Category Archives: Twoshoot

[FF] Love…Goodbye (2/2)

Author : Ashiya
Main Cast : Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon
Support Cast : Kim Sooro, etc.
Length : Twoshoot
Rating : M (NC-17)
Genre : Tentuin sendiri! xD
Disclaimer : The story is 100% mine!
©Copyright ashiya19.wordpress.com

Love…goodbye.. 사랑….안녕…

-Previous Chapter-

“tapi sebelum kau keluar, kau harus menyelesaikan tugas terakhirmu.”

“tu..tugas?” Tanya Kyuhyun tergagap.

Orang itu membuka laci mejanya dan mengeluarkan selembar foto. “kau tahu kita tidak akan dengan mudahnya melepaskan siapapun yang ingin keluar dari kelompok ini. Jadi, tugas terakhirmu adalah……membunuh orang ini.” Ucapnya memberikan foto  itu.

Kyuhyun membelalakan matanya melihat foto tersebut. “ani!” seru Kyuhyun. “aku bersedia membunuh siapapun, tapi tidak dengan Read the rest of this entry

[FF] Love…Goodbye (1/2)

Author : Ashiya
Main Cast : Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon
Support Cast : Kim Sooro, etc.
Length : Twoshoot
Rating : M (NC-17)
Genre : Tentuin sendiri! xD
Disclaimer : The story is 100% mine!
©Copyright ashiya19.wordpress.com
Ashiya Says, “karena banyak yang nodongin(?) minta lanjutin ff, author bikin yang twoshoot aja dulu. Yang lain kapan-kapan di lanjut. 🙂 FF ini pernah author kasih ‘intip’ di group Soshi Couple & Koreaddict sekitar seminggu yang lalu kalo gak salah. mudah-mudahan suka ya. 🙂

Love…goodbye.. 사랑….안녕…

Kyuhyun membuka pintu apartemen itu dan menyerukan nama seseorang yang tinggal di apartemen tersebut.

“Taeyeon?” panggil Kyuhyun namun tidak ada jawaban. Ia kembali mencarinya ke dapur mengingat yeoja itu sangat suka memasak, yeoja yang sudah 2 tahun ini tinggal bersamanya walaupun mereka jarang sekali bertemu. “Taeyeon-ah?” namun Kyuhyun tidak mendapatinya disana. “kemana yeoja itu? Bukannya dia sudah kembali dari China?” pikir Kyuhyun. Ia pun kembali melangkahkan kakinya menuju kamar utama. Kamar yang biasa ia tempati dengan Taeyeon.

Kyuhyun memutar pintu kamar itu dan membukanya perlahan. Ia berharap yeoja itu ada di kamarnya tengah tertidur. Ia memasuki kamar tersebut, namun Read the rest of this entry

[Twoshoot] You’re My Destiny (2/2)

Main Cast : Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon

Support Cast : SNSD, Super Junior

Rating : PG-17

jangan lupa RCL!

Enjoy~!

 

Kyuhyun kembali mengambil jadwal kuliah siang karena ia mendapat shift malam untuk satu tahun. Saat ia masuk kelas ia merasa ada yang aneh. Ia melihat sekelilingnya dan matanya berhenti dibangku sebelah Tiffany yang diisi Jessica yang asyik tidur. Ia mengedarkan pandangannya kesekeliling kelas itu. “kemana anak itu? Ah mungkin ia bolos.” Batin Kyuhyun.

Sudah 1 bulan Kyuhyun tidak bertemu dengan Taeyeon. Karena penasaran akhirnya ia mendekati Tiffany dan menanyakan Taeyeon. Ia terkejut mengetahui bahwa Taeyeon pindah ke Inggris 1 bulan yang lalu.

~~

Kyuhyun berjalan menuju apartemennya. Ia dikejutkan dengan adanya 3 mobil hitam berjejer disana. Saat memasuki tempat tinggalnya ia kembali dikejutkan dengan adanya seorang lelaki tua duduk bersebrangan dengan ajumma pemilik apartemen itu dengan beberapa bodyguard berbadan tegap di sekelilingnya.

