Daily Archives: January 10, 2013

[FF] You Are My Everything To Me (9)

Author : Ashiya
Main Cast : Kim Taeyeon, Cho Kyuhyun
Support Cast : Super Junior, SNSD, Ikuta Toma, Fukuda Saki, Kim Junsu and others
Genre : Romance, Angst, Sad, I don’t know. 0.O

Happy reading~^^

-Previous Chapter-
Setelah menemui Donghae dan Yoona, Taeyeon berjalan-jalan sendiri melihat-lihat dekorasi di gedung resepsi itu dan juga terus mengedarkan pandangannya mencari Kyuhyun. Sebab dari awal ia tiba di tempat itu, ia belum melihatnya.
“aku penasaran ia datang dengan siapa.” Batin Taeyeon.
Tiba-tiba seseorang menepuk pundaknya dari belakang dan ternyata itu adalah Jessica dan Tiffany yang ikut ke pesta itu bersama Heechul dan Siwon.
“hey, kau kesini dengan Leeteuk??” tanya Jessica yang sepertinya tidak percaya dengan kenyataan itu.
“ne. tadinya aku akan mengajak kalian tapi kalian sudah ada pasangan dan tiba-tiba saja dia mengajakku tanpa mendapat persetujuan dariku. kalian tahu, dia benar-benar tipe orang pemaksa!” dengus Taeyeon membuat Jessica dan Tiffany tertawa. Mereka akhirnya mengobrol dan Taeyeon sesekali mencari keberadaan Kyuhyun.
Saat ia mencari-cari Kyuhyun, seorang ajussi berjalan dengan cepat menuju Leeteuk dan membisikkan sesuatu padanya. Taeyeon memperhatikan ajussi itu dan juga Leeteuk. Leeteuk membelalakan matanya setelah mendengar ucapan ajussi itu. Leeteuk berjalan menghampiri Donghae, Siwon, Heechul, dan berbicara sesuatu pada mereka dengan serius. Wajah teman-temannya itu tampak menegang setelah mendengar ucapan Leeteuk.
Leeteuk berjalan menuju Taeyeon dan segera menarik tangannya keluar dari gedung itu.
“ya!! Mwohaneungoya!!” pekik Taeyeon yang merasa lelah di tarik-tarik Leeteuk seenaknya.
“ayo kita ke rumah sakit.” ucap Leeteuk datar.
“mwo??? Wae??”
“ada sesuatu yang buruk terjadi pada Kyuhyun.”
“mwo??” kejut Taeyeon. “waegeurae??”
“dia..”

-Chapter 9-
Taeyeon dan Leeteuk tiba di Rumah sakit. Saat didepan emergency room, Taeyeon dapat melihat seseorang yang dikenalnya duduk di kursi tunggu sambil menangis. Perlahan Taeyeon menghampirinya dan duduk disebelahnya. Ia menyentuh pundak orang itu hingga orang itu menoleh kearahnya.
“Taeyeon-ah..” orang itu memeluk Taeyeon dengan erat.
“ajumma..” ucap Taeyeon dengan suara yang gemetar. “apa yang terjadi dengan ajussi?”
Orang yang dipanggil ajumma itu melepas pelukannya dan menggenggam tangan Taeyeon, “appa Kyuhyun jatuh di kamar mandi dan kepalanya terbentur..” isak nyonya Cho. “sampai sekarang..ia masih diperiksa dokter..”
“ajumma..” Taeyeon mengelus punggung nyonya Cho mencoba menenangkannya. “tapi…dimana Kyuhyun-oppa?”
“molla.. dua jam yang lalu ia mengurus administrasi tapi sampai sekarang ia belum kemari.” Ucap nyonya Cho masih terisak. “Taeyeon-ah bisa tolong carikan dia?” pinta nyonya Cho.
“ne.” jawab Taeyeon dan menoleh kearah Leeteuk. “tolong jaga ajumma sebentar. Aku akan mencari Kyuhyun.” Pinta Taeyeon yang dibalas anggukan Leeteuk.
Taeyeon berjalan menyusuri lorong rumah sakit. Ia menuju ruang administrasi namun ia tidak menemukannya disana. Ia kembali berjalan mencari Kyuhyun. Sesekali ia bertanya pada perawat atau orang-orang yang ada ditempat itu. Sampai seseorang berkata, “ah, sepertinya aku tadi berpapasan dengan orang dengan ciri-ciri yang kau sebutkan tadi. Aku melihat dia berjalan ke atas tangga darurat. Mungkin ia ada disana.”
“oh, kamsahamnida.” Setelah mendengar ucapan orang itu, Taeyeon segera menuju tempat yang disebutkan tadi. Taeyeon membuka pintu yang menuju tangga dan berjalan keatasnya. Di tengah-tengah tangga itu, Taeyeon memperlambat jalannya setelah melihat orang yang dicarinya duduk sendirian melamun. Taeyeon mengambil duduk disebelahnya dan memperhatikan Kyuhyun yang tengah melamun bahkan sepertinya tidak menyadari kehadiran orang lain disebelahnya. Taeyeon menyentuh pundaknya dan seketika Kyuhyun tersentak mendapati Taeyeon sudah duduk disebelahnya.
“oh, Taeng-ah.” Ucap Kyuhyun mencoba menarik kedua ujung bibirnya untuk menunjukan bahwa dirinya baik-baik saja. “kenapa kau ada disini? Bukannya kau pergi ke pesta Donghae?”
“oppa, berhentilah berpura-pura tegar.” Taeyeon meraih tangan kanan Kyuhyun dan menggenggamnya. “kenapa kau selalu menyembunyikan perasaanmu dariku?”
“hm? Maksudmu?”
“jangan berpura-pura, oppa. Aku tahu kau sangat sedih dengan kejadian ini. Kau sangat menyayangi appamu dan begitu pun sebaliknya. Kau tahu, terkadang aku ingin mendengar isi hatimu yang sebenarnya. Bukan hanya perasaan senang tapi juga kesedihanmu. Aku tahu aku tidak ada hak berbicara seperti ini mengingat hubungan kita tidak lebih dari teman yang sangat baik untuk saat ini. Tapi, sebagai teman yang sudah mengenalmu sejak kecil, sesekali aku ingin mendengarmu menangis dan memberitahuku semua perasaanmu.” Ucap Taeyeon panjang lebar.
“Taeng-ah..” Kyuhyun memeluk Taeyeon dan mulai menangis terisak dipelukan yeoja itu. Taeyeon membalas pelukan hangat untuknya dan ia menepuk-nepuk punggung Kyuhyun untuk menenangkannya. Di tengah-tengah tangga darurat itu, Kyuhyun menumpahkan semua kesedihannya pada Taeyeon dan dengan lembut Taeyeon memberikan perhatian yang lebih pada namja itu.
**
Taeyeon dan Kyuhyun berjalan menuju emergency room, tampak nyonya Cho masih duduk didepan ruangan itu ditemani Leeteuk.
“dokter masih belum keluar?” tanya Taeyeon pada Leeteuk yang dibalas gelengan kepala Leeteuk. “oppa, tunggu dulu disini, aku mau menelpon orangtuaku dulu. Memberi tahu keadaan Cho-ajussi.” Ucap Taeyeon pada Kyuhyun.
“tidak usah, Taeng. Nanti mereka malah khawatir.” Balas Kyuhyun.
“gwaenchana. Siapa tahu mereka bisa menghibur eommamu.” Setelah berkata itu, Taeyeon pergi meninggalkan 3 orang itu untuk menelpon.
“moshi-moshi, eomma?” ucap sapa Taeyeon ditelepon.
“ne. ada apa, aegiya?”
“eomma, aku ingin memberitahumu kalau Cho-ajussi masuk rumah sakit. Tadi sore ia terpeleset di kamar mandi dan sampai sekarang dokter belum selesai memeriksanya.” Ucap Taeyeon dengan suara yang bergetar.
“ya Tuhan! Lalu bagaimana dengan Cho-ajumma? Apa dia baik-baik saja?”
“ia terus menangis dan tidak bisa menenangkan dirinya. Aku kasihan dengannya dan juga Kyuhyun-oppa. Eomma, bisa datang kemari dengan appa? Sepertinya ajumma perlu dihibur.”
“ne, ne. eomma dan appa akan segera kesana. Taeng, kau temani Cho-ajumma ia pasti sangat sedih dengan kejadian ini.”
“ne, arasseo.”
“ya sudah. Eomma tutup teleponnya ya. Eomma akan bersiap-siap dan menghubungi appamu.” Sambungan telepon Taeyeon dan eommanya pun terputus.
Taeyeon kembali menemui nyonya Cho, Kyuhyun dan Leeteuk. Namun sesampainya disana, ia hanya mendapati Leeteuk yang duduk dengan menundukan wajahnya.
“kemana yang lainnya?” tanya Taeyeon menghampiri Leeteuk.
Leeteuk mengangkat wajahnya dan membuat Taeyeon terkejut. Baru kali ini Taeyeon melihat Leeteuk menangis. “ya! Waegeurae??” panik Taeyeon mengguncang pundak Leeteuk. Namun bukannya menjawab, Leeteuk malah semakin terisak. Sedetik kemudian Taeyeon dikejutkan dengan tangisan histeris nyonya Cho. Dengan segera masuk ke ruang emergency dan ia mendapati tubuh tuan Cho yang sudah ditutupi kain putih. Taeyeon tercekat tidak dapat menahan airmatanya. Perlahan ia menghampiri nyonya Cho dan memeluknya yang semakin histeris memeluk suaminya itu. Sedangkan Kyuhyun ia menangis terisak disamping ayahnya.
**
Orang-orang tampak hilir mudik ditempat penghormatan terakhir tuan Cho. Semua menggunakan hanbok hitam. Kyuhyun tampak duduk menatap foto ayahnya yang berada di altar yang penuh bunga dengan pandangan kosong. Nyonya Cho terus dihibur oleh orangtua Taeyeon yang sudah tiba di Korea dan juga oleh para tamu pelayat yang berdatangan. Para rekan bisnis keluarga Cho pun banyak yang menghadiri dan memberikan penghormatan terakhir mereka.
Taeyeon menghampiri Kyuhyun dan mengelus punggungnya untuk membuatnya lebih bersabar melepas kepergian ayahnya. Kyuhyun menoleh dan memberikan senyuman kecil pada Taeyeon.
“sekarang tugasmu adalah menjaga eommamu. Jangan sampai kau mengecewakan appa.” Ucap Taeyeon.
Kyuhyun mengangguk, “arasseo.” Jawab Kyuhyun.
“orangtuaku akan pulang besok karena mereka tidak mendapatkan cuti panjang di perusahaan tapi aku akan sering mengunjungi eommamu dan menghiburnya. Aku harap kau tidak keberatan.”
“tentu saja. Aku sangat berterima kasih. Sepertinya eomma sangat memerlukan orang lain untuk menghiburnya.” Ucap Kyuhyun.
“lalu apa rencanamu selanjutnya?”
“seperti keinginan appa sejak aku masih SMA, aku akan belajar serius dan meneruskan perusahaan.”
“semoga kau berhasil, oppa.”
“ne. gomawo.” sahut Kyuhyun. “Taeng-ah.”
“ne?”
“apa kau sudah dengar cerita eommaku tentang perkataan appa sebelum ia jatuh?”
Taeyeon mengangguk, “ne, aku sudah mendengarnya.”
“jadi, menurutmu bagaimana?”
Taeyeon berpikir sejenak sebelum ia kembali menatap Kyuhyun dan tersenyum padanya, “ne. aku menyetujuinya.”
“kau serius? bagaimana dengan orangtuamu?”
“aku sudah membicarakan hal ini dengan mereka dan mereka menyerahkan semuanya padaku.”
Kyuhyun tersenyum, “boleh aku memelukmu?”
“kenapa tidak?” jawab Taeyeon dan Kyuhyun segera memeluknya dengan erat.
“appa, aku harap kau senang dengan ini.” Batin Kyuhyun sambil terus memeluk Taeyeon.
to be continue…

fiuhh~ jadi juga ni chapter 9 setelah menguras otak! tapi pendek banget ya? o.O
kira-kira apa ya yang diucapin appanya Kyu sebelum jatuh? 😀
Rate, Like, Comment~!^^

[FF] You Are My Everything To Me (8)

Author : Ashiya
Main Cast : Kim Taeyeon, Cho Kyuhyun
Support Cast : Super Junior, SNSD, Ikuta Toma, Fukuda Saki, Kim Junsu and others
Genre : Romance, Angst, Sad, I don’t know. 0.O

Haiiiiiiiiiiiiiiiiii!!!! Ashiya Says is back! *teriak-teriak gaje bareng Kim Jiwoong. kekeke~
adakah yang nunggu ff di blog ini?
adakah yang bolak-balik cek ff di blog ini? hehe.. sorry, baru nongol lagi nih. Maklum lagi sibuk-sibuknya ngerjain tugas sebagai mahasiswa praktikan di SMK Negeri, bikin RPP,  nyusun penelitian dan juga jadi sekretaris yang kerjanya ngerjain tumpukan file disana-sini. T.T kebetulan malem ini punya waktu senggang jadi d sempetin buat ngBlog.
kali ini author Ashiya ngelanjutin ff yang pertama publish di blog ini! 😀 adakah yang nunggu kelanjutan ceritanya? ^^
okay, happy reading!^^

-Previous Chapter-
Taeyeon tiba di sekolah. Saat ia sampai didepan kelasnya, ia terkejut karena disana ada Leeteuk yang tampak sedang menunggunya.
“Taeyeon-ah!” Leeteuk menghampiri Taeyeon.
“kenapa kau ada disini? Kau kan sudah tidak sekolah disini lagi?”
“Ini sekolah milik orangtuaku, jadi aku bebas datang kapan saja ke tempat ini. Lagipula aku ingin memberikan ini.” Ucap Leeteuk memberikan sebuah undangan pernikahan.
“undangan? Kau akan menikah???” kejut Taeyeon tanpa membaca undangan itu. “memangnya ada yeoja yang mau menikah denganmu??”
“dasar!” Leeteuk menoyor kepala Taeyeon gemas.
“YA!!” pekik Taeyeon tidak menerima perlakuan Leeteuk.
“Kurasa kau butuh operasi plastik supaya kau bisa membuka matamu lebar-lebar!” kesal Leeteuk. “itu undangan dari Donghae. Ia akan segera menikah dengan Yoona.”
“jinjja???” kejut Taeyeon membelalakan matanya.
“sebaiknya kutarik kembali ucapanku, sepertinya kau tidak memerlukan operasi plastik.” Leeteuk menggeleng-gelengkan kepalanya. “kau akan pergi dengan siapa?” tanya Leeteuk lagi.
“hmm..entahlah. mungkin aku akan mengajak Tiffany.”
“hey, Tiffany sudah dengan Siwon.”
“jinjja?? Kalau begitu, mungkin dengan Sica.”
“Heechul sudah mengajaknya.”
“aissh..lalu aku dengan siapa?? Sunny? Pasti ia pergi dengan Sungmin.”
“ya sudah, pergi denganku saja!”
“eh??”
“kau masih tinggal di apartemen itu kan? Aku akan menjemputmu saat waktunya tiba.” Ucap Leeteuk sebelum pergi meninggalkan Taeyeon yang masih bengong mengerjap-ngerjapkan matanya melihat sikap ajaib Leeteuk.
**
-Chapter 8-
“ada kiriman paket untuk Taeyeon-ssi!” seorang petugas kurir memberikan paket untuk Taeyeon di apartemennya.
“oh, ne.” jawab Taeyeon sambil menerima paket itu dengan bingung karena disana tidak ada nama pengirimnya. Ia menanda tangani bukti pengirimannya dan petugas itu pun pergi. Taeyeon membuka paket itu dan membelalakan matanya melihat isi paket tersebut. Sebuah gaun cantik berwarna merah dengan merk terkenal. “waah yeppeo.. tapi..siapa yang mengirimiku gaun mahal seperti ini?” gumam Taeyeon. Sedetik kemudian Taeyeon mendapati secarik kertas didalam kotak paket itu, ia pun segera membukanya.

Hey, jangan perlihatkan tampang bodohmu melihat gaun itu. pakai gaun itu ke pesta Donghae nanti malam. Aku akan menjemputmu jam 7. Dandan yang cantik! Jangan sampai membuatku malu di pesta nanti. Eh, tunggu, memangnya kau bisa berdandan? Ah, masa bodoh, pokoknya jam 7 kau harus sudah siap dan jangan sampai membuatku malu.
-Leeteuk-

“aissh..dasar orang gila! Sudah mengajak seenaknya, menjelek-jelekanku pula. Dasar orang tidak berguna!” ujar Taeyeon dengan kesal. “kalau aku jelek, kenapa dia mengajakku? Kenapa tidak ajak saja para pemujanya itu. Mereka jauh lebih cantik dan juga lebih kaya. Bodoh!”
Beberapa menit kemudian, bel apartemen Taeyeon kembali berbunyi.
“ck! Siapa lagi!” decak Taeyeon. Ia pun segera membuka pintunya dan tampak seorang namja berdiri dihadapannya dengan membawa sebuah kotak berukuran sedang.
“Oppa?” gumam Taeyeon.
“annyeong, Taeng.” Sapa Kyuhyun dan Taeyeon mempersilahkannya masuk. Kyuhyun duduk di sofa Taeyeon sedangkan Taeyeon duduk di sofa didepannya. “Taeng-ah, ige, aku membawa sesuatu untukmu.” Ucapnya meyerahkan bingkisan itu.
“ige mwo?”
“buka saja.” Jawab Kyuhyun tersenyum. Taeyeon membukanya dan tampaklah sebuah gaun yang cantik.
“oppa, ini..”
“itu hadiahku untukmu.” Jawab Kyuhyun malu-malu. “Aku diundang ke pernikahan Donghae tapi aku tidak ada partner jadi kupikir tidak ada salahnya kan kalau aku mengajakmu? Siapa tahu hubungan kita bisa membaik seperti dulu.”
“oppa, gomawo tapi.. aku sudah ada janji dengan orang lain.” Sesal Taeyeon. “kalau saja kau mengajakku lebih cepat darinya aku pasti akan pergi denganmu.”
Kyuhyun nampak kecewa dengan jawaban Taeyeon, “jinjja? Ternyata aku terlambat.”
“oppa..” Taeyeon berpindah tempat dan duduk disamping Kyuhyun. “mianhae..”
Kyuhyun tersenyum dan mengelus rambut Taeyeon, “gwaenchana.” Ucap Kyuhyun. “Tapi..kalau aku boleh tahu, kau akan pergi dengan siapa?”
“Leeteuk.”
“ne? Leeteuk??” kejut Kyuhyun yang dibalas anggukan lemah Taeyeon. “Kurasa dia mulai menyukaimu.”
“mwo?? Aniyo!!” bantah Taeyeon. “aku tidak menyukai namja seperti dia!” jawab Taeyeon mengerucutkan bibirnya. Kyuhyun tertawa kecil melihat ekspresi Taeyeon.
“kau ini, jangan perlihatkan wajah cute mu itu!” ucap Kyuhyun dengan gemas mengacak rambut Taeyeon.
“ya! Jangan mengacak rambutku!” dengus Taeyeon menahan tangan Kyuhyun yang semakin liar mengacak rambutnya. “ya! Oppa!” kesal Taeyeon karena Kyuhyun tidak juga berhenti mengacak rambutnya.
Kyuhyun terus mengusili Taeyeon sedangkan Taeyeon terus berusaha untuk menghindar dari tangan Kyuhyun yang terus berusaha mengacak-acak rambutnya hingga tanpa sengaja Taeyeon terjengkang(?) ke belakang dan tangannya meraih leher T-shirt Kyuhyun. Otomatis Kyuhyun terbawa tarikan tangan Taeyeon hingga akhirnya ia jatuh hampir menindih tubuh Taeyeon di sofa itu. Kyuhyun terdiam diatas tubuh Taeyeon. Keduanya tampak shock namun tetap dalam posisi seperti itu. Kyuhyun menatap Taeyeon begitu pun Taeyeon yang menatap mata Kyuhyun. Beberapa saat kemudian mata Kyuhyun beralih ke bibir mungil Taeyeon. Ia mendekatkan wajahnya ke wajah Taeyeon. Taeyeon tidak dapat bergerak. Ia memejamkan matanya saat bibir Kyuhyun semakin dekat dengan bibirnya. Namun..

Do it, do it chu~, do do do do it chu~

Bunyi ponsel Taeyeon membuat keduanya tersentak. Kyuhyun kembali menegakan tubuhnya dan mulai salah tingkah. Sedangkan Taeyeon ia segera bangun dari posisinya dan beranjak mengambil ponselnya. sembari menahan malu dengan bunyi ponselnya yang seolah menyindirnya dengan kejadian tadi.
Beberapa saat kemudian keduanya tampak canggung.
“mmm…oppa, gaun ini…”
“gaun itu untukmu. Simpan saja.” Jawab Kyuhyun yang masih berusaha mengembalikan detak jantungnya yang semula berdetak tidak karuan.
“oh.. gomawo. Aku akan memakainya lain waktu.”
“lain waktu? Kau tidak akan memakai gaun itu nanti malam?”
Taeyeon menggeleng, “aniyo. Leeteuk sudah mengirimiku gaun untuk nanti malam. Ku harap lain kali aku bisa memakai gaun darimu karena gaun ini tampak lebih cute dari gaun yang diberikan Leeteuk.”
“oh arata.”
**
Tepat jam 7 malam, Leeteuk menjemput Taeyeon. Begitu Taeyeon muncul dengan gaun yang ia berikan, ia tampak terpesona dengan penampilan Taeyeon.
Taeyeon Paparazzi
“wae?” bingung Taeyeon bergantian melihat wajah Leeteuk dan penampilannya sendiri.
“eh? Oh ani. Kajja!” Leeteuk pun menarik tangan Taeyeon menuju mobilnya.
Sepanjang perjalanan tidak ada yang berbicara. Taeyeon terus menatap jalan dan juga Leeteuk terus mengemudikan mobilnya dan sesekali ia melirik Taeyeon dan diam-diam ia tersenyum.
Beberapa menit kemudian keduanya tiba di tempat pernikahan Donghae. Semua menatap Leeteuk dan Taeyeon dengan tatapan iri.
“kenapa mereka terus memperhatikan kita?” bisik Taeyeon yang sedikit risih dengan tatapan orang-orang disekitarnya.
“mungkin karena kau tampak aneh dengan gaun itu.” Ucap Leeteuk menjahili Taeyeon.
“mwo??” Taeyeon memperhatikan penampilannya. “ini salahmu karena memberiku pakaian seperti ini!” kesal Taeyeon.
“sudahlah jangan pikirkan mereka. Kau tampak cantik dengan gaun itu.”
“eh??”
“kajja! Kita temui Donghae dan Yoona!” Leeteuk menarik Taeyeon dan tidak memperdulikan tatapan bingung Taeyeon.
Setelah menemui Donghae dan Yoona, Taeyeon berjalan-jalan sendiri melihat-lihat dekorasi di gedung resepsi itu dan juga terus mengedarkan pandangannya mencari Kyuhyun. Sebab dari awal ia tiba di tempat itu, ia belum melihatnya.
“aku penasaran ia datang dengan siapa.” Batin Taeyeon.
Tiba-tiba seseorang menepuk pundaknya dari belakang dan ternyata itu adalah Jessica dan Tiffany yang ikut ke pesta itu bersama Heechul dan Siwon.
“hey, kau kesini dengan Leeteuk??” tanya Jessica yang sepertinya tidak percaya dengan kenyataan itu.
“ne. tadinya aku akan mengajak kalian tapi kalian sudah ada pasangan dan tiba-tiba saja dia mengajakku tanpa mendapat persetujuan dariku. kalian tahu, dia benar-benar tipe orang pemaksa!” dengus Taeyeon membuat Jessica dan Tiffany tertawa. Mereka akhirnya mengobrol dan Taeyeon sesekali mencari keberadaan Kyuhyun.
Saat ia mencari-cari Kyuhyun, seorang ajussi berjalan dengan cepat menuju Leeteuk dan membisikkan sesuatu padanya. Taeyeon memperhatikan ajussi itu dan juga Leeteuk. Leeteuk membelalakan matanya setelah mendengar ucapan ajussi itu. Leeteuk berjalan menghampiri Donghae, Siwon, Heechul, dan berbicara sesuatu pada mereka dengan serius. Wajah teman-temannya itu tampak menegang setelah mendengar ucapan Leeteuk.
Leeteuk berjalan menuju Taeyeon dan segera menarik tangannya keluar dari gedung itu.
“ya!! Mwohaneungoya!!” pekik Taeyeon yang merasa lelah di tarik-tarik Leeteuk seenaknya.
“ayo kita ke rumah sakit.” ucap Leeteuk datar.
“mwo??? Wae??”
“ada sesuatu yang buruk terjadi pada Kyuhyun.”
“mwo??” kejut Taeyeon. “waegeurae??”
“dia..”
To be continue..

pendek ya? hihi.. author stop disitu aja deh. biar penasaran apa yang terjadi dengan Kyuhyun. mianhae kalo penggunaan bahasanya kali ini agak boring, aneh, gimanaaaaaaaa gitu~

Rate/Like/Commentnya di tunggu!^^