[FF] TaengKyu For Loving Me (Chapter 6)

Author : Shindy Ulfha
Cast : Kim Taeyeon (SNSD), Cho Kyuhyun (SuJu), Lee Soo Man, Other SM Member, Song Kibum (SNSD’s Manager)
Genre : Romance, Sad, etc.
Disclaimer : Cerita ini hanya fiksi semata, jadi tolong jangan bash dan lain sebagainya. Ini murni hasil pemikiran + sedikit pengalaman pribadi saya sendiri wekekek~. TaengKyu-
Published By : ashiya19.wordpress.com

Chapter 1 |Chapter 2 | Chapter 3Chapter 4 | Chapter 5

—Previous Chapter—

Kyuhyun membuka matanya, ia mencoba tersenyum tetapi matanya masih saja mengeluarkan butiran-butiran bening itu. Kyuhyun tersadar seketika saat seseorang menepuk pundaknya, ia menyeka airmatanya dan orang itu membantunya berdiri.

“Annyeong haseo, Pastor.” Kyuhyun membungkuk memberikan salam hampir 90 derajat kepada pria paruh baya di hadapannya itu yang tak lain adalah Pastor gereja tersebut.

“Marilah duduk sebentar.” Ajak Pastor Choi dan berjalan lebih dulu di ikuti Kyuhyun di belakangnya.

“Kau sedang ada masalah?” Tanya Pastor Choi yang memperhatikan Kyuhyun hanya menunduk sedari tadi, Kyuhyun yang mendengar pertanyaan itu seketika menghadapkan wajahnya kepada Pastor Choi.

“Ne?” Pastor Choi tersenyum melihat raut wajah Kyuhyun, lelaki paruh baya itu menepuk pelan pundak Kyuhyun dan meminta Kyu untuk menceritakan masalahnya.

—Chapter 6—

Entah karena apa Kyuhyun menceritakan semua kisahnya dengan Taeyeon kepada Pastor Choi, mulai dari saat ia dan Taeyeon bermusuhan hingga akhirnya timbul rasa suka kepada Taeyeon kemudian Taeyeon memutuskan untuk pergi di karenakan penyakitnya. Kyuhyun lagi-lagi tidak bisa membendung airmatanya jujur saja ia merasa malu harus menangis di depan Pastor, tetapi Pastor itu hanya tersenyum melihat Kyuhyun.

“Jadi begitu. Itu sudah menjadi hal biasa di kalangan pemuda, ini merupakan ujian dari Tuhan buatmu. Tuhan ingin melihat sejauh mana kau menyayangi yeoja itu, apa kau menyayanginya hanya karena ketenarannya atau kau bisa menerima yeoja itu dengan apa adanya. Yah, seperti sekarang ini apakah kau bisa menerima yeoja itu walaupun ia menderita penyakit tersebut atau tidak. Jawabannya kembali pada dirimu sendiri, hanya hatimu yang bisa menjawabnya.” Pastor Choi mengangguk tanda mengerti akan cerita Kyuhyun, sekali lagi Kyu menyeka airmatanya dan berusaha mencerna perkataan Pastor Choi.

“Tetapi aku merasa sangat kehilangannya, bahkan hatiku terasa sesak saat mengetahui ia pergi. Bahkan aku sangat khawatir mengetahui ia tak disini lagi. Apa itu kurang cukup?”

“Tergantung darimu saja, apakah rasa kehilanganmu, kesesakanmu dan rasa khawatirmu itu hanya untuk saat ini ataukah permanen selamanya.” Kyuhyun mulai tidak mengerti maksud ucapan Pastor Choi

“Apa maksudnya itu? Aku sama sekali tidak mengerti maksud perkataan anda, Pastor.” Pastor Choi lagi-lagi tersenyum melihat wajah penasaran Kyu.

“Begini, seandainya kau memiliki sebuah barang yang kau sayangi dan barang itu hilang seketika. Bagaimana perasaanmu? Pasti kau akan merasa sangat kehilangan, tetapi ada saat dimana kau merasa lega karena telah memiliki barang baru yang jauh lebih baik dari barang sebelumnya. Oke baiklah, mungkin kau akan bertanya bahwa yang kau maksudkan sekarang bukan benda mati tetapi makhluk hidup yang memiliki perasaan. Tetapi sama seperti yang saya katakan tadi, apakah benar rasa kehilanganmu itu kau akan rasakan untuk selamanya atau untuk saat ini saja? Apa kau sudah mengerti?” Kyuhyun mengangguk-angguk tanda mengerti perumpamaan yang di jelaskan Pastor Choi.

“Aku yakin ini bukan perasaan sesaat, karena aku telah menyukainya sudah lebih dari 5 tahun.” Pastor Choi menepuk pundak Kyuhyun.

“Baguslah kalau memang seperti itu, kau hanya perlu banyak berdoa. Mintalah bantuan Tuhan agar hatimu dikuatkan, kau ingat kata-kataku tadi? Ini semua ujian dari Tuhan, kau pasti bisa melewatinya.” Kyuhyun tersenyum, hatinya sudah sedikit tenang mendengar ‘siraman rohani’ dari Pastor Choi.

“Sekarang pulanglah, lakukan aktivitasmu seperti biasa. Kau tidak boleh terlihat lemah, kau harus kuat meskipun ia sekarang jauh darimu. Ingat selalu doakan yang terbaik untuknya.” Lanjut Pastor Choi lagi. Kemudian Kyuhyun berdiri terlebih dulu dan berterimakasih kepada Pastor Choi lalu menunduk berpamitan untuk pulang.

Saat tiba di dorm, Kyu mendapati hyung-hyungnya sedang asyik mempersiapkan sesuatu, setelah dilihat-lihat ternyata mereka sedang mempersiapkan konsep untuk SS4 yang akan di laksanakan dibeberapa negara mulai besok.

“Hyung, apa yang sedang kalian lakukan?” Kyu menerobos masuk ke tengah-tengah masih lengkap dengan jasnya.

“Mulai besok kita akan mengadakan tour di mulai dari Asia lanjut ke Amerika dan kau tau bahwa dalam beberapa minggu kita tidak akan kembali ke Seoul.” Ucap Yesung yang masih mempersiapkan list lagu yang akan mereka bawakan. Kyuhyun sedikit kaget, sebelumnya ia tidak tau kalau mereka tidak akan kembali ke Seoul dalam beberapa minggu.

“Mwo? Wae? Padahal aku berencana ingin mengunjungi Taeyeon sebelum SS4, eotte?” Member lain menghentikan aktivitasnya dan menatap iba ke arah Kyuhyun.

“Nado, kita semua juga ingin mengunjungi Taeyeon. Tetapi tidak mungkin kita membatalkan tour ini, makanya kita sudah memutuskan untuk menjenguk Taeyeon sepulang dari tour.” Kangin tersenyum, member yang lain mengangguk.

“Andwe, mengapa kita tak pergi sekarang saja? Jebal…” Bujuk Kyuhyun.

“Kita tidak bisa pergi sekarang, besok kita berangkat. Dan kau tau dari Seoul menuju Jeonju membutuhkan waktu 3-4jam, belum lagi kembali dari Jeonju. Kita hanya menghabiskan waktu kurang lebih 8 jam dalam perjalanan. Ada baiknya kita mengunjunginya setelah pulang dari Tour saja.” Siwon mencoba menjelaskan, Kyuhyun sedikit kecewa. Tetapi bagaimana pun ia harus melewati ini semua, ia kembali teringat perkataan Pastor Choi bahwa ini semua merupakan ujian dari Tuhan, dan Kyu pasti bisa melewatinya.

***

Taeyeon memilih melewati minggu sore dengan melihat foto-fotonya bersama member SNSD sekedar untuk menghilangkan rasa kangennya.

“Apa yang sedang kau lakukan,sayang?” Nyonya Kim tiba-tiba datang menghampiri dan duduk di samping Taeyeon.

“Ah eomma, aniya.. Aku hanya melihat-lihat foto ini.” Ucap Taeyeon menyadari kehadiran Nyonya Kim di sampingnya, ia menutup album itu dan memusatkan pandangan pada ibunya.

“Eotte? Apa kau sudah terbiasa disini?” Nyonya Kim tersenyum sembari memegang tangan Taeyeon, Taeyeon menatap heran ke arah eommanya.

“Mworagu? Eomma, apa maksudnya? Inikan rumahku juga, sudah pasti aku terbiasa disini.” Taeyeon menggembungkan pipi dan memanyunkan bibirnya, Nyonya Kim terkekeh melihat tingkah anaknya itu.

“Ah, Kyeopta..” Nyonya Kim menyubit pipi Taeyeon dan Taeyeon hanya bisa mengeluh hingga akhirnya permainan(?) mereka di ganggu oleh suara bel pintu yang berbunyi.

“Tunggulah sebentar disini, eomma membuka pintu dulu.” Taeyeon mengangguk sambil tersenyum.

Nyonya Kim kaget melihat siapa yang datang, ia mempersilahkan mereka untuk masuk sudah pasti Nyonya Kim mengetahui maksud dan tujuan mereka untuk datang.

“Annyeonghaseo eomma..” Sapa mereka bersamaan, Nyonya Kim membalasnya dengan senyuman.

“Annyeong.. wah kalian tambah cantik saja, masuklah.. Taeyeon ada di ruang tengah.” Yah, itu adalah kedelapan member SNSD yang lain, mereka baru saja tiba dari Seoul. Mereka mengikuti eomma Taeyeon dari belakang.

Seperti yang mereka duga, Taeyeon pasti tak menyangka kehadiran mereka.

“Eonniii…….” YoonA dan Seohyun langsung berlari memeluk Taeyeon yang masih membeku(?) melihat kehadiran mereka. Ke-enam member lainnya tersenyum melihat tingkah kedua magnae itu, Taeyeon juga tersenyum dan membalas pelukan YoonA dan Seo. Tak bisa dipungkiri, Taeyeon memang sangat merindukan mereka walaupun baru beberapa hari ia meninggalkan Seoul.

“Yasudah, kalian berceritalah dulu. Eomma akan menyiapkan makan malam untuk kalian..” Ucap Nyonya Kim dan berlalu menuju dapur. Sekarang mereka duduk dan bersiap untuk mengintrogasi Taeyeon.__.

“Eonni.. Mengapa kau pergi tanpa memberitahu kami?” YoonA yang duduk tepat disamping Taeyeon memulai pertanyaan(?) pertamanya. Taeyeon tersenyum, ia masih penasaran darimana mereka bisa mengetahui keberadaannya.

“Aniyo.. Aku tidak ingin membuat kalian khawatir saja. Aku malas saja mendapat pertanyaan-pertanyaan tak penting dari kalian jika aku mengatakan bahwa akan pergi.”

“Tidak penting? Taeyeon-ah, kita sudah bersama bertahun-tahun lamanya. Dan tak ada satupun rahasia diantara kita, kita ini keluarga. Bahkan kedekatan kita sudah melebihi kedekatan dengan keluarga sendiri. Apa ini yang kau katakan tidak penting?” Suara Tiffany meninggi, jujur saja ia ingin memarahi Taeyeon, tetapi bagaimanapun ia harus berbicara secara baik-baik.

“Bukan.. Bukan seperti itu Fany, hanya saja aku tidak siap memberitahu kalian bahwa aku akan meninggalkan dunia entertain..” Lagi-lagi Taeyeon mencoba menutupi alasan sebenarnya, pikirnya semua member SM termasuk SNSD tidak mengetahui penyakitnya.

“Tidak siap memberitahu apa? Bosan? Apa betul itu alasanmu? Inikah yang kau namakan persaudaraan? Kau lebih mementingkan egomu dibanding kebersamaan kita?” Tiffany semakin emosi, Sunny dan Yuri mencoba menenangkan Tiffany agar lebih menahan emosinya.

“Fany-ah.. Kau tidak tau apa yang aku rasakan, dan seandainya kau berada di posisiku kau pasti akan melakukan hal yang sama!!!” Taeyeon mencoba membela diri.

“Arrasseo. Aku memang tidak merasakan jadi dirimu, tetapi apakah sebegitu tidak pentingnya kami ini sehingga kau tak ingin memberitahu kami tentang penyakitmu? Hah?” Ucapan Tiffany berhasil membuat Taeyeon terpaku, yang ada dalam pikiran Taeyeon saat ini adalah darimana Tiffany tau tentang penyakitnya.

“Apalagi ini? Penyakit? Penyakit apa?” Taeyeon masih mencoba menutupi semuanya.

“Lihatlah! Bahkan kau belum mau mengakuinya? Selama ini kau anggap kami apa? Apa benar ini yang di namakan ‘sekarang SoNyeoShiDae, selamanya SoNyeoShiDae’? Bagimu apa SNSD itu?hah? Hanya gadis-gadis yang dibentuk dalam satu grup dan tidak saling mengenal? Taeyeon-ssi. Aku benar-benar kecewa padamu!!!” Taeyeon tak kuasa menahan airmatanya mendengar ucapan Tiffany, YoonA dan Seo mencoba menenangkan Taeyeon.

“Ne! Arra! Aku memang salah tidak memberitahu kalian tentang semua ini. Tetapi tidak bisakah kalian mengerti bagaimana perasaanku saat mengetahui penyakit ini? Kalian kira aku yang menginginkan semua ini? Aku tidak memberitahu kalian bukan berarti aku tidak menganggap kalian tetapi aku butuh waktu. Aku tidak ingin membuat kalian khawatir, aku sudah berjanji akan memberitahu kalian tapi suatu saat nanti dan bukan sekarang. Ini cuman masalah waktu saja. Apa kalian ingin mengatakan bahwa sekarang atau nanti sama saja? Tidak. Bagiku itu berbeda! SNSD akan membuat album dan menjalani Tour dan aku yakin jika aku memberitahu kalian sekarang, kalian pasti akan melarangku untuk berhenti dari dunia entertain. Dan aku tidak bisa jika harus berdiam lebih lama lagi, yang ada aku hanya akan membuat kerugian yang besar jika publik mengetahui penyakitku ini. Aku hanya butuh pengertian kalian, tidak sadarkah kalian bahwa aku jauh lebih menderita karena tidak bisa bersikap jujur? Ini sakit! Sakit sekali!!!!” Hening. Tak ada yang bersuara, Taeyeon bangkit berdiri dan menuju ke halaman belakang rumah, member yang lainnya mencoba mengejar Taeyeon tetapi Tiffany melarang mereka.

“Biarkan aku saja yang berbicara kepadanya. Kalian bantu saja eomma untuk menyiapkan makan malam.” Ucap Tiffany lalu seluruh member patuh dan kemudian menuju dapur membantu eomma Taeyeon.

-Halaman belakang rumah Taeyeon-

Tiffany menatap punggung Taeyeon dari kejauhan, ia dapat merasakan betapa berat beban yang ditanggung Taeyeon saat ini, Tiffany merasa bersalah sudah berbicara kasar kepada sahabatnya itu. Ia melangkahkan kaki semakin dekat dengan bangku yang di tempati Taeyeon dan dengan segenap keberanian ia mendudukkan dirinya tepat disamping Taeyeon. Taeyeon masih tertunduk, Tiffany bisa melihat dengan jelas kegiatan yang dilakukan Taeyeon saat ini yaitu terisak.

Tiffany mencoba membawa Taeyeon dalam pelukannya, dan tanpa diduga tak ada penolakan sedikitpun dari Taeyeon.

“Mianhae aku telah membentakmu tadi.” Ucap Tiffany mengelus rambut Taeyeon yang dibiarkan terurai, Taeyeon tidak menjawab tetapi semakin terisak.

“Uljima.. Taeyeon-nie.. Aku memang salah tak ingin mendengar penjelasanmu terlebih dahulu, tetapi aku begitu karena aku dan member lain tidak siap untuk kehilanganmu.” Sekarang Tiffany tidak bisa lagi menahan airmatanya untuk tidak membasahi kedua pipinya. Taeyeon melepas pelukannya dan menghapus airmatanya kemudian ia menatap Tiffany dan juga menghapus airmata Tiffany.

“Kau melarangku menangis, tetapi mengapa kau sendiri menangis? Sudahlah, ini juga salahku yang tidak memberitahu kalian. Aku pantas mendapat makianmu Hwang Mi-young.” Taeyeon mencoba tersenyum dan akhirnya Tiffany juga ikut tersenyum. Sejenak terjadi keheningan sebelum akhirnya Taeyeon membuka pembicaraan.

“Oh ya, tapi darimana kalian tau bahwa aku pergi karena mengidap penyakit? Setauku hanya appa dan Manager Song saja yang mengetahuinya, mereka juga telah berjanji untuk tidak memberitahu siapapun alasan kepergianku sebenarnya.” Tiffany kemudian menatap Taeyeon dan sekali lagi ia tersenyum.

“Kau pasti tidak akan menduga siapa yang memberitahu kami tentang penyakitmu ini. Ah lebih tepatnya, dia bukan memberitahu kami. Tetapi dia mencari tahu alasan kepergianmu disaat kami semua berkumpul disitu.” Taeyeon semakin tidak mengerti maksud ucapan Tiffany.

“Mwo? Mencari tahu? Berkumpul? Maksudnya berkumpul apa? Siapa saja yang berkumpul? Apa hanya kalian berdelapan atau?” Lagi-lagi Tiffany menampakkan eyesmilenya melihat raut wajah penasaran Taeyeon.

“Ani. Bukan hanya kami berdelapan tetapi seluruh member SM.”

“MWO??? Jadi seluruh member SM sudah mengetahui hal ini?” Taeyeon tidak menyangka akan mendapat respon seperti itu dari Tiffany, ia tak menyangka bahwa bukan hanya Lee Soo Man, Manager Song dan member SNSD saja yang mengetahuinya melainkan seluruh member SM.

“Lalu? Siapa yang mencari tahunya?” Lanjut Taeyeon yang baru menyadari bahwa ia belum mengetahui siapa yang mencari tahu.

“Kyuhyun oppa.” Jawab Tiffany singkat dan kemudian Taeyeon membelalakkan matanya mendengar ucapan Tiffany.

“MWO??? Jangan mempermainkanku nyonya Hwang. Kau jangan mengejekku.” Ucap Taeyeon masih tak percaya.

“Yasudah kalau kau tak percaya, tanya saja kepada member lain. Ah ngomong-ngomong tentang Kyuhyun oppa, ada sesuatu yang ku ketahui tentangnya dan kau tak mengetahuinya.” Mau tidak mau Taeyeon harus percaya dengan ucapan Tiffany, tetapi ada maksud apa Kyuhyun mencari tahu penyebab kepergian Taeyeon, ah mungkin karena mereka satu agency.

“Tentang Kyuhyun oppa? Apa itu?” Ucap Taeyeon sebenarnya deg-degan, kali saja Tiffany akan berbicara tentang….

“Kyuhyun oppa menyukai salah satu member SNSD.” Lanjut Tiffany, dan benar saja di saat Tiffany melontarkan kalimat itu, Taeyeon memikirkan hal yang sama.

“Ah. Aku sudah tau itu. Ia telah memberitahuku, kau tak perlu memberitahuku lagi.” Ucap Taeyeon segera ingin mengakhiri percakapan tentang yeoja yang disukai Kyuhyun. Mengapa Taeyeon ingin segera mengakhiri percakapan itu? Sama seperti saat dibukit, Taeyeon takut menyakiti perasaannya sendiri jika mengetahui yeoja yang disukai Kyu adalah salahsatu saudaranya sendiri.

Saat Taeyeon mengucapkan pernyataannya barusan, kembali Tiffany yang terkejut mendengar respon Taeyeon. “Mwo? Jadi kau sudah mengetahui bahwa Kyuhyun oppa juga menyukaimu?” Taeyeon jauh lebih terkejut mendengar respon Tiffany barusan, ia tak mengira bahwa yeoja yang dimaksudnya adalah dirinya sendiri.

“Mwo?????? Darimana kau mengetahuinya? Jebal.. Ceritakan padaku.” Mohon Taeyeon pada Tiffany, Tiffany hanya tersenyum dan mulai menceritakan semuanya.

“Jadi begini ceritanya, malam saat kau pergi kebukit bersama Kyuppa, aku mencarimu dan tidak sengaja bertemu dengan Siwon oppa yang juga mencari Kyuppa.. Lalu………….” Tiffany terus menceritakan kejadian saat ia dan Siwon duduk berdua bercerita tentang Kyuhyun yang menyukai Taeyeon.

-FLASHBACK-

Tiffany mencoba untuk bersikap biasa saja saat Siwon mengucapkan pernyataan itu.

“Tidak ada seorangpun yang mengetahui tentang perasaan Kyuhyun selain member SuJu dan Victoria sahabat Kyuhyun itu. Dan kau orang pertama yang aku beritahu tentang hal ini, karena aku mempercayaimu dan aku yakin kau tidak akan menceritakan hal ini pada siapapun.” Tiffany sedikit tersentuh mendengar kalimat Siwon barusan, rasanya tidak adil jika hanya ia yang mengetahui perasaan Kyuhyun terhadap Taeyeon. Harusnya ia juga memberitahu Siwon bahwa Taeyeon memiliki perasaan yang sama, tetapi bagaimanapun juga Tiffany jauh lebih dekat dengan Taeyeon dan sudah mengenal Taeyeon lebih dulu, ia tetap harus menjaga rahasia perasaan Taeyeon. Ia tidak ingin berkhianat terhadap Taeyeon hanya karena seorang namja yang dikaguminya.

“Ah.. Ne.. Aku tidak akan memberitahu siapapun mengenai hal ini. Kau bisa mempercayaiku oppa.” Tiffany tersenyum menampakkan eyesmilenya kepada Siwon, Siwon membalas senyuman itu dengan lesung pipinya yang indah.

“Tapi.. Sejak kapan Kyuhyun oppa menyukai Taeyeon?” Lanjut Tiffany lagi.

“Ah itu.. Pastinya tidak ada yang tau sejak kapan ia menyukai Taeyeon, hanya saja ia sering bercerita pada kami bahwa sejak kejadian dirumah sakit itu Kyuhyun mulai menyimpan perasaan kepada Taeyeon,tetapi waktu itu ia belum bisa memastikan kalau ia menyukai Taeyeon atau tidak. Kau ingin bertanya apa lagi? aku pasti akan menjawabnya.” Siwon tidak menghilangkan senyuman itu dari wajahnya.

Tiffany mencoba untuk tidak kaget, ia harus kelihatan biasa-biasa saja, takutnya malah nanti ia keceplosan mengucapkan kata-kata yang tak seharusnya diucapkan. “Lalu, mengapa Kyuhyun oppa tidak menyatakan perasaannya saja pada Taeyeon?”

“Itu karena.. Kyuhyun takut, takut perasaannya tak terbalas. Takut kalau saja Taeyeon semakin menjauh jika ia menyatakan perasaannya. Karena menurutnya walaupun ia tidak bisa selalu menjaga Taeyeon dari dekat setidaknya ia sudah bisa melihat gadis itu dari kejauhan, itu sudah membuatnya sedikit tenang. Saat ia tidak bisa melihat Taeyeon, ia akan gelisah. Bahkan PSP pun tidak mampu untuk mengobati rasa kegelisahannya.Baru-baru ini Kyuhyun mengetahui bahwa Taeyeon menyukai seorang namja yang bahkan bisa membuat Taeyeon menangis, Kyuhyun ikut sedih melihat Taeyeon menangis untuk namja itu. Kami sebagai hyungnya tidak bisa berbuat apa-apa selain tetap berdoa yang terbaik untuk Kyuhyun dan Taeyeon kedepannya. Yang membuatku heran, masih ada saja namja yang sebegitu setianya menunggu cinta tak terbalasnya selama hampir 5tahun.” Siwon menerawang kedepan, Tiffany menatap wajah Siwon. Tak terlihat sedikitpun kalimat kebohongan dari ucapan Siwon, Tiffany dapat melihat dengan jelas dari raut wajah Siwon.

“Jadi seperti itu.. Tetapi dari mana Kyuhyun oppa mengetahui bahwa ada seorang namja yang disukai oleh Taeyeon?” Tanya Tiffany mencoba mencerna setiap kalimat yang dilontarkan oleh Siwon.

“Sewaktu hari minggu sebelum kita berangkat ke Indonesia, Kyuhyun nampak sangat murung. Setelah diketahui ternyata penyebabnya sama saja, karena banyaknya kegiatan tunggal SNSD dan SuJu membuat Kyuhyun tidak dapat melihat Taeyeon walaupun sebentar saja, oleh karena itu kami mencoba mencari cara agar Kyuhyun bisa bertemu dengan Taeyeon, dan sewaktu itu timbul ide di pemikiran Eunhyuk. Eunhyuk meminta Kyuhyun untuk pergi ke gereja sendiri, sempat saja Taeyeon juga akan pergi sendiri, awalnya kami setuju dengan ide itu. Tetapi sepersekian detik kemudian bahwa sangat sedikit peluang Taeyeon untuk ke gereja sendirian dikarenakan setiap minggunya Taeyeon selalu pergi gereja paling tidak dengan salah satu dari kalian. Kyuhyun tidak memperdulikan perkiraan itu dan tetap pergi ke gereja sendirian dan ternyata dewi fortuna sedang menghampiri Kyuhyun. Sepulang dari gereja Kyuhyun mengajak Taeyeon untuk duduk sebentar ditaman, dan saat itu entah karena apa Taeyeon mencurahkan seluruh isi hatinya kepada Kyuhyun dan menceritakan tentang penantian panjangnya terhadap seorang namja. Yah kurang lebihnya seperti begitulah. Ini sudah terlalu larut, kau masuk dan tidurlah. Aku tidak ingin melihat lingkaran hitam di wajahmu.” Blush~ Pipi Tiffany memerah mendengar kalimat terakhir Siwon, ia baru menyadari penyebab mata bengkak Taeyeon sewaktu pulang dari gereja adalah karena menyampaikan perasaannya sendiri pada Kyuhyun.

“Ah.. Ne, kalau begitu aku masuk dulu.. Oppa.. Jaljayo..” Ucap Tiffany lagi-lagi tersenyum.

-FLASHBACK END-

“Hanya itu yang aku tahu. Awalnya aku juga kaget mendengar hal itu, tetapi setelah aku memikirkannya, memang kalau dilihat-lihat dari tingkah Kyuppa terhadapmu selama beberapa bulan belakangan ini sudah sangat nampak ia menyukaimu, apa kau tak menyadarinya juga?” Tiffany kembali mengedarkan pandangannya ke arah Taeyeon tetapi yang ia dapati adalah yeoja mungil itu masih terpaku mendengar cerita Tiffany.

“Hwang Miyoung kau lagi tidak menghiburku kan sekarang?” Taeyeon menatap sinis kearah Tiffany, tetapi yang ada Tiffany mendengus kesal. “Apakah aku terlihat seperti membuat-buat cerita? Untuk apa aku mengarang cerita ini. Tanyakan saja pada Siwon oppa jika kau tak percaya, awalnya aku juga tidak mempercayai saat Siwon oppa bercerita hal tersebut kepadaku. Tapi aku yakin ia tidak berbohong. Percayalah padaku.” Taeyeon terdiam kembali, apa benar selama ini perasaannya terbalaskan? Apakah ia terlalu bodoh untuk tidak menyadari semuanya? Ah! Entahlah.

“Tapi.. Taeyeon-nie… Tidakkah kau berniat untuk kembali? Lusa kita akan mengadakan GG Tour di Los Angeles dan itu terasa hampa tanpamu.” Tiffany menggenggam kedua tangan Taeyeon dan pernyataannya barusan membuat yeoja mungil dihadapannya tertunduk.

“Ani.. Mianhe Fany-ah.. aku tidak bisa kembali sekarang.. Tapi aku berjanji akan kembali..” Taeyeon mengangkat kepalanya dan tersenyum ke arah Tiffany, Tiffany kembali menunjukkan eyesmilenya sebelum Taeyeon melanjutkan perkataannya. “Aku akan kembali ketika aku sudah sembuh..”

“Yak kalian yang sedang berpacaran, palli… Makan malam telah siap.” Ucap yeoja berambut blonde yang tak lain adalah Jessica membuat Taeyeon maupun Tiffany sedikit kaget.

Setelah makan malam selesai kedelapan member SNSD memilih untuk bercanda sejenak bersama Taeyeon sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali ke Seoul karena hari yang sudah semakin larut.

“Apakah kalian tidak bermalam saja? Ini sudah sangat larut.” Ajak eomma Taeyeon yang ikut bersama Taeyeon mengantar mereka menuju ambang pintu.

“Kami ingin sekali menghabiskan banyak waktu bersama Taeyeon unni disini, tapi sayangnya jadwal padat yang membuat kami tidak bisa berlama-lama disini. Ini saja kami sudah mencuri-curi waktu untuk mengunjungi Taeyeon unni.. Jeongmal Jwesonghamnida..” Member SNSD yang lain ikut mengangguk mendengar pernyataan YoonA.

“Ah, gwenchana. Aku mengerti, kalian sudah datang seperti ini saja aku sudah sangat berterimakasih. Berhati-hatilah dijalan, ketika tiba di dorm kalian langsung beristirahat jangan bermain terus.. Ah, jangan lupa membaca Alkitab dan berdoa sebelum  tidur, dan.. ah! Satu lagi, Tiffany kau boleh pindah ke kamar Sunny.” Member SNSD dan eomma Taeyeon menatap iba ke arah Taeyeon, mereka dapat melihat kedua bola mata kidleader itu yang sudah mulai berkaca-kaca.

“Ne.. Eomm…..”

“Aku pulang….” belum sempat Sooyoung menyelesaikan kata-katanya, terdengar seseorang dengan suaranya yang sangat berat muncul dari balik pintu yang masih tertutup.

“Omo.. ah kalian mengagetkanku saja.. Annyeonghaseo.” Ucap namja itu yang dengan kagetnya(?) melihat banyak bidadari dihadapannya.

“Annyeong oppa, oppa darimana saja? Kenapa selarut ini baru pulang?” Ucap Yuri di ikuti member SNSD yang lain ikut memberi bow melihat kehadiran namja yang tak lain adalah kakak lelaki Taeyeon.

“Aku dari rumah temanku,  kalian akan pulang?” Tunjuk oppa Taeyeon kearah member SNSD.

“Ne, lusa kami akan memulai GG Tour. Oppa kami menitip Taeyeon kepadamu, kau harus menjaganya.” Ucap Tiffany dengan eyesmilenya dan oppa Taeyeon hanya mendengus sambil mengangguk. Sekali lagi satu per satu member SNSD memeluk Taeyeon sebelum akhirnya mereka menelusuri malam itu kembali ke Seoul.

Saat mobil yang di kendarai member SNSD berlalu dari halaman rumah keluarga Kim, tidak bisa di pungkiri lagi airmata Taeyeon yang sedari tadi tertahan akhirnya membasahi pipi Taeyeon, oppa Taeyeon menyadari hal itu.

“Sudah kuduga akan seperti ini, kau tidak usah sok tegar kalau ternyata di dalam hatimu sangat rapuh, dasar pabo!” Ucap oppa Taeyeon yang lalu memeluk adik tersayangnya itu. Tangis Taeyeon makin menjadi, oppa Taeyeon tidak bisa berbuat apa-apa karena sebenarnya ia juga bisa merasakan kesedihan itu.

***

Hari-hari berlalu seperti biasanya, Taeyeon hanya di rumah itupun terkadang oppa Taeyeon mengajak gadis mungil itu menghabiskan waktunya dengan berkebun biasa juga Taeyeon mengantar dan menunggu adik bungsunya di sekolah, hingga tak terasa satu bulan telah berlalu sejak hari dimana Taeyeon mengundurkan diri dari dunia entertain. Awalnya Taeyeon masih sering berkomunikasi dengan member SNSD lainnya tetapi beberapa hari belakangan ini tak ada kabar sedikitpun dari mereka dikarenakan jadwal yang sangat padat.

Hari ini Taeyeon memilih untuk menghabiskan waktu di rumah dikarenakan ia yang sudah mulai malas berkebun dan mengantar adiknya, hingga Nyonya Kim memilih untuk berbincang-bincang bersama Taeyeon di ruang keluarga.

“Taeyeonnie.. ada apa denganmu?”

“Aniyo eomma, gwenchana. Aku hanya merasa sedikit bosan.” Taeyeon mengerucutkan bibirnya, eomma Taeyeon hanya tersenyum simpul sambil mengelus-elus rambut Taeyeon yang dibiarkan terurai.

“Jinjja? Oh ya, eomma memiliki satu hal yang ingin eomma bicarakan untukmu. Awalnya eomma tidak yakin kau akan menyetujui cara ini, tetapi kemarin setelah eomma mendiskusikan hal ini bersama appa dan oppamu, akhirnya kami mencapai kesepakatan untuk tetap menjalankan cara ini.” Taeyeon menatap heran ke arah eommanya dan lagi-lagi wanita paruh baya itu hanya tersenyum.

“Eomma tau ini akan sulit bagimu, tetapi bagaimanapun juga hanya ini satu-satunya cara agar kau cepat sembuh dan kembali ke duniamu dulu. Kau ingat Kim Hodong ahjussi? yang memberitahu tentang peyakitmu ini? ia memiliki seorang rekan kerja di Eropa yang merupakan seorang ahli jantung. Ia menawarkan pada appa untuk membawamu berobat kesana, rekan kerjanya itu termasuk dalam 1 dari 10 dokter terbaik di dunia, jadi tidak ada salahnya jika ia menyarankan dokter itu untuk menangani penyakitmu.” Wajah Taeyeon langsung berubah tanpa ekspresi mendengar penjelasan eommanya, jujur saja ia sangat ingin sembuh tetapi untuk meninggalkan negaranya itu ia masih harus berpikir dua kali. Eomma Taeyeon dapat mengerti perasaan anaknya itu, oleh karena itu ia tidak ingin memaksa kehendaknya.

“Kau tidak harus menjawabnya sekarang Yeonnie, kau bisa memikirkannya matang-matang dulu sebelum mengambil keputusan. Eomma tau apa yang kau rasakan, tetapi ini semata-mata untuk keesehatanmu. Jika kau sudah siap, kau bisa memberitahu eomma.” Nyonya Kim lagi-lagi tersenyum lalu Taeyeon mengangguk sebelum akhirnya ia juga ikut tersenyum.

Setelah eommanya pergi untuk membeli kebutuhan makan malam, Taeyeon memilih menghabiskan waktunya untuk browsing internet mencari-cari tahu kegiatan SNSD dan rekan-rekan SMnya yang lain. Baru saja ia membuka sebuah blog, judul pertama yang ia dapati mampu membuatnya tersentak.

“Kyuhyun Super Junior menjalin hubungan Cinta dengan Victoria f(x)”

Baru-baru ini, Super Junior menyelesaikan ‘Super Show 4 World Tour’ di Brazil. Salah seorang ELF mengatakan bahwa ia melihat Victoria f(x) menghadiri Super Show tersebut dan duduk di salah satu kursi V.I.P. Bukan hanya itu, setelah konser selesai fans kembali menemukan Victoria naik keatas panggung dan memberi selamat kepada seluruh member Super Junior tetapi yang mengganjal adalah saat Victoria tiba-tiba memeluk Kyuhyun yang terlihat sangat bersedih saat itu. Kyuhyun memang pernah mengaku bahwa magnae SuJu dan Leader f(x) itu sudah bersahabat sejak lama, tetapi yang membuat para ELF dan Aff(x)tion lebih terkejut adalah ketika salah seorang fans bertanya kepada Victoria melalui UFO Reply dengan pertanyaan “apakah hubungan yang terjalin antara Victoria dan Kyuhyun?” Dengan santai Victoria menjawab “Saat ini kami masih menjalani seperti biasanya, kami berharap kalian(para fans) memberi kami banyak cinta seperti kami saling berbagi cinta satu sama lain^^”. Saat Victoria mengakui hal itu komentar-komentar dari para netizen pun bermunculan. “Benarkah? Bukankah baru saja Kyuppa mengatakan bahwa ia sangat menyayangkan kepergian Taeyeon dari SM? bukankah saat itu banyak fans yang menyimpulkan bahwa Kyuppa menyukai Taeyeon? Lalu sekarang? Aku tidak habis pikir tentang ini semua-_-”, “Lalu bagaimana dengan Seohyun dan Taeyeon unni? Bukankah mereka juga sempat dikabarkan menjalin hubungan dengan Kyuhyun Oppa? Oppa! Jangan katakan kau memacari mereka bertiga! Omo.” , “Mereka sangat serasi dan memang tak ada salahnya kalau persahabatan mereka berubah jadi cinta.” Dan masih banyak lagi komentar-komentar mendukung maupun komentar negatif tentang pengakuan Victoria, sampai saat ini pihak SM belum mengeluarkan pernyataan terkait hal ini.

Mata Taeyeon tak berkedip sedikitpun saat membaca artikel tersebut, rasa sakit kembali menghampiri hati Taeyeon baru saja rasanya Tiffany mengatakan bahwa Kyuhyun juga memiliki perasaan yang sama sepertinya, sekarang ia kembali melihat artikel yang kemungkinan saja semuanya benar. Rasanya ia ingin berlari menjauh dari kehidupannya yang sekarang, ia merasa sudah tak sanggup melihat ini semua. Sejenak perkataan Eommanya kembali merasuki pikiran Taeyeon, Taeyeon tidak melanjutkan aktivitas browsingnya tetapi menuju tempat tidur mencoba beristirahat untuk menenangkan pikirannya.

To be continue..

Gak update-update ya beberapa hari ini? :3 Mian kemaren-kemaren lagi kebut skripsi dan belum sempet bikin lanjutan ff-ffnya. Yang Dangerous Girl pun baru dikit. Sekarang sekalinya nongol publish ff orang. kkkk~ Aku juga belum baca ff ini dan chapter ini, download dari email langsung copas aja. Mian author Shindy *bow*. Kapan-kapan aku baca.🙂 Sibuk banget soalnya, senin depan mau sidang akhir skripsi. Wish me luck, guys! hehe…

Jangan lupa kasih komen~!🙂

About Ashiya Xiahtic

what should I write? kekekeke~ seriously, you wanna know about me? kepo ah! lol xD

Posted on September 24, 2013, in KyuTae, Series, SMTOWN and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 23 Comments.

  1. Waaa😀
    akhrnya ff kyutae publish jga hehe:-)
    gomawo unnie, gomawo writer🙂
    keep writing ff kyutae ya hehe:-D
    ceritanya daebak !🙂

  2. Hiaaaaa….
    Chapter ini bikin galau.

  3. Daebak
    akhir.ya ff ni d update lgi.
    Ksihan taeyeon unnie.
    Next🙂

  4. Udah agak lupa gimana jalan ceritanya ,-,
    Tapi keren
    Itu tori ahjumma cuma meluk biasa kan?
    Responnya juga biasa, ga ada yang mencurigakan
    Hadeuuuh taeng unnie buruan berobat dehh, biar ntar cepet comeback
    Walaupun resikonya besar ;_;
    fighting buat ashiya authornim buat skripsinya
    Semoga lancar sidangnya dan tercapai cita”nya😀

  5. Keren keren lanjut thor

  6. akhir.a up date juga author…,,
    faighting buat author smoga cepet slesai skripsinya n FF.a
    hehehe…

  7. Huaahh akhirnya ad updatean baru dri blog ini,,, kangen bgt udah lama gak baca ff kyutae ….
    Sedih ampe nangis bacanyaa taeng unni mudah2an cpet sembuh aduhh kyuppa sedih tu karna gak liat taeng unni bukan karna mnjalin hub ama vic aku suka bgt panggilan yeonni dri umma taeng unni …. Daebbaakk deehhh next ditunggu passtii….

  8. Akhirnya nongol juga nie FF😀
    Aku yakin pasti yang dimaksud Vic ahjumm pasti kasih sayang bukan cinta😀
    tenang taeng eonni,, semua aman2 aja kok ! (y)
    tapi gk tau tuh,, bukan aku yang bikin .-.

    Next !!😀

    Fighting eonn, semoga skripsinya lancar😀

  9. hiks chapter ini bikin galau deh😥
    kasian taeng eonnie, kyunya jg kasian😦
    GANBATE buat ashiya eonnie, semoga lancar yaa sidangnya. amiiin^^
    nextnya ditunggu banget thor😉

  10. taeng unn,, kenapa kamu pake pikir2 sgala sih? udah lah sana cepetan berobat, biar cpet sembuh dan bisa ktemu sama kyuppa lagi,
    kekeke..

    good luck ya unn.. buat sidang skripsinya, semoga kamu bisa melewatinya..

  11. akhir.y keluar jg ini ff…

    pasti victoria eonni ngrang cerita dech..atau emang kyu oppa bner” pcran ma vic eonni…??oppa jhat bngt..

    next.y jngn lma” yah eon..

  12. kesel di sini liat si vic, yg sabar ya taeng eon, terima aja eon biar cepet sembuh, semangat eonnie utk sidang skripsinya, next jgn lama2 ya thor

  13. inthan taegangsterjewelsfishy

    .. huft akhirnya di publish juga eonn udah luama bannget nunggunya
    .. ff.x makin deabak eonn
    .. taeng eonni mau pergi k eropa ninggalin kyuppa donk ??
    .. semoga aj taeng cepat sembuh dan bisa bersatu dengan kyupa

  14. Adooh terharu banget bacanya pas TaeNy moment… Trus itu Victoria bikin EXOmosi neeh adooh Taeng jangan sedih, masih banyak fenboy yang cakep diluar sanah #heaak😐 chapter selanjutnya juga sudah di post ne aku baca dulu ne ~

  15. Akankah taeyeon unnie prg ke eropa?
    Semangat sidangnya unnie^^

  16. Akhrnya da jg..taeng cpt kmbl nyanyi
    Bwt ashiya chngu,purple butterfly kpn publis?

  17. LaylaSparkyuTaegangster

    Maksud Victoria meluk Kyuhyun, Itu mungkin buat nyemangatin Kyu supaya dianya nggak sedih terus2 an ditinggal Taeng
    -,_- Netizen” itu aja mah.. . . Yg nanggepin nya berlebihan..
    Taeng, sana cepet pergi ke Eropanya.. Biar cepet sembuh)
    Fighting! Buat sidangnya thor;;

  18. FF yg ditunggu nih, tpi telat baca😦

    jempol deh buat ffnya🙂

  19. Akhir ff nih update juga, lumutan saya nunggunya #hehehe
    FF nya daebak walaupun saya lupa sedikit alur ceritanya
    Keep written ya author !

  20. Piktor lagi piktor lagi, duuh

  21. omg.. taeng onnie yg sbr ya.. bru aja sneng dnger kbar kyu-ppa nnyukainya,, eh mlah ada artikel kya gtu….
    daebbak thorrr

Leave Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: