Daily Archives: February 18, 2013

[FF] I Got A Boy (Season 2) #Chapter 3

Author : Ashiya
Main Cast : Kim Taeyeon (Girls’ Generation), Cho Kyuhyun (Super Junior), Lee Jonghyun (CNBLUE), Victoria (f(x))
Other Cast : Yesung (Super Junior), Lee Jungshin (CNBLUE), Kang Minhyuk (CNBLUE), Seungri (Big Bang), Juniel, Hoya (Infinite), Lee Jaejin (FT Island), Song Joongki, Moon Geunyoung, Kang Sora, etc. (sebagian cast di season 1 juga akan muncul :D)
Genre : Alternate Universe, Comedy, Romance
Disclaimer : The story is 100% mine. Dilarang memplagiat.
©Copyright : ashiya19.wordpress.com
Language : Bahasa Indonesia

-Previous Chapter-

Keesokan harinya adalah hari terakhir Taeyeon dan Kyuhyun di Jinan. Taeyeon meminta ijin pada nenek dan Kyuhyun untuk berjalan-jalan di sekitar kota itu. Kyuhyun tidak bisa menemaninya karena harus membantu neneknya berkebun.

Taeyeon memasuki sebuah toko cindera mata dan membeli beberapa untuk oleh-oleh. Setelah itu ia melanjutkan perjalanannya. Ia sampai di tempat kemarin ia dan Kyuhyun menonton konser jalanan. Hari ini orang-orang tidak terlalu banyak berlalu-lalang disitu. Karena lelah setelah berjalan kaki, akhirnya Taeyeon memutuskan untuk duduk beristirahat di sebuah bangku taman yang mengelilingi kolam kecil.

Taeyeon mengeluarkan iPodnya dan menjejalkan(?) headset ke kedua telinganya dan memutar musiknya. Taeyeon menikmati lagu yang mengalun di telinganya sambil menutup matanya merasakan angin yang menerpa wajahnya.

Taeyeon begitu menikmatinya hingga tidak menyadari seseorang duduk disampingnya dan terus memandanginya. Begitu ia membuka matanya, ia sedikit tersentak kaget.

“annyeong!” sapa orang itu.

“oh, annyeong.” Balas Taeyeon.

“kau yang kemarin menonton pertunjukan bandku, kan?” tanya namja itu dengan ramah.

‘hm?” bingung Taeyeon

“kau tidak mengingatku?” tanyanya lagi.

Taeyeon tampak mengingat-ingat sesuatu, “aah, kau yang kemarin bernyanyi disini dan memberiku bunga?” ucap Taeyeon antusias.

Namja itu tertawa kecil, “ne. ternyata kau masih mengingatku.”

“gomawo bunganya.”

“cheonmaneyo.” Jawab namja itu. “oh, ya kita belum berkenalan. Namaku Jonghyun. Lee Jonghyun.”

“aku Kim Taeyeon.”

Mereka akhirnya terus mengobrol tanpa ada rasa canggung. Keduanya sama-sama sangat tertarik pada musik sehingga mereka bisa mengobrol dengan leluasa. Taeyeon menceritakan tentang dirinya yang masuk fakultas musik di Seoul dan Jonghyun menceritakan tentang pengalaman bermusiknya bersama kedua temannya.

“sudah sore. Aku harus segera pulang.” Ucap Taeyeon.

“Mau ku antar?” tawar Jonghyun. “kau bukan orang sini. Bagaimana kalau kau tersesat?”

“ah, tidak usah. Aku masih hafal jalan pulang.”

“hm..baiklah. semoga lain kali kita bertemu lagi.”

Taeyeon tersenyum mendengar ucapan Jonghyun, “ne. aku  pergi dulu. Annyeong~!”

**

Keesokan harinya, Kyuhyun dan Taeyeon berpamitan pada nenek. Hari ini mereka harus kembali ke Seoul.

“halmoni, aku masih ingin tinggal disini.” Ucap Taeyeon manja pada nenek Kyuhyun.

“kau boleh datang kesini kapanpun kau mau.” Jawab nenek Kyuhyun.

“jeongmalyo??” nenek Kyuhyun mengangguk.

“halmoni, kami pulang dulu.” Pamit Kyuhyun mengecup pipi neneknya.

“ne. hati-hati.”

Kyuhyun dan Taeyeon memasuki taxi yang sudah bersiap mengantar mereka ke pelabuhan. Taeyeon tampak enggan meninggalkan nenek Kyuhyun. Taxi itu segera melaju meninggalkan nenek Kyuhyun yang tersenyum melambaikan tangannya.

“sampai jumpa nanti, halmoni!!” teriak Taeyeon mengeluarkan kepalanya dari jendela taxi itu.

Setelah taxi itu menjauh dari pandangan nenek Kyuhyun, senyumannya memudar. Tangannya berpindah memegang dadanya dan wajahnya berubah pucat. Keringat dingin menjalari tubuhnya.

-Chapter 3-

Setelah menempuh perjalanan beberapa jam dari Jinan, akhirnya Kyuhyun dan Taeyeon sampai di Seoul. Kyuhyun tidak langsung pulang. Ia mengantar Taeyeon terlebih dahulu. Saat baru memasuki halaman rumah Taeyeon, Kyuhyun menghentikan langkahnya.

“apa kakakmu ada di rumah?” tanya Kyuhyun tampak mengkhawatirkan sesuatu.

“molla. Tapi sepertinya ia masih kerja. Wae?”

“hm..a..aniya.”

Taeyeon mengerutkan dahinya melihat Kyuhyun yang tampak gugup. Sedetik kemudian ia teringat sesuatu, “aaah, arasseo! Kau takut Yesung-oppa karena ancamannya di telepon itu, kan?”

“mwo?? Ani!! Aku tidak takut bahkan tidak ingat dengan ancaman itu!” Kyuhyun mengeles.

“haha..kojitmal! aku tahu kau bohong.” Tawa Taeyeon. “wajahmu memerah!”

“ya!” sentak Kyuhyun membuat Taeyeon semakin tertawa kencang.

Mereka berdua akhirnya masuk ke rumah Taeyeon. Rumah itu sepi dan terkunci. Tampaknya Yesung memang tidak ada dirumah. Beruntung Taeyeon membawa kunci cadangannya sehingga ia bisa masuk tanpa membobol pintunya. Kyuhyun menghela napasnya lega mengetahui Yesung tidak ada di rumah.

“duduk dulu. Aku buatkan minuman.” Ucap Taeyeon berjalan menuju dapur mengambil minuman untuk Kyuhyun.

“ne. gomawo.” Jawab Kyuhyun tersenyum.

Beberapa menit kemudian Taeyeon kembali menghampiri Kyuhyun dengan membawa 2 minuman dingin. Taeyeon duduk di seberang Kyuhyun.

“kenapa duduk berjauhan seperti itu?” heran Kyuhyun.

“hm? Memangnya kenapa?”

“duduk disini!” Kyuhyun menepuk sofa sebelahnya.

“ck! Sudahlah. Sama saja.” Jawab Taeyeon meminum minumannya.

Kyuhyun menghela napasnya dan beranjak duduk disebelah Taeyeon.

“kenapa pindah kesini?” heran Taeyeon.

“sejak beberapa hari yang lalu di kapal sudah kubilang jauh-jauh dariku.”

“terserah kaulah.” Jawab Taeyeon tidak peduli sambil meletakan minumannya di meja.

Kyuhyun memulai aksinya. Diam-diam ia merentangkan sebelah tangannya ke belakang Taeyeon dan meletakkannya di pundak Taeyeon. *wah, Kyu modus nih! xD*

“wae?” tanya Taeyeon menoleh pada Kyuhyun.

Kyuhyun tidak menjawab, ia mendekatkan wajahnya dengan Taeyeon. Bibir Kyuhyun hampir menempel dengan bibir Taeyeon saat tiba-tiba pintu terbuka dengan keras. Seseorang masuk dan langsung berteriak membuat Kyuhyun dan Taeyeon menjauhkan tubuhnya masing-masing.

“YA!! CHO KYUHYUN!!”

Kyuhyun melebarkan matanya terkejut melihat orang yang berdiri didepannya dengan tatapan pembunuh. “Ye..Yesung…hyung..”

“rupanya kau sudah datang, huh?” ucap Yesung tersenyum menyeringai. Ia berjalan mendekati Kyuhyun. “kau datang kemari untuk mengantarkan nyawamu?”

“a..aniyo, hyung..” Kyuhyun berdiri dan berjalan mundur ketakutan. Sementara Taeyeon terkekeh melihat wajah pucat Kyuhyun.

“tuan Cho, kemari!” Yesung menggerakan telunjuk tangan kanannya menyuruh Kyuhyun mendekat. “tentu kau masih ingat dengan ucapanku di telepon, kan? Sudah kau siapkan asuransimu?”

Dengan takut-takut Kyuhyun maju mendekatinya, “mianhae, hyung. Aku tidak bermaksud..”

“KEMARI!!!” bentak Yesung membuat Kyuhyun terkejut dan mengelus dadanya. Sedangkan Taeyeon masih anteng(?) menertawakan namjanya itu.

Secepat kilat Yesung segera mempiting Kyuhyun hingga membuatnya mengaduh, “ampun, hyung!” Yesung tertawa puas dan pitingannya semakin mengencang. “Taeng-ah, tolong aku!!”

“shireo!” Taeyeon memeletkan lidahnya dan berlari menuju kamarnya meninggalkan Kyuhyun yang masih menjadi sasaran kejahilan Yesung.

**

“Taeyeon, kudengar kemarin kau pergi ke Jinan dengan Kyuhyun-oppa?” Tanya Sunny saat kembali masuk kampus. Taeyeon mengangguk. “hanya berdua??”

“ne.”

Sunny celingukan sebelum membisikan sesuatu ke telinga Taeyeon, “apa disana terjadi sesuatu?”

Taeyeon mengerutkan keningnya tidak mengerti ucapan Sunny, “maksudmu?”

“oh ayolah! Kalian baru saja pacaran dan pergi berdua saja ke luar kota. Tentu terjadi sesuatu yang di kategorikan dalam NC, kan?”

“MWO???” Taeyeon membelalakan matanya mendengar ucapan Sunny. “ya! Lee Sunkyu! Sejak kapan kau jadi berpikiran yadong?? Apa Eunhyuk yang mengajarimu?? Atau Sungmin-oppa??”

“hehehe…aku hanya bercanda, Taeng.” Sunny membentuk huruf V dengan jari tangannya. “apa saja yang kalian lakukan disana?”

“aku hanya bertemu dengan neneknya.”

“hanya itu? Kau tidak bertemu dengan keluarganya atau kakeknya?”

“ia sudah tidak mempunyai kakek dan keluarganya ada di Seoul.” Sunny manggut-manggut mendengar penjelasan Taeyeon.

“seperti apa neneknya? Apa dia nenek menyebalkan yang sangat cerewet?”

“ani. Neneknya sangat baik. Bahkan sifatnya tidak jauh beda dengan Kyuhyun yang senang sekali menjahili orang lain.”

“jinjja?”

“ne. bahkan Kyuhyun-oppa sendiri menjadi korban kejahilannya.” Lanjut Taeyeon membuat Sunny tertawa.

Saat mereka membicarakan nenek Kyuhyun, sesuatu menarik perhatian mereka. Orang-orang tiba-tiba berlarian menuju papan pengumuman.

“ada apa disana?” tanya Taeyeon.

“molla.” Jawab Sunny. “ayo kita lihat kesana.” Sunny pun berjalan mendahului Taeyeon. “ada apa ini?” tanya Sunny pada seorang mahasiswa yang mengerumuni papan pengumuman itu.

“oh, ini pengumuman perekrutan anggota baru kelompok SuGen.” Jawab orang itu.

“ah, benar. Aku lupa hari ini pencarian anggota baru akan dimulai.” Ucap Sunny.

Taeyeon terdiam melihat orang-orang yang berdesakan membaca pengumuman itu.

“ada apa, Taeng?” heran Sunny.

“apa kau tidak ingat kejadian ini?” ucap Taeyeon. “apa kau tidak ingat pada Seohyun?” Taeyeon berbalik menatap Sunny. “saat itu awal aku berkenalan dengannya karena pengumuman ini. Kau mengenalkanku pada Seohyun.” Kenang Taeyeon.

“kau benar.” Jawab Sunny mengenang masa-masa mereka sekitar satu tahun yang lalu. *I Got a Boy season 1*

“bagaimana kabarnya sekarang? Aku tidak pernah mendengar kabarnya.”

“entahlah. Tapi beberapa bulan yang lalu kudengar ia mengikuti kelompok musik di universitas barunya di Busan dan kudengar mereka cukup sukses.” Terang Sunny.

“benarkah? Aku senang mendengarnya.”

“kau tidak membencinya?” tanya Sunny.

Taeyeon tersenyum, “kenapa aku harus membencinya?”

“tentu saja kau akan membencinya. Ia sudah mencelakaimu berkali-kali demi mendapatkan Kyuhyun.”

“memang terkadang aku berpikir untuk membencinya tapi aku kembali mengingat kebaikannya dan aku tidak bisa benar-benar membencinya. Ia yeoja yang baik dan polos.”

**

Seperti biasa setiap tahun akademik baru, SuGen mencari anggota baru. Setelah memilih para kandidat, akhirnya terpilihlah 8 orang anggota baru. Mereka adalah Lee Jaejin, Moon Geunyoung, Song Joongki, Kang Sora, Song Victoria, Lee Hoya, Choi Juniel, dan Choi Seungri.

p

Mereka memiliki kelebihan masing-masing yang berbeda-beda di bidang seni. Terutama dalam musik.

“selamat kalian terpilih menjadi anggota baru SuGen.” Ucap Hyunjoong ketua kelompok itu yang disambut tepuk tangan meriah para anggotanya. “seperti biasa, setelah perekrutan anggota baru, anggota lama harus melepas jabatannya karena habis masa jabatannya. Jadi, sekarang aku akan mencari ketua baru. Aku dan yang lain sudah memutuskan beberapa calonnya.  Somin akan mengumumkannya dan yang disebut namanya silahkan maju.”

Somin pun melaksanakan perintah Hyunjoong. “calon ketua umumnya ada 4 orang yaitu dari semester 5 dan 3. Masing-masing angkatan ada 2 orang.” Somin membuka file yang ada ditangannya. “dari semester 5, Jung Yonghwa dan Cho Kyuhyun. Dan dari semester 3, Nichkhun Horvejkul dan Nam Gyuri!”

ashiya19.wordpress.com

Pemungutan suara di mulai dan akhirnya ketua umum terpilih adalah Jung Yonghwa.

“chukkae!” Hyunjoong menjabat tangan Yonghwa menyerahkan jabatannya. “semoga kau bisa memimpin kelompok ini.’

“ne. kamsahamnida, hyung.” Setelah itu, Yonghwa menjelaskan peraturan-peraturan SuGen pada anggota barunya.

**

“aku bingung harus memanggil kalian eonni atau saeng.” Ucap seorang anggota baru pada Taeyeon dan Sunny. “aku memang junior kalian tapi usiaku diatas usia kalian.” Sambungnya lagi di selingi tawa.

“haha..gwaenchana, Vic. Lebih baik kita berbicara seperti dengan yang seumuran saja.” Jawab Taeyeon.

Yeoja bernama Victoria itu tersenyum, “baiklah.”

Saat mereka bertiga mengobrol, Kyuhyun datang menghampiri Taeyeon bermaksud mengajaknya pulang.

“annyeong, oppa!” sapa Victoria.

“oh, annyeong, Vic.” Jawab Kyuhyun membalas sapaannya.

“kau tidak bingung untuk memanggilnya oppa?” gurau Sunny. Kyuhyun hanya mengerutkan keningnya tidak mengerti.

“hehe…lebih baik aku memanggilnya oppa saja walaupun aku lebih tua satu tahun darinya.” Jawab Victoria. Ia beralih pada Kyuhyun. “tidak apa-apa kan aku memanggilmu oppa?”

“ne. gwaenchana.” Jawab Kyuhyun.

Victoria tersenyum dan sesaat kemudian, pandangannya teralih pada celana jeans Kyuhyun.

“ommo! Oppa, kau lupa menaikan resleting celanamu.” Ucap Victoria.

Tanpa ragu-ragu ia mengulurkan tangannya dan menaikan resleting celana Kyuhyun. Hal itu membuat Kyuhyun, Taeyeon dan juga Sunny membelalakan matanya terkejut dengan apa yang dilakukan Victoria. Terlebih tangan Victoria sedikit menyentuh ‘juniornya’. (kkkkk~)

Kyuhyun berdeham dan segera mengalihkan tatapannya pada Taeyeon. “Taeng, kajja. Sunny, Vic, aku duluan ya.” Ucapnya gugup.

Kyuhyun pun pergi dengan Taeyeon mendahului Sunny dan Victoria. Sunny masih bengong dengan aksi Victoria barusan. Sedangkan Victoria terus memperhatikan Kyuhyun dan Taeyeon yang berjalan semakin menjauh. Sesaat kemudian sebuah senyum samar seperti menyeringai tampak di wajahnya.

To be continue…

Author mo ngucapin makasih ma yang kemarin promosiin blog ini di grup di fb. 😀
kalo ada yang pengen kenal author, bisa lewat fb http://www.facebook.com/KizunaRyuzaki usernamenya Kizuna Ika Hinasaki. kalo ga ada juga ga apa-apa sih. hohoho…
Udah baca RCL yaaaaaaaa~ 😉