“apa kau yang bernama Cho Kyuhyun?” tanya lelaki itu sambil berjalan menghampiri Kyuhyun yang masih berdiri didekat pintu.

“n..ne. anda siapa?” tanya Kyuhyun. Tiba-tiba saja lelaki itu memeluk Kyuhyun.

“kau cucuku.”                            

“mwo??” kaget Kyuhyun melepas pelukan pria tersebut.

~~

Kyuhyun berada disebuah rumah yang sangat besar dan mewah. Kyuhyun memperhatikan sekelilingnya dan munculah beberapa pelayan menghampirinya. Ternyata Kyuhyun adalah cucu dari pemilik perusahaan software gadget terbesar di Korea Selatan. Ia tidak pernah mengetahui hal itu. Semua berawal karena kakeknya tidak merestui pernikahan eomma Kyuhyun dengan appanya yang akhirnya memilih pergi dan menikah diam-diam hingga akhirnya Kyuhyun terlahir ke dunia. Setelah kedua orang tua Kyuhyun meninggal karena kecelakaan, kakeknya mencari keberadaan Kyuhyun karena ia tidak memiliki siapapun untuk mewariskan hartanya.

~~

Taeyeon sudah lulus kuliah. Ia kembali ke Korea selama beberapa hari. Pertama ia mendatangi sahabatnya, Tiffany. Tiffany mengajak Taeyeon jalan-jalan ke tempat dulu mereka selalu kunjungi. Taeyeon melihat seseorang yang ia kenal bersama seorang yeoja yang juga ia kenal.

“Taeng, wae?” tanya Tiffany. Lalu Tiffany mengikuti arah pandang Taeyeon. “heh?? Itu kan…”

“Fany, kita pulang sekarang saja.” Taeyeon berjalan mendahului Tiffany.

~~

“Taeyeon, aku sangat merindukanmu.” Namja itu memeluk Taeyeon namun Taeyeon segera melepasnya dengan paksa. “wae?” heran namja itu.

“oppa, aku kira kau akan menepati janjimu.” Ucap Taeyeon tanpa memandang orang didepannya.

“mwo? A..apa maksudmu?” tanyanya dengan gugup.

“Leeteuk-oppa, kemarin aku melihat kau bermesraan dengan YoonA. Kenapa kau melakukan itu? Aku kira kau benar-benar akan menungguku!” ujar Taeyeon.

“aku ini namja normal! Aku kesepian karena kau tidak ada didekatku karena itu aku menerima cinta YoonA. Kau meninggalkanku selama 2 tahun. Kau pikir aku kuat? Jadi semua ini tidak sepenuhnya salahku. Tapi salahmu yang meninggalkanku selama itu.” Kesal Leeteuk.

“sudah berapa lama kau berhubungan dengannya?” mata Taeyeon sudah berkaca-kaca.

“6 bulan.” Jawab Leeteuk pelan namun masih bisa didengar Taeyeon.

“baiklah. Selamat, oppa. Aku pikir hubungan kita cukup sampai disini saja. pergilah pada YoonA.” Taeyeon berlari meninggalkan Leeteuk sambil menangis.

~~

Taeyeon sudah kembali ke Inggris. Ia berjalan menyusuri jalanan kota London. Ia masih belum bisa melupakan Leeteuk.

“Taeyeon-ah, appa mau bicara.” Ucap tuan Kim saat Taeyeon baru tiba dirumahnya. “apa kau sudah memiliki namjachingu?”

“aku baru saja putus dengannya, appa.”

“eh? Siapa? Daniel RadCliff tetangga kita itu?”

“bukan. Teman kuliahku di Korea dulu.” Jawab Taeyeon.

“oh begitu. Baguslah.”

“ye???”

“begini, appa mempunyai relasi bisnis. Appa berniat menjodohkanmu dengan anaknya. Dia anak yang baik, pintar dan juga tampan. Kau pasti menyukainya.”

“tapi..”

“kenapa? Kau mau membantah appa?”

“ah, aniyo.” Taeyeon menunduk tidak berani melawan appa nya.

“besok mereka akan datang kesini jadi kau harus berdandan yang cantik.”

“siapa namanya?” Taeyeon penasaran.

“tunggu saja besok.”

~~

“kau??” kaget Taeyoen melihat namja yang datang ke rumahnya.

“oh kalian sudah saling kenal? Baguslah.” Ucap eomma Taeyeon senang.

“dia teman sekelasku waktu masih kuliah di Korea.” Jawab namja itu.

“kalau begitu kalian pergilah jalan-jalan. Akrabkan kembali hubungan kalian.” Ucap appa Taeyeon.

“kami tidak pernah akrab appa.” Batin Taeyeon.

~~

Taeyeon dan Kyuhyun berjalan kaki menyusuri jalanan di sekitar istana Buckingham.

“gomapta.” Ucap Kyuhyun tiba-tiba yang membuat Taeyeon menoleh kearahnya. “aku sudah dengar semuanya dari Tiffany. Kau yang membantuku bekerja diperusahaan ayahmu kan?”

“Fany, kau melanggar janjimu.” Gumam Taeyeon.

“aku yang memaksanya menceritakan semuanya karena waktu itu aku sudah curiga. Aku melihat fotomu di ruang kerja ayahmu.”

“jadi sekarang kau sudah kaya ya?” canda Taeyeon. Kyuhyun tertawa kecil.

“ternyata aku masih memiliki seorang kakek. Orang tua tadi adalah kakekku. Ia tiba-tiba datang ke apartemenku dan…” Kyuhyun mulai menceritakan semua perihal kakeknya itu. “kenapa kau tidak pamit padaku saat pergi kesini?” Kyuhyun menatap Taeyeon.

“untuk apa? Memang kau siapa? Lagipula kau tidak akan peduli kan?” ucap Taeyeon.

“benar juga.” Ucap Kyuhyun sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. “bagaimana dengan Leeteuk? kau masih berhubungan dengannya?”

“ani. Kami sudah putus dan aku minta kau agar tidak membahasnya lagi.” Kyuhyun mengangguk. “aku pikir ini sebuah rekor.”

“rekor? Maksudmu?” bingung Kyuhyun.

“kau tidak ingat saat kuliah dulu? Kita selalu saja bertengkar dan paling lama kita tidak bertengkar itu hanya 2 jam. Sekarang sudah hampir seharian kita tidak bertengkar.” Taeyeon tertawa mengingat masa lalunya.

“kau benar. Mungkin karena sekarang kita sudah dewasa.” Ucap Kyuhyun.

“kita? Aku pikir hanya aku yang sudah dewasa. Kau masih seperti dulu yang selalu saja membawa PSPmu kemana pun pergi.” Ucap Taeyeon melirik PSP ditangan Kyuhyun.

“huh dasar kau ini!” Kyuhyun mengacak rambut Taeyeon gemas. Taeyeon terdiam. Kyuhyun tidak pernah melakukan itu dan hal itu membuatnya deg-degan begitupun dengan Kyuhyun sendiri. ia segera menarik tangannya kembali. Mereka kembali berjalan.

“sebaiknya kita pulang sekarang. Disini dingin.” Ucap Taeyeon. Terlihat asap tipis keluar dari mulutnya.

“baiklah. Kajja.” Ditengah perjalanan Kyuhyun membuka jasnya dan memakaikannya di bahu  Taeyeon yang semakin kedinginan.

“menurutmu bagaimana dengan perjodohan ini?” tanya Kyuhyun.

“entahlah. Di satu sisi aku tidak ingin mengecewakan appa tapi disisi lain aku kecewa karena yang dijodohkan itu kau.” Jawab Taeyeon.

“hah dasar kau!” Kyuhyun menoyor kepala Taeyeon pelan dan keduanya pun tertawa.

~~

“whoaaa.. Taeng, kau cantik sekali dengan gaun itu.” Puji Tiffany. Hari ini hari pernikahan Taeyeon dan Kyuhyun. Tiffany selalu menggoda Taeyeon maupun Kyuhyun dengan mengungkit hubungan mereka dimasa lalu. Jika sudah begitu, wajah Taeyeon jadi memerah seperti kepiting rebus. Sedangkan Kyuhyun akan balik menggodanya dengan menyebut bahwa Siwon menyukainya. Sudah tentu Tiffany jadi malu sendiri.

Kyuhyun berdiri didepan altar dan di dekatnya berdiri sahabatnya yaitu Choi Siwon. Taeyeon memasuki tempat pemberkatan yang diadakan di sebuah taman. Taeyeon berjalan dengan didampingi ayahnya dan Tiffany berjalan dibelakangnya. Siwon terus memandang Tiffany yang tampak lebih cantik dari biasanya dengan mengenakan gaun putih selutut yang menampilkan kaki jenjangnya yang indah dan eyesmilenya yang membuat Siwon jatuh hati. Tiffany menunduk malu karena Siwon terus memperhatikannya.

Kyuhyun dan Taeyeon mulai mengucapkan sumpahnya.

“kalian sudah resmi menjadi suami istri. Kalian boleh berciuman.” Ucap sang pendeta. Kyuhyun dan Taeyeon jadi salah tingkah. Mereka tidak pernah berciuman sebelumnya bahkan berpegangan tangan saja belum pernah.

“cium! Cium! Cium!” teriak para tamu undangan. Setelah mengumpulkan seluruh keberaniannya, untuk pertama kalinya Kyuhyun ‘mencicipi’ bibir Taeyeon. Taeyeon tidak membalas ciuman itu. Ia hanya diam menerima apa yang dilakukan Kyuhyun. Setelah melepas ciumannya, Kyuhyun mengerutkan dahinya sambil menatap Taeyeon seolah berkata kenapa-diam-saja?

“lemparkan bunganya!” teriak salah seorang tamu. Kyuhyun dan Taeyeon berbalik membelakangi tamu undangan dan melemparkan bunga itu bersama-sama.

“whoaaaaa..” seru Kyuhyun dan Taeyeon setelah berbalik dan melihat siapa yang menangkap bunga itu. Siwon dan Tiffany memegang bunganya. “sudah kubilang, pasti kalian berdua akan segera menyusul kami.” Ucap Kyuhyun.

~~

Kyuhyun dan Taeyeon berada di Bali untuk berbulan madu sekaligus liburan. Mereka mengunjungi Tanah Lot, lalu ke Pulau penyu. Di Pulau Penyu, Kyuhyun mengerjai Taeyeon dengan mengalungkan ular besar ke lehernya. Taeyeon sangat ketakutan hingga akhirnya menangis. Kyuhyun menertawakan Taeyeon yang begitu ketakutan. Lalu mereka menikmati sunset di pantai Kuta.

“yeppeuta..” gumam Taeyeon memandang langit kemerahan dihadapannya sambil menyandarkan kepalanya di bahu Kyuhyun. “oppa, setelah ini aku ingin mengunjungi Hard Rock café yang didepan itu.” Pinta Taeyeon. Kyuhyun mengiyakan. Mereka melihat segerombolan warga local yang bersenang-senang dipantai itu. ada yang berfoto-foto dengan fose yang aneh, mengubur temannya didalam pasir, membuat istana pasir, dan lain-lain.*haaaa pengalaman pribadi author* “lucu sekali mereka.” Ucap Taeyeon.

Setelah dari café mereka kembali ke hotel. “haaah,, lelah sekali.” Taeyeon langsung merebahkan dirinya di kasur.

“ya!! Mandi dulu sana. Kakimu juga penuh pasir.” Perintah Kyuhyun. Taeyeon berjalan dengan malas menuju kamar mandi. Saat mandi ia teringat sesuatu. “ah nanti malam bagaimana?? Aku takut.” Batin Taeyeon. Taeyeon menatap tubuhnya sendiri yang basah dan tanpa sehelai benangpun lalu menyilangkan kedua tangannya didepan dada.

“Taeyeon, cepat!! Aku mau mandi.” Teriak Kyuhyun. Taeyeon tidak menjawab. “ya!! kenapa diam saja? ppali! Atau aku masuk saja!”

“a..andwae!! aku sudah selesai. Tunggu sebentar.” Taeyeon yang sudah memakai piyamanya keluar dari kamar mandi itu dengan handuk dikepalanya. Kyuhyun menatap heran Taeyeon yang gugup. Lalu ia masuk ke kamar mandi itu.

“eotteokke??” batin Taeyeon sambil mondar-mandir menggigit kukunya. “ah, aku tidur saja.” Taeyeon segera meloncat ke tempat tidur dan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut. CKLEK!! Kyuhyun keluar dari kamar mandi hanya dengan handuk yang menutupi tubuh bagian bawahnya. Taeyeon segera berbalik membelakangi Kyuhyun dan pura-pura tidur.

“kau sudah tidur?” tanya Kyuhyun yang tengah memakai piyamanya. Taeyeon tidak menjawab. Kyuhyun membaringkan tubuhnya disamping Taeyeon. Ia heran kenapa ada bantal guling ditengah mereka berdua. Lalu sebuah seringaian muncul diwajah putihnya. Kyuhyun pura-pura tidur dan masuk kedalam selimut. “haaah panas sekali.” Kyuhyun pura-pura mengigau. Ia menendang selimut itu hingga tersingkap dan jatuh ke ujung tempat tidur. Pelan-pelan Taeyeon mengintip ke belakang. Ia melihat Kyuhyun terpejam dan tangannya yang berusaha membuka kancing piyamanya sendiri. Taeyeon kembali berbalik saat Kyuhyun bangkit dan membuka bajunya lalu melemparnya sembarangan.

“eotteokke?” batin Taeyeon. Diam-diam Kyuhyun menyeringai melihat Taeyeon yang meringkuk disebelahnya. Lalu ia kembali berbaring. Kyuhyun berguling-guling seolah mencari posisi yang enak untuk tidur lalu melempar bantal guling yang menghadang tubuh keduanya. GREBB!! Kyuhyun memeluk Taeyeon dari belakang. Taeyeon membelalakan matanya. Kyuhyun semakin merapatkan tubuhnya ke tubuh Taeyeon. Jantung Taeyeon makin tidak karuan. Kyuhyun menaikan rambut Taeyeon dan mengecup tengkuknya. Taeyeon merinding. “jagiya~!” desah Kyuhyun. Taeyeon berbalik. Kyuhyun menindih Taeyeon dan menatap matanya lalu tersenyum. Ia mendekatkan wajahnya ke wajah Taeyeon dan mendaratkan bibirnya tepat dibibir Taeyeon. Lama-lama Taeyeon membalas ciuman itu. ia melingkarkan tangannya dileher Kyuhyun. Tangan Kyuhyun tidak tinggal diam. Ia membuka kancing piyama Taeyeon satu persatu. Ciumannya turun ke leher putih Taeyeon dan meninggalkan bercak merah disana. Desahan Taeyeon membuat Kyuhyun semakin bernafsu. Malam itu menjadi saksi bagaimana Taeyeon menjadi milik Kyuhyun seutuhnya.

~~

Sinar matahari yang menembus jendela membangunkan Taeyeon. Ia menengok ke sampingnya dan melihat Kyuhyun yang masih tertidur.

“YA!! KAU!! Apa yang telah kau lakukan?? Awwhh..” Taeyeon mengerang merasakan sekujur tubuhnya sakit. Terutama bagian kewanitaannya. Kyuhyun terbangun mendengar erangan Taeyeon.

“jagi, wae?”

“apa yang kita lakukan tadi malam? Kenapa aku tidak pakai baju? Dan kau juga. Badanku terasa sakit. Apa yang kau lakukan padaku?” Taeyeon menangis.

“tenang, jagi. Kenapa kau ketakutan seperti itu? aku ini suamimu. Wajar jika aku melakukan ‘itu’ denganmu.” Ucap Kyuhyun.

“suami? Mm..ah. benar. Tadi malam….” Taeyeon jadi malu sendiri. Lupa bahwa ia sudah menjadi nyonya Cho. Lalu Taeyeon beranjak. “mau kemana?” tanya Kyuhyun.

“baboya namja! Tentu saja mandi.” Jawab Taeyeon.

“ikut!!” Kyuhyun berlari kecil mengikuti Taeyeon. BRAKKK!! Taeyeon menutup pintu kamar mandi tepat didepan wajah Kyuhyun.

“aissshh..” dengus Kyuhyun.

FIN

[Twoshoot] You’re My Destiny (1/2)

Main Cast : Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon

Support Cast : SNSD, Super Junior

Rating : PG-17

jangan lupa RCL!!

Enjoy~

 

Kyuhyun dan Taeyeon berkuliah di universitas yang sama dan satu kelas. Hubungan mereka bisa dibilang seperti Tom and Jerry. Masalah kecil saja selalu dibesar-besarkan. Kyuhyun yang selalu membuat emosi Taeyeon memuncak. Seperti saat ini, Taeyeon tengah kencan dengan Leeteuk. Namja yang ia sukai sekaligus seniornya. Leeteuk dan Taeyeon berada disebuah tempat makan. Saat pelayan datang membawa pesanan yang dipesan keduanya, tanpa sengaja pelayan itu menumpahkan jus strawberry ke dress putih Taeyeon. Betapa shocknya Taeyeon begitu tahu pelayan itu ternyata Kyuhyun, musuh bebuyutannya. Pertengkaran pun tak terelakan. Pengunjung lain ada yang merasa terganggu dan akhirnya meninggalkan tempat itu.

“YA!! kau sengaja menumpahkan minuman itu kan?? Kenapa kau itu selalu muncul disaat aku sedang senang?? apa tidak bisa kau menyingkir dariku 1 hari saja hah??” bentak Taeyeon.

“heh!! Aku sudah minta maaf dan itu juga tidak disengaja! Kenapa kau masih meneriakiku??” teriak Kyuhyun tak kalah galaknya. Kyuhyun dan Taeyeon terus bertengkar. “aku heran ternyata masih ada namja yang mau dengan yeoja kasar sepertimu!!” PLAKKK!!! Taeyeon menampar pipi kiri Kyuhyun dengan tangan kanannya karena tidak tahan dengan ucapan Kyuhyun yang semakin menyakitkannya. Reflex Kyuhyun mengambil segelas air putih didekatnya dan menyiramnya ke wajah Taeyeon. Taeyeon tercekat. Leeteuk terkejut dengan apa yang dilakukan Kyuhyun. Akhirnya Leeteuk membawa  Taeyeon pergi dari tempat itu. Kyuhyun terpaku baru mencerna apa yang telah dilakukannya. Menyiram wajah seorang yeoja didepan umum. Beberapa pengunjung mulai berbisik-bisik.

“Kyuhyun-ah, ayahku memintamu menemuinya.” Ucap Sungmin dengan lesu.

Di mobil, Leeteuk dan Taeyeon terdiam. Leeteuk sedikit kesal dengan Kyuhhyun yang selalu membuat masalah dengan Taeyeon namun ia juga tidak bisa sepenuhnya menyalahkan Kyuhyun karena sikap Taeyeon yang gampang tersulut emosinya jika berhadapan dengan Kyuhyun. Airmata Taeyeon sudah bercampur dengan air  itu. Leeteuk mengelapnya dengan kedua jari jempolnya.

“mian, aku membawamu ke tempat ini.” ucap Leeteuk lalu memeluk Taeyeon dan mengelus punggungnya menenangkan Taeyeon yang menangis terisak. Kyuhyun keluar dengan tas ransel dipunggungnya. Ia mematung melihat Leeteuk memeluk Taeyeon yang menangis didalam mobil.

~~

“sudah kuperingatkan kau supaya tidak dekat-dekat dengan Leeteuk-oppa. Kenapa kau masih mendekatinya, hah??” bentak YoonA. Taeyeon tidak mempedulikannya. Ia terus berjalan.

Taeyeon dan Kyuhyun berpapasan saat menyusuri koridor kampus. Kyuhyun melihat sekilas wajah Taeyeon yang pucat. Taeyeon mengacuhkannya begitupun Kyuhyun yang melengos. Taeyeon terus berjalan. Lama-lama koridor itu tampak sepi.

“Taeyeon!!” teriak seseorang dari belakang, Taeyeon menoleh dan… CPROTT!! Seseorang melemparinya  dengan telur dan lama-lama semakin banyak orang yang melemparinya dengan telur dan tepung. Taeyeon tidak bisa berbuat apa-apa. Tubuhnya yang memang sedang tidak fit kini terjatuh ke lantai dan pandangannya mulai kabur.

“ya!! apa yang kalian lakukan??” teriak seorang namja.

~~

Taeyeon terbangun dan terkejutnya melihat orang yang berada disampingnya. Kyuhyun  sudah menyelamatkan Taeyeon dari orang-orang yang mengerjainya. Kyuhyun beranjak, langkahnya terhenti saat Taeyeon mengucapkan, “gomawo.”. lalu ia pergi meninggalkan Taeyeon sendirian di ruang kesehatan.

~~

“Siwon, kumohon bantulah aku. Aku harus membayar tunggakan apartemenku selama 3 bulan jika tidak aku akan diusir. Aku bisa bekerja apa saja. kau tahu sendiri aku disini tidak punya siapa-siapa.” pinta Kyuhyun pada Siwon.

“bukannya kau sudah bekerja di café ayahnya Sungmin?”

“aku dipecat.” Jawab Kyuhyun lemas.

“mwo?? Wae??”

“karena masalah keributan dengan pelanggan. Jadi bagaimana? Apa kau bisa memasukanku kerja?”

“entahlah. Nanti aku tanyakan pada aboji.” Ucap Siwon. Ternyata pembicaraan itu tidak sengaja didengar oleh Taeyeon.

“jadi dia dipecat setelah kejadian itu?” gumam Taeyeon.

~~

Taeyeon menyambut appanya yang baru saja tiba dari Prancis.

“appa, apakah ada lowongan kerja diperusahaan?” tanya Taeyeon bergelayut manja.

“kenapa kau tiba-tiba bertanya soal itu?” heran appanya.

“ani, aku hanya ingin menebus kesalahanku. Aku sudah membuatnya dipecat dari pekerjaannya dan aku merasa kasihan karena dia sudah tidak punya keluarga.”

“mwo?? Apa yang sudah kau lakukan??”

“ayolah appa, jebal. Lagipula dia sudah menolongku saat anak-anak menyerangku kemarin.” desak Taeyeon sambil memajukan bibirnya.

“aisshh anak ini..” appanya mengacak rambut Taeyeon dengan gemas.

~~

Kyuhyun tiduran memandang langit-langit apartemen sempitnya. walaupun apartemen itu sempit dan kumuh, mau tidak mau dia harus mau tinggal disana karena hanya apartemen itu yang bisa ia tempati. Kyuhyun beranjak kedapur membuat mi ramen. Ia harus menghemat gaji terakhirnya itu sampai dia mendapat pekerjaan. Saat ia melihat ke jendela ia melihat seseorang yang mencurigakan dengan penampilan yang mirip bodyguard tengah memperhatikan apartemennya. Tidak lama kemudian ia pergi dengan mobil hitamnya.

“siapa? Mencurigakan.” Gumam Kyuhyun.

Saat Kyuhyun menyantap ramennya seseorang mengetuk pintunya dan ternyata itu adalah ajumma pemilik apartemen.

“Hyun-ah, ini ada titipan untukmu.” Ajumma itu menyerahkan amplop berwarna putih.

“oh, kamsahamnida, ajumma. Mmm..oh ya soal tunggakan apartemen, bisakah kau memberiku waktu 1 minggu lagi?”

“ah, kau tidak perlu memikirkan itu lagi. Tunggakanmu sudah lunas.” jawab ajumma itu berseri-seri.

“mwo??” kejut Kyuhyun.

“ne, tadi pagi ada yang datang kerumahku dan membayar tunggakan biaya sewa apartemenmu. Bahkan ia membayarnya sampai 1 tahun kedepan.”

“eh? Nugu??”

“entahlah. Ia menolak memberitahukan namanya.” Jawab ajumma. “baiklah, ajumma pergi dulu.” Pamitnya. Kyuhyun membuka surat itu dan matanya melebar setelah mengetahui bahwa ternyata itu adalah surat pemanggilan kerja.

“ah, ini pasti berkat Siwon. Aku harus berterima kasih padanya.” Ucap Kyuhyun sambil membaca surat itu.

~~

Kyuhyun menghampiri Siwon yang sibuk memilih-milih buku diperpustakaan dan berterima kasih karena ia diterima bekerja.

“tapi… aku belum menanyakan hal itu pada aboji. Ia masih di China.” Jawab Siwon bingung.

“eh?” Kyuhyun pun ikut heran.

“apa nama perusahaan itu?” tanya Siwon.

“perusahaan Samsung.” Jawab Kyuhyun.

“Samsung? Perusahaan abojiku LG.”

“mwo??”

“ah sudahlah. Yang penting kau sekarang sudah bekerjakan?” Siwon menepuk pundak Kyuhyun. Kyuhyun tersenyum dan mengangguk. Kyuhyun akhirnya pergi mendahului Siwon.

“eh, Samsung?? Perusahaan itu kan…” gumam Siwon.

~~

Kyuhyun sudah bekerja beberapa bulan diperusahaan itu. Ia pun mengambil jadwal kuliah malam karena siang hari ia harus bekerja. Sampai sekarang ia tidak tahu siapa yang membantunya mendapat pekerjaan. Saat pulang kerja Kyuhyun mampir ke sebuah super market. Ia tidak memperhatikan jalan karena mata dan tangan kanannya sibuk menatap smartphonenya hingga ia menabrak seseorang dan smartphonenya pun terjatuh..

“ah mian…. Kau?” kejut Kyuhyun ternyata orang yang ditabraknya adalah Taeyeon yang sedang berbelanja dengan Tiffany.

“kau??” kejut Taeyeon sambil bangun dengan dibantu Tiffany.

“ya!! kau sengaja menabrakku ya??” sinis Kyuhyun.

“mwo?? Untuk apa aku menabrakmu?? Kau sendiri jalan ga liat-liat!” balas Taeyeon.

“gara-gara kau, lihat ponselku terjatuh!! Kau tidak bisa menggunakan matamu dengan benar hah??” bentak Kyuhyun.

“ya!! kenapa kau membentak Taeyeon??” sembur Tiffany yang semula diam saja. “kau tidak tahu Taeyeon sudah…”

“Fany!!” Taeyeon menyenggol lengan Tiffany. Tiffany mendengus kesal.

“hhh..sudahlah. aku malas berurusan dengan kalian.” Kyuhyun berjalan meninggalkan Taeyeon dan Tiffany.

“Fany-ah, kumohon kau untuk tidak memberitahukan itu pada siapapun. Termasuk Kyuhyun.” Ucap Taeyeon. Tiffany mengangguk.

~~

“Taeyeon, minggu depan appa akan memindahkan kuliahmu ke Inggris. Apa ingin yang terbaik untukmu.”

“mwo?? Tapi appa..”

“appa sudah membereskan semuanya. Minggu depan kau berangkat.” Ucap tuan Kim. Taeyeon tidak bisa berbuat apa-apa.

Seminggu kemudian..

“mwo??? Kau tidak sedang bercanda kan? Ini bukan hari april mop, Taengoo!” Tiffany membulatkan matanya mendengar bahwa Taeyeon akan pindah.

“aku serius. Maaf aku baru memberitahumu sekarang.”

“jadi..kapan kau berangkat?” kedua bola mata Tiffany mulai berkaca-kaca.

“besok.” Tiffany memeluk Taeyeon karena ia akan berpisah dengan sahabat baiknya untuk waktu yang lama. Setelah itu, Taeyeon pamit pada semua teman sekelasnya dan juga Leeteuk.

“semoga kau kerasan disana, Taeng.” Leeteuk mengecup kening Taeyeon. Taeyeon tersenyum dan memeluk Leeteuk.

To be continue