[FF] Uncommited (Oneshot)

Author : Ashiya
Main Cast : Kim Taeyeon, Kim Jongwoon/Yesung
Support Cast : Super Junior
Genre : Romance(maybe :p)

Apakah disini ada TaeSung Shipper?😀
Hari ini Ashiya Says publish ff oneshot lagi. untuk para KyuTae Shipper, harap sabar untuk kelanjutan ff yang belum selesai. FF-ff itu sedang di proses kok (duh bahasanya), kalo udah jadi pasti langsung di publish. Selagi ff itu dibikin, diselingi dulu ma ff ini. FF ini author bikin pas comebacknya SuJu untuk album ke-6.😀
semoga suka.^^ RCL, please!

Dorm Super Junior, 9 Maret 2012, 7 AM
Yesung terbangun dari tidurnya karena mendengar suara gaduh didapur dan aroma roti panggang yang menusuk hidungnya. Itu pasti Ryeowook yang sedang membuat sarapan untuk member SuJu. Ia beranjak dari tempat tidur menuju toilet dan membasuh wajahnya. Ia menatap pantulan wajahnya di cermin. “eotteokke hajyo?” gumamnya sembari mengingat kejadian semalam yang membuatnya frustasi sendiri. Ia menyikat giginya dan keluar dari kamarnya dan berjalan menuju lantai 1.
Saat melewati kamar Leeteuk, Yesung berhenti dan membuka pintu kamar itu perlahan. Leeteuk masih tidur karena ia baru pulang jam 4 pagi setelah mengurus berbagai hal mengenai comeback album keenam Super Junior dengan managernya di kantor SM. “dia sudah pergi.” batin Yesung dan menutup kembali pintu kamar itu.
“pagi, hyung!” sapa Ryeowook sembari membawa piring-piring berisi roti panggang. Yesung hanya membalasnya dengan tersenyum dan mengangguk. Tidak berapa lama kemudian beberapa member mulai turun dan menduduki meja makan. “Leeteuk hyung belum bangun?” tanya Ryeowook.
“belum. Mungkin kelelahan karena dia baru pulang jam 4 pagi.” Jawab Kangin sembari menyantap roti panggangnya.
“ajussi itu semangat sekali menyelesaikan album keenam kita.” Canda Donghae.
“sejak kapan kau memanggilnya dengan sebutan ajussi?” heran Eunhyuk.
“sejak assisten manager kita…” Donghae tidak melanjutkan ucapannya dan raut wajahnya berubah murung. Begitu pun dengan member yang lain.
“he..hey!! kenapa jadi diam begini? Ah..hahaha…” Shindong mencoba mencoba mencairkan suasana.
“aku duluan.” Sahut Yesung sembari beranjak dari kursinya dan berjalan menuju balkon meninggalkan para dongsaengnya yang menatapnya iba.
**
Yesung menghela napasnya. Akhir-akhir ini ia sering menyendiri di balkon itu. Getar ponsel membuyarkannya dari lamunannya tentang yeoja yang akhir-akhir ini selalu membayangi pikirannya. Satu pesan masuk dari orang yang sedang ia pikirkan. Cepat-cepat ia menggeser ponsel touchscreennya dan membaca isi pesan itu.
oppa, bisa kita bertemu di café Genie jam 10?
Yesung kembali menghela napasnya. Dengan ragu ia membalasnya dengan mengiyakan pertemuan itu. sebenarnya ia tidak ingin menemuinya karena tidak ingin mendengar kalimat yang akan di ucapkan yeoja itu.
**
Jam 9.45 ia mulai bersiap-siap meninggalkan apartement SuJu.
“hyung, kau mau kemana?” tanya Ryeowook melihat Yesung sedang menalikan sneakers putihnya.
“aku keluar sebentar.” jawab Yesung seraya berdiri dan berjalan menuju pintu.
“sampaikan salam dariku dan member lainnya.” Ucap Ryeowook yang membuat Yesung berbalik dan menatap heran si eternal maknae itu. “kau akan menemuinya kan?” sambung Ryeowook seolah mengerti maksud tatapan Yesung. Yesung kembali berbalik dan mulai berjalan meninggalkan apartement.
**
Tepat jam 10 Yesung tiba di café Genie. Ia dapat langsung melihat seorang yeoja tengah menunggunya dengan wajah yang menunduk. Tanpa menyapa Yesung duduk dihadapannya sehingga yeoja itu menaikan wajahnya dan menatap Yesung yang terdiam.
“oh, kau sudah datang?” ucap yeoja itu sembari tersenyum samar. Yesung tidak menjawabnya dan hanya memperhatikan sebuah koper pink yang tergeletak disamping yeoja itu duduk.
“jadi, kau benar-benar sudah mengambil keputusanmu?” tanya Yesung dingin sambil menatap yeoja itu yang kembali menundukan wajahnya.
“ne.” jawab yeoja itu pelan namun masih terdengar jelas ditelinga pemilik best vocal Super Junior itu.
Yesung mengepalkan tangan kanannya menahan emosi yang sudah ia tahan sejak semalam saat keduanya membahas hal yang sama. “member Super Junior menitipkan salam untukmu, Kim Taeyeon-ssi.”ucap Yesung dingin.
Taeyeon mendongakkan wajahnya melihat Yesung yang segera mengalihkan pandangannya ke luar jendela café itu seolah tidak ingin melihat wajah Taeyeon. Ia sedikit terkejut saat Yesung menyebut namanya dengan Kim Taeyeon-ssi. Tidak seperti biasanya dengan sebutan Taeng, Taengoo, Taetae atau Taeyeon-ah. Ia merasa sesak dan berusaha menahan airmatanya.
“o..oppa..” lirih Taeyeon.
Yesung kembali menatap Taeyeon dengan tatapan tidak senang. “kau memanggilku oppa?” ujarnya dingin. Ia mendengus mendengar kata itu. “kau masih berani memanggilku oppa setelah kau memutuskan untuk menghentikan kontrak sebagai asisten manager dan menolak memperpanjangnya??” ujar Yesung dengan sedikit membentak tidak memperdulikan tatapan aneh orang-orang yang ada di café itu. Ia hanya mengeluarkan emosi yang ia tahan sejak semalam. Taeyeon kembali terdiam dan menundukan kepalanya. “terserah apa yang akan kau lakukan. Aku tidak peduli. Kau bukan siapa-siapa bagiku.” Sambung Yesung dingin dan kembali menatap kearah lain.
Taeyeon memejamkan matanya dan seketika itu airmata mengalir di pipi putih susunya. Ia tidak dapat menahannya terlebih saat mendengar kalimat terakhir yang di ucapkan Yesung. Cepat-cepat ia menghapusnya tidak ingin Yesung melihatnya menangis.
“Geurae. Aku pamit sekarang.” Taeyeon berdiri dan meraih kopernya. Taeyeon menatap Yesung yang masih tidak ingin memandangnya. “annyeongi keseyo.” Taeyeon membungkukan badannya. Yesung masih mengacuhkannya. Taeyeon menghela napasnya dan mulai melangkah keluar menyeret kopernya dari café dengan airmata yang kembali mengucur deras membasahi pipinya.
**
“aku pulang.” Ujar Yesung memasuki apartement dengan lesu.
“dia sudah kembali ke Jepang?” tanya Ryeowook yang dibalas anggukan lemah Yesung. Ryeowook menghela napasnya, “kau tidak menahannya dan mengungkapkan perasaanmu?” tanya Ryeowook lagi.
“ani.” Jawab Yesung sambil berjalan menuju kamarnya.
“semoga kau tidak menyesal, hyung!” ujar Ryeowook.
Yesung menutup pintunya dan berdiri membelakangi pintu. Ia memejamkan matanya dan duduk menekuk kakinya masih membelakangi pintu. “apa aku menyesal tidak menahannya? Bahkan aku tidak mengucapkan selamat ulang tahun padanya.” ucap Yesung dalam hati. Ia mengeluarkan sebuah kotak kecil dari saku sweaternya dan membuka kotak itu. Awalnya benda itu akan ia berikan pada Taeyeon yang juga (mantan) asisten manager Super Junior semalam saat ia dan member SuJu lainnya (minus Leeteuk) memberikan Taeyeon surprise party yang juga mungkin menjadi moment terakhir berkumpul dengan Taeyeon. Ia mengacak rambutnya frustasi. “babo!!”
**
Pagi hari Yesung kembali bangun. Ia menengok ke tempat tidur disebelahnya, Ryeowook sudah tidak ada disana. Ia beranjak ke kamar mandi. Ia membasuh wajahnya menatap pantulan wajahnya di cermin dan tiba-tiba saja ia merasa ada yang aneh hari itu.
Saat ia berganti pakaian ia mencium wangi roti panggang. Sepertinya beberapa hari ini Ryeoowok malas memasak. Yesung mulai membuka pintu keluar dari kamarnya. Ia berhenti didepan kamar Leeteuk dan Kangin. Ia menatap pintu bercat putih itu. kamar itu adalah kamar Taeyeon selama 2 tahun belakangan ini saat menjadi asisten manager. Karena itu pula, Leeteuk pindah ke kamar member lain. Dan saat itu Kangin masih wamil.
Yesung membuka pintu kamar itu berharap Taeyeon masih tidur di ranjang putih itu. Namun yang ia lihat adalah leadernya yang tertidur pulas. Ia pasti pulang larut lagi. Yesung memasuki kamar itu dan melihat sekeliling kamar itu. Ia teringat saat ia membantu Taeyeon mengurusi schedule Super Junior di kamar itu dan juga saat ia diam-diam mencium kening Taeyeon yang tengah tertidur pulas saat ia sakit karena kelelahan mengurus Super Junior.
“Yesung-ah, kau sedang apa disini?” tanya Leeteuk yang masih setengah sadar mengejutkan Yesung.
“oh, aniyo. Apa aku mengganggumu tidurmu?”
“ani.” Jawab Leeteuk singkat sambil kembali mencari posisi tidur yang nyaman.
“apa kau pulang larut lagi?”
“ne. aku baru pulang jam 4 pagi..” jawab Leeteuk dengan mata yang terpejam dan kembali tertidur.
Yesung keluar dari kamar itu karena tidak ingin mengganggu Leeteuk.
“pagi, hyung!” sapa Ryeowook sembari membawa piring-piring berisi roti panggang.
“ne.” jawab Yesung seraya menarik kursi dan mendudukinya. Beberapa member mulai turun dan berkumpul di meja makan. “Leeteuk hyung belum bangun?” tanya Ryeowook. Yesung mendongakkan kepalanya merasa pernah mengalami ini sebelumnya.
“belum. Mungkin kelelahan karena dia baru pulang jam 4 pagi.” Jawab Kangin sembari menyantap roti panggangnya.
“ajussi itu semangat sekali menyelesaikan album keenam kita.” Canda Donghae.
“sejak kapan kau memanggil Leeteuk hyung dengan sebutan ajussi?” heran Eunhyuk.
“sejak assisten manager kita…” Donghae tidak melanjutkan ucapannya dan raut wajahnya berubah murung. Begitu pun dengan member yang lain.
“he..hey!! kenapa jadi diam begini? Ah..hahaha…” Shindong mencoba mencairkan suasana.
Yesung menatap Kangin, Donghae, Eunhyuk dan Shindong bergantian. “de javu?” batin Yesung. “aku duluan.” kata Yesung sembari beranjak dari kursinya berjalan menuju kamarnya. Ia duduk di kursi depan keyboard Ryeowook dan merasa sangat aneh dengan hari itu.
Drrtt.. drtt.. Yesung membuka pesan yang masuk ke ponselnya.
oppa, bisa kita bertemu di café Genie jam 10?
Yesung membelalakan matanya membaca pesan dari…..Taeyeon!! “ige mwo..” ucapan Yesung terhenti saat ia tiba-tiba teringat kembali saat Ryeowook menyapanya dan juga ucapan member lain yang seperti pernah ia dengar sebelumnya. Ia berjalan dengan tergesa-gesa menuju balkon. Ia dapat melihat dengan jelas beberapa perlengkapan pesta ulang tahun yang belum di bersihkan seperti balon, pita, topi yang masih berserakan. “apa maksud semua ini?” batin Yesung.
Ia kembali melihat ponsel yang ada di genggamannya. Ia melihat sudut kanan atas ponselnya ‘March 9 2012’. Ia kembali membelalakan matanya. “apa aku sedang bermimpi?” gumam Yesung, “ani. Ini nyata. Lalu..apa kemarin itu hanya mimpi?” gumam Yesung lagi. Yesung menatap lekat-lekat nama ‘Taengoo’ yang tertera di ponselnya. Ia memutuskan untuk menelpon Taeyeon.
“yeoboseyo?” ucap seseorang diseberang sana. Suara yang sangat familiar di telinga Yesung.
“Ta..Taeyeon?”
“ne?”
“aku..aku akan menemuimu di café Genie jam 10.” Ucap Yesung setelah terdiam beberapa saat.
**
“hyung, kau mau ke…”
“aku keluar sebentar.” jawab Yesung memotong pertanyaan Ryeowook seraya berdiri dan berjalan menuju pintu dengan tergesa-gesa.
“sampaikan sa….”
“akan ku sampaikan salam kalian!” sahut Yesung berlari keluar apartement meninggalkan Ryeowook yang bingung dengan tingkah Yesung.
**
Masih ada waktu 15 menit sebelum jam menunjukan tepat jam 10, Yesung sudah berada di café itu. Dengan perasaan yang tidak menentu ia menunggu Taeyeon yang belum datang.
Ting!
Bunyi lonceng kecil di atas pintu café membuat Yesung menoleh kearah suara. Ia dapat melihat Taeyeon masuk dengan menyeret koper pink berjalan ke arahnya. Rahang Yesung menegang dan ia mengepalkan tangannya.
“annyeong!” sapa Taeyeon canggung namun Yesung tidak menjawabnya. Ia dapat melihat Taeyeon mengenakan pakaian yang sama seperti yang ia lihat sebelumnya. Entah itu mimpi? de javu? atau…mungkinkah ia di beri kesempatan kedua dengan kembali ke sehari sebelumnya?
““jadi, kau benar-benar sudah mengambil keputusanmu?” Yesung masih ingat kalimat itu yang ia tanyakan disaat Taeyeon akan meninggalkannya.
“ne.” jawab yeoja itu pelan. Yesung tercekat dengan ucapan Taeyeon. Ini benar-benar seperti ia diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya.
Yesung menatapnya dan tanpa ia sadari ia menitikan airmatanya.
“o..oppa?” kaget Taeyeon melihat Yesung yang menangis dihadapannya.
“Taeyeon-ah, jebal..” Yesung menatap lekat-lekat mata coklat Taeyeon, “tetaplah disini..”
Taeyeon menunduk tidak ingin Yesung melihatnya menangis, “mianhae.. aku harus pergi.” Taeyeon berdiri dan hendak meraih kopernya namun Yesung mencegahnya untuk melakukan itu.
“jebal..” ucap Yesung menggenggam pergelangan tangan Taeyeon. “aku tidak peduli kau mau menjadi asisten manager kami lagi atau tidak. Tapi.. ku mohon tetaplah di sini.”
Taeyeon menatap Yesung dengan mata berkaca-kaca. “ani.” Jawab Taeyeon, “tidak ada lagi alasan untukku tetap di..”
CHU~
Yesung memotong ucapan Taeyeon dengan mencium bibirnya. Taeyeon membelalakan matanya dan ia dapat melihat dengan jelas Yesung yang kembali mengeluarkan airmatanya dengan mata terpejam sembari tetap mencium bibir mungilnya. Taeyeon tidak melawan maupun membalas ciumannya. Ia hanya terdiam membiarkan Yesung tetap menempelkan bibirnya.
Sesaat kemudian Yesung melepaskan ciumannya dan menatap lekat-lekat wajah Taeyeon. “saranghae.” ucap Yesung pelan namun masih dapat didengar dengan jelas oleh Taeyeon. Taeyeon memeluk Yesung dengan erat dan begitupun dengan Yesung.
“Taeng-ah..” ucap Yesung masih memeluknya.
“ne?”
“saengil chukkae.” mendengar itu Taeyeon melepas pelukannya dan tersenyum menatap Yesung.
“gomawo.” Balas Taeyeon.
Yesung teringat sesuatu dan mengeluarkan sebuah kotak kecil dari saku sweaternya dan memberikannya pada Taeyeon. “ige mwoya?”
“buka saja.” sahut Yesung tanpa melepaskan tatapannya dari wajah Taeyeon.
Taeyeon tersenyum melihat isi kotak itu, “yeppeuta” ucapnya sambil mengelus sebuah kalung dengan liontin bintang.
“berbaliklah! Biar aku yang pakaikan.” Taeyeon mengangguk dan menuruti ucapan Yesung.
“gomawo, oppa.” Ucap Taeyeon kembali berbalik menghadap Yesung. “aku tidak tahu harus bagaimana membalas kebaikanmu.”
“cukup dengan tetap disampingku.” Yesung mengecup kening Taeyeon.

-The End-

About Ashiya Xiahtic

what should I write? kekekeke~ seriously, you wanna know about me? kepo ah! lol xD

Posted on January 3, 2013, in Oneshot and tagged , , . Bookmark the permalink. 22 Comments.

  1. saya taesung shipper!! *angkat tangan
    banyakin lg ff taesung ya…

    annyeong,, acefly imnida
    nemu blog ini wkt iseng browsing d wp
    salam kenal #bow

    • salam kenal juga~^^
      FF trouble maker juga Taesung kok. diliat aja cuma ga terlalu gimana gitu romancenya. karena genrenya fokus ke school life.
      well, next time pasti dibikin kok. authornya juga Taesung shipper^^

  2. keren critanya ^^…itu brarti kya smacem kembali ke waktu lampu yah ^^
    kereennn banget….
    sebenernya bukan Taesung shipper sih tapi suka juga couple mereka ^^

  3. ep ep nya bgus, uhm mo tnya? dsini ada yeyoon gak yah yg main cast nya?
    secara reader baru nih ^^ … bnyak maunya#abaikan…

  4. Waaa ff taesung^^ jarang nemu nih.

    Good story^^

  5. bagus jga thor..bru tw ak ad TaeSung shipper..hehe..^^ bwt ff KyuTae lg dong thor..:D btw..ffny krg panjang..:( sequel bleh? : D pnya twitter? follow me..@devyana_k n pnya fb? add me @devyana_k@yahoo.com

  6. Baguss bagus d^^b
    selain KyuTae shipper aku jg TaeSung shipper ^^

  7. Tiurista_clouds

    AKU! akuTaeSung shipper.
    critanya keren. awalnya bingung tapi lama2 ngerti juga, alurnya beda sama yg lain, tapi keren. Aku suka!❤

  8. Puji Rahayu sainstar

    Iaahh awalnya q jga bingung tapi lama kelamaan ngerti kekekek yesung diberi kesmpatan kedua bwat ngulang waktu,,, coba didunia ini kaya gtu kagak bakalan orang sedih kali yahhh hahhaha mimpi plak#

  9. Aku juga TaeSung shipper chingu -angkat jempol kaki- eh? Haha keren ceritanya, cuman kependekan😀 banyakin lagi ff TaeSung nya ya chingu…..aku sukaaaa

  10. aku suka semua couple yg berhubungan dgn Taeyeon !!! *aku TAEGANGSTER*
    bagus banget…. !!!😀

  11. aaah seandainya didunia ini bisa memutar waktu kaya ff *ngarep*
    mian bru komen soalnya bru nemu ini ff^^

  12. Taesung shipper! *angkat tangan

  13. wooaa..kyeopta..^^
    keren juga ff taesung..kalau bisa buat sequelnya donk thor#puppy eyes

  14. suka ceritanya, kirain ad cerita sblm dan sesudh ny…
    lanjutin dunk author…

Leave Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: