taeyeon meletakan karangan bunga diatas kuburan Yesung.

“oppa, kenapa kau tidak memberitahuku? Kenapa kau pergi secepat ini?” ucap Taeyeon. “aku merindukanmu, oppa.” Taeyeon menangis.

Di dimensi lain Yesung pun menangis melihat Taeyeon yang menangis terisak didepan kuburannya. Ia mengenakan kimono putih bersih. “mianhae, Taeyeon.” Yesung mencoba menyentuh Taeyeon namun ia tidak bisa benar-benar menyentuhnya. “aku terlalu menyayangi dan tidak tega memberitahumu tentang ini. kau sudah banyak kehilangan orang-orang terdekatmu.”

Yesung tidak kuat lagi melihat Taeyeon menangis. Ia berjalan meninggalkan Taeyeon.

“kau diberi kesempatan kedua.” Sebuah suara menghentikan Yesung dan ia pun berbalik.

“siapa kau?”

“aku scheduler. Aku bertugas menjemput orang-orang yang sudah dekat dengan kematiannya. Namaku Nishijima Hidetoshi.”

“scheduler? Apa maksudmu kau malaikat kematian? Dan apa maksudmu dengan kesempatan kedua?”

“malaikat? Hmmm..kau boleh mengatakan seperti itu tapi mengambil nyawa seseorang bukan tugasku. Aku hanya sebagai penanda bahwa seseorang akan meninggal. Tentang kesempatan kedua, kau akan kembali lagi hidup didunia untuk menyampaikan apa yang tidak sempat kau katakana pada gadis malang itu.” scheduler berpakaian serba hitam itu menunjuk Taeyeon. “itulah sebabnya kenapa arwahmu masih berkeliaran disini. Karena kau masih penasaran jadi kau belum bisa diangkat ke surga.” Ucapnya lagi.

“jadi aku adalah arwah penasaran?”

“ya semacam itu.kau beruntung karena tidak banyak orang yang bisa sepertimu. Diberi kesempatan kedua. aku sudah lama menunggu gadis itu datang kemari dan pada saat itu aku akan muncul untuk memberitahumu. setelah aku memberitahumu tugasku sebagai scheduler akan selesai dan mungkin kau akan menjadi penggantiku. Dan ingat satu hal, Tuhan hanya memberimu waktu 21 hari.”

“apa?? Hanya 21 hari?? Dan kenapa kau bilang aku akan jadi penggantimu?”

“21 hari lebih baik daripada tidak sama sekali! Entahlah. Aku juga tidak tahu. Aku hanya diberi tahu oleh ketua bahwa setelah kau berhasil, kau akan jadi sepertiku dan ketua akan memberitahukanku sebuah rahasia yang aku sendiri tidak tahu.”

“baiklah. Tapi bagaimana caranya aku hidup lagi? Sedangkan tubuhku sudah dikubur dan pasti sekarang hanya tinggal tulang belulang.”

“kemarilah!” Yesung pun menuruti perkataannya. “pejamkan matamu.” scheduler menyentuh pundak yesung dan menghilang. “sekarang buka matamu.”

Yesung membuka matanya. Ia berada disebuah rumah sakit. Dihadapan Yesung terbaring seorang pria Jepang yang tidak sadarkan diri dengan berbagai alat medis yang menempel di tubuhnya. “siapa dia?” tanya Yesung.

“namanya Nishijima Takahiro. Usia 20 tahun. Dia koma sejak 1 tahun lalu karena kecelakaan. Dia hidup sendiri. tidak punya keluarga ataupun teman. Kau bisa memakai tubuhnya. Walaupun kau bukan manusia tapi tubuh itu masih hidup dan rapuh jadi kau tetap harus memberinya makan dan minum setiap hari.”

“menyedihkan sekali orang ini.”

“hei, kau harusnya berterima kasih karena akan meminjam tubuhnya.” Sembur scheduler. lalu ia memberikan sebuah benda pada Yesung.

“apa ini?”

“apa semasa hidup kau tidak memilikinya? Menyedihkan sekali.” Sindir scheduler meniru ucapan Yesung.

“aku tahu ini ponsel. Tapi untuk apa?” sahut Yesung.

“itu bukan ponsel biasa. Itu adalah timermu. Saat kau mulai masuk ke tubuhnya, waktu 21 harimu dimulai. Disitu juga ada catatan tentang orang ini. Kalau kau ada kesulitan yang sangat-sangat sulit, kau bisa tekan tombol merah itu dan aku akan segera datang. Tapi kau jangan sembarangan memanggilku. Aku sangat sibuk” Sambungnya. “kalau begitu aku pergi dulu.”

“eh, tunggu!” terlambat scheduler itu sudah menghilang. Yesung pun menekan tombol merah di ponsel itu. scheduler langsung muncul sekejap mata.

“hei! Sudah kubilang jangan sembarangan menekannya!” omel scheduler.

“aku tidak tahu bagaimana caranya masuk ke tubuh orang ini.”

“oh itu. aku lupa. Kau berbaring saja di tubuhnya dan perintahkan tubuhmu sendiri untuk masuk ke raga orang itu. kau mengerti?”

“oh, aku mengerti. Lalu kau bilang aku harus memberi dia makan. Dari mana aku mendapat uang?”

“ambil ini.” scheduler memberinya sejumlah uang. “itu cukup untuk beberapa hari. Selanjutnya kau cari pekerjaan atau apa. Baiklah, sekarang coba kau masuk.” Perintah scheduler. “ingat, pergunakan waktumu sebaik mungkin. Karena setelah 21 hari tubuhmu akan lenyap dan tentu saja kau akan menyesal.”

“tenang saja. hanya meyakinkan seseorang bahwa aku kembali sepertinya bukan hal yang sulit.”

“jangan terlalu percaya diri.”

“lalu bagaimana dengan orang ini setelah aku melewati waktu 21 hariku?”

“saat kau mulai masuk ke tubuhnya, saat itu juga ia dinyatakan meninggal.”

“apa?? Jadi aku akan membunuh orang ini??” kaget Yesung.

“tidak juga. Itu memang sudah takdirnya mati pada saat itu. dan setelah 21 hari, tubuhnya juga akan ikut lenyap bersama rohmu. sudahlah, cepat kau masuk. Aku sangat sibuk.” Perintah scheduler. Yesung akhirnya bisa masuk ke tubuh orang itu. “ingat, pergunakan waktumu sebaik mungkin.” Pesan scheduler lalu menghilang.

Seorang perawat masuk ke ruangan itu dan ia terkejut melihat orang yang selama 1  tahun koma sudah sadar. Ia segera memanggil petugas medis lainnya.

~~

Ding-dong!

Seseorang memencet bel rumah Taeyeon. Taeyeon pun membuka pintunya.

“Taeyeon!” GREB!! Orang asing itu tiba-tiba memeluk Taeyeon.

“ya! kau siapa???” panic Taeyeon sambil mencoba meloloskan diri.

Orang asing itu melepas pelukannya. “ini aku Taeyeon! Aku Yesung!”

Taeyeon tersentak. “apa?? Jangan bercanda!!! Yesung-oppa sudah meninggal. Dan kau? Siapa kau? Aku sama sekali tidak mengenalmu.” Taeyeon mundur selangkah dan menutup pintu tapi orang itu menahannya. “pergi! Atau aku panggil polisi!” ancam Taeyeon.

~~

Besoknya Taeyeon mengunjungi Saki. “kau sedang apa saki-chan?”

“aku sedang nonton drama Korea 49 days.”

“49 days? Judul yang aneh. Tentang apa?” tanya Taeyeon sambil ikut nonton.

“tentang seseorang yang kembali dari kematiannya dan diberi waktu selama 49 hari demi menyampaikan hal yang belum sempat ia sampaikan.”

DEG! Taeyeon kembali teringat dengan orang asing yang kemarin mengaku-ngaku Yesung. “memangnya ada cerita seperti itu?”

“aku tidak tahu tapi aku sering mendengar cerita tentang arwah penasaran yang kemudian kembali ke dunia karena menyesali sesuatu di masa hidupnya.” Jawab Saki.

“dimana kau dengar cerita itu?” Tanya Taeyeon penasaran.

“di komik.”

“aissh, aku kira beneran!” Taeyeon menoyor Saki dengan kesal.

“memangnya kenapa kau menanyakan hal itu?”

“kemarin ada seorang pria aneh yang datang ke rumahku dan mengaku-ngaku bahwa dia adalah…” Taeyeon tidak melanjutkan ucapannya.

“siapa?”

“dia mengaku kalau dia adalah…Yesung-oppa.”

“APA???” Saki terlonjak kaget.

~~

Hari berikutnya Taeyeon, Saki dan Toma bertemu dengan orang yang mengaku bahwa dirinya adalah Yesung tapi mereka tidak mempercayainya.

“aku benar-benar Yesung sahabat kalian. Kau Kim Taeyeon, Ikuta Toma, dan kau Fukuda Saki. Aku kenal kalian.” Ucapnya berusaha meyakinkan mereka.

“penjual takoyaki di ujung jalan sana juga tahu nama kami walaupun kami tidak pernah mengenalkan diri.” Ucap Saki. “pergilah! Aku tidak tahu apa motifmu dengan mengaku-ngaku sebagai Yesung tapi berhentilah mengatakan bahwa kau adalah Yesung sahabat kami. Kami tidak buta. Kau jelas-jelas bukan Yesung.”

“tubuh ini memang bukan tubuhku. Dia adalah Nishijima Takahiro, aku hanya meminjam tubuhnya. Aku diberi waktu 21 hari untuk….”

“hahaha… berhentilah mengarang cerita yang tidak-tidak. Kau pikir kau hidup di dunia komik yang di ciptakan Fujiko F. Fujio? Kalau begitu aku juga akan mengaku bahwa aku adalah Doraemon yang selalu bisa membuat keajaiban.” ucap Toma.

“tapi aku..”

“sudahlah. Lebih baik kau jangan mengganggu kami lagi.” Ucap Taeyeon kemudian pergi dengan 2 sahabatnya itu.

Yesung hanya bisa terduduk lesu. “tidak semudah yang kau bayangkan, kan?” sebuah suara mengejutkan Yesung.

“scheduler?”

~~

Taeyeon kembali ke Korea dan sudah masuk sekolah.

“pagi, Taeyeon” sapa Seohyun. Taeyeon hanya menoleh dan tidak meresponnya. “bisa kita bicara sebentar?”

“aku sibuk,” jawab Taeyeon sambil beranjak.

“ini tentang Kyuhyun.” Ucapan Seohyun menghentikan langkah Taeyeon. “kau sudah salah paham.”

~~

Taeyeon dan Seohyun duduk disebuah bangku taman di belakang sekolah yang menghadap sebuah sungai kecil.

“aku sangat menyayangimu.” Ucapan Seohyun membuat Taeyeon tercengang. “..dan juga Kyuhyun-oppa. Jika aku memilih antara kau dan Kyuhyun-oppa, aku tidak bisa memilih salah satunya karena aku menyayangi kalian berdua. Walaupun aku belum lama mengenalmu tapi aku sudah lama tahu tentangmu. Sewaktu aku masih bersama dengan oppa, dia selalu bercerita tentang teman masa kecilnya yang ia sebut Taengoo. aku tidak tahu kalau itu adalah kau.” Seohyun  tampak berpikir mencari kata-kata yang tepat, “oppa pernah bilang bahwa sejak kecil ia sudah menyukai segala hal tentangmu. Kadang ia selalu membanding-bandingkanku denganmu. Karena hal itulah aku memilih mengakhiri hubungan kami.”

“Seo..” Taeyeon tercekat melihat mata Seohyun berkaca-kaca.

“aku kembali ke sekolah ini karena aku pikir aku bisa bersama lagi dengannya dan memperbaiki hubungan kami sebelumnya. Tapi saat aku kembali, kau sudah ada disisinya.” Seohyun menatap Taeyeon. “aku senang ternyata oppa sudah menemukan orang yang sangat dicintainya. Temuilah dia, Taeyeon.” Seohyun menggenggam tangan Taeyeon. “dia sangat mencintaimu.”

Taeyeon terdiam sejenak. “aku..aku sudah memutuskannya dan rasanya..dia berkali-kali membohongiku dan aku masih butuh waktu untuk mempercayainya lagi.”

“dia berbohong karena tidak mau kau sakit, Taeyeon.” Ujar Seohyun. Taeyeon tertunduk.

“molla.”

~~

“mau apa kau kemari?” Saki mencoba mengusir Yesung.

“aku hanya ingin menanyakan Taeyeon. Dia kemana? Apa dia sudah kembali ke Korea?”

“bukan urusanmu.” Usir saki sambil mendorong tubuh Yesung.

“dengar aku, MaSaki-chan.” Saki terhenyak mendengar nama yang disebut Yesung.

“apa kau bilang?”

“MaSaki. Kau tahu aku selalu memanggilmu seperti itu. MaSaki, Toma Saki. TaeSung, Taeyeon Yesung. Hanya kita berempat yang tahu nama-nama itu. Ini benar-benar Yesung!” jelas Yesung sambil memelas. Saki terdiam menatap Yesung tidak percaya. Yesung berjalan cepat menuju sebuah pohon didepan rumah Saki. “di bawah pohon ini, kita pernah mengubur sebuah kapsul yang berisi catatan cita-cita kita waktu kecil dan  tahun lalu kita membukanya.” Yesung kembali berjalan mendekati Saki yang tampak terkejut. “kau percaya sekarang?”

“benarkah kau ini Yesung?” mata Saki sudah berkaca-kaca.

“ne. apa kurang jelas? Aku tahu makanan favorit kita berempat. Kau sangat menyukai Tamago Nigiri, Toma sangat menggilai Takoyaki, Taeyeon sangat suka chicken katsu, dan aku menyukai Sushi. Sepulang sekolah kita sering nongkrong di toko takoyaki di ujung jalan sana dan nenek penjual takoyaki itu selalu menganggap kita berempat adalah cucunya.”

Saki membelalakan matanya karena semua yang diucapkan Yesung adalah benar.

“Ye..Yesung-kun?” Yesung mengangguk. Saki berhambur memeluknya. Yesung senang akhirnya ada yang mempercayainya. “gomenasai, aku tidak mempercayaimu. Lalu bagaimana ceritanya kau bisa hidup lagi dan menjadi orang ini?”

“Tuhan memberiku kesempatan kedua karena masih ada hal yang belum sempat aku katakan pada Taeyeon.” Yesung menceritakan semuanya. “apa Taeyeon masih di Jepang?”

“dia sudah berangkat ke Korea kemarin.” Saki dapat melihat raut kekecewaan di wajah Takahiro yang dipinjam Yesung. “kalau kau mau, aku bisa membantumu untuk bisa pergi ke Korea.”

“benarkah??”

“asal kau punya passport, aku bisa membelikanmu tiket ke Korea Selatan.”

To be continue..

Posted on September 23, 2012, in KyuTae, Series and tagged , , , . Bookmark the permalink. 24 Comments.

  1. Kejadian yesung mirip ma 49 day ya,
    Tp ttp seru kox

  2. ehhh yesungnya hidup lagi tpi d bdn org lain¿¿ makin bkin penasaran… kebut ni ff ah… hehehe

  3. hahahaha ff nya lucu thor….
    tegangnya berkurang baca moment 21 days nya…🙂

  4. 49 days part..maafin kyu donk tae!!!

  5. taeng maafin kyuhyun ya??
    kra2 si yesung mw ngomong ap??
    ap jgn2 yesung suka ma taeng??

  6. hun hun tae tae

    “terima kasih kau membantuku. Kali ini kau benar-benar berguna. aku sangat berterima kasih padamu.” waduh berarti thelama ini leeteuk gk berguna dong???wkwkwkwk….“MWO???” Kyuhyun Nampak shock. Ia jatuh merosot ke lantai…merothot???waduhhhh wkwkwk bayangin’a bikin ngakak #guling2dilantai…ehh si yethung kathian gk ada yg percaya ama dy #kathian3x…untung si thaki percaya…nice ff thor

  7. Puji seol Ienwho

    Ecungg oppa hidup lagiii kya 49 days ,,kenapa unni gak percya kasian ecung oppa cuman 21 hari kesempatanyya

  8. wah mkin ksni mkin seru..
    ganbate thor

  9. Poetry Dewanny

    mirip banget kayak 49 days
    tapi keren kok thor,,🙂

  10. dara qatrunada

    daebakk

  11. Bagian yesung kya 49 days thor beda.a ini cm 21days hehehe
    Tambah keren thor ff.a…..

  12. Mirip 49days tp versi yesung(?)
    serunyaaah><

  13. Hayeon byuntaeng

    yesungnya mirip di film 49days ..:/ tp seruan yg ini kok!

  14. Wah ff nya keren,tp q blum bc part dr awal,ijin obrak abrik blog mu thor. . .

  15. part ni bnaeran 49days bnget dan versi yesung lagi.
    tp pa yg mau d ktakan yesung?
    wah jd pnasaran nih….

  16. Unyuk thor, idup lg

  17. 49days jadi 21days xD
    bagus2..
    Kreatif bngt ya authornya (y)
    ok lanjut =>

  18. 49 days pernah denger._.

  19. yesung bangkit dari kubur#ppllaaakk
    kasian uri yesungie T_T

  20. Huuffttt…
    Aku menangis baca ff ini, entah kenapa. Padahal ff ini sedihnya nggk terlalu parah tp aku meneteskan air mata terus.
    Huufttt..

    Ok fixs, lanjut ke chapter berikut. Hehehehehehe…🙂

  21. thor cepat balikin kyutae huhuhu kyutae😥
    untung si seohyun baik orangnya🙂
    moga kyutae bisa cepet” kembali

    wahh kayak 49 days, si yesung bisa kembali hidup
    dengan tubuh orang lain
    btw pa tuh hal yang lom dijelasin oleh yesung sama taeng??

  22. Wahh, daebaaaaaaak. Kerennnnnn, suka, suka. Hehe

  23. Tae onnie ayo baikan sama kyu oppa dong,,,

Leave Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: