[FF] Stand By You….Forever [2/3]

ashiya19.wordpress.com

Main Cast :

  • Kim Taeyeon (Girls’ Generation)
  • Park Hyomin (T-Ara)
  • Jung Yunho (TVXQ)
  • Lee Jongsuk
  • Bang Yongguk (B.A.P)
  • Kim Hyorin (Sistar)
  • Kim Hyuna (4Minute)
  • Liu Amber (f(x))

Support Cast :

  • Kang Hodong
  • Kim Junsu (JYJ)
  • Choi Siwon (Super Junior)
  • Cho Kyuhyun (Super Junior)
  • Lee Gikwang (B2ST)
  • Kim Jongin (EXO)
  • Ryu Hyoyoung (5dolls)
  • Shim Changmin (TVXQ)

Genre : Horror, thriller, mystery

Rating : M, NC-17

Disclaimer : This fiction is mine.

Copyright : © ashiya19.wordpress.com 2013. All Rights Reserved.

—Previous Chapter—

Sudah 5 menit petugas itu meninggalkan Taeyeon dan Taeyeon tampak sibuk dari satu lemari ke lemari lain mencari buku yang di butuhkannya. Hingga 10 menit kemudian Taeyeon merasakan sesuatu yang aneh. Ia merasa ada yang mengawasi dan memperhatikan gerak-geriknya.

SRRRTTT

“nugu?!” seru Taeyeon melihat sekelebat hitam di jendela perpustakaan itu.

KRRRTTTT

Taeyeon menoleh kearah suara dan melihat pintu yang tiba-tiba terbuka namun tidak ada siapapun disana. Perlahan Taeyeon berjalan menuju pintu dengan perasaan was-was. Ia teringat kembali cerita tentang seorang murid perempuan yang mati bunuh diri di perpustakaan itu. Perpustakaan yang sepi, gelap, dan hembusan angin yang masuk dari luar, cukup membuat Taeyeon merinding.

SRRRTTT

Bayangan hitam sekelebat melintas di belakang Taeyeon dan tentu ia dapat merasakannya. Ia berbalik namun tidak menemukan apapun. Taeyeon kembali berbalik menuju arah pintu, namun begitu ia berbalik, ia di kejutkan dengan sosok yang berada dihadapannya.

—Stand By You….Forever Chapter 2—

0ff8ba2e9d2fbae8fc3bfa61be558127

“Kang Hodong-ssi??” kejut Taeyeon melihat penjaga sekolah itu. “kau mengagetkanku saja!”

“hehe… Nyonya Han memberitahuku kalau masih ada siswa disini, kupikir kau sudah pulang.”

“ne. Aku sedang mencari beberapa buku.”

“geurae? Kalau begitu aku pergi berkeliling dulu. Kalau kau tidak keberatan, setelah selesai mencari buku tolong kunci perpustakaan ini.” Taeyeon mengangguk dan pria bertubuh tambun tersebut pergi dari perpustakaan itu.

Taeyeon kembali mencari buku dan setelah menemukannya ia segera membereskan buku-bukunya. Saat berkemas, tidak sengaja ia menjatuhkan sebuah buku.

“oh, ini..buku catatan milik Jongsuk yang kemarin ku pinjam.” Pikir Taeyeon membuka buku itu. “ia selalu mendapat nilai sempurna.” Gumam Taeyeon.

Jongsuk adalah siswa paling ahli di bidang sains dan teknologi di sekolah itu. Ia sering kali bereksperimen dan selalu membuat para guru terkagum-kagum. Terakhir kali ia menunjukan kemampuannya dengan membuat semacam ramuan ajaib(?). Siapapun yang meminum ramuan itu, ia akan menuruti perintahnya. Ia mempraktekannya dengan Yongguk sebagai kelinci percobaan dan hasilnya para guru serta siswa lain begitu terkejut dengan penemuannya itu. Jongsuk berkata bahwa efek formula itu hanya bekerja tidak lebih dari 15 menit. Jongsuk selalu berbagi ‘resep’ penemuan-penemuannya namun tidak untuk formula ini. Menurutnya ia khawatir formula tersebut akan di salah gunakan. Berkat penemuan itu, Jongsuk akhirnya berhasil menjadi pemenang kejuaraan ilmiah.

Taeyeon membereskan tasnya dan berjalan keluar dari perpustakaan itu dan juga mengunci pintunya. “sepi sekali.” Gumam Taeyeon melihat sekeliling koridor sekolah itu. Hawa dingin segera menerpa tubuhnya ketika ia mulai meninggalkan perpustakaan itu. Taeyeon mulai melangkahkan kakinya berjalan di koridor sekolah itu. Namun tidak lama kemudian, tiba-tiba seseorang membekapnya dan Taeyeon dapat melihat dengan jelas orang yang membekapnya itu. “mmpp..ynngkk.” Taeyeon berusaha berontak namun orang itu memegangnya dengan kuat.

“menurut saja kalau kau mau selamat!”

Taeyeon dibekap dan diseret menuju sebuah kelas diujung lorong yang sangat sepi dan dengan penerangan yang minim. Orang itu melepas bekapannya dan mendorong Taeyeon masuk ke kelas itu.

Di dalam kelas tersebut, sudah berdiri orang-orang yang sangat dikenalnya. “Hyuna? Hyorin? Amber?” Taeyeon mengucapkan nama orang-orang itu. “Yongguk-ssi, kenapa kau membawaku kesini? Dan kalian…kenapa kalian ada disini?”

“kami sengaja menunggumu, Kim Taeyeon.” Ucap Hyorin. “kami ingin memberimu sedikit pelajaran supaya kau tidak dekat-dekat lagi dengan Yunho.”

“sepertinya kau tidak mempedulikan ancamanku sebelumnya jadi…mari kita selesaikan semuanya malam ini.” Hyuna menyeringai.

“m-mau apa kalian??” gugup Taeyeon berjalan mundur namun Yongguk berada di belakangnya dan kembali mendorongnya hingga ia jatuh terduduk di lantai, membuat Hyuna dan Hyorin tertawa.

“rasakan ini, Taeyeon!” Hyuna mengangkat kakinya dan menginjak jari-jari tangan Taeyeon hingga membuatnya menjerit kesakitan. Jeritan kesakitan Taeyeon itu membuat mereka tertawa puas kecuali Amber yang berdiri di ambang pintu dan tidak berbuat apa-apa. Disatu sisi, ia kasihan dengan Taeyeon namun disisi lain ia takut mereka akan menyebarkan aibnya jika ia tidak menuruti mereka.

“ireona!!” bentak Hyorin menjambak rambut Taeyeon dengan kasar tidak mempedulikan erangan kesakitan Taeyeon. “aku tidak mengerti dengan jalan pikiran Yunho. Bisa-bisanya ia menyukai orang sepertimu.”ejek Hyorin. “Yongguk-ah, apa kau tertarik dengan yeoja yang seperti ini?”

“entahlah. Hanya saja aku penasaran dengan tubuhnya. Aku belum pernah mencicipi tubuh yang seperti itu. Tapi menurut teman-temanku, yeoja seperti ini justru lebih menantang. Haaah aku penasaran apakah ia lebih nikmat darimu, Hyuna-ya.”

“tutup mulutmu!” bentak Hyuna.

“hey, kalau kau mau kenapa tidak kau lakukan saja?” ucap Hyorin menyeringai menatap Taeyeon yang ketakutan.

“ANDWAE!!” pekik Taeyeon.

“haha…sepertinya Yongguk sangat menginginkanmu, Kim Taeyeon!” Hyorin mendorong Taeyeon pada Yongguk dan dengan segera Yongguk memeganginya.

“ANDWAE!! HAJIMA!!” jerit Taeyeon.

“kau ini berisik sekali!” Yongguk memojokan Taeyeon ke dinding dan berusaha menciuminya sedangkan Taeyeon berusaha keras menghindarinya. Pemandangan itu membuat Hyuna dan Hyorin tertawa puas hingga akhirnya tiba-tiba terdengar suara tamparan keras. Taeyeon menampar Yongguk hingga membuat namja itu geram. Yongguk membenturkan belakang kepala Taeyeon ke dinding, membuatnya meringis kesakitan.

“Yongguk!” kejut Amber melihat perlakuan Yongguk.

“sudahlah kau diam saja.” ucap Hyorin pada Amber.

“kau semakin membuatku menginginkanmu! Hahaha..” tawa Yongguk kembali berusaha menjamah tubuh Taeyeon. Taeyeon berusaha keras melawan hingga akhirnya ia berhasil menendang Yongguk tepat di bagian tersensitifnya hingga membuatnya mengerang jatuh ke lantai.

“sial kau, Taeyeon!! Sh*t!!” maki Yongguk.

Taeyeon tidak melewatkan kesempatan itu, ia menyingkir dari Yongguk dan berlari ke arah pintu keluar namun Hyuna dan Hyorin tidak tinggal diam. Mereka menangkap Taeyeon dan menamparnya berkali-kali.

“berani sekali kau, hah??” Hyuna menamparnya dengan keras.

Hyuna dan Hyorin terus menyakiti Taeyeon tanpa ampun sedangkan Amber membuang muka tidak ingin melihat perlakuan kedua temannya itu. Saat Hyuna melayangkan tangannya hendak menampar Taeyeon lagi, tiba-tiba terdengar suara ponsel dari tas Taeyeon yang tergeletak di lantai. Hyorin membuka tas itu dan mengeluarkan ponselnya,

Yunho-oppa calling…

“Yunho???” kejut Hyorin melihat nama Yunho dilayar ponsel Taeyeon. “Hyuna-ya, eottoke?”

“matikan saja ponselnya!” sahut Hyuna. Hyorin mematikan ponsel itu dengan mencabut baterainya dan memasukkannya kembali ke dalam tas.

“minggir!” ucap Yongguk berusaha berdiri dan menahan sakit, menyingkirkan Hyuna yang memegangi Taeyeon. “beraninya kau menendang juniorku, hah??” bentak Yongguk. Ia mencengkram Taeyeon, mencekiknya dan membantingnya hingga membuat kepalanya terbentur meja kayu dengan keras dan Taeyeon jatuh tertelungkup. Tidak bergerak!

“hanya segitu saja dia sudah pingsan?” ejek Yongguk menertawakan.

“ya! Bangun, bodoh!” Hyuna menendang pinggang Taeyeon. Namun tetap tidak bergerak.

“ppalli! Ireona! Urusan kita belum selesai.” Hyorin mengguncang tubuh Taeyeon dengan kakinya.

“bangun, pemalas!” lagi-lagi Hyuna menendang tubuh Taeyeon namun Taeyeon tidak juga bergerak.

“ya! Sampai kapan kau…”

“sudah cukup!!” pekik Amber tiba-tiba memotong ucapan Yongguk. Ia berjalan cepat menghampiri tubuh Taeyeon, “ya! Taeyeon-ah! Ireona!” Amber mengguncang tubuhnya namun tidak ada respon dari Taeyeon. Amber membangunkan Taeyeon dan membalikkan tubuhnya. “ya Tuhan!!”kejut Amber melihat wajah Taeyeon. Ia melihat darah segar mengucur di dahinya. Dengan panik ia berusaha menyadarkan Taeyeon. Ia memegang pergelangan Taeyeon, mengecek detak jantungnya serta pernapasannya dan seketika wajahnya memucat. “dia…dia mati.” Gumam Amber membelalakan matanya.

“mworago??”

“Taeyeon…dia mati!” sahut Amber. “ia tidak bernapas…dan jantungnya tidak berdetak.”

Yongguk tidak mempercayai ucapan Amber dan memeriksa sendiri pergelangan tangan Taeyeon dan seketika ia pun berubah panik. “dia benar.” Sahut Yongguk tidak percaya. “dia mati…kita membunuhnya.”

Hyorin dan Hyuna membelalakan matanya mendengar ucapan Yongguk. Beberapa saat mereka terdiam hingga akhirnya Hyuna angkat bicara, “Amber, Yongguk, bawa Taeyeon ke atap.”

“mwo??”

“bawa dia ke atap. Kita lempar dia dari sana supaya orang-orang menyangka ia mati bunuh diri.” Sahut Hyuna.

“tapi..” Amber tampak enggan.

“ppalli!!” gertak Hyuna. “Hyorin, ambil baju di tasku dan bersihkan darah yang ada dilantai!”

***

Sementara itu di rumah Yunho..

“kenapa ponselnya mati?” heran Yunho. “apa ia lupa menghubungiku?”

“Yunho-ya.” Panggil nyonya Jung menghampiri Yunho. “kau belum tidur?”

“belum. Aku sedang menunggu telepon dari Taeyeon. Ia bilang akan berada di sekolah sampai malam dan akan menghubungiku jika ia sudah pulang. Tapi sampai sekarang ia belum menghubungiku.”

“kenapa tidak kau saja yang menghubunginya?”

“sudah. Tapi ponselnya tidak aktif.” Sahut Yunho. “aku khawatir terjadi sesuatu dengannya.”

Nyonya Jung tersenyum melihat anaknya tampak sangat mengkhawatirkan yeoja itu, “berdo’a saja semoga ia tidak apa-apa. Mungkin ia sudah pulang dan lupa tidak menghubungimu. Lagipula ini sudah larut, mungkin saja ia sudah tidur.”

“ne. kuharap ia sudah pulang.”

“kalau begitu kau juga lebih baik tidur sekarang, bukankah besok kau sudah harus berangkat ke Gyeonggi?” Yunho mengangguk dan nyonya Jung meninggalkan kamar Yunho.

Yunho mengambil ponselnya dan menatap layarnya yang dipasangi wallpaper Taeyeon dengan dirinya. “selamat tidur, Taeyeon. Saranghae.”

Di atap sekolah..

“aku tidak mau melakukannya!” pekik Amber.

“ya! Cepat lakukan sebelum ketahuan penjaga Kang!” gertak Hyuna. Dan dengan enggan akhirnya Amber menurutinya. Ia memegangi tubuh bagian bawahnya dan Yongguk bagian atasnya.

“hitungan ketiga, kita lempar.” Ucap Yongguk memberi aba-aba. “hana…dul…set!” Yongguk dan Amber melempar tubuh Taeyeon dari atap sekolah setinggi 4 lantai.

“kita membunuhnya…” ucap Amber gemetaran. “kita…..kita pembunuh…”

***

Keesokan harinya…

“AAAAAAAAAAAAAARGHHHHHHHHHH!!!!” teriak seorang yeoja saat ia berjalan di halaman belakang sekolah. Teriakan kencang itu membuat puluhan siswa berhamburan menuju asal teriakan.

“Hyoyoung-ah, waegeu….” Tanya seorang namja pada yeoja yang berteriak tadi namun pertanyaannya terhenti begitu ia mendapati seseorang terbujur kaku di hadapannya dengan luka yang serius. separuh wajahnya rusak akibat terhantam dari gedung setinggi 4 laintai itu. “Taeyeon?” kejut namja itu. Siswa lainnya sama terkejutnya dengannya.

“Junsu-ya, bukankah itu yeojachingu Yunho?” tanya siswa lain. Junsu tidak menjawab dan terus menatap tidak percaya.

“ada apa ribut-ribut?” suara yang sangat dikenal Junsu menyadarkannya dan berbalik menghampirinya. Jung Yunho.

“ah, tidak. Bukan apa-apa.” Junsu tampak berusaha menyembunyikan kejadian itu dari Yunho.

“jinjja? Tapi…kenapa begitu banyak orang disini dan…kenapa orang-orang menatapku dengan pandangan aneh seperti itu?” heran Yunho.

“a-aniya. sudahlah, jangan hiraukan mereka.” Jawab Junsu dengan gugup. “oh ya, kenapa kau ada disini? Bukankah kau harus berangkat ke Gyeonggi?”

“pemberangkatanku nanti sore. Lagipula aku ingin bertemu dengan…” ucapan Yunho terhenti saat ia mendengar suara sirine ambulance dan melihat beberapa petugas medis berjalan kearah kerumunan itu.  “ya! Ada apa sebenarnya?“

“aniya. Kaja kita ke…”

“Taeyeon???” kejut Yunho tiba-tiba. Dari celah kerumunan orang ia dapat melihat dengan jelas wajah Taeyeon meskipun sebagian wajahnya tertutupi darah yang mengering. Ia segera berlari menerobos kerumunan itu.

“ya! Jung Yunho!” teriak Junsu.

“TAEYEON-AH???” pekik Yunho meraih Taeyeon dan memeluknya. Matanya memerah dan airmatanya mengalir begitu saja.

“tuan, maaf kami harus membawanya ke rumah sakit untuk…”

“JANGAN SENTUH DIA!!!” bentak Yunho saat petugas medis hendak membawa Taeyeon.

“Yunho-ya…” Junsu menghampiri Yunho. “biarkan mereka membawa Taeyeon supaya mereka bisa memeriksa penyebab kematian….”

PLAK!!

Tiba-tiba Yunho menampar Junsu dan menatapnya tajam, “siapa bilang Taeyeon mati, hah?? Dia hanya terluka dan pingsan! Taeyeon-ah, ireona! Beritahu mereka kalau kau hanya pingsan! Taeyeon-ah!” Yunho mengguncang-guncang tubuh Taeyeon. “Taeyeon…” setelah itu Yunho pun kehilangan kesadarannya.

***

“chingudeul, seperti yang kita ketahui, kemarin kita kehilangan salah satu teman terbaik kita. Karena itu, mari kita bersama-sama mendo’akannya semoga ia di terima di sisi Tuhan.” Ketua kelas itu, Siwon, memimpin do’a untuk Taeyeon. “amien.” Siwon menutup do’a dan berjalan menghampiri Jongsuk. “Jongsuk-ah, kepolisian menemukan buku ini di tas Taeyeon. Apa ini milikmu?”

Jongsuk menerima buku itu dan melihat namanya tertulis di buku itu. “ne. Ini milikku.” Sahut Jongsuk datar.

“wali kelas memberitahuku bahwa nanti siang akan ada petugas dari kepolisian yang ingin meminta keterangan darimu karena selama ini kau cukup dekat dengan Taeyeon.”

“apa mereka mencurigai aku yang membunuhnya?” tanya Jongsuk tanpa ekspresi.

“ah, tidak. Bukan begitu.” Sahut Siwon. “mereka hanya ingin tahu seperti apa Taeyeon di sekolah menurut orang-orang yang dekat dengannya.”

“kenapa tidak Yunho saja?”

“aisssh.. kenapa kau menanyaiku terus? Aku tidak tahu, aku hanya memberitahumu saja.” sahut Siwon jengkel dan kemudian pergi ke tempat duduknya.

Jongsuk membuka buku itu dan menemukan sebuah tulisan di halaman belakang. Tulisan tangan Taeyeon.

Jongsukie, chukkae~!^^

Sebuah ucapan selamat dari Taeyeon saat ia berhasil memenangkan kompetisi sains. Jongsuk menyentuh tulisan itu dan kembali teringat saat Taeyeon memberikan buku itu.

Flashback

Saat itu Taeyeon mendatangi rumah Jongsuk dengan membawa buku tersebut.

“Jongsukie, chukkae! Akhirnya kau menang!”

“Jongsukie?” heran Jongsuk mendengar nama itu.

“wae? Kau tidak suka aku memanggilmu seperti itu?” tanya Taeyeon. Jongsuk tidak menyahut dan beranjak meninggalkan Taeyeon menuju halaman belakang rumahnya. Taeyeon mengerutkan keningnya bingung dengan reaksi Jongsuk. Akhirnya ia mengikuti Jongsuk dan duduk di sebelahnya di sebuah patio yang menghadap kolam renang. “apa kau tidak suka aku memanggilmu Jongsukie?” tanya Taeyeon lagi.

Jongsuk menghela napasnya sebelum akhirnya menyahut, “kau satu-satunya orang yang memanggilku seperti itu selain mendiang ibuku.”

“oh, geurae?” kejut Taeyeon. “mianhae, aku tidak tahu kalau itu mengingatkanmu pada ibumu.”. “kalau kau tidak suka, aku tidak akan memanggilmu seperti itu lagi.”

Jongsuk terdiam tidak menanggapi ucapan Taeyeon hingga akhirnya Taeyeon mengganti topik pembicaraan mereka.

Flashback end

Jongsuk menutup kembali buku itu dan memasukannya kedalam tas. Saat ia mengangkat kepalanya, ia mendapati Amber tengah memperhatikannya dan dengan cepat Amber segera mengalihkan pandangannya. Jongsuk mengerutkan keningnya dan mengerdikan bahu. Sedetik kemudian pandangan Jongsuk teralih ke kursi kosong di sebelahnya, tempat duduk Taeyeon.

***

Siang harinya Jongsuk diminta untuk datang ke ruang konseling dan menemui 2 orang polisi yang sudah menunggunya disana.

“selamat siang. Kami dari kepolisian.” Ucap salah satu polisi itu. “namaku Cho Kyuhyun dan ini rekanku, Lee Gikwang.”

gyeongchal

“langsung saja, kami dengar bahwa kau cukup dekat dengan Taeyeon dan kami ingin tahu bagaimana Taeyeon sepengetahuanmu.” Ucap polisi bernama Gikwang.

“ia anak yang baik dan pendiam.” Sahut Jongsuk tanpa ekspresi.

“Lalu….” Kedua polisi itu terus mengorek keterangan dari Jongsuk dan Jongsuk menanggapi semua pertanyaan mereka dengan ekspresi yang sama. Datar!

“sebelumnya kami telah mendengar bahwa ada beberapa siswa yang tidak menyukai Taeyeon. Hyuna dan Hyorin. Kami sudah meminta keterangan dari mereka sebelumnya dan setelah mendengar keterangan darimu kami simpulkan bahwa Taeyeon memang mati bunuh diri.” Ucap Kyuhyun tanpa memandang Jongsuk.

“hyung..” bisik Gikwang namun Kyuhyun segera menimpali.

“terima kasih untuk waktumu. Kau boleh kembali ke kelas.” Ucap Kyuhyun tersenyum.

Jongsuk berdiri dari tempat  duduknya dan berkata, “semoga kalian bekerja dengan baik, gyeongchal-nim.” Ucap Jongsuk sebelum akhirnya keluar dari ruangan itu dengan tangan mengepal di balik saku celananya.

***

Berita kematian Taeyeon menyebar dengan cepat di sekolah itu. Sebagian dari mereka berpendapat bahwa Taeyeon bunuh diri dengan lompat dari atap seperti yang dikatakan oleh kepolisian, tapi ada juga yang berpendapat bahwa peristiwa itu adalah kecelakaan karena Taeyeon tidak berhati-hati dan sebagian lagi tidak yakin bahwa Taeyeon mati bunuh diri.

“lalu bagaimana dengan Yunho?” sekumpulan yeoja terlihat serius membicarakan peristiwa itu.

“ia pasti sangat tertekan. Kita semua tahu kalau ia begitu menyayangi Taeyeon.”

“ini hari kelima Taeyeon meninggalkan kita dan sejak peristiwa itu aku tidak pernah melihat Yunho. Apa kalian tahu ia pergi kemana?” mereka meresponnya dengan menggelengkan kepala

Saat mereka berbincang-bincang, tiba-tiba seorang namja berlari menghampiri mereka dengan napas tersengal-sengal. “ya! Kim Jongin! Kenapa kau ini? Seperti di kejar hantu saja!”

“aku baru saja mendapat berita tentang Yunho!” sahut Jongin sembari mengatur napasnya. “setelah ia menemukan Taeyeon meninggal, apa kalian pernah bertemu dengannya?” tanya Jongin. Para Yeoja itu menggelengkan kepalanya. “aku tahu berita ini dari Suho. Ia bertetangga dengan Yunho dan ia bilang semalam Yunho di bawa ke rumah sakit jiwa.”

“MWO????”

“ne. Di rumahnya ia selalu berteriak-teriak memanggil Taeyeon bahkan sehari setelah kejadian itu, ia berusaha mengakhiri hidupnya dengan menenggelamkan dirinya sendiri di bathtub tapi beruntung orangtuanya berhasil menggagalkannya.”

“ya Tuhan…”

Tidak jauh dari situ, Amber mendengar pembicaraan mereka dan segera pergi menemui Hyuna, Hyorin, dan Yongguk. Setelah mendengar apa yang Amber dengar, mereka bertiga sama terkejutnya dengan yeoja-yeoja itu.

“kenapa jadi begini??” gelisah Hyuna.

***

Satu bulan kemudian…

Pagi itu Jongsuk terbangun karena mendengar suara bising di luar rumahnya. Ia beranjak dan mengintipnya dari jendela kamarnya. Di sana, tepat di depan rumah Taeyeon terlihat beberapa orang hilir mudik membawa barang-barang. Jongsuk keluar dari rumahnya dan mendekati orang-orang yang hilir mudik itu.

“jogiyo.” Seorang yeoja menghampirinya. “apa kau yang tinggal di rumah sebelah?” Jongsuk menganggukan kepalanya. “ah, kalau begitu kau Lee Jongsuk? Benar?”

Jongsuk mengernyitkan dahinya, “darimana kau tahu namaku?”

Yeoja itu tersenyum dan mengulurkan tangannya, “kenalkan, aku Hyomin. Aku kakak kembar Taeyeon. Dulu Taeyeon sering bercerita tentangmu. ”

Jongsuk menatap tangan Hyomin yang bermaksud berjabat tangan namun Jongsuk tidak menggubrisnya dan kembali berjalan masuk ke dalam rumahnya.

“eh? Dingin sekali namja itu.” gumam Hyomin.

***

“kamsahamnida!” ucap Hyomin pada orang-orang yang membantu kepindahannya ke rumah Taeyeon. Ia berjalan masuk dan memperhatikan sekeliling rumah itu, kemudian berjalan ke kamar yang semula di tempati Taeyeon dan menemukan sebuah foto. Fotonya dengan Taeyeon saat mereka berlibur bersama.

“Taeyeon-ah…” lirih Hyomin memandang foto adik kembarnya itu. “aku masih belum percaya bahwa kau sudah meninggal. Aku yakin kau tidak mungkin nekat bunuh diri hanya karena orang-orang mengucilkanmu. Kau bukan tipe orang seperti itu. Semoga kau tenang disana.” Setetes airmata jatuh tepat mengenai foto tersebut.

***

“hari ini kalian akan mendapat teman baru.” Ucap seorang guru di kelas Jongsuk. “jika kalian tahu siapa orang ini, aku yakin kalian akan terkejut.” Guru itu pun memanggil siswa baru tersebut masuk kelas.

hyomin_012

“waaah~ yeppeo!!” seru para siswa laki-laki.

“namanya Hyomin.” Guru itu memperkenalkan Hyomin. “ia baru saja kembali dari China dan memutuskan untuk menyelesaikan sekolah disini.”

“kau bilang kami akan terkejut, terkejut apanya? Ia terlihat biasa saja.” acuh Hyuna.

“tapi menurutku ia lebih cantik darimu.” Celetuk seorang namja bernama Hyunseung. Hyuna langsung menatapnya tajam.

“Hyomin-ssi, lebih baik kau perkenalkan dirimu sendiri saja.” ucap guru itu.

“ne, saem.” Sahut Hyomin. “annyeong! Namaku Hyomin. Aku saudara kembar Taeyeon.”

“MWO????” kejut seisi kelas, kecuali Jongsuk.

“kau serius??” kejut Hyunseung. “tapi…wajah kalian tidak terlalu mirip.”

Hyomin tersenyum mendengar pertanyaan Hyunseung, “kami memang tidak begitu mirip seperti kebanyakan anak kembar tapi kami dilahirkan bersamaan. Taeyeon adikku karena aku terlahir 5 menit lebih dahulu darinya.”

“kurasa perkenalannya sudah cukup.” Ujar guru itu itu lagi. “Hyomin, silakan cari tempat dudukmu.”

Para siswa laki-laki segera berusaha menyingkirkan teman sebangkunya berharap Hyomin duduk dengannya. Namun sejak Hyomin memasuki kelas itu, matanya sudah tertuju pada satu arah. Lee Jongsuk. Hyomin berjalan mendekati meja Jongsuk namun begitu Hyomin hendak duduk, Jongsuk meletakkan tasnya di bangku kosong itu.

“Hyomin-ssi!” panggil seorang yeoja disebelahnya. “duduk disini saja.” tawar yeoja itu dan Hyomin berjalan kearah meja disamping meja Jongsuk. “annyeong, Ryu Hyoyoung imnida.”

School2013HyoYoung-1***

“jadi kau orang pertama yang menemukan Taeyeon?” tanya Hyomin pada teman sebangkunya, Hyoyoung. Keduanya tengah sibuk mengetikan sesuatu di laptop mereka.

“ne. Itu pertama kalinya aku melihat pemandangan tragis seperti itu. Aku benar-benar shock dan hampir pingsan melihat darah yang menggenang di sekelilingnya dan melihat wajahnya yang…” Hyoyoung tidak menyelesaikan kalimatnya. ”aku turut berduka atas kematian adikmu.” Ucap Hyoyoung sambil terus fokus pada laptopnya.

“bagaimana dengan penjaga sekolah yang bertugas malam itu? Ku dengar ia juga sempat bertemu Taeyeon.”

“ia memang sempat menemui Taeyeon dan kemudian ia meninggalkannya karena harus berkeliling mengecek setiap sudut sekolah ini namun menurut keterangannya ia tidak mendengar apapun ataupun melihat Taeyeon berjalan ke atap. Ia pun baru mengetahui peristiwa itu keesokan harinya setelah tanpa sengaja aku menemukannya.”

“oh ya, dulu Taeyeon pernah bercerita tentang seorang namja bernama Jung Yunho. Seperti apa dia?”

“Yunho-oppa adalah senior kami. Ia juga namjachingu Taeyeon. Ia juga kapten tim rugby sekolah ini dan banyak yang tergila-gila padanya tapi Yunho hanya tertarik pada adikmu.”

“wah ternyata adikku hebat juga.” kagum Hyomin.

“selain itu, ia juga pernah memenangkan kejuaraan robotika bersama Jongsuk di Jepang.”

“Jongsuk? Maksudmu Lee Jongsuk?? Jongsuk itu??” tunjuk Hyomin pada Jongsuk yang tertidur di mejanya.

tumblr_inline_mlvbvk4eSx1qz4rgp

Hyoyoung mengangguk. “waah ternyata ia bukan orang sembarangan.” Lanjut Hyomin.

“tapi aku sangat kasihan dengannya.”

“nugu? Jongsuk?”

“ani. Yunho.” Sahut Hyoyoung.

“wae?”

“karena kematian Taeyeon, ia jadi tertekan dan akhirnya terpaksa di masukan ke rumah sakit jiwa.”

“jinjja??” kejut Hyomin. “Hyoyoung-ah, pulang sekolah nanti bisakah kau mengantarku kesana?”

“untuk apa?”

“aku ingin menjenguknya dan kuharap aku bisa berbicara dengannya.”

“baiklah. Aku akan mengantarmu.”

“gomawo~!”

“Hyoyoung, Hyomin! Ahn-seonsaengnim meminta datang kalian ke ruangannya.” Ucap ketua kelas itu, Choi Siwon.

“ne!” sahut Hyoyoung. “Hyomin-ah, kaja!”

“tapi…bagaimana dengan tugas ini?” sahut Hyomin.

“sudahlah tinggalkan saja sebentar.”

**

“kami ingin bertemu dengan pasien bernama Jung Yunho.” Ucap Hyoyoung pada receptionist rumah sakit tempat Yunho di rawat.

“apa hubungan kalian dengan pasien?”

“kami teman sekolahnya.”

“tunggu sebentar.” receptionist itu mengetikan sesuatu di komputernya. “kamar nomor 532. Sebentar lagi perawat Shim akan datang kemari untuk mengantar kalian kesana.”

“kamsahamnida.” Ujar Hyomin dan Hyoyoung.

Tidak lama kemudian, seorang perawat laki-laki bertubuh tinggi menghampiri keduanya. “aku Shim Changmin. Kalian ingin menemui Yunho? Ikuti aku. Aku akan mengawal kalian kesana karena akan berbahaya membiarkan orang asing berjalan-jalan di tempat menakjubkan ini.” Ujarnya sarkastis.

Rumah sakit itu sangat luas dan besar. Beberapa menit kemudian, mereka tiba didepan kamar Yunho. Changmin membuka kuncinya dan membiarkan Hyoyoung dan Hyomin masuk. Disana mereka melihat Yunho yang duduk di sudut kamar sambil memeluk lututnya terdiam dengan pandangan kosong.

“sunbae-nim, bagaimana keadaanmu?” tanya Hyoyoung namun Yunho tidak bergeming. “ah iya, aku membawa saudara kembar Taeyeon.”

“annyeong! Aku Hyomin, kakak kembar Taeyeon. Senang bertemu denganmu.” Sapa Hyomin. Mendengar nama itu, Yunho menoleh dan menatap Hyomin tanpa berbicara sepatah katapun. “semoga kau cepat sembuh. Taeyeon pasti tidak senang melihatmu seperti ini.”

“teman-temanmu sangat merindukanmu dan ingin kau segera kembali ke sekolah lagi.” Ujar Hyoyoung.

Mereka berdua terus mengajak Yunho bicara meskipun tidak sekalipun Yunho menanggapi hingga akhirnya mereka lelah dan memutuskan untuk pulang.

“aku tidak menyangka ternyata ia sampai separah itu.” ucap Hyoyoung saat keduanya berjalan di koridor rumah sakit itu.

“Taeyeon pernah bercerita padaku bahwa Yunho itu orang yang mudah bergaul dengan siapa saja dan juga ramah pada siapapun. Melihatnya seperti itu sekarang, aku merasa sangat kasi….” Ucapan Hyomin terhenti karena melihat beberapa dokter dan perawat yang berlarian kearahnya. Bukan, bukan kearahnya. Melainkan menuju kamar Yunho. “uisanim, waegeurae??” tanya Hyomin pada seorang dokter.

“ada pasien kami yang melarikan diri.”

“nugu?” tanya Hyoyoung.

“Jung Yunho.” Sahut dokter itu.

“apa?? Tapi… kami baru saja menemuinya!”

“uisanim, ppalliwa~!!” teriak seorang perawat pada dokter itu.

“maaf, saya pergi dulu.” Dokter itu pun kembali berlari menuju kamar Yunho.

“Hyoyoung-ah, sebaiknya kita melihatnya kesana.” Ajak Hyomin. Sesampainya di kamar Yunho, mereka melihat jendela kamar yang rusak dan Yunho tidak berada di kamar tersebut.

**

“terima kasih sudah mengantarku. Sampai jumpa besok!” ucap Hyomin pada Hyoyoung yang mengantarnya pulang. “syukurlah aku mendapat teman baik seperti dia.” Batin Hyomin memperhatikan mobil Hyoyoung yang berjalan semakin menjauh. “ah, perutku lapar sekali.” ia berlari masuk ke rumahnya.

Hyomin berjalan menuju kamarnya yang dulu di tempati Taeyeon. Saat ia hendak meninggalkan kamarnya, tiba-tiba ia merasakan hawa yang tiba-tiba berubah. “kenapa disini dingin sekali.” Gumam Hyomin mengelus tengkuknya. Sesaat kemudian ia kembali dikejutkan dengan laptopnya yang tiba-tiba menyala. “kenapa bisa menyala sendiri?” heran Hyomin. Saat akan menyentuh laptop itu, ia dikejutkan dengan munculnya sebuah memo di layar laptopnya.

Eonni…

“eh?” bingung Hyomin membaca memo itu.

Eonni… aku merindukanmu..

“N-nugu?” entah kenapa ia merasa gugup.

Ini aku… Taeyeon.. adikmu..

“Taeyeon?? Bagaimana mungkin bisa…”

Aku tidak bisa menjelaskan padamu sekarang kenapa aku bisa menulis memo seperti ini. Tapi…aku memerlukan bantuanmu. Tolong aku, eonni..

“apa kau benar-benar Taeyeon?” ragu Hyomin. “kalau kau benar Taeyeon, kenapa kau melakukan bunuh diri seperti itu? Kau bukan orang yang mudah putus asa. Aku sangat mengenalmu.”

Aku tidak bunuh diri! Malam itu ada yang membunuhku dan mereka melempar mayatku dari atap.

“MWO??” kejut Hyomin. “mereka? Siapa yang kau maksud??”

Eonni, tolong aku…

“wae?? Kau dimana??”

Aku tepat di sebelah kananmu. Eonni, tolong balaskan kematianku.

“siapa yang kau maksud?? Tapi menurut keterangan polisi, kematianmu murni karena bunuh diri.”

Apa kau lebih mempercayai mereka daripada saudara kembarmu sendiri?

“bukan begitu maksudku. Hanya saja…”

Kalau kau keberatan, ijinkan aku meminjam ragamu untuk membalaskan dendamku pada Hyuna, Hyorin, Yongguk, dan Amber.

To be continue…

Disini bertebaran anak-anak kembar. Ada Junsu, Hyoyoung, Yongguk. xD

Abis ini chapter terakhir dan akan di proteksi. Dan seperti biasa, password hanya untuk reader yang meninggalkan jejak di postingan sebelumnya.🙂 Password bisa di minta lewat email ashiyaxiah@gmail.com atau pm melalui facebook atau twitter @kimikasaki atau bisa lewat kontak admin blog ini.

About Ashiya Xiahtic

what should I write? kekekeke~ seriously, you wanna know about me? kepo ah! lol xD

Posted on August 17, 2013, in Series. Bookmark the permalink. 48 Comments.

  1. YESS !! DBSK IS BACK #lirikchangminyangsebelumnyailangdiChap1😄

    Suho tiba tiba muncul sebagai tetangga papih yunho kekeke~~ , junsu kamu gak apa kan nak ?😄

    BTW , maksudnya yang nulis note itu gimana sih unn ? aku masih unconnect😄 .. hyomin itu ngomong atau nulis ?😄

    ceritanya taeyeon jadi “hantu balas dendam” gitu kah😄 #sottoy

    Nextt~ di pass tambah seruu !!😀

  2. eonni! aku ga sabar nunggu kelanjutannya! ini aku sekalian komen sama yg part 1 ya, soanya aku ngebut bacanya.. aku suka nih horror2 kayak gini. jarang-jarang kan ya??? hahaha, cepat lanjut ne eon! Always love your work😀

  3. inthan taegangsterjewelsfishy

    .. wuah unnie knp taeng harus mati #gak rela banting meja
    .. wuah makin sebel sama duo keong racun deh
    .. kalau ktmu aku cekik” thu leher mereka
    .. poor untuk yunho oppa
    .. next unnie
    .. taeng unnie harus balas dendam ke duo keong racun itu HARUS

  4. LaylaSparKyuTaegangster

    Tuh kan Taengnya mati u,u
    Jiahaha~ Kyu ikutan nyempil ternyata, jd polisi pulaX)
    Part 3 di protect yahh, Aku bisa dapet Pw kan?^^

  5. heeuuhhh..
    merinding bacanya…
    jadi parno sendiri baca ff ni #liat kanan kiri
    yunho nya kemana.. tiba2 ngilang…
    next .. ditunggu

  6. yulie'an (Yuli Aja)

    Uri kyu numpang nongol..keke

    Wah…penasaran gimana nanti taeng blas dendamnya.. dan endingnya.. kasian sama nasib yunho…

    Lagi… agak rela rela enggak sih klo taeng d’sni jd ‘arwah’…😦

    Di tunggu last partnya🙂

  7. padahal aku takut kisah horor bgni tp penasaran gimana akhr crtanya. Cepat lanjut ya last partnya🙂

  8. yah,, ksian taeng eonni,hyuna n hyorin jahat skali n juga kyuppa napa blang taeng eonni bunuh diri ? s’hrs.a kyuppa mncari tw sbab kmatian taeng eonni. tpi crita.a daebak chingu

  9. Onnie kupikir bkal ada kyutae, pas baca castnya.. Ternyataa.. Kyu cuma nyempil doang..
    Knp taeng hrus matii eon??
    Tragis pulaa..
    Tp seruu .. Lanjutt eon..

  10. Aduhh eonni gue mati ,, T.T
    part ini bener2 ,,
    next eon ..
    Nice ff

  11. Tragis banget meninggalnya dan kasihan sama yunho oppa,
    Thor fighting! Last chap nya dan lanjutin dong thor ff Faith,fate and mate nya

  12. yah kok taeng meninggal gitu? tragis banget lagi thor.. hyorin hyuna juga jaat,,aaa jadi benci ama mereka yongguk jugaa..

    yunho kasian sampe begitu,depresi banget u,u

    ayo thor lanjut ya,oh ya chap kemaren aku juga baca dan komen thor,tau kan? ngehehehe

  13. DAEBAK!!!
    tpi ksian sama taeng eonni…..😦
    jahat amat sih 2H ssma yongguk… !!!
    yunppa kssian sampe masuk RSJ….
    taeyeon eonni bner2 modern(?)
    aku bru tau klo arwah bisa ngetik d laptop…..
    semoga taeng eonni bisa balas dendam….
    NEXT EONN🙂

  14. Ya tuhaann kasian sekali taeng isshh amaber knapa drimu diam saja,,, yunho kasian sekali dia jdi gilaa jongsuk apa kau mencintai taeyeonn?? Hihi sii 3 manusia jahat itu harus diberi pelajarann mreka keterlaluan,,, gak sabar nunggu kelanjutannya ,,,

  15. aduh eonni…itu kenapa tae eonni bisa meninggal c…jadi ga tega bayangin.y,,,

  16. aigoo kok jdnya meninggal ch taeng eon…
    kasihan yunoppa…..sad ending tragis sekaligus kynya ya…
    fighting thor …

  17. omoo~ masih ga nyangka taeng eonnienya yg meninggal😥
    itu yunhonya jg kasiaaaaaaan😦
    waaaa penasaran lg kan -,-‘
    neeeeeeeeeext partnya ditunggu^^

  18. Taeng knpa harus mati?
    Kasian yunho oppa. Hyuna & hyorin jahat bgtttt. Amber knpa diam aja #jadigregetsendiri hehe

    Next chingu DAEBAK

  19. huaww daebak.
    crtanya horor bkin merinding aja🙂

    hyuna sama hyorin ngeselin bgt lagi..
    mana yunho jdi gila gra2 taeng mati..ini cerita bkin menguras emosi hhaha…
    lanjut thor..sayang cuma 3 part..huhu

  20. Taengoo Blingers

    wah taeng eon balas dendam, apakah hyomin eon mau menerimanya? apa hyomin eon suka dgn jongsuk oppa? lalu yunho oppa kabur kmn? aku penasaran thor.. oya aku belum perkenalkan diri, aku juga coment di chapter sebelumnya dng nickname ‘Taengoo blingers’ aku sarah 18 y.o aku juga member kyutae shipper di grup rahasia facebook dgn nama Sarmoel itu Sarah Mulyani. salam kenal😀 *banyak bacot hehehe

  21. Akhirnya taeyeon mati secara tragis di ff ini oleh duo bias saya di sistar dan 4minutes dan juga yongguk & amber # isssh tragisnya.
    OH rupanya hyomin perannya jdi adik kembaran taeyeon# ooooooh
    Ciue hyomin kyk suka sama jongsuk.
    Jdi kasih nengkok yunho jdi gila dan yunho mau pergi kemana th, Jgn2 …# Pasang ekspresi curiga
    Ah daripada terlalu panjang komentarnya dan buat eonni lelah baca komen aku. aku cuma bisa bilang neomu daebak deh # bener gk sih tulisnya ???
    Dan juga cepet updatenya eon dan ff lain y !!!

  22. anastasya_sone

    Penasaran sama lanjutannya tp sayang banget taeyeon-nya meninggal padahal td aku maunya taeyeon sama jongsuk loh hihihi
    Kutunggu next partnya ya author ^.^

  23. Kok aku galau thor pas tau taeng eon mati?-__,-
    Bagian akhirnya bikin merinding
    Kyuhyun cuman numpang lewat–
    Next thor:D

  24. kyu biasa.a jd couple taeng skrng cuma numpng lewat…
    thor kok taeng.a meninggal sih???
    taeng mw minjem tubuh eonnie.a???
    ditunggu kelanjutannya thor

  25. Mian baru bisa comment –v yaah kok taeng mati :< yunho jadi gila duh makin penasaran. Lanjut thor~

  26. Tareetaree Lezthare

    Thor.
    Tadi saya.
    Mw komen di baby dont cry
    tapi koq gk bisa. Yah.

  27. hyomin mirip sica, taeng juga mirip sica, cocok-cocok
    yongguk kasian ya jadi kelinci percobaannya jongsuk
    tapi gara-gara perlakuan kasarnya sama taeng unnie, gapapa deh *digetok baby*
    hyori-hyuna, apa cowok kece yang ada di sekolah cuma yunho aja –”
    gikwang pake baju polisi ganteng banget
    kyu senyum makin mirip sama setan

  28. Ameliaa Spark-Bunnies

    Annyeong author!nae reader baru….!
    Ff nya daebakk thor!

  29. Akhirnya hyomin muncul jga sbgai kembaran taeyeon~ 2 bias aku tuh jadi kembaran kekekkkek~

    minjem raga?? jadi keinget drama 49days yg nyelekit itu..😥 miss ({})

    Kejamnya HyoNa :p

  30. annyeonghaseo auhtor-nim.new reader in her *deep bow*
    wahh taeyeon gntayangan.well pasti last chapt seru nih. ayoo lanjut thor.
    fighting ne^^

  31. Kenapa taeng harus mati. Hiks… ;(

  32. anak kembar yang aku kenal cuma junsu doang unn.. yang lainnyaa aku nggak kenal,
    kalo hyomin aku tau dia dari t-ara, tapi yang lain?
    hmm..

  33. keren pas part ini, dan feel nya dpt bgt

  34. Omo…omo…
    Kok taeyeon onnie mati sih enggak rela enggak rela

    lanjutin ya thor
    fightink n_n

  35. Sereemm tapi keren!!

  36. Next Onnie
    ceritanya keren

  37. Ririe~JongByunDobi

    FFnya daebak~! Jinjja~!
    Aku bru nemu FF ini gra2 iseng nyari FFnya Jongsuk~ ^_^)b
    Tapi sayang, Hyunanya dsini jahat~ Keukeukeu~🙂

  38. ya ampun taeng mati gak rela bgt
    jongsuk aku suka bgt nih sama karakternya dia

  39. Lah thor, lanjutannya mana? Udah penasaran ini, tapi ada proteksinya yaaa T.T harus dibalas, haruus, emang rese banget itu genknya

  40. Aigo.. kasian banget taeng unnienya:( tapi suka banget sama ffnya.. lanjut thor

  41. Kasian banget taeyeon n yunho

  42. hwa horror >< maaf bru komen.. akk reader baru.. chapter 3nya ko kga ada yya??

Leave Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: