[FF] TaengKyu For Loving Me (Chapter 4)

Author : Shindy Ulfha
Cast : Kim Taeyeon (SNSD), Cho Kyuhyun (SuJu), Lee Soo Man, Other SM Member, Song Kibum (SNSD’s Manager)
Genre : Romance, Sad, etc.
Disclaimer : Cerita ini hanya fiksi semata, jadi tolong jangan bash dan lain sebagainya. Ini murni hasil pemikiran + sedikit pengalaman pribadi saya sendiri wekekek~. TaengKyu-
Published By : ashiya19.wordpress.com

-Previous Chapter-

Taeyeon mengeluarkan sebuah amplop dari tasnya, tangannya gemetaran. Ia sedikit gugup saat akan memberikan amplop itu kepada lelaki paruh baya tersebut. Soo Man hanya menatap heran ke arah amplop yang Taeyeon berikan kepadanya.

“Mwoya? Apa ini?” Ucapnya dan kemudian membuka amplop itu.

Sejenak menjadi hening saat Soo Man membaca isi amplop tersebut, ia kaget melihat isinya, bahkan ia membacanya hingga berkali-kali untuk membuktikan bahwa apa yang di pegangnya memang hasil pemeriksaan Taeyeon. Soo Man menatap lekat ke arah Taeyeon, Taeyeon hanya tunduk ia tak mampu menatap seseorang yang sudah berhasil membuat mimpinya menjadi nyata itu.

“Apa maksudnya ini? Apa maksudnya kau memberiku hasil pemeriksaanmu, Taeng-ah?” terdengar dingin dalam suara Soo Man saat bertanya kepada Taeyeon. Hening. Taeyeon tidak menjawab.

“Apa maksudnya ini KIM TAEYEON?!” Soo Man meninggikan suaranya membuat yeoja di depannya menatapnya. Akhirnya tatapan Lee Soo Man dan Taeyeon bertemu, mata Taeyeon berkaca-kaca. Lee Soo Man sendiri rasanya ingin marah tetapi harus marah kepada siapa? Sepenuhnya ini bukan kesalahan Taeyeon, bukan Taeyeon yang menginginkan penyakit itu.

“Appa.. Mianhe.. Jeongmal mianhaeyo..” Hening. Tak ada suara.

“Aku….” lanjut Taeyeon terdengar ragu-ragu. “aku ingin berhenti dari dunia entertainment.”

-TaengKyu For Loving Me Chapter 4-

“MWO?” ia berdiri mendengar pernyataan Taeyeon barusan. Airmata Taeyeon mengalir lagi, rasanya sangat sakit mendapati dirinya harus mengambil keputusan ini.

Lee Soo Man kembali terduduk di tempatnya semula, ia tak kuasa untuk marah ia hanya bisa menatap Taeyeon yang sedang tertunduk terisak di depannya. Mulutnya serasa tak mampu mengeluarkan sepatah kata pun, rasanya tidak semudah itu untuk menerima keputusan Taeyeon yang ingin berhenti dari dunia entertainment, bagaimana tidak Taeyeon merupakan kpop star yang sangat bertalenta dan mampu mendunia.

“Taeyeon-ah.. bisakah kau mengubah keputusanmu itu? Appa tidak akan marah dan tidak akan menyalahkanmu mengenai penyakitmu ini. Tetaplah di duniamu sekarang, bagaimana jadinya SNSD tanpa kau? Bagaimana dengan semua fansmu jika mengetahui kau tidak ingin mendiami dunia entertainment lagi? Bagaimana dengan masa depanmu? Dan appa akan berjanji untuk menyembunyikan penyakitmu dari publik, appa akan menjagamu kita sembuhkan dirimu bersama-sama.” Akhirnya Lee Soo Man angkat bicara, sepertinya ia harus berbicara tanpa emosi. Ia takut membuat beban pikiran Taeyeon bertambah.

“SNSD akan baik-baik saja tanpa aku, mereka sudah dewasa. Aku hanya akan memperburuk keadaan apabila aku tetap berada di sini, appa. Coba appa pikir bagaimana kalau penyakit ini makin parah? Apa itu akan berdampak baik bagi SNSD dan para SONE? Apa itu akan berdampak positif bagi kemajuan management ini?” Taeyeon menyeka airmatanya, ia mencoba untuk lebih tegar lagi menghadapi kenyataan ini.

“Aku sudah memikirkannya matang-matang tentang hal ini. Sebenarnya untuk meninggalkan SNSD dan SM merupakan hal terburuk yang harus aku lakukan, tetapi semuanya untuk kebaikan kalian. Aku tidak ingin menjadi penyebab buruk untuk management ini, appa.” Hening, Soo Man masih berfikir, ia masih berusaha mencari alasan yang tepat agar Taeyeon mengubah keputusannya, tetapi apa yang di katakan Taeyeon ada benarnya juga.

“Lalu bagaimana dengan member lain dan para fans jika mengetahui kau akan berhenti? Apa alasan yang tepat untuk memberi tahu mereka?” Taeyeon tersenyum, menurutnya itu hal yang mudah.

“Appa tinggal bilang saja aku melakukan pelanggaran yang sangat merugikan bagi SM.”

“Tetapi apa itu Taeyeon-ah? Kita tidak punya bukti kuat, dan itu sangat memperburuk keadaan. Nama baikmu akan menjadi rusak jika kita mengarang cerita.”

“Katakan saja appa memberhentikanku karena aku mengidap penyakit mematikan.” Suara Taeyeon melemah, Soo Man sedikit kaget mendengar pernyataan Taeyeon.

“Andwe! Tidak, publik tidak boleh tau mengenai hal ini.”

“Lalu dengan cara apa? Tidak ada cara lain.” Taeyeon semakin melemas

“Satu-satunya jalan adalah kau harus tetap di sini dan appa akan berjanji tidak akan membocorkannya pada siapa pun. Kita akan melewati masa-masa sulitmu bersama-sama.” Taeyeon kembali terdiam. Tidak, semua tidak boleh seperti itu.

“APPA! Jebal! Ini hanya akan memperburuk keadaan. Kemungkinanku untuk sembuh hanya sedikit. Tolonglah appa.” Soo Man terdiam, ia tak tau harus berbuat apa lagi, ia mengacak-acak rambutnya ia pusing. Di lain sisi ia tidak ingin melepaskan Taeyeon tetapi di sisi lain Soo Man juga tidak ingin melihat penyakit Taeyeon semakin parah.

“Arrasso, terserah kau saja. Tapi appa akan tetap menjaga nama baikmu. Jadi kau akan berhenti sekarang? Padahal appa sedang mempersiapkan album jepang untuk kalian.” Dalam pernyataannya, Lee Soo Man masih mengkode(?) dan membujuk Taeyeon.

“Ne appa, mianhaeyo. Aku tidak bisa berlama-lama lagi. Aku takut semua member akan curiga terhadapku jika aku berlama-lama disini. Tapi, apakah aku boleh meminta sebuah permintaan?”

Soo Man menatap dengan tatapan penasaran ke arah Taeyeon, seolah-olah ia bertanya –apa permintaanmu itu-. Dan ternyata Taeyeon mampu menangkap tatapan itu dan segera memberitahukan permintaannya.

“Aku ingin menghabiskan waktu satu atau dua hari saja bersama member SNSD di pulau Jeju, tetapi mereka tidak mengetahui bahwa ini adalah perpisahan kami biarkan mereka menganggap ini hanya liburan. Bisakah?” Soo Man mengangguk-angguk tanda mengerti. Sebenarnya ia belum bisa menerima bahwa Kim Taeyeon akan menghilang dari SM.

“Baiklah appa mengizinkanmu. Apakah kau ingin oppadeul mu juga ikut dalam liburanmu?”

“Mwo?” Taeyeon sedikit heran mengenai tawaran Lee Soo Man barusan.

“Ne, apakah kau ingin SuJu ikut bersama kalian? Appa tahu kau menyukai Cho Kyuhyun.” Lee SooMan tersenyum. Taeyeon membelalakkan matanya “MWO?” suara Taeyeon meninggi.

“Ah.. ani.. aniyo appa, bukan seperti itu.. tapi..”

“Sudahlah, mereka akan ikut bersamamu.” Lee Soo Man memotong perkataan Taeyeon.

“Baiklah, terimakasih appa. bisakah kami pergi besok?” Lee Soo Man mengangguk merespon pertanyaan Taeyeon. Yah, Lee Soo Man harus menerima kemauan Taeyeon, ia tidak bisa memaksakan kehendaknya.

“Gamsahamnida, appa. Baiklah, aku pulang dulu. Annyeong.” Taeyeon lalu berdiri dan menundukkan kepala sebelum akhirnya ia memutuskan untuk pulang.

“Taeyeon-nie..” Panggil Soo Man saat Taeyeon saat menggenggam ganggang pintu itu.

“Ne?” Taeyeon berbalik.

“Jika kau ingin kembali, dengan senang hati appa akan menerimamu.” Taeyeon tersenyum, matanya berkaca-kaca dan akhirnya ia berlalu dari ruangan tersebut.

‘Kim Taeyeon kuatkan hatimu!’ batinnya menguatkan diri sendiri.

-At SuJu’s dorm-

Hari ini untuk menghabiskan waktu luangnya, member SuJu memilih untuk menghabiskan waktu di dorm mereka. Leeteuk yang sibuk dengan laptopnya, Donghae dan Eunhyuk yang asyik menebar(?) selca di twitter, Siwon yang sangat serius membaca ayat Alkitab di handphonenya, Kangin dan Shindong yang menghabiskan waktu dengan bermain catur, Sungmin yang asyik dengan gitarnya, Ryewook dan Yesung yang menjadi fanboy running man dan sedang asyik menonton variety tersebut, serta Kyuhyun yang tidak bisa di ganggu dengan PSP-nya.

Di tengah asyik-asyik nya mengotak-atik laptopnya, Leeteuk menerima telfon dari Lee Soo Man.

“Yoboseo,appa?” semua member masih asyik pada kegiatannya masing-masing.

“Ah ne, appa.” “Ne, kita lagi di dorm. Ada apa? Tumben appa menelfon?”

“Mwo? Ke pulau Jeju?” perkataan Leeteuk barusan mampu mengambil alih seluruh kegiatan member termasuk Kyuhyun yang di ketahui tidak bisa di pisahkan dari PSPnya.

“MWO? Bersama SoNyeoShiDae?” Sontak semua pasang mata membelalakkan matanya mendengar ucapan Leeteuk lagi, mereka menatap satu sama lain dan mengambil kesimpulan bahwa mereka akan ke pulau Jeju bersama SNSD, tetapi untuk apa? Molla.

“Ah ne, arrasso. Gamsahamnida, appa. Annyeong haseyo.” Sapa Leeteuk kemudian menutup telfonnya, seluruh member seperti terhipnotis menghampiri Leeteuk, mereka ingin tahu apa tujuan mereka ke sana.

“Hyung, ada apa?” Yesung membuka pembicaraan.

“Lee Soo Man appa memberi kita liburan selama 2 hari 1 malam bersama SNSD ke pulau Jeju.” Leeteuk tersenyum, ah.. sangat indah.

“MWO?” Ucap mereka serentak tak percaya ucapan Leeteuk.

“Ne, dan kita akan pergi besok pagi.” Lagi-lagi pernyataan Leeteuk membuat seluruh member ber-mwo(?) ria.

“Tidak biasanya kita di izinkan berlibur tanpa alasan khusus apalagi bersama….. SNSD?” Donghae menemukan kejanggalan dalam liburan kali ini, bukannya ia tak menyukai jika liburan apalagi bersama 9 yeoja bertalenta, tetapi menurutnya ini merupakan hal yang langka.

“Aigoo.. Sudahlah hyung, yang penting kita bisa menghabiskan waktu bersama SNSD.. hahaha.” Kyuhyun kegirangan sendiri dan berhasil mendapat jitakan dari Eunhyuk.

“Ya! Kau ini, kami tau kau ingin menghabiskan waktumu melihat Taeyeon. Tidak usah memakai alasan karena member SNSD.”

Kyuhyun mengelus kepalanya bekas jitakan Eunhyuk itu. “Taeyeon kan salah satu dari member SNSD. Jadi aku tidak salah bicara.” Kyuhyun membela diri.

“Sudah-sudah, tidak usah pikir yang aneh-aneh lebih baik kita menikmati liburan kali ini. Yak kau Cho Kyuhyun aku ingin menantangmu!” Tunjuk Shindong kepada Kyuhyun, member yang lain ikut memperhatikan Shindong yang tengah tersenyum evil ke arah Kyuhyun.

“Kau ingin menantangku apa, hyung? Aku pasti akan menerimanya!”

“Hahahaha. Jinjja? Jeongmal kau akan sanggup? Begini, kau tidak boleh membawa PSPmu saat liburan nanti, di tambah kau tidak boleh meminjam PSP siapapun yang membawanya. Bagaimana kau bisa menerimanya?” Member lain bertepuk tangan sembari meneriaki Kyuhyun, yang jelas saja Kyuhyun tidak pernah pergi kemanapun tanpa membawa PSPnya, bahkan ketika akan konser ia menyempatkan diri untuk bermain sebelum tampil. Wajah Kyuhyun sedikit memucat mendengar tantangan dari hyungnya. Tetapi setelah di pikir-pikir mungkin ia bisa tanpa PSPnya berhubung ia akan selalu bersama Taeyeon disana, raut wajah keceriaan kembali menghampiri(?) wajah Kyuhyun.

“Dengan senang hati, hyung.” Sekarang balik para hyungnya yang memucat mendengar respon Kyuhyun. Tak pernah ada seorang pun yang bisa memisahkan Kyuhyun dari PSPnya, tapi saat ini? Haha.

“Sudah kuduga, kau pasti akan menerima tantangan ku karena ada Taeyeon, kan?” Senyum evil masih menghiasi wajah Shindong, Kyuhyun hanya nyengir menanggapi pernyataan itu.

“Aigoo, ternyata seorang gamers bisa juga menghilangkan kebiasaannya karena seorang kid leader.” Ucap Kangin di sambut tawaan dari semua member termasuk Kyuhyun yang pipinya nampak memerah.

-At SNSD’s dorm-

Ke delapan member SNSD telah menanti kehadiran Taeyeon di ruang tamu, tak ada yang melakukan aktivitas khusus, mereka sibuk dengan satu urusan yaitu tadi menunggu Taeyon pulang dan berharap leader itu membawa kabar baik.

Mereka sedikit lega ketika mendapati suara mobil Taeyeon di depan dorm itu, akhirnya Sooyoung dan Jessica memilih untuk menjemput Taeyeon di luar. Taeyeon sedikit kaget saat ia baru saja membuka pintu mobilnya, Sooyoung dan Jessica langsung menariknya keluar mobil lalu menutup mobil itu dan mendorong Taeyeon masuk kedalam rumah. Sooyoung dan Jessica mendudukkan Taeyeon di atas sofa dan yang lainnya memilih untuk duduk melantai. Taeyeon terkekeh sekaligus heran melihat tingkah dongsaeng-dongsaengnya itu, awalnya Taeyeon ingin mengusili mereka dengan berbohong bahwa mereka tidak di izinkan untuk berlibur. Tetapi melihat wajah penasaran mereka membuat Taeyeon tak tega untuk berbohong.

“Sudah ku bilang, kita di izinkan.” Ucap Taeyeon tersenyum, member yang lain ber- yes ria.

“Tapi…” Mereka kembali terdiam menunggu lanjutan kalimat Taeyeon.

“Kita akan pergi bersama oppadeul dari SuJu.” Sama seperti member SuJu ketika mengetahui mereka akan liburan bersama member SNSD, mereka ber-mwo ria tak percaya akan ucapan itu.

“Kyaaa…… Kita akan berlibur bersama oppadeul? Waaaah, daebak! Eonni kau hebaaatttt!!!!!” Puji YoonA lalu bangkit memeluk Taeyeon.

“Jeongmalyo? Aku ingin menghabiskan waktuku bersama Siwon oppaaaa…….” Teriak Tiffany menunjukkan eye smile nya.

Taeyeon menatap ke arah dongsaeng-dongsaengnya yang kelihatannya sangat bahagia, matanya berkaca-kaca tetapi sekali lagi ia mencoba menyembunyikan perasaan sakit itu. ‘Hanya dua hari Kim Taeyeon, kau harus melupakan penyakitmu selama dua hari.! Untuk mereka.’ Batinnya tersenyum.

***

-At Incheon Airport-

Para member SuJu lebih duluan tiba di bandara, dikarenakan Kyuhyun yang begitu bersemangat akan liburan meskipun tanpa PSPnya tetapi bersama Taeyeon. Tak lama kemudian senyum mengembang di wajah Kyuhyun ketika melihat segerombolan yeoja cantik berjalan ke arah mereka, ah lebih tepatnya Kyuhyun memperhatikan yeoja yang memakai kacamata coklat sambil tersenyum ke arahnya, siapa lagi kalau bukan Taeyeon.

Beberapa waktu kemudian mereka telah check-in dan akhirnya pesawat yang akan membawa mereka ke pulau Jeju terbang(?) dengan sukses.

“Hyung, aku ingin duduk bersamanya.” Kyuhyun mengganggu aktivitas Donghae yaitu mencoba melanjutkan tidurnya yang sempat tertunda-_- Tak ada jawaban dari Donghae, inilah mengapa ia sempat protes ketika harus duduk bersama Kyuhyun. Yang benar saja, tidak ada PSP yang menemani Kyuhyun sudah jelas ia akan sangat gelisah memikirkan PSPnya atau juga memikirkan Taeyeon.

“Hyuuuung… Jebal.. Aku ingin sekali duduk bersamanya..” Kyuhyun menggoncang-goncang tubuh Donghae, sebenarnya Donghae sudah merasa terganggu dari tadi, tetapi ia tetap saja mencoba untuk tidak merespon Kyuhyun.

“Hyunggggggg………………………. Jebaaaaaaaaallllllllllllllllllllllllllllllllll…………..” Kesabaran Donghae sudah di ubun-ubun (?)

“Ya! Kyuhyun, berhentilah bersikap seperti anak kecil.” Semua pasang mata sontak memperhatikan tempat Donghae dan Kyuhyun. Untung saja tak ada siapapun di pesawat itu selain member SuJu dan SNSD serta beberapa pramugara dan pramugari yang melayani mereka.

Donghae berdiri dari duduknya, ia tak tahan lagi melihat tingkah Kyuhyun yang mengganggu tidur nyenyaknya. Tetapi di lain sisi, ia juga kasihan terhadap magnae kesepian(?) itu. Akhirnya ia memilih untuk bertukar tempat dengan Taeyeon yang duduk bersama Jessica.

“Taengoo.. bisakah kita bertukar tempat? Aku malas meladeni kid evil._.v itu” Beberapa member yang mendengar kalimat Donghae terkekeh.

“Kenapa harus aku oppa? Bukan kah banyak tempat kosong disini? Atau kau bisa duduk bersama Eunhyuk oppa. Kenapa harus aku?” Donghae tidak tau ingin menjawab apa, tetapi sekilas muncul jawaban di pikirannya ketika melihat Jessica yang sedang asyik dandan(?) di samping Taeyeon.

“Ah.. Aku ingin duduk bersama Jessica. Ayolah Taeng..  Kalau kau tak ingin duduk bersama Kyuhyun, duduklah bersama Eunhyuk. Jebal.” Raut wajah Kyuhyun menampakkan senyum lebar ketika Donghae merekomendasikan Taeyeon duduk bersamanya, tetapi seketika senyumnya memudar saat Eunhyuk termasuk salah satu nominasi(?) teman duduk Taeyeon. Eunhyuk dan beberapa member SuJu yang melihat tingkah Kyuhyun terkekeh.

“Haha. Ne oppa. Duduklah.” Taeyeon bangkit dari duduknya dan Donghae berhasil mendudukkan dirinya di samping Jessica, Donghae menatap ke arah Jessica lalu tersenyum sebelum akhirnya ia kembali berpetualang di dunia mimpinya. Hanya manusia beriman yang bisa melihat raut wajah Jessica yang memerah saat Donghae tersenyum padanya. .___.

“Oppa. Bolehkah aku duduk disini?” Tanya Taeyeon kepada Kyuhyun, Kyuhyun mencoba menjaga gengsinya dengan hanya menatap datar ke arah Taeyeon. Tetapi berbeda dengan isi hatinya yang meloncat kegirangan karena Taeyeon memilih untuk duduk di sampingnya.

“Ne, duduklah.” Kyuhyun cuek-cuek saja awalnya. Member SuJu yang melihat respon magnae itu mengambil kesimpulan bahwa Kyuhyun menjaga gengsinya di depan Taeyeon.

“Aigoo.. Lihatlah evil itu. Bisa-bisanya dia jaim di depan Taeyeon.” Shindong menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Hahaha. Kita lihat saja sejauh mana ia bisa mencueki Taeyeon.” Respon Yesung.

Kembali ke Taeyeon dan Kyuhyun. Kyuhyun masih menjaga gengsinya dengan membaca sebuah komik, hingga Taeyeon merasa bosan dan akhirnya ia berbalik melihat Kyuhyun. Taeyeon sedikit heran melihat  Kyuhyun yang tumbenan tidak bermain game.

“Oppa..” Panggil Taeyeon, lagi-lagi Kyuhyun hanya merespon dengan berdeham. “Apa aku yang baru melihat kebiasaan barumu ini atau memang kau baru saja membaca komik?” Kyuhyun terkekeh mendengar pernyataan Taeyeon apalagi ia melihat raut wajah Taeyeon yang heran melihatnya.

“Aniyo. Aku lupa membawa PSPku, jadinya aku membaca saja.” Taeyeon hanya mengangguk dan kembali ke posisi duduknya semula. ‘mwo? Hanya begitu saja? Apa kau tak berniat bertanya mengapa aku melupakan PSPku? Apakah tidak ada bahan cerita lagi Taeyeon-ah?’ Batin Kyuhyun dan mencoba kembali fokus pada komiknya.

Berapa lama terjadi keheningan di antara mereka, Kyuhyun sesekali melirik ke arah Taeyeon yang sedang asyik mendengarkan musik di mp3nya. Kyuhyun akhirnya menatap wajah Taeyeon saat yeoja itu menutup matanya menikmati lagu-lagu yang di dengarnya.

‘Ah… Yeppota.. Kim Taeyeon kapan aku bisa memilikimu?’ Batin Kyuhyun yang masih memperdalam penglihatannya terhadap Taeyeon. Taeyeon membuka matanya ketika ia merasa ada seseorang yang memperhatikannya, dan ia menangkap basah(?) Kyuhyun sedang memperhatikannya.

“Oppa? Gwenchana?” Taeyeon melihat ke arah Kyuhyun yang seolah-olah tidak tersadar akan Taeyeon yang melihatnya.

“Oppa…..” Taeyeon mengguncang-guncang tubuh Kyuhyun, sekarang malah Taeyeon yang berfikir tidak-tidak melihat tingkah Kyuhyun. Dan akhirnya Kyuhyun tersadar, sekali lagi hanya orang beriman yang bisa melihat wajah merah Kyuhyun. .__.

“Oppa, Gwenchana?” Taeyeon mengulang ucapannya, tetapi ia tidak melepaskan kedua tangannya di lengan Kyuhyun.

“Ah.. ne,, Gwenchana.” Kyuhyun tersenyum, Taeyeon tersadar bahwa tangannya masih melekat(?) di lengan Kyuhyun, akhirnya dengan cepat Taeyeon melepaskan genggamannya.

Kyuhyun menyesal melihat Taeyeon yang melepaskan genggamannya, tetapi beberapa lama terdengar bahwa sebentar lagi pesawat akan mendarat.

-At Pulau Jeju-

“Huaaaaa….. Akhirnya kita sampai juga…” Teriak Shindong sembari melebarkan kedua tangannya menghirup udara segar di tempat itu. Sebuah senyuman mengembang di bibir Taeyeon melihat oppadeul dan dongsaeng-dongsaengnya bahagia. Rasa sakit di dadanya kembali mencengkeram diri Taeyeon, badannya mengeluarkan keringat yang berlebihan lagi. Ia mencoba menahan rasa sakit itu, ia tak ingin seorang pun yang melihat keadaannya, akhirnya ia membiarkan rombongan di depannya berjalan lebih dulu dan ia memilih memperlambat jalannya.

Siang itu mereka menghabiskan waktu untuk berjemur di pantai, cuacanya sangat mendukung. Tidak terlalu panas dan tidak mendung juga. Sejuk. Taeyeon mengambil camera polaroidnya dan mengabadikan setiap waktu yang ia lewati bersama mereka.

“Taeyeon.. kemarilah berfoto bersama kami.” Kangin memanggil Taeyeon yang sedang asyik memotret pemandangan di sekitaran pantai itu. Taeyeon tersenyum dan segera menuju ke arah gerombolan Kangin,Siwon,Kyuhyun dan Donghae.

“Berposelah, aku akan memotret kalian.” Mereka berpose dengan gaya yang lucu, Kangin yang berpose seperti wanita seksi(?), Siwon yang menampilkan senyum simplenya, Donghae yang memakai kacamata hitamnya dan Kyuhyun dengan muka datarnya. CEKLEK.___. *bunyi camera itu.

“Kemarilah Taeyeon, biar aku yang memotret kalian.” Ucap Siwon bangkit berdiri dan mengambil posisi Taeyeon, sedangkan Kyuhyun mengkode(?) dua hyungnya yaitu Kangin dan Donghae untuk memberikan tempat Taeyeon di samping dirinya. Akhirnya Donghae dan Kangin menggeser duduknya dan mengisyaratkan Taeyeon untuk duduk di samping Kyuhyun. Taeyeon hanya terkekeh dan duduk di samping Kyuhyun. Kyuhyun mencoba merapatkan dirinya di dekat Taeyeon dan..

CEKLEK!!

Siwon berhasil mengambil gambar mereka dan sekali lagi Siwon mengambil gambar tetapi hanya memfokuskan cameranya pada Taeyeon dan Kyuhyun.

-Malam harinya-

Mereka memutuskan untuk membuat api unggun di karenakan cuaca yang dingin. Mereka membentuk lingkaran besar dan duduk sambil bernyanyi bersama. Tetapi tidak semua, Taeyeon dan Hyoyeon memilih untuk memanggang ayam barbeque di bantu oleh Ryewook dan Sungmin. Tidak sengaja Kyuhyun melihat kedekatan antara Ryewook dan Taeyeon, ada kecemburuan muncul di hatinya melihat keduanya sangat akrab.

“Ya! Jangan menatap mereka, nanti aura setanmu keluar melihatnya. Kekeke~” Siwon menyenggol lengannya ke Kyuhyun yang masih asyik menatap ke arah Taeyeon dan Ryewook yang sedang menyiapkan peralatan makan di meja berbentuk persegi panjang yang muat untuk 20 orang. Kyuhyun tidak merespon tingkah hyungnya itu hingga akhirnya Hyoyeon dan Sungmin mengisyaratkan untuk makan bersama.

Mereka menikmata ayam barbeque dan omurice buatan Taeyeon, Hyoyeon, Sungmin dan Ryewook. Tak sedikit dari mereka yang memuji hasil masakan koki andalan SNSD dan SuJu itu.

“Waaaahhh… Ayam dan omurice ini benar-benar lezaat…” Puji Tiffany dengan eyesmilenya itu. Semua mengangguk tanda setuju dengan pernyataan Tiffany.

“Bisakah aku menambah?” Semua terkekeh mendengar pertanyaan Sooyoung dan berusaha mengambil sepotong ayam lagi.

“Kau tak berbeda dengan Shindong.. Hanya saja kau kalau makan makin tinggi bukan makin membulat.” Sekali lagi semuanya terkekeh mendengar pernyataan Leeteuk, hanya Shindong dan Sooyoung yang mengerucutkan bibirnya.

“Hahahaha. Kau betul sekali,hyung.. ah ngomong-ngomong, apa ada yang tau mengapa tiba-tiba ada liburan dadakan begini?” Tanya Yesung setelah meneguk segelas air.

“Tanyakan saja pada Taeyeon eonni. Dia yang mengetahui semuanya.” Kini seluruh mata beralih ke arah Taeyeon ketika YoonA mengedarkan pandangannya lebih dulu kepada Taeyeon.

“Ah.. ani.. itu.. karena.. ah molla.. sewaktu aku meminta izin untuk berlibur bersama SNSD tiba-tiba appa merekomendasikan untuk mengajak kalian berlibur.. yah.. begitulah..” Tiffany mendapati ada kebohongan dari tingkah Taeyeon, tetapi ia segera menghilangkan rasa curiganya itu dan kembali melahap omurice yang tersaji di depannya.

Taeyeon tidak menyadari bahwa sedari tadi ada seorang namja yang sangat memperhatikannya. Cho Kyuhyun.

Setelah acara makan-makan selesai, mereka memutuskan untuk kembali menikmati malam itu dengan bercerita bersama di tempat api unggun tadi.

“Ya! Bernyanyilah.. Aku sangat bosan..” Ucap Kangin merasa sangat bosan dengan suasana yang begitu-begitu saja. Suasana menjadi hening, memang betul entah mengapa tiba-tiba suasana menjadi sangat membosankan, hingga akhirnya Kangin memikirkan satu hal dan menemukan ide.

“Ah! Taeyeon-ssi! Bernyanyilah!” semua mata tertuju kearah Taeyeon seakan memohon agar Taeyeon bernyanyi, Taeyeon hanya menatap satu per satu di antara mereka seolah berkata –mengapa harus aku?-

“ Kau ingat sewaktu di Chin-Chin dulu?” Taeyeon menerawang mendengar kalimat Kangin, yah dulu Taeyeon dan Kangin pernah menjadi seorang DJ di salah satu stasiun radio selama hampir 2 tahun. Dan pernah sekali Kangin meminta Taeyeon untuk bernyanyi tanpa memberitahu yeoja itu sebelumnya. Awalnya Taeyeon menolak karena ia tidak yakin bisa bernyanyi secara live tanpa latihan terlebih dahulu, tetapi Kangin terus memohon hingga akhirnya menerima tawaran Kangin.

“Kau masih mengingat lagu itu?” Sambung Kangin membuyarkan Taeyeon dari proses menerawang(?)nya.

“Haish!!! Jinjja! Palli.. Taeyeon-ssi, bernyanyilah satu lagu saja.. Jarang-jarang kami bisa mendengarmu bernyanyi solo.” Timpal Eunhyuk di respon anggukan yang lainnya. Taeyeon berfikir sejenak hingga akhirnya ia memutuskan untuk bernyanyi, kapan lagi aku bisa bernyanyi untuk mereka kalau bukan sekarang? Bukankah aku ingin membuat kenangan yang indah untuk mereka? Pikir Taeyeon.

“Tapi kalian jangan menertawakanku jika suaraku tidak begitu bagus.”

“Sejak kapan seorang Kim Taeyeon kehilangan suara emasnya? Bernyanyilah.” Ucap Siwon.

Taeyeon menghela nafas dan beberapa detik kemudian ia mulai bernyanyi.. Member SuJu dan SNSD lainnya memperhatikan tiap bait yang di nyanyikan Taeyeon, sehingga mereka bisa merasakan bahwa lagu itu merupakan ungkapan hatinya. Tak terkecuali Kyuhyun yang tak berkedip menatap Taeyeon. Taeyeon sendiri memejamkan matanya, yang terlintas di bayangannya saat menyanyikan lagu tersebut adalah wajah Kyuhyun, yah lagu itu untuk Kyuhyun.

Ajikdo neon honja neoni, mureoboneyo nan geujeo useoyo

(You ask me,’are you still alone?’, and i just laughed)

Saranghago itjyo saranghaneun saram isseoyo

(I’m loving someone, i have someone to love)

Geudaeneun naega ansseureoun geongabwa

(You seem to worry about me)

Joheun saramitdamyeo hanbeon mannabora malhajyo

(Telling me there is someone that you would like me to see)

Geudaen moreujyo naegedo meotjin aeini itdaneun geol

(Do you know that i do also have a great lover?)

Neomu sojunghae kkok sumgyeidueitjyo

(Someone that i cherish so much that i had to hide)

Geu saram naman bol su isseoyo

(That someone only i can see him)

Nae nuneman boyeoyo nae ipsure yeongwonhi damadulgeoya

(He is only visible to my eyes, i will keep him locked in my lips forever)

Gakkeumssik chaoreuneun nunmulman algo itjyo

(Only the tears that fill my eyes know)

Geu saram geudaeraneun geol

(That person is you)

Naneun geu saram gatgo sipji anhayo, yoksimnaeji anhayo

(I don’t want to have him, i don’t want to be greedy)

Geunyang saranghago sipeoyo

(I just want to love him)

Geudaen moreujyo naegedo meotjin aeini itdaneun geol

(Do you know that i do also have a great lover?)

Neomu sojunghae kkok sumgyeidueitjyo

(Someone that i cherish so much that i had to hide)

Geu saram naman bol su isseoyo

(That someone only i can see him)

Nae nuneman boyeoyo nae ipsure yeongwonhi damadulgeoya

(He is only visible to my eyes, i will keep him locked in my lips forever)

Gakkeumssik chaoreuneun nunmulman algo itjyo

(Only the tears that fill my eyes know)

Geu saram geudaeraneun geol

(That person is you)

Algetjyo na honja aningeollyo, ansseureowo marayo

(can you see I am not alone, so don’t worry about me so much)

Eonjengan geu saram sogaehalkkeyo

(I’ll introduce him to you someday)

Ireoke chaoreuneun nunmuri malhanayo

(Can you hear my tears filled up in my eyes say?)

Geu saram geudaeraneun geol

(That person is you)

Taeyeon membuka kedua matanya setelah selesai menyanyikan lagu tersebut, dan ternyata respon yang ia dapatkan adalah tepuk tangan yang meriah dan pujian dari oppadeul dan teman-temannya. Taeyeon tersenyum merasa puas, sekilas ia menatap ke arah Kyuhyun, matanya berkaca-kaca menatap namja yang ia maksud dalam lagunya tadi. ‘tidakkah kau menyadari itu tuan Cho Kyuhyun?’ batin Taeyeon.

“Whaaa daebak!!! Suaramu makin bagus saja!” Ucap Shindong yang tak henti-hentinya memuji Taeyeon sedari tadi.

“Ne, itu benar. Ah, ngomong-ngomong tentang Taeyeon apakah kalian ingat saat Kyuhyun dan Taeyeon bermusuhan?” Sungmin mencoba menghidupkan suasana kembali. Lagi-lagi tatapan Taeyeon dan Kyuhyun bertemu. Akhirnya sisa malam itu dilalui dengan pembahasan Kyuhyun dan Taeyeon yang menjadi akrab ketika Kyuhyun mengalami kecelakaan. Bahkan Jessica sempat melucu dengan mengatakan kalau bukan karena kecelakaan itu mungkin Kyuhyun dan Taeyeon akan tetap bermusuhan sampai sekarang. Sebagian dari mereka ada yang membetulkan hal itu, tetapi sebagiannya lagi mengganggu Kyuhyun dengan berkata bahwa Kyuhyun tidak akan bisa tahan berlama-lama musuhan dengan Taeyeon. Sungmin berhasil menghidupkan suasana kembali dengan pernyataannya tadi.

Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 01.00 malam dan akhirnya mereka memutuskan untuk beristirahat dan akan melanjutkan hari terakhir mereka di pulau Jeju untuk menikmati udara pagi nantinya.

Di kamar penginapan Taeyeon,Tiffany dan Seohyun, terlihat Tiffany dan Seohyun sudah larut dalam mimpi indahnya, sedangkan Taeyeon masih saja belum bisa tertidur mengingat bahwa besok malam ia sudah harus kembali ke kota asalnya, Jeonju. Taeyeon memutuskan untuk keluar kamar untuk menghirup udara malam saat itu. Ia menatap ke langit melihat bintang-bintang dan merentangkan kedua tangannya.

Disaat yang hampir bersamaan,di kamar penginapan Kyuhyun,Siwon dan Donghae juga terlihat Siwon dan Donghae yang sedang berpetualang di dunia mimpinya, sedangkan Kyuhyun yang mencoba untuk tidur masih saja gelisah memikirkan keadaan PSPnya di dorm. -__- Bagaimana tidak, biasanya sebelum tidur ia menyempatkan dirinya untuk bermain PSP bahkan sampai ketiduran, tetapi malam ini? Ia harus tidur tanpa PSP yang menemaninya. Merasa bosan karena matanya yang tak juga memiliki tanda-tanda untuk tidur, akhirnya ia bangkit dari tempat tidurnya dan menuju keluar sekedar untuk menghilangkan rasa bosannya.

Kyuhyun memilih untuk berjalan-jalan mengitari kamar-kamar penginapan lainnya, mungkin saja ada dari hyungnya ataupun member SNSD yang belum tidur yang bisa ia ajak mengobrol sejenak. Kyuhyun hampir putus asa di karenakan tak ada seorang pun yang mengalami hal serupa dengan dirinya, saat Kyuhyun hendak kembali ke kamarnya ia melihat seorang yeoja yang langsung dapat di kenalinya sedang berdiri merentangkan kedua tangannya menatap ke langit, sebuah senyuman tercipta di bibir Kyuhyun saat mendapati yeoja tersebut adalah Kim Taeyeon.

Ia berjalan kearah Taeyeon dan sekarang ia berdiri tepat di samping Taeyeon. Taeyeon tidak menyadari kedatangan Kyuhyun di karenakan ia masih asyik memejamkan matanya merasakan hembusan angin, Kyuhyun pun tidak berniat mengganggu aktivitas Taeyeon dan hanya menatap yeoja itu lekat-lekat. Sekali lagi sebuah senyum menghiasi wajah evil magnae itu, ingin rasanya ia memeluk Taeyeon dari belakang tetapi ia takut jika nantinya Taeyeon akan berteriak bahkan membencinya.

“Ehem.” Kyuhyun mencoba menyadarkan Taeyeon dari aktivitasnya dengan berdeham, dan yang betul saja Kyuhyun dapat melihat ekspresi Taeyeon saat yeoja itu menyadari kehadiran Kyuhyun di sampingnya.

“A..a..apa yang oppa lakukan disini?” Kyuhyun terkekeh melihat raut wajah Taeyeon yang begitu lucu.

“Haha. Tidak usah menatapku seperti itu, aku tidak bisa tidur memikirkan PSPku di rumah. Kau sendiri mengapa belum tidur?” Kyuhyun balik bertanya.

“Mwo? Hanya karena PSP kau tidak bisa tidur? Aigo.. oppa berfikir dewasalah sedikit.” Taeyeon menggelengkan kepalanya. “PSPmu tidak akan hilang di dorm kecuali memang ada seseorang yang mengincar PSPmu sudah lama.” Lagi-lagi Kyuhyun terkekeh melihat ekspresi wajah Taeyeon yang menasehatinya seperti seorang ibu yang sedang menasehati anaknya.

“Kau ini. Sudahlah, jangan ribut disini. Nanti teman-temanmu bangun bagaimana? Oh mari ikut aku. Kajja!” Kyuhyun menarik lengan Taeyeon untuk menuju kesuatu tempat dengan alasan supaya Tiffany dan Seohyun tidak terbangun dari tidurnya, tetapi ada alasan lain selain itu, apalagi kalau bukan menghabiskan waktu berdua dengan Taeyeon.

Kyuhyun mengajak Taeyeon ke perbukitan yang tidak jauh dari penginapan mereka. Mereka duduk, tak ada yang bersuara satu pun. Merasa bosan dengan situasi seperti itu, Taeyeon memberanikan diri untuk membuka percakapan.

“Oppa?” Kyuhyun hanya berdeham merespon ucapan Taeyeon, kini Taeyeon menatap Kyuhyun yang masih asyik mengedarkan pandangannya ke depan. “Apa kau menyukai liburan ini?” Taeyeon tak tau harus bertanya apa, hingga akhirnya ia memutuskan untuk bertanya pertanyaan gaje(?) itu.

“Ne. Aku sangat menyukainya.” Kyuhyun tersenyum menatap Taeyeon.

“Tetapi bukankah kau liburan tanpa PSPmu? Bagaimana mungkin kau menyukai liburan kali ini?” Tanya Taeyeon lagi.

Kyuhyun kembali menatap ke depan tetapi tidak menghilangkan senyuman di bibirnya, “Ne. Kau benar aku berlibur tanpa PSPku. Tetapi aku tetap menyukainya karena ada kalian disini.” Sekali lagi Kyuhyun menatap Taeyeon, Taeyeon hanya tersenyum. ‘terutama ada kau,Kim Taeyeon.’ lanjut Kyuhyun dalam hati.

Suasana kembali hening, mereka sibuk dengan pemikiran masing-masing. Taeyeon memutuskan untuk membaringkan dirinya di rumput hijau yang cukup sejuk itu sambil menatap ke langit. Kyuhyun yang melihat hal itu, juga ikut berbaring di samping Taeyeon.

“Taeyeon-ssi.” Kali ini Taeyeon yang membalasnya dengan hanya berdeham.

“Suaramu sangat indah. Apalagi ketika kau membawakan lagu tadi. Ku lihat kau sangat mendalami lagu tersebut.” Puji Kyuhyun.

Taeyeon tersenyum dan menghela nafas sebelum akhirnya ia menjawab pernyataan Kyuhyun, “Gomawo. Lagu itu memang untuk seseorang.” Ucap Taeyeon lirih, membuat Kyuhyun membalikkan badan ke arahnya.

“Ah ne. Hmm, bolehkah aku tau siapa namja itu?” ntah mengapa kalimat itu terlontar begitu saja dari bibir Kyuhyun. Taeyeon tersenyum, tidak. Kyuhyun tidak boleh tau kalau namja yang di maksud adalah dirinya.

“Seseorang yang sudah sangat lama mengisi hatiku dan membuatku menunggu, tetapi aku tidak tahu apa ia menungguku atau tidak.” Mata Taeyeon berkaca-kaca, Kyuhyun dapat melihat itu walaupun cahaya gelap.

“Ah mianhe. Aku tidak akan membahas itu lagi.” Taeyeon menatap Kyuhyun, entah mengapa jika menatap namja di sampingnya itu rasanya ia seperti ingin menangis.

“Gwenchana oppa. oh ya, kau sendiri apa tidak memiliki yeoja yang kau sukai?” Tanya Taeyeon. Meskipun nantinya jika ia tau seseorang yang Kyuhyun sukai akan membuatnya sakit, tapi itu lebih baik.

“Ada…” Hening sejenak, Taeyeon masih menatap Kyuhyun yang terbaring di sampingnya dengan tatapan heran. “Salah satu dari anggota SNSD.” Taeyeon terbelalak mendengar lanjutan ucapan Kyuhyun, tetapi sedetik kemudian ia merubah raut wajahnya.

“Ah.. Jinjja? Oh ya, oppa aku akan kembali duluan.. Rasanya aku sudah mengantuk.” Taeyeon bangkit dari baring(?)nya dan berdiri lalu ingin pergi, sebenarnya ia belum mengantuk tetapi Taeyeon tidak ingin berlama-lama bersama Kyuhyun, ia takut mengetahui yeoja yang disukai Kyuhyun merupakan temannya sendiri.

“Ah, chamkamman Taeyeon-nie..” Kyuhyun ikut bangkit dari baringnya lalu menahan Taeyeon  dan menggenggam tangan Taeyeon, akhirnya…

Tiffany terbangun dari tidurnya, ia merasa ada keganjalan karena tidak melihat Taeyeon di sampingnya. Tiffany hanya melihat Seohyun yang masih tertidur pulas, akhirnya ia memilih mencari Taeyeon di luar, takutnya terjadi apa-apa pada yeoja itu.

Entah apa yang membawa Tiffany menyusuri jalan menuju perbukitan di dekat penginapan mereka, dan di depannya ia melihat pemandangan yang mampu membelalakkan matanya. Seseorang segera menutup mata dan mulut Tiffany dari belakang, orang itu membawa Tiffany menjauh dari perbukitan.

Saat sudah merasa cukup jauh, orang tersebut membuka mata dan mulut Tiffany, awalnya Tiffany ingin memarahi orang yang sudah berani memperlakukannya seperti itu, tetapi setelah ia melihat bahwa orang itu adalah salah satu namja yang di kaguminya, ia menjadi keringat dingin melihat namja di hadapannya itu. Choi Siwon.

“O..op…oppa…” Terdengar kegugupan dalam suara Tiffany, Siwon terkekeh melihat tingkah Tiffany yang seakan baru saja melihat hantu.

“Hahaha, kau jangan menatapku seperti itu, duduklah disini sebentar.” Ajak Siwon dan menuntun Tiffany untuk duduk dan setelah itu Siwon ikut duduk di samping Tiffany. “Apa yang kau lakukan di sana tadi?” Lanjut Siwon.

“Aku tidak melihat Taeyeon di kamar, makanya aku segera mencarinya. Aku takut terjadi apa-apa padanya. Oppa sendiri apa yang oppa lakukan tadi?” Siwon tersenyum, senyum yang mampu membuat hati Tiffany meleleh dalam sekejap(?)

“Awalnya aku ingin mencari Kyuhyun, tetapi saat sedang mencarinya aku melihatmu. Untuk itu aku memutuskan mengikutimu dari belakang. Aku takut nanti tiba-tiba ada seseorang yang mencuri  princess ini.” Blush~ hanya orang beriman(?) yang bisa melihat betapa merah bercampur pink nya wajah Tiffany saat mendapatkan pujian dari Siwon, hingga akhirnya ia tersadar satu hal. (Author Ashiya : berarti Siwon gak beriman donk? Soalnya gak liat Tiffany blushing. Kkkk)

“Oh ya, Oppa.. Kau melihat kejadian itu kan? Apa… mereka berpacaran?” Lagi-lagi Siwon hanya tersenyum mendengar pernyataan Tiffany.

“Aniyo. Aku akan memberitahumu satu hal.. Tapi ku harap kau tidak memberitahu siapapun terutama kepada Taeyeon.” Tiffany mengangguk mengiyakan pernyataan Siwon.

“Kyu..Kyuhyun.. menyukai Taeyeon.” Sekali lagi mata Tiffany terbelalak mendengar pernyataan Siwon,

“MWO??” Teriak Tiffany. Awalnya ia ingin memberitahu Siwon bahwa Taeyeon juga menyukai Kyuhyun, tetapi ia mengurungkan niatnya. Ia sudah berjanji pada Taeyeon bahwa tidak akan memberitahu siapapun tentang perasaan sahabatnya itu terhadap Kyuhyun.

Kembali ke bukit, Kyuhyun bangkit berdiri dan menahan tangan Taeyeon dengan cara menggenggam tangan yeoja itu, ia membalikkan Taeyeon untuk kembali menghadapnya dan refleks Kyuhyun membawa Taeyeon dalam pelukannya. Taeyeon sedikit kaget melihat perlakuan Kyuhyun terhadapnya, ia mencoba untuk melepaskan pelukan itu, tetapi Kyuhyun menahannya.

“Tetaplah seperti ini, sebentar saja.” Ucap Kyuhyun, namja itu memejamkan matanya. Taeyeon tidak merespon ucapan Kyuhyun, dan hanya berdiam dalam pelukan namja itu sebelum akhirnya Taeyeon menggerakkan tangannya untuk membalas pelukan Kyuhyun, mata Taeyeon ikut terpejam sedangkan Kyuhyun mempererat pelukannya. ‘Yeoja itu kau, Kim Taeyeon’ batin Kyuhyun.

***

Setelah puas menghabiskan waktu berlibur di pulau Jeju, pada sore hari seluruh member SuJu dan SNSD memutuskan untuk kembali ke Seoul. Ada sedikit kekecewaan mengapa liburan mereka hanya sebentar saja, tetapi di lain sisi mereka harus berfikir profesionalisme terhadap kerjaan mereka.

Ada kesedihan tersendiri bagi Taeyeon mengingat setelah ia tiba nanti ia harus berangkat ke Jeonju, appa dan eommanya sudah mengetahui hal itu dan apapun keputusan Taeyeon kedua orangtuanya hanya bisa menerima.

Setibanya di bandara Incheon, SuJu dan SNSD pun kembali ke dorm mereka masing-masing dengan mobil yang telah di siapkan. Ada rasa penasaran tersendiri bagi seluruh member SuJu saat di bandara Taeyeon mengucapkan kalimat yang pada umumnya orang tau itu adalah kalimat perpisahan.

Lain dengan SNSD, dalam perjalanan menuju dorm Taeyeon tidak henti-hentinya menasehati dongsaeng-dongsaengnya dan menyuruh mereka untuk memperhatikan kesehatan dan tidak melupakan Tuhan dalam segala perjalanan karier mereka. Awalnya seluruh member merasa ada yang aneh dengan sikap Taeyeon, tetapi sesaat kemudian Taeyeon langsung mengalihkan pembicaraan tentang bagaimana persiapan album Jepang mereka.

Waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 malam saat member SNSD tiba di dorm. Para member memilih untuk langsung beristirahat di karenakan besok pagi mereka harus menjalankan aktivitas seperti biasanya lagi.

Merasa dorm sudah sepi, Taeyeon akhirnya menyempatkan dirinya untuk mengelilingi dorm itu sebelum akhirnya ia harus pergi. Pertama-tama Taeyeon menuju halaman belakang dorm, Taeyeon menatap sekeliling halaman itu, kenangan kembali merasuki pikirannya saat ia dan kedelapan member lainnya memilih untuk menghabiskan waktu libur mereka di tempat itu. Ia mengingat saat mereka membuat perkemahan agar terasa seperti di tengah hutan, terkadang tempat itu juga menjadi pelariannya ketika malas mendengar pertikaian yang terjadi antara member lainnya.

Setelah berdiam beberapa saat di halaman belakang dorm, Taeyeon melangkahkan kakinya menuju dapur, tempat ini menyimpan kenangan tersendiri buatnya. Di dapur inilah ia selalu membuat makanan khusus untuk member lainnya bersama Hyoyeon. Seluruh member selalu memuji masakannya dengan Hyoyeon dan mereka juga sering berkata bahwa hanya SNSD lah yang memiliki koki terhebat di dunia. Mata Taeyeon mulai berkaca-kaca menyusuri setiap sudut dorm itu, kenangan-kenangan indah maupun pahit yang pernah ia lalui bersama kedelapan member lainnya seperti film yang terputar ulang dalam memori otaknya. Sekarang matanya telah memanas, butiran-butiran bening berhasil membahasi pipinya.

Taeyeon menghentikan langkah kakinya di ruang TV, ia terduduk di lantai. Dadanya sesak, ia terisak tangisnya mengeras tetapi ia membungkam mulutnya sendiri agar member lainnya tidak terbangun mendengar isakannya. Rasanya ia tak mampu meninggalkan dorm itu, SNSD merupakan keluarga kedua baginya, dan dorm itu merupakan rumah kedua setelah rumahnya sendiri.

Setelah merasa sedikit tenang, Taeyeon melangkahkan kakinya perlahan keluar dari dorm itu. Airmata tidak henti-hentinya membanjiri pipi Taeyeon, akhirnya Taeyeon resmi keluar dari rumah itu, rumahnya bersama SNSD.

Taeyeon menambah kecepatan laju mobilnya menembus keheningan malam, ia mencoba menghilangkan seluruh rasa sedihnya dengan memutar radio sekeras-kerasnya. Taeyeon membanting stir mobilnya menuju ke arah SM Building, sebelum pergi ia berjanji untuk berpamitan kepada Lee Soo Man.

Lampu depan mobil Taeyeon menyilaukan dua orang yang berdiri di halaman SM Building, Taeyeon dapat melihat kedua pria itu dan langsung mengenali mereka. Taeyeon merasa aneh mengapa Lee Soo Man berdiri dengan seorang namja yang sangat ia kenali. Taeyeon menghentikan mobilnya tepat di depan kedua orang itu, sejenak ia tidak langsung turun tetapi menatap aneh ke arah Lee Soo Man seolah berkata –mengapa ada dia di situ?- Lee Soo Man yang seakan mengerti maksud tatapan Taeyeon hanya tersenyum dan mengisyaratkan yeoja itu untuk turun dari mobilnya.

Taeyeon turun dengan mata yang masih sembab. “Appa, mengapa ia berada disini?” Tanya Taeyeon dan menunjuk namja di samping Lee Soo Man.

“Bagaimana pun aku harus melihatmu sebelum kau meninggalkan kami.” Mata Taeyeon terbelalak, ternyata namja itu mengetahui kalau ia akan pergi.

To be continue…

siapa ya namja itu? onion-emoticons-set-6-22

RCL, please~! ^^ kalo yang ini banyak komen/like/ratenya, yang Only One segera di luncur(?)kan.

onion-emoticons-set-6-72

About Ashiya Xiahtic

what should I write? kekekeke~ seriously, you wanna know about me? kepo ah! lol xD

Posted on March 28, 2013, in KyuTae, Series, SMTOWN and tagged , , . Bookmark the permalink. 42 Comments.

  1. Chingu kok ga ada tlisan.ya?.

  2. mana tulisannya eonni

  3. Bercucuran air mata baca part ini, nyesek bgt rasanya kalo liat taeng begitu T.T
    Namja tadi nugu? Kyuhyun kah?
    Pokoknya Terbaik!!

  4. haseeeek ceritanya tambah seruuu…
    sooman haraboji ternyata lumayan baik walaupun tetep ngebetein…
    aih moment kyutae-nya… tetep bikin nyengir plus haesica ama siffany😀
    ditunggu next chapt ama only one-nya

  5. Siapa tuh???

    trus jadiy taeyeon berhenti?
    trus alasan bwt media & fans knpa dia berhenti jadiny apa?

  6. Daebak daebak eonni shindy😉
    namja itu pasti cho kyuhyun , ehehe

  7. wiihhh.. siapa yg tau masalah taeng slain lee sooman?!!!!!???
    bkin penasaran~~~~ ><
    next please

  8. kyaknya ituh kyuppa deh… #sotoy kumat..
    kasihan tae eonni…. semoga lekas sembuh ya…
    wahh…. FF nya semakin seru..!!!
    next…

  9. nugu??
    wah penasaran author… next part jgn lama2 ne!!!

  10. omo;_;

  11. aduh gemess deh tiap kali mereka nyembunyiin perasaan masing2 ><

  12. Whoaaaaa terikasih utk semua yg sudah baca dan unni kece yg udah publish.. namjanya siapa un?._. Only one d tunggu yah😉

  13. lanjut thor jadi gemes nih –” !!

  14. Puji seol Ienwho

    Eonnii aaahh senneg sbenernya ad moment kyutae ttapi bener2 sedih +nyesek bgt kebayang taeng unni mau pergi seneng deehh author aptudet ff kyutae terus galau sehari gak baca ff kyutae hahahah makasih bwat author ff’nya bagus nexttt ditunggu

  15. Whoaa….
    Moment kyutae nya mesra bgt ><
    tpi kalau ingat2 taeng unnie punya penyakit jdi sedih, apa lagi yg bgian taeng mengelilingi dorm SNSD T.T

    namja itu siapa leeteuk atau kyuhyun?

    Ditunggu chap slanjutnya, dan only one juga ^^

  16. kyaaaaaaaaaaaa…. plis itu kyuhyun jgn leeteuk *gaktau knpa juga mikirnya teukkie
    updateeeeeeeee…
    thor, knpa dalam batin mulu ucapin “yeoja itu kai, kim taeyeon” , “lagu ini untukmu cho kyuhyun”
    eihhhhh -__-”
    updatee
    only one nya juga dong eon🙂

  17. Namjanya Kyuhyun? manager snsd?leeteuk?
    penasaran? tetep dilanjuttt eonn, 😥😥😥

  18. kyaaaaaaaa
    …. penasarannn…
    lanjuttttt

  19. aaaaa~~ jangn pergiii
    plisss snsd tanpa taeyeon serasa sayur tanpa garam #hambarr
    #lho
    siwon cerdas bgt ambil fotonya^^
    sp yg dtg?? kyuhyun??
    ditunggu next partnya:D

  20. Daebak next
    siapa namja tU.ya?

  21. kyyyaaaa…
    harusnya kyuppa hrus lebih peka…
    buat eonnie shindy acungin 1000 jmpol…

  22. Tinggalin jejek dulu *eh . Jejak kamsudnya😀 .. OM to the G . OMG ,, bguus banget .. Buat eonn ashiya , ffku bentar lagi kelas kok (y) . Semoga suka sama ffku *curcol😀 .. Buat author shindy , next ditunggu ya😀 .. Pada penasaran readernya🙂 .. Hwainting (y) ^o^

  23. sedih kalo taeyeon benaran ninggalin snsd,,namja itu siapa yah??kyuhyun bkn??

  24. seru… seruuu abiiizzz
    next nya cepetin yah😦
    please…..

  25. Kyu blum nyadar juga y klw tae suka sama kyu jdi sedih cinta taeyeon gk dibalas ditambah tae mau keluar dari sm #hiks hiks
    Ngapai sops soo man sma namja misterius(?) itu kedorm snsd Dan siapakah dia yg misterius itu ?
    Jgn jgn cho kyuhyun # hhah sotoy
    Cpet update ff nih eonni

  26. Tareetaree Lezthare

    Tidak…. Plis tae jangan cabut dri soshi. Pliss
    aaa nangis dah aaa.

  27. Daebakk, semoga taeng oenni gk jdi keluar
    Next Part ditunggu

  28. wah udah lama ga buka blognya eonnie trnyata udah banyak ff yang belum aku baca
    keren kenapa taeyeon eonnie selalu penyakit mematikan

  29. Kyu oppa tau penyakit tae eonni???

    Cepet lanjut ya thor, penasaran😉

  30. sedih thor..
    kshan taeyeob unnie

  31. Baca lanjutannya dulu ya ashiya-ssi lagi gemes nih ama ceritanya –” !!!

  32. waww keren unnie^^ i like cepat next chap ne!

  33. Gumana soshi tanpa tae? Scra dy main vocal. Ak prnh lihat perform mrk thn 2008 kykny. Jaman2 kissing U. Wktu itu g ad tae n yoona. Krn yoona bkn lead vocsl, g trlalu berasa. Tp bagian tae dikasi ke sica n seo. Secara suara mrk meski bagus, tapi bgmnapun kan berbeda dr taeng eonni. Kerasa janggal aja.. Smp ad bbrp part yg suara tae gak di hapus krn g bs digantiin.. Ga kebayang deh soshi tanpa tae. Ani; ga kebayang klw soshi g ber-9. Secara mrk kan 9 angels. Juka jmlh mrk g 9 -siapapun itu yg tdk ad- mrk bkn soshi lagi namany..yakan?

  34. annnddwweeee😦
    ya ampun taeng unnie benar2 kluar😦 gimana nanti sama soshi😦
    member blum ada yg tau dia kluar gimana nanti reaksi mreka😦
    dan sapa namja itu….

  35. sedih banget kalo memang taeyeon unnie bakal ninggalin snsd:’)
    Namja itu siapa?kyuppa kah?

  36. Daebaaaaaaak

  37. ANDWEEEEEEE!!!!!
    TAENG ONNIE JNGAN KELUARRRR
    GK RIDO, GK IKHLASSS
    HUWAAAAAA SAMPE NANGIS THOR BACANYA…
    Tpi ff’ny ttp keren

Leave Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: