Blog Archives

[FF] I’ll Protect You (Chapter 2)

taejae

Author : Ashiya

Cast :

  • Kim Taeyeon (Girls’ Generation)
  • Kim Jaejoong (JYJ)
  • Kim Junsu (JYJ)

Other cast :

  • Park Bom (2NE1)
  • Gong Minzy (2NE1)
  • Choi Seunghyun (Big Bang)
  • Kim Bum
  • Kim Soeun
  • etc. You’ll find them later..

Genre :

  • Fantasy, Action, Mystery

Length :

  • Multichapter

Disclaimer : This fiction is mine. Adapted by Charlaine Haris’s novel “Dead Until Dark”

Copyright : © ashiya19.wordpress.com 2014. All Rights Reserved.

Warn : Tokoh Choi Dongwook/Se7en di chapter 1 di ganti oleh Choi Seunghyun/TOP Big Bang. Soalnya agak kurang sreg SE7EN di pasangin sama Bom. :3 TOP juga sih sebenernya kurang sreg juga. tapi ga pa-pa deh. hihi..

Happy reading~ Read the rest of this entry

Advertisements

[FF] VIP, Don’t Hate Me (Oneshot)

Author : Ashiya
Main Cast : Big Bang, Kim Taeyeon
Support Cast : Dara (2NE1), Cheondung (MBLAQ), CL (2NE1)
Genre : Star life(?), IDK onion-emoticons-set-6-59
Length : 2393 words
Language : Bahasa Indonesia
Disclaimer : This story 100% mine. No plagiator, please!
Copyright : ashiya19.wordpress.com

-VIP, Don’t Hate Me-

Kim Taeyeon, seorang fans boyband Korea ternama. Big bang. Ia seorang VIP yang berbeda dengan VIP yang lainnya. Ia selalu mengikuti semua kegiatan Big Bang, selama itu masih di Korea. Ia tidak memperdulikan berapa jauh kota tempat tinggalnya dengan tempat show Big Bang. Semua kegiatan Big Bang di Korea, mulai dari launching album, fan meeting, fan signing, hingga konser pun ia tidak pernah ketinggalan. Semua member Big Bang adalah biasnya. Baginya tidak ada member yang terfavorit karena semuanya adalah yang paling ia favoritkan.

Selain itu, perbedaannya dengan VIP lain adalah Read the rest of this entry

[FF] Why Did I Fall in Love With You (Chapter 2)

Author : Ashiya
Main Cast : Park Sanghyun (Thunder MBLAQ), Kim Taeyeon (Girls’ Generation), Oh Sehun (EXO)
Other Cast : Leo (Hello Baby MBLAQ), Kris Wu (EXO), Park Dara (2NE1), etc.
Genre : Romance, Angst
Language : Bahasa Indonesia
Diclaimer : FF ini murni bikinan author sendiri. Dilarang memplagiat!
Warn : ada adegan NC’nya. siap-siap tutup blog! *eh??
©Copyright : ashiya19.wordpress.com

-Previous Chapter-

Anak 12 tahun itu masih diam ditempatnya. Sejenak kemudian ia melihat sesuatu yang terjatuh dari tas yang dibawa Taeyeon. Ia pun segera memungutnya. Benda itu adalah selembar foto. foto itu adalah foto Taeyeon dengan Sanghyun dan Dara.

“noona!!” teriak anak itu memanggil Taeyeon. “fotomu terjatuh!” teriaknya lagi namun Taeyeon tidak mendengarnya dan ia semakin berlari menjauh. Saat ia akan mengejarnya, seorang wanita yang tampak seperti ibunya menghampirinya.

“Sehun-ah, kajja!”

Anak yang dipanggil Sehun itu pun akhirnya mengurungkan niatnya mengembalikan foto itu dan membawanya pergi.

Taeyeon akhirnya menemukan sosok yang dicarinya, ia segera berlari menghampirinya.

“Sanghyun-ah!!” teriak Taeyeon membuat Sanghyun dan orang-orang yang mendengar teriakannya menoleh.

“Taeng..” Sanghyun tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Taeyeon berdiri didepannya dengan napas tersengal-sengal. Sanghyun segera memeluknya. Taeyeon pun membalas pelukan itu.

“Sanghyun-ah, mianhae. Aku terlambat.” Ucap Taeyeon setelah melepas pelukan itu.

“gwaenchana. Aku senang akhirnya kau datang.” Ujar Sanghyun dengan mata berkaca-kaca. “kupikir kau tidak akan da…”

Ucapan Sanghyun terpotong karena tiba-tiba Taeyeon menarik lehernya agar sejajar dengan wajahnya dan berjinjit. Taeyeon menautkan bibirnya di bibir Sanghyun. Mulanya Sanghyun terkejut namun akhirnya ia membalas ciuman itu.

Kedua tangan Sanghyun memeluk pinggang Taeyeon dan sedikit mengangkatnya. Mereka berciuman cukup lama tanpa memperdulikan orang-orang disekelilingnya. Lalu merekapun melepas ciuman itu dan saling bertatapan tersenyum.

Akhirnya Sanghyun pamit pada Taeyeon dan mengecup kening Taeyeon. Lalu berjalan ke arah 2 petugas bandara. Ia menoleh lagi pada Taeyeon dan akhirnya ia pergi.

“Taeyeon-ah, kau harus yakin ia akan kembali.” Ucap Dara menyemangati Taeyeon. “kajja, kita pulang!”

“ne, eonni.” Taeyeon dan Dara pun akhirnya pergi dari airport itu.

Sementara itu di tempat lain, anak yang memungut foto Taeyeon terus memandangi foto itu.

“yeppeo..” gumamnya menatap gambar Taeyeon.

“nugu?” tanya eommanya yang tidak sengaja mendengar gumaman anaknya itu.

“oh, aniyo.” Sehun cepat-cepat menyembunyikan foto itu.
-Chapter 2-

Sudah 1 tahun Taeyeon tidak mendapat kabar dari Sanghyun. Hampir setiap hari ia mengunjungi Dara, kakak Sanghyun dirumahnya. Berharap ia mendapatkan sedikit informasi tentang Sanghyun. Namun Dara selalu berkata bahwa mungkin Sanghyun sangat sibuk dan tidak mempunyai waktu menghubungi Taeyeon.

Dara tampak sedih melihat wajah kecewa Taeyeon. “mian aku sudah membohongimu, Taeng.” Batin Dara.

“Sanghyun-ah, apa kau tidak merindukanku?” gumam Taeyeon suatu malam saat ia duduk di balkon rumahnya memandangi bintang yang bersinar di langit kota Jeonju.

**

Sementara itu disebuah rumah di tengah kota Seoul, seorang anak berusia 13 tahun bernama Oh Sehun, duduk menghadap meja belajarnya. Dari belakang anak itu tampak seperti sedang belajar dengan rajin. Namun bukan, ia bukan sedang belajar. Melainkan terus  memandangi sebuah foto yang ia temukan setahun yang lalu dibandara Jeonju saat ia akan mengunjungi kerabatnya di kota itu.

“Dara …? Taeyeon…?” gumam Sehun memandangi foto itu. Foto tersebut menggambarkan 2 yeoja yang mengapit satu namja. Ia membalikan foto itu dan terpampang jelas 3 nama di balik foto itu. Dara, Sanghyun, Taeyeon.

Sehun dapat langsung menebak yang namja karena jelas nama Sanghyun adalah nama untuk namja. Sedangkan yang 2 yeojanya, ia tidak mengetahui yang mana Dara dan yang mana Taeyeon.

“Sehun-ah..” panggil seseorang sambil membuka pintu kamar Sehun.

“oh, eomma.” Sehun cepat-cepat menyembunyikan foto itu di tumpukan buku yang ada di meja belajarnya dan berpura-pura mengerjakan buku tugasnya.

“kau sedang belajar?” tanya eomma Sehun sambil mengelus rambut anaknya itu dengan lembut.

“ne.” jawab Sehun tampak sibuk menulis sesuatu di bukunya.

“kalau sudah selesai cepat tidur. Jangan tidur terlalu larut.” Nasihat eommanya.

“ne, eomma.” Jawab Sehun.

Nyonya Oh akhirnya pergi meninggalkan Sehun sendiri di kamarnya. Setelah nyonya Oh pergi, Sehun segera mengambil foto Taeyeon. Ia tersenyum memandang foto Taeyeon dan meletakan kembali foto itu ke laci meja belajarnya.

Ia beranjak menuju tempat tidurnya dan merebahkan dirinya menatap langit-langit kamarnya yang transparan sehingga ia bisa melihat langit malam itu. “apakah kita tengah memandang langit yang sama, noona?” batin Sehun. “annyeongi jumuseyo~” ia pun tertidur pulas.

**

Singkat cerita, Taeyeon tidak pernah berkencan dengan namja lain. terkadang muncul dugaan bahwa Sanghyun menemukan yeoja lain yang menarik perhatiannya namun ia segera menepis anggapan itu dan berpikiran positif. Ia tetap setia menunggu Sanghyun kembali padanya meskipun sudah 2 tahun namja itu tidak pernah memberi kabar.

Namun penantian Taeyeon selama 2 tahun itu tampaknya akan segera berakhir. Saat ia dalam perjalanan pulang setelah menyelesaikan pekerjaan freelancenya, ia mendapati sebuah mobil yang tidak asing lagi bagi Taeyeon terparkir didepan rumahnya.

“inikan mobil Dara-eonni? Tumben sekali ia datang kemari?” pikir Taeyeon. Tanpa pikir panjang ia segera masuk ke dalam rumahnya. “aku pulang!” seru Taeyeon memasuki rumahnya. “eonni, tumben kema….”

“Taeng-ah..” terdengar suara namja yang sangat Taeyeon hapal siapa pemilik suara itu.

Taeyeon membelalakan matanya melihat sosok yang tidak ia temui selama 2 tahun ini.

“Sanghyun-ah…” lirih Taeyeon melihat namja yang berjalan menghampirinya.

Saat Sanghyun hendak memeluknya, Taeyeon mendorong Sanghyun dan membuat namja itu mengerutkan dahinya.

“wae? Apa kau tidak merindukanku?” tanya Sanghyun bingung dengan reaksi Taeyeon. begitupun Dara dan nyonya Kim yang sedari tadi menonton(?) keduanya.

“seharusnya aku yang mengatakan itu!!” emosi Taeyeon tiba-tiba dengan mata berkaca-kaca. “kenapa kau tidak pernah menghubungiku?”

“Taeng-ah…” Sanghyun berniat menenangkan yeojanya itu namun Taeyeon menepisnya dengan kasar.

“Taeng, jaga kelakuanmu.” Nyonya Kim mengingatkan Taeyeon. “ia baru kembali dari Filipina dan langsung kemari. Seharusnya kau menyambutnya dengan baik.”

Akhirnya tanpa pikir panjang, Taeyeon menyeret Sanghyun ke kamarnya dan menutup pintu kamar itu.

“Taeng, mianhae. Aku…” ucapan Sanghyun terpotong karena melihat Taeyeon yang menangis menundukan kepalanya.

Sanghyun menaikan dagu Taeyeon dan dapat melihat dengan jelas ekspresi kekecewaan, kemarahan dan juga  kesedihan di kedua mata yeoja mungil itu. Sanghyun yang tidak tahan melihat Taeyeon menangis, meraih tubuh yeoja itu dan memeluknya dengan erat.

“aku tahu kau kecewa padaku tapi aku benar-benar minta maaf.” Ucap Sanghyun tanpa melepas pelukannya.

“kenapa kau tidak pernah mengabariku?” tanya Taeyeon terisak.

“aku….aku sangat sibuk dengan pekerjaanku.”

Taeyeon melepas pelukannya dan menatap kedua manik Sanghyun, “sesibuk itukah sampai kau tidak pernah menghubungiku selama 2 tahun??”

“Taeng-ah..” Sanghyun menangkup wajah Taeyeon dengan kedua tangannya. “sekarang aku disini. Di depanmu. Dan itu artinya aku kembali untukmu. Aku berjuang untuk bisa kembali bersamamu.” Sanghyun mengakhiri perkataannya dengan mendaratkan satu ciuman manis dibibir Taeyeon.

“kedatanganku kesini juga bukan hanya sekedar menemuimu tapi aku juga ingin menepati janjiku dulu.” Ucap Sanghyun.

“maksudmu?”

Sanghyun merogoh saku blazzernya dan menunjukan sebuah kotak berisi sepasang cincin pada Taeyeon. “kau tentu masih ingat janjiku dulu untuk segera menikahimu, kan?”

Taeyeon tercekat melihat Sanghyun yang benar-benar melaksanakan janjinya beberapa tahun yang lalu saat mereka masih di high school.

“kau masih ingin aku menepati janjiku, kan?” tanya Sanghyun menatap Taeyeon. “aku tidak main-main dengan janji itu. Jadi, izinkan aku mendampingi dan melindungimu sebagai suamimu. Memiliki anak-anak yang manis dan membesarkannya bersama-sama. Kau mau, kan?”

“Sanghyun-ah, aku tidak percaya akan secepat ini..”

Sanghyun tersenyum lembut dan menyeka airmata Taeyeon. “so, will you marry me?” Tanya Sanghyun lagi yang dibalas jawaban positif dari Taeyeon. “aku sudah menyiapkan semuanya. Lusa kita akan menikah.”

Ucapan Sanghyun itu otomatis membuat Taeyeon membelalakan matanya. “mwo??? Lusa?? Bagaimana dengan orangtua kita?”

“seperti yang sudah ku bilang. Aku sudah mengurus semuanya. Izin orangtua, undangan, pakaian pengantin, upacara pernikahan, dan lainnya sudah kupersiapkan. Kau hanya tinggal menunggu hari-h tiba.”

Taeyeon kembali menangis haru. Tidak mempercayai bahwa Sanghyun sudah menyiapkan semuanya sampai sejauh itu.

“hari ini kau harus fitting gaun pengantin. Karena itu aku mengajak Dara-noona kesini untuk menemanimu.”

“Park Sanghyun!” ucap Taeyeon.

“hm?”

“neon neomu daebak!!” seru Taeyeon melompat ke pelukan Sanghyun dan mencium bibirnya. Sanghyun yang awalnya terkejut akhirnya membalas ciuman itu.

“Dorky Taeyeon is back.” Batin Sanghyun ditengah ciuman mereka.

**

Dara menemani Taeyeon dan Sanghyun fiting baju pengantin. Mereka memasuki sebuah butik yang cukup terkenal di daerah itu. Saat Taeyeon sedang mencoba gaun pengantinnya, Dara dan Sanghyun menunggunya di depan fiting room.

“aku tidak percaya kau akan segera menikah dan mendahuluiku. Umur kalian baru 20 tahun.” Ucap Dara pada Sanghyun yang duduk disebelahnya. “tapi jika Taeyeon adalah kebahagiaanmu, aku hanya bisa menuruti keinginanmu.”

“gomawo, noona.”

“tapi…” Dara menggantung ucapannya. “sampai kapan kau merahasiakan hal itu dari Taeyeon?”

“aku ingin melihatnya bahagia dan memberinya sesuatu sebelum aku…..” Sanghyun menghentikan ucapannya karena tiba-tiba tirai fiting room terbuka dan keluarlah seorang yeoja dengan gaun berwarna putih tampak anggun berdiri didepan kakak beradik itu.

ashiya19.wordpress.com

Sanghyun speechless melihat perubahan Taeyeon.

Taeyeon yang merasa tidak nyaman melihat reaksi Sanghyun, angkat bicara, “apa aku tampak aneh dengan gaun ini?” tanya Taeyeon malu.

“a..aniyo. kau tampak sangat cantik dan anggun dengan gaun itu.” Jawab Sanghyun berjalan menghampiri Taeyeon.

“benar apa kata Sanghyun, Taeyeonie.” Dara menyetujui ucapan Sanghyun.

Taeyeon tersenyum senang mendengar ucapan keduanya. Saat mereka membicarakan penampilan Taeyeon, ponsel Dara berdering dan ia segera menjauh dari pasangan itu untuk menjawab panggilannya.

Taeyeon berjalan ke sudut lain butik itu dan melihat-lihat gaun lain yang di pajang di butik itu.

“apa kau senang?” Sanghyun memeluk Taeyeon dari belakang dan meletakan dagunya di pundak Taeyeon yang terekspos karena gaun itu didesain tanpa menutupi bagian pundak.

“ne, aku sangat senang. Gomawo kau sudah melakukan ini semua.”

“cheonma.” Balas Sanghyun mengecup pipi Taeyeon.

“hey, lovey dovey!” Dara kembali dan mengagetkan Sanghyun dan Taeyeon yang tengah bermesraan itu. “berhentilah mengumbar kemesraan di depan umum!” dengus Dara membuat Sanghyun terkekeh.

“makanya cepat cari pacar!” Sanghyun menjulurkan lidahnya meledek noonanya itu.

“issh…dasar menyebalkan!” dengus Dara.

Taeyeon hanya tertawa melihat perdebatan(?) kakak beradik itu.

**

Pernikahan Sanghyun dan Taeyeon di laksanakan dengan cukup meriah. Mereka juga mengundang beberapa teman mereka saat masih di high school. Keduanya terlihat sangat bahagia.

Setelah acara selesai, Sanghyun dan Taeyeon  meninggalkan tempat itu dan menaiki mobil menuju sebuah hotel yang sudah di pesan untuk malam pertama mereka. Saat tiba di depan hotel, keduanya masih mengenakan pakaian pengantin. Tanpa di duga, Sanghyun mengangkat tubuh Taeyeon ala bridal berjalan menuju hotel itu.

“ya!! turunkan aku!!” Taeyeon meronta(?) malu karena banyak tamu hotel itu yang melihat keduanya.

“shireo! ini namanya ritual pernikahan, Taeng! Pengantin pria harus menggendong wanitanya sampai atas.” ujar Sanghyun dengan ceria dan membuat Taeyeon tertawa melihat ekspresi Sanghyun.

Sanghyun dan Taeyeon telah mencapai kamar mereka. Sanghyun menurunkan dan mendudukannya di tempat tidur yang sudah di taburi kelopak bunga mawar merah.

“Capek juga menggendongmu dari bawah sampai sini!” ucap Sanghyun kelelahan dan  duduk disamping Taeyeon.

“salah sendiri kenapa tidak mau menggunakan lift. Sudah tahu kamar kita berada di lantai 9.” tawa Taeyeon.

“aku hanya ingin merasakan bagaimana lelahnya para pengantin yang melakukan hal seperti itu di hari pernikahan mereka.”

“Sanghyun-ah..” ucap Taeyeon berubah lebih serius. “apa kau bahagia?”

“hm? kenapa bertanya seperti itu?”

“aniyo. hanya bertanya.” jawab Taeyeon,

Sanghyun tersenyum menatap Taeyeon, “tentu saja. aku sangat bahagia akhirnya bisa menikahimu.”

Perlahan Sanghyun menggeser duduknya mendekati Taeyeon. Ia memiringkan wajahnya dan mempertemukan bibirnya dengan bibir Taeyeon dan saling berciuman.

“aku akan memulai jika kau siap. aku tidak akan memaksamu.” ucap Sanghyun menatap Taeyeon.

Taeyeon mengangguk dan Sanghyun menaikan kedua tangannya menyentuh pundak Taeyeon dan perlahan ia membuka resleting gaun Taeyeon. Perlahan-lahan Sanghyun menurunkan gaun Taeyeon. Sedangkan Taeyeon hanya terdiam menunduk dengan wajah memerah. Ini merupakan hal baru bagi mereka.

Jantung Taeyeon dan Sanghyun tidak karuan. Setiap sentuhan Sanghyun yang mengenai permukaan kulit Taeyeon membuat Taeyeon merinding dan merasakan darahnya berdesir.

Sanghyun menurunkan gaun itu hingga sebatas perut. Ia menelan ludahnya saat melihat benda kembar(?) di depannya. Wajah Taeyeon semakin memerah di tatap seperti itu.

“jangan tatap aku seperti itu..” ucap Taeyeon menutupi dadanya yang tidak ditutupi apapun.

“jangan malu.” Sanghyun menurunkan tangan Taeyeon. “dadamu sangat indah.” lanjut Sanghyun menyentuh payudara Taeyeon dengan tangannya dan memainkannya.

Sanghyun semakin gemas memainkan payudara Taeyeon. Ia meremasnya dan sesekali ia mengulumnya seperti bayi yang disusui ibunya.

Taeyeon mendesah mendapat perlakuan Sanghyun dan membiarkannya melakukan aktivitasnya.  Jemari tangan Taeyeon menelusupi(?) rambut pendek Sanghyun dan membuat rambut Sanghyun menjadi berantakan. “ahhh…Sanghyun-ahhhhhh…” desah Taeyeon merem-melek(???????????????????)

Taeyeon yang sudah tidak tahan mendorong tubuh Sanghyun dan membuatnya berada diatas tubuh Sanghyun. Tanpa aba-aba, Taeyeon membuka pakaian Sanghyun. Sanghyun tertawa kecil melihat kelakuan istrinya itu. Ia meraih payudara Taeyeon yang menggantung(?) menganggur(?) dan memainkannya.

Sanghyun sudah dalam keadaan topless. Taeyeon kembali mencium bibir Sanghyun dan Sanghyun melumatnya dengan ganas. Tangan Sanghyun tidak lepas dari dada Taeyeon dan perlahan ia menggerakkan tangannya dan menurunkan gaun Taeyeon hingga gaun itu terlepas sepenuhnya dari tubuh Taeyeon.

Kini Taeyeon hanya mengenakan hotpantsnya. Sanghyun memutar posisi membuat  Taeyeon dibawah dan dirinya berada diatas tubuh Taeyeon. Sanghyun menciumi leher Taeyeon hingga meninggalkan banyak bercak merah di leher Taeyeon. Taeyeon tidak hanya diam menikmati apa yang dilakukan Sanghyun. Tangannya sibuk membuka celana panjang Sanghyun. Ciuman Sanghyun turun ke dada Taeyeon dan mengulum bahkan menggigit puting payudara kanan Taeyeon. Sementara tangan kirinya sibuk memilin puting payudara kiri Taeyeon dan tangan kanannya sibuk(?) mengelus-elus bagian tersensitif Taeyeon yang masih tertutupi hotpants hitamnya.

Desahan Taeyeon semakin menggila saat Sanghyun melepas hotpantsnya dan juga underwarenya. Keduanya sudah dalam keadaan naked.

“aku akan mulai jika kau sudah siap.” ucap Sanghyun sebelum ia memanjakan(?) juniornya di “milik” Taeyeon.

“ne.” jawab Taeyeon.

Sanghyun dan Taeyeon pun memulai inti permainan(?) mereka.

SKIP NC SKIP NC SKIP NC SKIP NC SKIP NC SKIP NC SKIP NC SKIP NC SKIP NC *kekekeke*

**

Sanghyun terbangun pagi itu dan menemukan Taeyeon yang masih tidur pulas sambil memeluknya. Keduanya tidak mengenakan apapun dan hanya di tutupi selimut putih yang terdapat bercak merah seperti darah di tengahnya.

Sanghyun tersenyum melihat wajah polos Taeyeon.

“ya Tuhan beri aku kekuatan untuk bisa menemaninya hingga tua walaupun aku tahu tubuhku hanya mampu bertahan tidak lebih dari 30 tahun.” batin Sanghyun memandang wajah Taeyeon. “Aku masih ingin bersama dengannya, melihat anakku tumbuh besar, dan memiliki banyak cucu. Apa aku tidak layak mendapatkan keajaiban penyakit ini hilang dari tubuhku?” Sanghyun mengecup kening Taeyeon dan tanpa di sadari, airmatanya jatuh mengalir di pipinya.

To be continue….

Hayoooo yang demen yadong pasti keep on reading NC part. hahaha…
Mianhae kalo NC’nya ga hot (karena ga di panasin di atas kompor), jelek (kalo ganteng, udah author pacarin!), aneh (tapi tidak ajaib).
Jujur author geli sendiri bacanya yang bagian NC. xD
Seancur apapun FFnya, jangan lupa tinggalkan komen, kasih rate, like dan follow blog ini kalo perlu. 😀

[FF] Why Did I Fall In Love With You (Teaser)

Annyeong? *celingukan bareng Xiah*
Author nongol lagi. Do you miss me, readers? *reader : kagak tuh?* ==”
Baiklah, miss(?) atau kagak, author baru bisa ngeblog lagi. Maklumlah, author lagi sibuk ngurusin jadwal manggungnya JYJ *huh??? situ manager JYJ??*

Author bawain teaser FF baru. Author belum sempet bikin lanjutan ff sebelumnya dan sedikit curhat nih kalo mau lanjut itu ke sepuluh jari tangan author yang biasanya lincah(?) nulis cerita, suka berenti tiba-tiba padahal cerita udah numpuk di otak. Dan akhirnya ga jadi dilanjut. ==” Adakah author yang jadi reader disini yang suka ngalamin hal serupa?

Langsung aja masuk ke teasernya ya. Semoga suka~

Author : Ashiya
Main Cast : Park Sanghyun (Thunder MBLAQ), Kim Taeyeon (Girls’ Generation), Oh Sehun (EXO)
Other Cast : Leo (Hello Baby MBLAQ), Kris Wu (EXO), Park Dara (2NE1), etc.
Genre : Romance
Language : Bahasa Indonesia

-Why Did I Fall In Love With You-

Kim Taeyeon mengubah nama marganya menjadi Park saat berusia 20 tahun. Saat ini ia berusia 24 tahun dan merupakan seorang istri dari namja blasteran Korea-Philipina, Park Sanghyun.

Keduanya saling mencintai dan memutuskan menikah muda hingga mereka memiliki seorang anak bernama Leo. Saat Leo berusia 3 tahun, Sanghyun meninggalkan keduanya. Ia menderita penyakit yang baru diketahui Taeyeon saat penyakitnya sudah parah.

Taeyeon membesarkan Leo sendirian. Ia menyalahkan dirinya sendiri karena tidak mengetahui keadaan Sanghyun yang sebenarnya. Untunglah kakak perempuan Sanghyun, Dara, selalu mengsupportnya dan membantunya membesarkan Leo.

Dara merupakan kakak ipar yang begitu protective pada Taeyeon dan juga Leo karena ia sangat menyayangi adiknya. Jadi hal-hal yang dicintai Sanghyun, akan ia cintai dan lindungi juga.

Suatu hari, Taeyeon memiliki tetangga baru dari Seoul. Mereka adalah keluarga Oh. Mereka memiliki satu orang anak laki-laki berusia 18 tahun, Oh Sehun.

Sehun yang baru pindah ke tempat itu, langsung tertarik pada Taeyeon. Ia tidak peduli Taeyeon itu seorang single parent dengan satu orang anak berusia 4 tahun. Ia sering berkunjung ke rumah Taeyeon dan bermain dengan Leo, dan tampaknya Leo pun menyukainya.

Saat Sehun semakin dekat dengan Taeyeon, ia berani mengungkapkan perasaannya namun tepat saat itu Dara mengetahuinya dan ia langsung menjauhkan Taeyeon dan Leo dari Sehun.

Dara membawa keduanya pindah ke luar kota. Ia tidak menyukai Taeyeon berpaling dari adik kandungnya yang juga ayah biologis dari Leo. Walaupun adiknya itu sudah meninggal. Terlebih bagi Dara, Sehun hanya seorang anak kecil. Dan Taeyeon pun berpikir demikian.

Taeyeon merasa seorang yeoja berusia 24 tahun yang memiliki anak berusia 4 tahun, tidak pantas berhubungan dengan anak yang baru berusia 18 tahun.

Sejak kejadian itu, Sehun tidak pernah bertemu lagi dengan Taeyeon maupun Leo. Namun Sehun terus mencari keberadaan dua orang itu hingga satu tahun kemudian akhirnya tanpa sengaja ia bertemu dengan Taeyeon di Busan.

Saat bertemu, Taeyeon berusaha menghindarinya dan ia mengaku telah bertunangan dengan namja asal China, Kris Wu.

Akankah Sehun mendapatkan Taeyeon kembali? Benarkah Taeyeon sudah bertunangan dengan Kris? Kenapa Taeyeon berusaha menghindari Sehun? Siapa orang bernama Kris itu? (*leader EXO-M!! /PLAKKK!!)

Tunggu kelanjutannya~ Yang SeYeon Shipper pasti demen banget nih! hihiihi *cekikikan diatas pohon bareng Yoochun*

Oh ya, author punya kabar baru, ntah ini kabar baik atau buruk atau biasa aja? o.O

Bagi reader yang suka bikin ff dan pengen ff bikinannya di posting disini, boleh pm ffnya lewat akun FB author ( http://www.facebook.com/KizunaRyuzaki ) dengan syarat ff itu belum pernah di share di mana pun. Dan tidak menutup kemungkinan suatu hari author bakal merekrut(?) author baru yang bakal ngurus blog ini. Okehhhh, segitu aja dulu infonya.

Annyeong~~

Protected: [FF] Catch Me (Final Chapter)

This content is password protected. To view it please enter your password below:

[FF] Catch Me (Chapter 5)

Main Cast : Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon
Other Cast : Kangta, SNSD, Super Junior, TVXQ, Wonder Girls, Big Bang, Miss A, CNBLUE, 2NE1, etc.
Genre : Romance, Friendship, General
Rating : T
Disclaimer : Title belongs to TVXQ, the story is 100% mine, all cast belongs to God and their family
©Copyright : ashiya19.wordpress.com

-Catch Me Chapter 5-

Kyuhyun mendapat pesan dari ayahnya untuk menemuinya di sebuah café.
“kau tidak punya hak memaksa orang lain untuk mengikuti kemauanmu, Cho Kyuhyun.” Ucap tuan Cho. “kau bukan kakaknya, bukan orangtuanya, apalagi namjachingunya.”
“aboji!”
“kau akan ku kirim ke China untuk mengurus perusahaan disana, arasseo?!”
“mwo?? Shireo!”
“ya!! Cho Kyuhyun!!” marah tuan Cho menggebrak meja café itu hingga membuat orang-orang menoleh kearahnya.
“aboji, Taeyeon memang bukan siapa-siapaku tapi aku mohon aku ingin…”
“sudah kuputuskan hari ini juga aku akan menyeretmu pergi dari akademi itu.” Ucap tuan Cho memotong ucapan Kyuhyun. “aku melakukan ini untuk masa depanmu juga, Kyu!”
“benarkah?” Kyuhyun mendengus. “benarkah ini untuk masa depanku? Masa depanku atau masa depan perusahaan?”
“YA!! CHO KYUHYUN!!” bentak tuan Cho.
“sejak kapan aboji benar-benar memperhatikanku? Bukannya selama ini aboji hanya peduli dengan perusahaan sialan itu dan tidak pernah..”
PLAKK!!!
Tuan Cho menampar pipi Kyuhyun dengan emosi. Kyuhyun terdiam. Ini pertama kalinya ia mendapat tamparan dari ayahnya. Tuan Cho tampak kaget dengan apa yag baru saja ia lakukan.
“Kyuhyun-ah..” ucap tuan tampak menyesal.
“beri aku waktu untuk mengembalikan Taeyeon ke atas panggung.” Ucap Kyuhyun.
Tuan Cho terdiam sejenak hingga akhirnya ia berkata, “baiklah. Ku beri waktu 1 bulan, jika kau tidak bisa melakukan keinginanmu itu dalam waktu 1 bulan, aku akan menyuruh orang-orang untuk membawamu keluar dari sana.”
“ne.” jawab Kyuhyun agak ragu karena ia tidak yakin dalam 1 bulan apakah ia bisa mengembalikan Taeyeon. Ia berdiri dan hendak pergi dari tempat itu.
“Kyuhyun-ah.” Panggil tuan Cho membuat Kyuhyun menghentikan langkahnya. “Maaf sudah menamparmu.” Sambung tuan Cho.
Kyuhyun tidak menjawab. Ia terus melangkah keluar dari café itu.
**
Sementara itu di dorm Super Generation, Tiffany dan Ryeowook terus berlatih untuk memenangkan kompetisi yang akan di selenggarakan di akademi itu satu bulan lagi.
“Tiffany, kau membuat banyak kemajuan dalam nada tinggi.” Ucap Yesung yang melatih Tiffany dan Ryeowook.
“gomawo.” Ucap Tiffany senang.
“kalau saja kau bisa ikut kompetisi ini dorm kita pasti menang.” Ucap Ryeowook pada Yesung.
Yesung tertawa kecil, “apa kau tidak ingat peraturannya? Pengajar ataupun asisten pengajar disini tidak di perbolehkan ikut kompetisi ini.”
“ne. itulah masalah.” jawab Ryeowook.
Saat mereka mengobrol, Kyuhyun berjalan melewati mereka bertiga.
“hey, Kyu!” sapa Ryeowook.
“oh, hey.” Balas Kyuhyun lesu.
“wae? Apa ada yang salah denganmu?”
“aniyo.” Jawab Kyuhyun mencoba tersenyum. “aku hanya lelah saja. Aku duluan.” Sambung Kyuhyun berjalan ke kamarnya.
“kenapa dia? Tidak seperti biasanya?” heran Tiffany.
**
Malam hari Kyuhyun tidak bisa tidur memikirkan perjanjiannya dengan ayahnya tadi siang. Ia memutuskan untuk berjalan-jalan. Ia pergi ke studio dance karena mungkin ia bisa melihat Taeyeon disana. Namun ternyata di tempat itu tidak ada siapa-siapa dan gelap karena lampunya sudah di matikan.
Kyuhyun masuk ke ruangan kosong itu dan duduk di tengah-tengah ruangan gelap tersebut. Ia kembali memikirkan pertemuan tadi siang. “bagaimana kalau aku tidak bisa membuat Taeyeon kembali menyanyi?” batin Kyuhyun. Ia menenggak softdrink yang awalnya akan ia letakan di depan pintu untuk Taeyeon.
KLEK!!
Tiba-tiba seorang menyalakan lampu ruangan itu dan membuat Kyuhyun menoleh ke belakangnya. Di sana berdiri seorang namja yang sangat ia kenal.
“Sungmin-ssi?”
“sedang apa malam-malam disini, Kyu?” tanya Sungmin mengambil tempat duduk disampingnya.
“tidak ada. Aku hanya sedang terkena insomnia jadi ku putuskan untuk berjalan-jalan keluar.”
“oh.” Jawab Sungmin. “apa kau sedang ada masalah?” tanya Sungmin tiba-tiba.
“hm??” bingung Kyuhyun.
“sikapmu sejak pulang bertemu dengan ayahmu, kau jadi sering melamun. Apa ayahmu mengatakan sesuatu yang mengganggu pikiranmu?”
“aniya.”
“benarkah?” tanya Sungmin tidak yakin dengan jawaban Kyuhyun. Kyuhyun mengangguk. “apa ini tidak ada hubungannya dengan Taeyeon?” ucapan Sungmin membuat Kyuhyun menoleh kearahnya. “kalau kau tidak mau menceritakannya juga tidak apa-apa. Kalau begitu aku akan kembali ke dorm. Mungkin kau butuh sendirian.” Ucap Sungmin berdiri.
“Sungmin-ssi.”
“hm??”
“bisakah kau mendengarkanku sebentar?”
“tentu. Wae?” tanya Sungmin kembali duduk.
“siang tadi, aboji menyuruhku pindah ke China untuk mengurusi perusahaannya.”
“mwo?? Lalu bagaimana dengan niatmu untuk membuat Taeyeon kembali menyanyi?”
“aboji memberiku waktu 1 bulan untuk membuat Taeyeon mau menyanyi lagi, jika aku gagal terpaksa aku harus pergi dari sini tanpa menghasilkan apa-apa.” Jelas Kyuhyun.
Sungmin menghela napasnya mendengar curhatan(?) Kyuhyun. “sepertinya kau perlu berusaha lebih keras.” Ucap Sungmin. “jika Taeyeon masih keras kepala, mungkin sebaiknya kau mulai mencari idola baru.” Gurau Sungmin. “kesempatanmu hanya sebulan, jika kau bisa kau harus membuatnya tampil di Summer Competition itu karena setidaknya orang-orang akan tahu bahwa Kim Taeyeon telah kembali. Jika aku bisa mungkin aku bisa sedikit membantumu.” Sungmin menepuk pundak Kyuhyun. “oh ya, bagaimana soal perasaanmu padanya?”
“kupikir sepertinya ucapanmu waktu itu memang benar.” Jawab Kyuhyun.
“jadi kau benar-benar menyukainya bukan sebagai idola tapi benar-benar kau melihatnya sebagai Kim Taeyeon?” Kyuhyun mengangguk.
“apa kau pernah mengatakannya padanya?”
“ne. tapi sepertinya ia tidak menanggapinya.”
“bersabarlah. Mungkin suatu hari ia akan melihatmu.” Ucap Sungmin. “aku pergi dulu.”
Sungmin pun meninggalkan Kyuhyun sendirian di tempat itu. Kyuhyun kembali memikirkan perjanjiannya.
Beberapa menit kemudian, terdengar langkah seseorang memasuki ruangan itu.
“Sungmin-ssi, kenapa kembali la…” Kyuhyun menghentikan ucapannya saat ia berbalik dan melihat orang yang masuk itu. “Taeyeon-ssi?”
“kenapa kau ada di tempat ini?” heran Taeyeon.
“hm? A..aniyo.” gugup Kyuhyun.
“kenapa dengan nada bicaramu?” heran Taeyeon lagi. “kau seperti…gugup?”
Kyuhyun tercekat tidak dapat menjawab pertanyaan Taeyeon. Mati kutu(?)
Taeyeon berjalan menuju pemutar musik yang ada di ruangan itu. “apa kau bisa menari?” tanya Taeyeon.
“ne?” bingung Kyuhyun.
“mau menari denganku?” tanya Taeyeon. Kyuhyun membelalakan matanya mendengar ucapan Taeyeon. Ia berpikir apa telinganya  sedang rusak? Ataukah ia sedang bermimpi? Seorang Kim Taeyeon menawarinya menari bersama? “kalau kau tidak mau..”
“aku mau!” ucap Kyuhyun cepat seraya berdiri menghampiri Taeyeon. Taeyeon memasukan sebuah CD dan memplaynya. Tidak lama kemudian, alunan musik lembut mulai terdengar. Lagu dengan genre yang cocok di gunakan untuk berdansa. Ragu-ragu Taeyeon meletakkan kedua tangannya di bahu Kyuhyun sambil berjinjit, begitu pun dengan Kyuhyun yang ragu-ragu meletakan kedua tangannya di pinggang ramping Taeyeon. Keduanya mulai bergerak mengikuti irama musik. Taeyeon menunduk menolak untuk menatap Kyuhyun, sedangkan Kyuhyun ia terus memperhatikan Taeyeon. Dalam hati ia terus mencoba mempercayai situasi ini. Ia masih saja tidak mempercayaimya. Jantungnya berdebar-debar. Kyuhyun tersadar bahwa Taeyeon berusaha menyeimbangkan tinggi badannya yang jauh lebih pendek darinya. Kyuhyun mengangkat pinggang Taeyeon sehingga membuat Taeyeon terkejut dan menatapnya. Keduanya berhenti berdansa, mereka terus bertatapan. Semakin lama Kyuhyun mencondongkan badannya dan tangannya beralih menaikan dagu Taeyeon. Wajahnya semakin dekat dengan wajah Taeyeon. Taeyeon tidak dapat berbuat apa-apa, perlahan ia memejamkan matanya. Begitupun dengan Kyuhyun. Kyuhyun berhasil menempelkan bibirnya dengan bibir Taeyeon. Ia menciuminya dengan lembut. Taeyeon tidak membalas ciuman itu maupun menolaknya. Beberapa detik kemudian Kyuhyun melepas ciumannya.
“mianhae..” ucap Kyuhyun. Taeyeon tidak menjawab. Ia menjauhkan dirinya dari Kyuhyun dan berlari keluar dari studio itu meninggalkan Kyuhyun yang termenung sendirian di tempat itu.
**
Setelah kejadian itu, Kyuhyun tidak pernah bertemu Taeyeon. Ia merasa bersalah telah mencuri ciumannya malam itu. Ia merasa Taeyeon menghindarinya. Kyuhyun semakin putus asa untuk membuat Taeyeon kembali bernyanyi.
Acara Summer Competition hari ini akan di mulai. Dan itu artinya usaha Kyuhyun selama ini sia-sia. Ia tidak pernah bertemu Taeyeon lagi hampir 1 bulan ini. Hari ini hari terakhirnya di sekolah itu. Ia sudah berkemas karena setelah menonton kompetisi itu ia akan pergi.
Trainee dari Big A tampil yang pertama. Mereka menampilkan kemampuan bernyanyi Min dan rapp Jiyong. Mereka mendapat banyak tepuk tangan.
Selanjutnya adalah dari Wonder Shinki yang menampilkan dance battle Yunho dan Sohee. Setelah Wonder Shinki dilanjutkan dengan penampilan dari Blue Jack. Mereka menunjukan kemampuan bernyanyi Bom dan permainan gitar Yonghwa. Juri tampak kesulitan menentukan pemenang hingga saatnya giliran terakhir dari Super Generation. Setelah MC memanggil mereka (Tiffany dan Ryeowook), mereka tidak juga muncul. Para trainee Super Generation mulai panik.
“kenapa mereka belum keluar juga?” panik Leeteuk. Ia pun segera berlari menuju backstage. Sesampainya disana, ia melihat Tiffany dan Ryeowook yang masih duduk di ruang tunggu. Tiffany tampak bergetar.
“ya!! Kenapa kalian masih disini??” kesal Leeteuk. “kalian tidak dengar kalian sudah di panggil??”
“mi..mianhae..” ucap Tiffany terbata-bata.
“ya! Kau kenapa, Fany?” heran Leeteuk. Namun Tiffany tidak menjawab.
“ia demam panggung.” Ucap Ryeowook pelan.
“mwo???” kaget Leeteuk. “lalu bagaimana dengan kompetisinya??” tanya Leeteuk frustasi.
“Jungsoo-ssi.” Panggil seseorang membuat ketiga orang itu berbalik menghadap orang yang memanggil leader Super Generation itu.
**
Sementara itu di depan stage penonton sudah menyerukan mereka untuk segera keluar. Kyuhyun ingin berbuat sesuatu namun entah kenapa seperti ada sesuatu yang menahannya untuk tetap diam di situ. Saat penonton mulai ramai, tiba-tiba lampu stage padam dan terdengar suara piano. Penonton kembali tenang menunggu penampilan selanjutnya.
Saat lampu kembali menyala, semua membelalakan matanya. Begitu pun dengan Kyuhyun. Ia tidak mempercayai apa yang di lihatnya. Di atas panggung itu, Ryeowook memainkan piano dan seorang yeoja yang sudah lama tidak berdiri di sana, memegang micnya dan mulai bernyanyi. Kim Taeyeon. Ia menyanyikan lagu milik Suzy.

I have a weak heart , I get really lonely too
Sometimes, I cry by myself too
Because I’m a fool, I only know one thing
Even though I know how to give love, I don’t know how to throw it away

I have many thorns so I have a lot of scars
Can you still hug me, who is like this?
I want to lean against you in your embrace
I want to believe in my love that I kept throwing away, once again

Because I have many tears, because I fear love
I can’t take a step toward you although you are in front of me
If you really love me, run to me and hug me
I can’t see because I have many tears

I have many secrets, so there are a lot of lies too
Even if I’m this way, do you understand?
I want to erase, I want to turn it back
I want to forget the past love that deceived and deceived me, once again

The wind is blowing and I softly close my eyes
I feel your fragrance
Where are you? Are you looking at me?
I want it, I want you

Because tears overflow, because my fear for love overflows
I don’t recognize you although you’re right in front of me
If you really love me, run to me and hug me
I can’t see because I have many tears
With your hands, wipe away my tears
*author tulis translationnya biar gampang ngerti lyricnya. 😀 *

Hening. Setelah Taeyeon menyanyikan lagu sedih itu semua tampak ternganga. Meskipun suara Taeyeon tidak terlalu bagus seperti dulu, mungkin karena lama ia tidak melatih vocalnya, namun penonton bahkan juri tampak terkesima dengan penampilan Taeyeon. Sedangkan Kyuhyun, ia tampak terharu bahkan tanpa sadar ia sudah menitikkan airmata. Ia mengangkat kedua tangannya dan memberikan tepuk tangan sambil terus menatap Taeyeon di atas panggung. Penonton pun mulai mengikuti Kyuhyun bertepuk tangan. Begitupun dengan para juri. Taeyeon menatap Kyuhyun dan perlahan ia menaikan kedua sudut bibirnya memberikan senyumnya pada namja itu. Kyuhyun balas tersenyum pada Taeyeon. Setelah itu, Taeyeon dan Ryeowook kembali ke backstage.
Setelah beberapa saat berunding akhirnya juri telah mendapatkan keputusan pemenangnya. Pemilik akademi itu, Lee Sooman, naik ke atas panggung dan memberikan sedikit sambutan.
“Summer Competition tahun ini benar-benar mengejutkan. Selama aku mendirikan akademi ini, aku belum pernah melihat kejadian seperti ini. Semua trainee telah berusaha dengan maksimal. Aku sangat senang dengan hal itu. Silahkan berusaha lebih keras lagi. Kalian semua telah membuat kemajuan besar.” Ucap Lee Sooman. “sekarang aku akan mengumumkan pemenang dari kompetisi ini. Aku telah berunding dengan para juri yang lainnya. Kami melihat begitu besar ikatan persahabatan dan cinta diantara kalian. Ku harap siapapun pemenangnya, kalian dapat menerimanya dengan lapang dada. Dan pemenang Summer Competition tahun ini yang mendapatkan hadiah berlibur di Jepang selama 3 hari untuk seluruh penghuni dorm adalah… SUPER GENERATION!!!” ucap Lee Sooman dengan mata berkaca-kaca. Rupanya ia pun terharu melihat Taeyeon yang mau kembali ke atas panggung. “aku tahu suara Taeyeon tidak sebagus sebelumnya mungkin karena ia cukup lama ia tidak melatihnya. Disini aku melihat bagaimana semangat kalian para sahabatnya yang mencoba membujuk Taeyeon kembali menyanyi. Aku sangat berterima kasih karena itu. Semoga setelah ini Taeyeon kembali tampil di depan umum.” Lee Sooman mengakhiri pidatonya. Dan para penonton setuju dengan perkataannya dan tidak ada perasaan iri di hati para penghuni asrama lain.
**
Kyuhyun menemui Taeyeon di depan gerbang akademi itu. Taeyeon terkejut melihat Kyuhyun yang menyeret kopernya.
“kau..mau pergi?” heran Taeyeon.
“ne.”
“wae?”
“sudah saatnya aku pergi. Kau sudah kembali bernyanyi dan…”
“jadi kau akan pergi begitu saja???” bentak Taeyeon dengan mata berkaca-kaca.
“Taeyeon-ssi..” kejut Kyuhyun yang melihat Taeyeon menangis.
“AKU MEMBENCIMU, CHO KYUHYUN!!” pekik Taeyeon berlari meninggalkan Kyuhyun yang terdiam mematung di tempat itu. Taeyeon membencinya. Ia menghela napasnya dan menyeret kopernya keluar dari akademi itu menuju mobil yang sudah menunggunya.
“semoga kita bertemu lagi, Kim Taeyeon.” Batin Kyuhyun dengan airmata yang mulai menyeruak keluar dari kedua matanya.
To be continue…

Abis ini chapter terakhir dan bakal di proteksi. Buat yang sering meninggalkan comment/like/rate, ntar author kasih passwordnya lewat fb. fb author : http://www.facebook.com/KizunaRyuzaki
kalian kirim message ke fb author buat minta passwordnya, nanti author kasih tapi author bakal liat dulu apa kalian sering ninggalin komentar/like/rate atau gak. kalo gak, mohon maaf aje nih, gak bakal author kasih. *evil smirk*
so, tinggalkan komentar sebanyak-banyaknya di tiap postingan author. kekekekeke~

[FF] Catch Me (Chapter 4)

Main Cast : Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon
Other Cast : Kangta, SNSD, Super Junior, TVXQ, Wonder Girls, Big Bang, Miss A, CNBLUE, 2NE1, etc.
Genre : Romance, Friendship, General
Rating : T
Disclaimer : Title belongs to TVXQ, the story is 100% mine, all cast belongs to God and their family
©Copyright : ashiya19.wordpress.com

-Catch Me Chapter 4-

“eomma..” lirih Taeyeon memandangi eommanya yang terbaring koma di rumah sakit.
“Taeyeon-ah, kau tampak semakin kurus. Apa kau makan dengan baik?” tanya Kim Jiwoong, kakak Taeyeon.
“molla.” Sahut Taeyeon sambil terus memandangi eommanya.
Jiwoong menghela napasnya. “sampai kapan kau akan terus seperti ini?” ucapnya, “appa pasti sedih melihatmu seperti ini.” Jiwoong mengelus kepala Taeyeon dengan lembut, “kau harus ingat masih banyak orang yang menyayangimu.” Taeyeon terdiam mendengar ucapan kakaknya. “sebaiknya kau makan dulu. Apa perlu aku bawakan makanan kemari?”
“oppa, kenapa ucapanmu sama dengan orang itu?” tanya Taeyeon menatap Jiwoong.
“hm? Nugu? Kangta-hyung?” tebak Jiwoong. Taeyeon tersenyum sekilas dan kembali memandangi eommanya.
‘Cho Kyuhyun..’ batin Taeyeon.
**
“arghhh..” ringis Sungmin memegangi kepalanya.
“ya! Sungmin-ssi, waegeurae??” panik kyuhyun.
“kepalaku..tiba-tiba sakit.”
“ommo! Hidungmu berdarah!” kejut Kyuhyun, “sebaiknya kita ke rumah sakit!” Kyuhyun pun mengantar Sungmin ke rumah sakit.
**
“tidak apa-apa. Kau hanya terlalu kelelahan.”ucap dokter.
“tidak ada yang serius kan, dok?” tanya Kyuhyun cemas.
“tidak. Ia hanya kurang istirahat dan juga kekurangan cairan. Sebaiknya kau dirawat dulu sehari disini.”
Sungmin pun di rawat hari itu juga. Kyuhyun terus menemaninya.
“aku tidak apa-apa, Kyu. Lebih baik kau kembali saja ke asrama.” Bujuk Sungmin yang merasa tidak enak.
“gwaenchana. Aku akan menemanimu.” Tolak Kyuhyun. “aku keluar dulu. Perutku lapar. Kau mau ku bawakan makanan?”
“baiklah. Terserah kau saja.” Kyuhyun pun pergi ke kantin rumah sakit membeli beberapa makanan untuk dirinya dan Sungmin. Namun saat di jalan menuju kantin..
BRUKKK!!
“ah mianhae!” karena matanya terus terfokus ke ponselnya tanpa sengaja ia menubruk seseorang.
“gwaenchana.” Sahut orang itu.
Kyuhyun yang merasa kenal dengan suaranya segera melihat orang itu, “Taeyeon-ssi?”
**
Kyuhyun mengajak Taeyeon duduk di bangku rumah sakit itu.
“mian, aku tidak sengaja menabrakmu.” Ucap Kyuhyun sedikit canggung.
“ne.” sahut Taeyeon.
Hening. Keduanya sibuk dengan pikirannya masing-masing.
“mmm..Taeyeon-ssi!” Kyuhyun mulai bicara, “apa kau kesini menjenguk eommamu?”
“ne.”
“apa sudah ada perkembangan?” tanya Kyuhyun lagi. Taeyeon menggeleng.
“Taeyeon-ah!!” panggil seorang namja yang berwajah mirip dengan Taeyeon tidak jauh dari tempat mereka duduk. Berjalan mendekati keduanya.
tumblr_lkx5513ai11qainpj
*kakaknya Taeyeon cakep banget!! *o*

“oppa?” Taeyeon berdiri dan di ikuti Kyuhyun.
“kenapa lama sekali?” tanya Jiwoong, tatapannya beralih ke pria yang berdiri disamping Taeyeon, “nuguseyo?”
“ah, joneun Cho Kyuhyun imnida.” Kyuhyun memperkenalkan dirinya.
Jiwoong melirik Taeyeon, “neoui namja chingu?” Jiwoong menggoda Taeyeon.
“aniyo!!” bantah Taeyeon membuat Jiwoong terkekeh.
Kyuhyun tersenyum, “aku temannya di akademi.” Kyuhyun membantu Taeyeon menjelaskan.
“haha.. arasseo~!” goda Jiwoong lagi. “Taeyeon-ah apa ini orang yang tadi kau maksud?”
“ya!! oppa!!” kesal Taeyeon malu. Kyuhyun sedikit bingung namun ia tampak senang mungkin Taeyeon menceritakan sesuatu tentangnya pada kakaknya ini.
“ya sudah. Mana makananku?” Taeyeon memberikan bungkusan makanan pada Jiwoong, “kalian teruskan mengobrolnya. Taeyeon-ah, aku pergi dulu menjemput Hayeon.” Jiwoong pun pergi meninggalkan keduanya.
“mianhae, oppaku memang sedikit aneh.” Ucap Taeyeon menahan malu.
“gwaenchana.” Balas Kyuhyun tersenyum. “duduklah”
“kenapa kau ada disini?” tanya taeyeon.
“aku..aku mengantar Sungmin.”
“Sungmin? wae?” tanya Taeyeon.
“dia kelelahan dan harus dirawat. Mungkin besok sudah boleh pulang.” Sahut Kyuhyun merasa senang karena akhirnya Taeyeon mau mengobrol dengannya.
“oh~ kalau begitu sebaiknya kau kembali. Nanti dia mencarimu.”
“tidak apa. Aku masih ingin disini mengobrol dengan orang yang kusuka.”
“eh?” kaget Taeyeon.
“ah..a..aniyo. lupakan saja.” gugup Kyuhyun karena keceplosan.
Tanpa disadari keduanya, mereka menjadi akrab dan tidak lagi canggung.
“apa kau benar-benar tidak akan kembali bernyanyi?” tanya Kyuhyun kembali menyinggung hal itu.
“kenapa kau terus membahas hal itu?”
“karena aku sangat ingin mendengarmu menyanyi lagi. Hanya itu yang ku inginkan.” jawab Kyuhyun. “oh ya, tadi kudengar kakakmu menyebut nama Hayeon. kalau boleh tahu, siapa Hayeon?”
“Hayeon adalah adik kami yang paling kecil.” jawab Taeyeon.
**
Trainee diasrama Super Generation duduk berkumpul di sebuah ruangan di lantai 2 bersiap mendengarkan pengumuman dari Jungsoo dan Yuri.
“aku dan Yuri baru saja mendapat informasi tentang Summer Competition.” Ucap Jungsoo.
“Summer Competition? Mwoya?” tanya Hyukjae.
“Summer Competition adalah kompetisi seni yang diselenggarakan akademi ini untuk memotivasi traineenya supaya lebih bersemangat menjalani trainee. Kompetisi ini diadakan setiap musim panas dan juga tentu ada hadiahnya yang berbeda tiap tahunnya!” jawab Jungsoo.
“dan hadiah untuk tahun ini adalah…” Yuri membuat penasaran. “hadiahnya adalah.. BERLIBUR KE JEPANG SELAMA 3 HARI, GRATIS!!! dan hadiah itu untuk seluruh penghuni dorm yang menang!!” seru Yuri yang langsung dibalas sorak sorai dan tepuk tangan penghuni asrama itu.
“stop! Stop!” Jungsoo mencoba menenangkan suasana. “untuk mendapatkannya, kita harus memilih 1 pasangan yang akan diikut sertakan.”
“pasangan?” bingung beberapa trainee.
“menurut kalian siapa yang paling bagus dari asrama kita?” mereka mulai berbisik-bisik.
“aku dan Jungsoo mengusulkan bagaimana kalau kita memilih Jessica dan Donghae?” ucap Yuri.
“ide yang bagus!” ujar Hyukjae. “tapi Donghae sedang sakit typus dan ia harus istirahat total.”
“ah, benar juga!” gumam Jungsoo. “kenapa aku bisa lupa?”
“Ya!!” kesal Yuri memukul kepala Jungsoo, “kau ini bagaimana! Anggotamu sakit bisa tidak ingat!”
“mian, Yuri-ya. aku benar-benar lupa!”
“aissshh, dasar Ajussi!”
“MWOYA?? AJUSSI?! YA!! YURI SAURUS!! KAU TIDAK BOLEH MEMANGGILKU SEPERTI ITU! MEMANGNYA KAU TAE..yeon..” bentakan Jungsoo melemah saat mengucapkan nama seseorang. Hening. Beberapa diantara mereka melirik Taeyeon yang duduk menyendiri agak berjauhan.
“ehm…ehmm..” Yuri berdeham meminta perhatian. “kita kembali ke topic semula. Apakah ada yang bisa memberikan saran?”
Yeoja bernama Tiffany mengangkat tangannya.
“bagaimana dengan Ryeowook? Ku pikir kemampuan bernyanyinya cukup baik.”
“oh, terima kasih sarannya, Fany-ah.” Ucap Jungsoo. “apa kalian setuju jika Ryeowook kita pasangkan dengan Jessica?” sebagian dari mereka mengangguk setuju hingga yeoja yang bernama Jessica sendiri mengacungkan tangannya.
“ada apa, Sica?” tanya Yuri.
“mianhae, sepertinya aku tidak bisa ikut berpartisipasi.” Ucap Jessica dengan sedih.
“wae??” kejut Jungsoo mewakili pertanyaan seluruh trainee yang ada disitu.
“aku akan kembali ke Amerika dalam waktu dekat ini. orangtuaku memintaku untuk menghabiskan waktu musim panas dengan berkumpul bersama mereka dan adikku, Krystal.”
“sayang sekali.” Ucap Jungsoo. “baiklah, kami tidak akan memaksamu. Apakah ada yang punya usul lain?”
Kyuhyun mengangkat tangan kanannya. “kenapa kalian tidak mengusulkan Taeyeon?” ucapan Kyuhyun membuat trainee lainnya tercekat.
**
“sudah kubilang aku tidak mau!! kenapa kau terus memaksaku??!!” teriak Taeyeon pada Kyuhyun yang terus membuntutinya. Taeyeon terus berjalan dengan kesal keluar dari dorm.
“ini bukan untukku tapi untuk semua anak dorm Super Generation mereka sangat menginginkan hadiah itu.”
“Shireo!!”
“Taeyeon-ssi..” Kyuhyun menangkap sebelah tangan Taeyeon membuat yeoja itu membalikan badannya. Ia menatap Kyuhyun dengan tatapan marah.
“berhentilah membuatku marah, Cho Kyuhyun!!” Taeyeon melepas tangan Kyuhyun dengan kasar dan segera berlari menjauhinya. Kyuhyun masih mematung menatap Taeyeon dengan pandangan tidak percaya.
“dia..dia menyebut namaku?” gumamnya. “dia mengingat namaku?” sedetik kemudian ia tersenyum senang. Ia menatap tangan kanannya yang tadi menyentuh tangan Taeyeon dengan senyum yang tidak juga menghilang di wajahnya.
Cho Kyuhyun 21
**
Taeyeon pulang ke rumahnya. Rumah itu sangat besar namun tampak sepi. Taeyeon merebahkan dirinya di tempat tidurnya.
“eonni..” tiba-tiba seorang anak kecil berusia 6 tahun berlari kearahnya.
tumblr_lafrg93PRr1qe9jz0o1_500
*mirip banget ma Taeng kalo lagi tanpa ekspresi gitu!!*

“Hayeon-ah?” Taeyeon bangun dan membawa adiknya ke atas tempat tidurnya.
“eonni, lihat tadi di sekolah aku membuat gambar ini.” Hayeon menunjukan gambarnya pada Taeyeon.
“ige mwo..?”
“ini eomma, oppa dan Hayeon menonton eonni bernyanyi.” Ucap Hayeon dengan riang. “dan yang memakai sayap ini adalah appa.”
“appa?”
“ne. lihat, appa tersenyum bahagia melihat eonni menyanyi.” Taeyeon memandang Hayeon dan tanpa sadar ia menitikkan air mata. “eonni, kenapa menangis?”
“ah, aniya.” Jawab Taeyeon menyeka airmatanya.
“eonni, kenapa tidak pernah muncul lagi di televisi? Hayeon selalu bercerita pada teman-teman bahwa Hayeon memiliki eonni yang seorang penyanyi hebat dan mereka ingin melihat itu.” Taeyeon tercengang mendengar ucapan Hayeon. “eonni, aku ngantuk. Malam ini aku tidur dengan eonni ya?” pinta Hayeon.
Taeyeon tersenyum dan mengelus rambut Hayeon lembut. “ne.”
Taeyeon tidur disamping Hayeon. Hayeon terus memeluk eonninya itu. Taeyeon terus memperhatikan wajah Hayeon yang tengah tertidur pulas.
“dia yang baru berusia 6 tahun begitu kuat menghadapi kematian appa, tapi kenapa aku tidak?” pikirnya. Lalu Taeyeon kembali teringat orang-orang yang berusaha membujuknya untuk kembali bernyanyi. Para penggemarnya, manager, trainee di akademi, Lee Sooman, guru-guru di akademi, Kangta, hingga Kyuhyun.
“Cho Kyuhyun. Kenapa aku terus mengingat ucapannya?” gumam Taeyeon. “Benarkah ia menyukaiku?”
**
To be continue..

New chapter. 😀
Rate/Comment/Like!! ^^

[FF] Catch Me (Chapter 3)

Main Cast : Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon
Other Cast : Kangta, SNSD, Super Junior, TVXQ, Wonder Girls, Big Bang, Miss A, CNBLUE, 2NE1, etc.
Genre : Romance, Friendship, General
Rating : T
Disclaimer : Title belongs to TVXQ, the story is 100% mine, all cast belongs to God and their family
©Copyright : ashiya19.wordpress.com

-Catch Me Chapter 3-

Hankuk Academy of Art. Akademi ini sudah cukup banyak melahirkan penyanyi, penari, model, actor, aktris, host. Dan tidak sedikit dari mereka yang sudah debut tetap belajar di tempat ini. contohnya, Kim Taeyeon. Bahkan beberapa dari mereka ada yang pernah bermain film. Seperti Kwon Jiyong yang mengubah namanya menjadi G-Dragon, Seungri, TOP, Taeyang, Daesung dan juga si ketua asrama Wonder Shinki, Jung Yunho. Mereka berenam pernah bermain di sebuh film berdurasi 30 menit. Meski hanya hanya 30 menit, namun film ini mendapat apresiasi yang cukup tinggi karena mempromosikan Korea pada Dunia. Pengajarnya pun sebagian adalah lulusan academy ini dan tentunya mereka adalah artis.
**
“Taeyeon-ssi.” Sapa Kyuhyun mendekati meja Taeyeon. Taeyeon tidak menjawab sapaan Kyuhyun. Hanya melirik sekilas dan kembali mengarahkan pandangannya ke luar jendela. “aku..aku mau minta maaf atas kejadian di lapang basket itu.” Kyuhyun mengeluarkan sesuatu dari tasnya, “ige, kudengar kau suka coklat putih. Aku harap kau mau menerimanya dan memaafkanku.” Kyuhyun meletakkan coklat itu di meja Taeyeon, “mm…Taeyeon-ssi, aku harap kau bisa kembali lagi bernyanyi.” Lanjut Kyuhyun sebelum akhirnya ia keluar dari kelas itu menghampiri Sungmin yang menunggunya didepan kelas.
**
“menyebalkan!” sungut Minhyuk
“waegeurae?” tanya Yonghwa.
“kau tau, di kelas vocal ada guru baru yang sangat sangat sangat menyebalkan!” kesal Minhyuk.
“jinjja? Yeoja??” tanya Hyukjae yang tiba-tiba muncul di sebelah Minhyuk dengan antusias membuat Minhyuk tersedak jusnya.
“uhuk..uhukkk…ya!!” marah Minhyuk.
“hehe..mian.” cengir Hyukjae, “jadi guru baru itu namja atau yeoja?” tanya Hyukjae lagi.
“yeoja.”
“jinjja?? Nugu? Kwon BoA? Lee Hyori?”
“Ock Joohyun.” Jawab Minhyuk.
“Ock Joohyun?” Hyukjae mengernyitkan dahinya. “Dia artis? Rasanya aku tidak pernah dengar nama itu?” bingung Hyukjae.
“kau ini payah sekali. Masa Ock Joohyun saja tidak tahu.” Dengus Yonghwa. “dia aktris teater musical. Dan juga member FIN K.L yang sangat populer di tahun 90’an. Kemampuan menyanyinya sudah tidak perlu diragukan bahkan sudah pernah melakukan broadway di New York. Kau tahu Lee Hyori tapi tidak tahu Ock Joohyun.”
“kau tau banyak tentang dia?” tanya Hyukjae lagi.
“tentu saja. semua orang tahu itu kecuali kau karena kau monyet, bukan orang.” *Yonghwa kejem xD
“ya!!” kesal Hyukjae. Sedangkan Yonghwa dan Minhyuk tergelak melihat ekspresi Hyukjae.
**
“lagu ini sangat bagus tapi kuncinya adalah sedikit terlalu rendah. Apa kau bisa meningkatkan kuncinya?” guru vocal baru bernama Ock Joohyun itu tengah mengajari trainee bernama Bae Suji.
Suzy Bae
“oh, ne seonsaengnim.” Ucap Suji lemah karena ini sudah kesekian kalinya ia melakukan kesalahan.
“Seohyun-ssi, bisa kau tingkatkan nadanya?” Seohyun mengangguk dan kembali memainkan pianonya.
“nah, seperti itu.” ucapnya puas dengan usaha Seohyun.
Seohyun memainkan piano dan Joohyun seonsaengnim memberikan contoh bernyanyi dengan sangat mengagumkan. Nada-nada tinggi berhasil ia raih dan membuat semua trainee terperangah kagum dengan suaranya. “begitu. Kau bisa?” tanyanya pada Suzy.
ock Joohyun
“emm..ne. aku akan mencobanya, seonsaengnim.” Ucap Suji ragu.
“seonsaengnim!” seorang trainee laki-laki menginterupsi.
“ne, wae Jungshin-ssi?”
“sepertinya kunci ini tidak sesuai dengan Suji.” Ucap Jungshin. “sepertinya itu terlalu tinggi.”
Guru itu tertawa kecil menanggapi pertanyaan Jungshin, “benar. Tapi seorang penyanyi professional harus bisa menyanyi dengan nada apapun. Apalagi lagu ini kan akan jadi lagu di pentas drama musical dan juga Suji adalah pemeran utamanya. Kalian tahu, ini masih sangat standar.” Ucap guru itu dengan serius.
“seonsaengnim, boleh saya mencobanya?” seorang trainee yeoja bernama Gong Minji menawarkan diri.
“ani. Aku ingin mendengarkan Suji.” Sahut JooHyun seonsaengnim menatap serius Suji yang terus menunduk.
“n..ne..aku..akan mencobanya.” Gugup Suji.
Suji bernyanyi dengan seluruh kemampuannya supaya dapat mencapai nada yang diinginkan. Namun sayang suaranya malah terdengar fals dan raut wajah trainee tampak kecewa.
“Suji-ah, sebaiknya kau belajar lebih baik lagi. Kau sudah di pilih menjadi peran utama drama itu jangan sampai kau mengecewakan kami. Arasso?” ucap JooHyun seonsaengnim dengan lembut namun terdengar tajam. Suji mengangguk. JooHyun tersenyum dan mengelus rambut Suji.
**
Yeoja berambut panjang itu duduk di halaman belakang dormnya. Ia menenggelamkan wajahnya ke kedua lututnya dan tubuhnya terlihat gemetar. Sepertinya yeoja itu tengah menangis.
“Suji-ah, mwohaneun geoya?” seorang yeoja lain menghampirinya. Yeoja yang tengah menangis itu mengangkat wajahnya dan menatap orang yang menyapanya.
“JiA eonni.” Suji berdiri dan langsung memeluk yeoja bernama JiA itu. isakannya semakin kencang.
“he..hey, waegeurae? Kau kenapa?” panic JiA balas memeluk Suji dan mengelus punggungnya dengan lembut.
“aku..aku malu eonni..” isak Suji.
“sudahlah, tenangkan dirimu.”
**
“kasihan sekali anak itu.” ucap Sungmin pelan.
“hm? Nugu?” tanya Kyuhyun yang berjalan disebelahnya saat menuju asrama.
“kau tahu anak asrama Big A yang bernama Bae Suji?” Kyuhyun mengangguk, “dia dibatalkan untuk main pentas musikalnya. Padahal pentas akan ditampilkan kurang dari satu bulan lagi.”
“mwo??” kejut Kyuhyun. “bagaimana bisa??”
“kau tahu guru vocal baru itu?”
“mm..Ock JooHyun seonsaengnim?”
“ne. guru itu meragukan kemampuan Suji dan menyampaikannya ke direktur musical dan setelah Suji di panggil dan di tes ternyata direktur menyetujui ucapan JooHyun-seonsaengnim jadi karena itu Suji dikeluarkan dari pertunjukan.” Jelas Sungmin.
“kenapa guru bertindak seperti itu? baru mengajar 1 minggu sudah bertindak seenaknya. aissh jinjja..” Kyuhyun ikut-ikutan kesal.
“molla. Aku kasihan dengannya. dia sudah memberitahu orangtua dan keluarganya bahwa dia akan segera debut bahkan sudah berencana akan menggunakan nama panggung Suzy tapi..”
“kita harus membantu Suji!”
“eh??” kaget Sungmin
“jika dia terpilih sebelumnya, aku yakin dia layak mendapat peran itu.”
“benar juga. tapi bagaimana caranya?” tanya Sungmin.
**
“jadi maksud kalian kesini untuk memprotes keputusan itu?” tanya JooHyun seonsaengnim dengan ekspresi tanpa bersalah.
“ne seonsaengnim. Apa kau tidak kasihan padanya?” tanya Sungmin. “dia sudah berusaha keras untuk mendapat peran ini dan..”
“kalau dia berusaha keras seharusnya dia mampu tampil maksimal.” JooHyun menyela ucapan Sungmin.
“menurutku dia sudah bagus. Kau hanya perlu sedikit membantunya memperbaiki kekurangannya.” Bela Kyuhyun.
“kalau kalian sudah selesai, aku pikir kalian masih ingat betul letak pintu keluar.” Usir Joohyun dengan lembut.
“seonsaengnim! Apa kau tidak berpikir bagaimana jika kau ada di posisinya?!” pekik Sungmin, “apa kau pikir kemampuan orang itu sama? Aku tahu kemampuanmu jauh diatas guru-guru yang ada disini, tapi ingat, tidak ada manusia yang sempurna, seonsaengnim!” Sungmin pun keluar dari ruangan itu dengan kesal.
“kalau kau merasa kau seorang guru yang baik, seharusnya kau membimbingnya lebih baik lagi. Bukan dengan cara seperti ini.” ucap Kyuhyun “dan satu lagi, perlu kau ketahui semua trainee disini kecewa dengan sikapmu itu.” ia pun segera pergi menyusul Sungmin.
Guru itu tertawa sinis mendengar ucapan trainee-trainee’nya.
“kalian tidak mengerti maksudku.” gumamnya.
**
Malam hari Kyuhyun berniat pergi ke studio tari. Karena hampir setiap malam ia melihat Taeyeon berada di ruangan itu dan juga ia selalu diam-diam meletakan minuman didepan pintu.
Saat berada tidak jauh dari ruangan itu, ia melihat sosok namja yang sangat familiar baginya tengah mengobrol dengan Taeyeon di depan pintu studio dance.
“bersabarlah, aku yakin ibumu pasti akan sembuh” terdengar ucapan namja itu. Taeyeon menunduk dan tampak mulai menangis. Namja itu maju perlahan dan meraih tubuh Taeyeon membawanya kedalam dekapannya. Taeyeon balas memeluknya dan menangis didada bidangnya itu.
Kyuhyun hanya terdiam melihat pemandangan itu dan entah kenapa hatinya merasa panas. Ia meremas kuat kaleng minuman ditangannya hingga sedikit penyok(?).
**
“Bae Suji!” panggil Joohyun saat di kelas vocal.
“n..ne?” gugup Suji.
“kemarilah.” Suji pun mengangguk dan maju ke hadapan Joohyun. Joohyun tersenyum menatap gadis terus menunduk itu. “angkat wajahmu, jangan menunduk seperti itu.” Joohyun mengangkat dagu Suzy supaya balas menatapnya. “mana ada pemeran utama murung seperti itu.”
“eh?” kaget Suji dan seluruh trainee yang mengikuti kelasnya.
“apa maksudnya? Apa Suji akan kembali mendapat peran itu?” beberapa trainee tampak berbisik-bisik.
“cha! Aku akan membantumu menyempurnakan penampilanmu nanti.”
“ss..seonsaengnim, apa maksudnya?” bingung dan gugup Suji.
“kau masih menginginkan peran itu kan?” Suji mengangguk pelan. “jadi, ayo kita berlatih!” lanjut Joohyun.
“seonsaengnim!”
“ne?”
Tanpa aba-aba Suji memeluk Joohyun, “kamsahamnida, seonsaengnim!” Suji menangis terharu di sertai riuh tepuk tangan para trainee.
“ne, cheonmaneyo.” Suji melepaskan pelukannya “ayo kita mulai berlatih!” lanjut Joohyun yang dibalas anggukan mantap Suji. “kau lakukan dengan nada tinggi, aku akan mendukungmu dengan nada rendah.”
“tapi aku masih buruk dalam nada tinggi.” Ragu Suji.
“itulah kenapa kau harus melakukannya. Renggangkan telinga dan bahumu, tarik sedikit dagumu dan tarik napas dalam-dalam. Seohyun-ssi!” Joohyun memberikan aba-aba pada Seohyun yang bermain piano.
La~ la~la~la~ la..aa~ *anggap aja lagi nyanyi*
“hey, apa yang salah denganmu?” heran Joohyun karena suara Suji yang fals saat mengambil nada tinggi. “renggangkan telinga dan bahu, bayangkan ada string diatas kepalamu, lemaskan bahu dan tarik napas”
La~ la~ la~ la~ la..aaa~
“aku pikir kau mampu mencapai target yang diharapkan jika kau terus berlatih. Pergunakan kekuatan tulang pipimu, tarik dagumu, ambil napas dalam-dalam dan jangan ragu-ragu.”
“ne, seonsaengnim.” Suji menghela napasnya dan kembali bernyanyi.
La~ la~ la~ la~ laaaaaa~~
“whoaaa.. kau berhasil!” kagum Joohyun dan mengacak rambut Suji gemas. “sepertinya kau sudah bisa menggunakan nama Suzy itu.” Trainee yang sedari tadi tegang menonton langsung memberikan applause untuk Suji.
**
Hari ini pementasan drama digelar. Beberapa trainee dan media sudah memenuhi teater untuk menonton debut Suzy dan beberapa temannya yang terpilih dalam drama musical Dream High ini. *anggap aja Dream High adalah drama musical, bukan drama seri*
“banyak sekali yang datang.” Gumam Kyuhyun melihat sekeliling teater itu.
“tentu saja. ini adalah moment penting bagi seorang trainee yang sudah menunggu bertahun-tahun untuk debut.” Sahut Sungmin yang duduk disebelahnya.
Kyuhyun terus mengedarkan pandangannya disekeliling teater itu. pandangannya terpaku saat melihat Taeyeon duduk bersebelahan dengan namja yang ia lihat beberapa waktu lalu di depan studio dance. Ia melihat namja itu menggenggam tangan Taeyeon.
“dulu mereka pernah berpacaran.”ungkap Sungmin yang menyadari tatapan Kyuhyun.
“eh??” Kyuhyun berbalik menatap Sungmin meminta penjelasan.
“Taeyeon dan Kangta seonsaengnim dulu sangat dekat.” Lanjut Sungmin. “saat Kangta seonsaengnim debut, Taeyeon terpaksa memutuskannya karena ia takut menghambat karir Kangta.”
“berapa perbedaan usia mereka?” tanya Kyuhyun.
“mm..10 tahun. Saat mereka berpisah, Taeyeon sangat dekat dengan Kim Junsu tapi aku tidak tahu apakah mereka berpacaran atau tidak.” Sungmin tetap memandang lurus panggung teater didepannya. “saat itu Taeyeon masih SMP. Walaupun begitu, Taeyeon sangat dewasa di usianya yang masih belasan tahun. Dan juga ia sangat lucu. Itu yang membuat Kangta tertarik padanya selain kepiawaiannya dalam hal musik.”
“apa sekarang mereka berpacaran lagi?” tanya Kyuhyun dan terdengar sebuah kecemasan di nadanya.
“sepertinya tidak. Saat Taeyeon memutuskan untuk berhenti bernyanyi, kepala akademi memanggil Kangta untuk membujuk Taeyeon kembali ke atas panggung. Ia tahu bagaimana kedekatan mereka. Kami pikir juga sepertinya cara itu akan berhasil tapi…” Sungmin menggantung kalimatnya dan melihat kearah Taeyeon dan Kangta, “sepertinya cara itu belum berhasil. Sudah berbulan-bulan ia disini tapi Taeyeon masih tidak mau bernyanyi. Benar-benar keras kepala. Bahkan para penggemarnya perlahan mulai melupakannya karena kesal dengan keras kepalanya itu.” Sungmin kembali menghadap kedepan.
Kyuhyun menunduk dan kembali menatap 2 orang itu, ‘dia orang yang pernah dekat dengannya dan sudah berbulan-bulan disini belum berhasil membujuknya, apa aku yang hanya seorang fanboy yang tidak dikenalnya bisa membuatnya kembali ke atas panggung?’ batin Kyuhyun meragukan dirinya sendiri. Sungmin memperhatikan tatapan Kyuhyun pada Taeyeon dan ia pun tersenyum.
760_900
**
Berhari-hari Kyuhyun terus mencoba membujuk Taeyeon untuk kembali bernyanyi namun Taeyeon tidak pernah menanggapi Kyuhyun. Berhari-hari pula Kyuhyun terus memikirkan ucapan Sungmin saat di teater 2 hari yang lalu.
“kau menyukainya?” tanya Sungmin melihat Kyuhyun melamun menatap langit-langit di tempat tidurnya.
“eh? Maksudmu?”
“Kim Taeyeon. Kau menyukainya kan?” tanya Sungmin lagi.
Kyuhyun bangkit dan duduk di pinggiran kasurnya. “semua orang menyukai idola hebat seperti dia.”
“ahh..bukan itu maksudku. Kau menyukainya bukan sebagai idola tapi sebagai Kim Taeyeon kan?” tebak Sungmin.
“mwo??”
“aku bisa melihat itu dari tatapanmu, Kyu. Saat kau melihatnya dan berbicara dengannya berbeda dengan tatapan seorang penggemar pada idolanya.” Sungmin bangkit dari tempat duduknya dan pindah duduk di sebelah Kyuhyun, “menyukai seseorang itu tidak ada salahnya, Kyu. Menyukai seseorang bukanlah tindakan kriminal.” Kyuhyun terdiam memikirkan kata-kata Sungmin.
“molla. Aku bingung dengan perasaanku sendiri.”
Sungmin menghela napasnya, “akan lebih baik jika kau berusaha lebih jujur pada dirimu sendiri. menyukai seseorang adalah hal yang baik, tidak ada alasan untuk menyembunyikannya. Dan menyukai seseorang juga bukan pilihan karena itu datang dari hatimu sendiri. Jika kau sudah menyukainya, tidak ada lagi yang bisa mencegahnya. Lakukanlah saja apa kata hatimu.” Sungmin menepuk bahu Kyuhyun. Kyuhyun berdiri dan melangkahkan kakinya keluar kamar. “kau mau kemana?”
“jalan-jalan sebentar.” Kyuhyun pergi kembali menuju studio dance dan tidak lupa membawa sekaleng minuman soft drink.
Kyuhyun memperhatikan Taeyeon menari. ‘apa aku benar-benar menyukainya atau hanya perasaan simpati?’ batin Kyuhyun.
tibe-tiba, “akhh..” ringis Taeyeon saat ia terjatuh. Reflex Kyuhyun berlari masuk dan membantunya.
“gwaenchana?” panik Kyuhyun sembari memegang kaki Taeyeon yang tampaknya terkilir. Taeyeon terkejut dengan kehadiran Kyuhyun di ruangan itu.
“kau?”
“apa masih sakit?” Kyuhyun memijat-mijat pergelangan kaki Taeyeon, “tahan sebentar, ini akan sedikit sakit.” Kyuhyun menarik kaki Taeyeon.
“akkhhh!! Appo!” ringis Taeyeon kesakitan.
“mianhae, itu cara supaya kakimu tidak cedera lebih parah.” Kyuhyun membantunya berdiri dan duduk di kursi panjang di ruangan itu.
“berhentilah memperhatikanku.” Ucap Taeyeon pelan.
“ye??” kejut Kyuhyun.
“jangan lagi diam-diam memperhatikanku di studio. Jangan menungguku hingga tengah malam dan berhenti meletakan minuman-minuman itu didepan pintu.”
“kau..kau tahu itu?”
“Jika aku dehidrasi, jika kakiku terluka, jangan khawatir dan jangan melakukan apapun.” Taeyeon bangkit dari tempat duduknya dan berjalan menuju pintu keluar dengan terpincang-pincang.
Kyuhyun terdiam karena ucapan Taeyeon. Sedetik kemudian ia baru sadar Taeyeon sudah keluar dari ruangan itu. ia pun bangkit mengejarnya.
“TAEYEON-SSI!!!” teriak Kyuhyun menghentikan langkah Taeyeon dan berbalik menghadapnya. Kyuhyun berlari kecil berhadapan dengannya, “aku hanya ingin kau kembali bernyanyi.”
“bukan urusanmu!” dengus Taeyeon. “kau tidak tahu apa-apa.”
“aku tahu semuanya! Kau bernyanyi hanya untuk appamu dan karena sekarang appamu sudah meninggal kau berpikir tidak ada alasan bagimu untuk bernyanyi.” Taeyeon terkejut dengan ucapan Kyuhyun. “apa dengan hidup seperti ini appamu akan senang? apa kau lupa kau masih punya eommamu? oppamu? Fans? Teman-temanmu?” tegas Kyuhyun, “kau lupa dengan mereka? Apa kau akan terus seperti ini? hidup bukan sebagai Kim Taeyeon yang selalu tersenyum ceria dan ramah pada semua orang tapi sebagai Kim Taeyeon yang dingin bahkan lebih dingin dari Jessica?”
“apa pedulimu! Bahkan aku tidak mengenalmu.” dengus Taeyeon berbalik meninggalkan Kyuhyun.
“TENTU AKU SANGAT PEDULI!!!” teriak Kyuhyun membuat langkah Taeyeon berhenti. “namaku Cho Kyuhyun. aku tidak peduli kau melarangku untuk memperhatikanmu. aku tidak peduli jika kau membenciku. aku akan terus melindungimu dan memperhatikanmu karena aku tahu hati kecilmu masih ingin terus bernyanyi. aku tahu menyanyi adalah hal yang penting bagimu. jangan membohongi diri sendiri, Taeyeon-ssi! Seseorang yang berbohong pada dirinya sendiri adalah seseorang yang kesepian dan sakit.” Ucap Kyuhyun panjang lebar. Setelah mendengar itu airmata Taeyeon turun di wajah putihnya dan ia segera berlari kecil meninggalkan Kyuhyun. “AKU MELAKUKAN INI KARENA AKU MENYUKAIMU!!” teriak Kyuhyun lagi. Meskipun jarak mereka sudah jauh namun Taeyeon masih bisa mendengarnya dan airmatanya bercucuran semakin deras.
**
“Sungmin-ssi, Kyuhyun-ssi, aku sangat berterima kasih pada kalian.” Ucap Suzy, “aku sudah mendengar semuanya dari Joohyun seonsaengnim bahwa kalian datang dan memintanya mengembalikanku ke drama itu. jeongmal gomawoyo.”
“ne, cheonmaneyo. Kami senang akhirnya kau bisa debut.” Ucap Sungmin.
“kalau kalian perlu bantuan, jangan sungkan-sungkan. Anggap saja sebagai balas budiku.” Ucap Suzy.
“ne, gomapta.” Balas Kyuhyun tersenyum. “eh? Joohyun seonsaengnim?” Kyuhyun melihat Joohyun keluar dari pintu utama akademi membawa sebuah kotak berisi barang-barang.
“mau kemana dia?” gumam Sungmin.
“seonsaengnim?” Suzy berlari menghampiri Joohyun dan diikuti Kyuhyun dan Sungmin,
“oh, Suzy, Kyuhyun, Sungmin.” Joohyun tersenyum melihat ketiga orang yang berdiri didepannya.
“seonseongnim, kenapa kau membawa barang-barangmu keluar?” heran Suzy.
“aku akan berhenti mengajar disini.” Ucapnya dengan santai.
“mwo???”
“ne.”
“seonsaengnim, wae?” tanya Suzy dengan mata berkaca-kaca. Joohyun tersenyum menatap Suzy dan mengelus rambutnya dengan lembut.
“Suzy-ah, chukkae akhirnya kau debut juga. Sejak awal aku tahu kau pasti bisa melakukan yang terbaik. Mian waktu itu aku membuatmu menangis. Aku hanya ingin yang terbaik untukmu karena kau sangat berbakat.”
“seonsaengnim!” Suzy menghambur memeluk Joohyun, “jebal, tetaplah disini.” Ucap Suzy sambil menangis. Joohyun melepas pelukannya dan menghapus airmata Suzy.
“ani, aku tidak bisa terus disini. Aku harus mengajar di tempat lain dan mencari orang untuk menjadi sainganmu.” Sahut Joohyun setengah bergurau dan membuat Suzy tertawa kecil dalam tangisnya. Suzy kembali memeluknya.
“gomaseumnida, seonsaengnim. Kau orang yang memiliki pengaruh besar dalam debutku. Jeongmal gomawoyo.”

To be continue..

Rate/like/comment! ^^

[FF] Catch Me (Chapter 1)

Main Cast : Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon
Other Cast : Kangta, SNSD, Super Junior, TVXQ, Wonder Girls, Big Bang, Miss A, CNBLUE, 2NE1
Genre : Romance, Friendship, General
Rating : T
Disclaimer : Title belongs to TVXQ, the story is 100% mine, all cast belongs to God and their family
©Copyright : ashiya19.wordpress.com

-Catch Me Chapter 1-

Kyuhyun POV
Setelah menempuh perjalanan beberapa jam dari Nowon, akhirnya aku tiba di akademi yang sangat terkenal itu. Hari ini aku akan mulai menjadi trainee disana. Sebenarnya orangtuaku melarangku pindah ke tempat ini tapi karena satu hal aku ingin berada di akademi ini. Beruntung aku lulus audisi dan akhirnya terpaksa kabur dari rumah dan mengurus semua kepindahanku sendiri. Mungkin saat ini mereka kecewa padaku tapi aku harap keputusanku ini tidak akan sia-sia. Beruntung Ahra noona mengerti dan diam-diam ia membantuku. Dan karena ia jugalah aku nekat melakukan ini.
Hankuk Academy of Art. Begitulah tulisan besar didepan gerbang. Pandanganku menyapu gedung-gedung tinggi akademi seni ini. Yang pertama kulihat adalah sebuah menara dengan jam besar yang berada ditengah-tengah gedung yang bisa ku tebak akan menjadi tempat belajarku nanti.
“silyehamnida, kau yang bernama Cho Kyuhyun dari Nowon kan?” seorang pria paruh baya menghampiriku.
jyp
Aku membungkukan badanku tanda hormat dan tersenyum ramah padanya. “ikut aku.” Aku pun mengikuti pria itu menuju kantor kepala akademi.
Sepanjang jalan aku mengedarkan pandanganku menatap sekeliling isi akademi ini. Aku melihat beberapa trainee ditempat ini dengan seragam yang berbeda-beda. Unik. Aku seperti kembali ke SMA. Apakah seragam ini menunjukan tingkatan seperti di SMA ku dulu? Entahlah. Saat berada didepan sebuah ruangan, pria itu mengetuk pintunya dan dari dalam terdengar suara berat mempersilahkannya masuk.
Lee_Soo_Man_unveils_plans_for_upcoming_12_member_boyband_M1_and_M2_07052011232835
Lee Soo Man. Pria yang kuperkirakan berusia separuh abad itu duduk di meja kerjanya tengah di sibukan dengan tumpukan file yang dikerjakannya. Pria yang bernama Park Jinyoung ini menjelaskan tentang diriku pada pria itu.
“baiklah, kau boleh pergi perwakilan Park.” Ucap Lee Sooman itu pada pria yang mengantarku tadi setelah ia menerangkan perihal kedatanganku. “dan tolong panggilkan Park Jungsoo.” Ia membungkuk dan keluar dari ruangan itu meninggalkanku dengan pria ini. “semoga kau bisa betah di sini dan berhasil membantu murid kesayanganku itu.” ucapnya seperti memohon padaku. Ya, dia tahu maksud lain kedatanganku ke akademi ini.
Tidak lama kemudian terdengar suara ketukan pintu dan masuklah seorang pria berambut hitam mengenakan seragam akademi ini. mungkin ia masih trainee. Sooman seonsaengnim ternyata menyuruh trainee itu untuk mengantarku berkeliling akademi.
“joneun Park Jungsoo imnida.” Ucapnya saat kami mulai berjalan menyusuri koridor akademi yang cukup megah ini. ia menjelaskan setiap ruangan yang ada di akademi satu persatu dengan jelas dan detail. Dari ruang kelas vocal, teater, acting, lukis, perpustakaan, studio tari, studio music, auditorium dan sebagainya. “nah , sekarang kita keluar dari sini. Aku akan mengajakmu berkeliling dorm yang ada di akademi ini.”
Author POV
Jungsoo dan Kyuhyun berjalan menuju dorm atau asrama yang terletak 3 KM dari lingkungan akademi. Jungsoo menjelaskan bahwa tiap asrama memiliki seragam yang berbeda supaya mudah dikenal dari asrama mana mereka. Jadi seragam itu bukan untuk menunjukan tingkatan mereka tapi sebagai pengenal asrama.
Masing-masing asrama memiliki 4 lantai. 2 lantai untuk namja dan 2 lantai untuk yeoja. Di akademi itu terdapat 4 asrama yang mengelilingi akademi. Di sebelah utara, dorm Big A. Sebagian besar dari mereka sudah debut. Ketua di dorm itu adalah Kwon Jiyong atau lebih dikenal dengan nama G-Dragon yang sudah debut dengan 4 orang temannya yang lain dengan membuat sebuah grup  bernama Big Bang. Dan ketua asrama perempuannya adalah Fei.
Disebelah barat, dorm Blue Jack. asrama ini kebanyakan dihuni oleh para rocker sekaligus rapper. Jadi tidak heran jika sering kali kita mendengar suara teriakan-teriakan. Ketua asramanya adalah Jung Yonghwa dan Lee Chaerin atau lebih dikenal dengan nama CL.
Disebelah Selatan, dorm Wonder Shinki. Asrama ini adalah dorm paling populer karena kesombongan, keangkuhan, popularitas, dan kehebatannya. Mereka terlalu jaga image karena terlalu menyombongkan bakat mereka yang bisa dibilang terbaik dibanding 3 asrama lainnya. Satu hal yang unik dari anak-anak dorm ini, semua perempuannya bertingkah layaknya princess. Ketuanya Jung Yunho dan Min Sunye.
Dan terakhir disebelah timur adalah dorm Super Generation. asrama ini bisa dibilang dormnya komedian atau MC karena penghuninya kebanyakan lebih jago dibidang itu walaupun kemampuan musikalitas mereka pun tidak bisa dipandang sebelah mata. Beberapa diantaranya sudah debut dan juga ada yang menjadi asisten pengajar di akademi itu. Ia adalah Kim Jongwoon atau lebih dikenal dengan nama Yesung.
cm
“aku ketua asrama Super Generation. kau akan masuk dorm mana?” tanya Jungsoo.
“entahlah..” ucap Kyuhyun menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
“baiklah, kau pikirkan dulu baik-baik.” Jungsoo menepuk pundak Kyuhyun. Kyuhyun pun mengangguk. Jungsoo berjalan kembali menuju gedung akademi. Kyuhyun dan Jungsoo bersama-sama masuk kelas music tradisional. Mereka pun segera masuk dan berkenalan dengan beberapa trainee lain.
“kau sudah memutuskan akan tinggal di dorm mana?” tanya namja yang mirip monyet bernama Hyukjae *digeplak Jewels*
“aku tidak tahu aku akan memikirkannya dulu.” Jawab Kyuhyun.
“annyeong haseyo..” seorang guru masuk dan langsung membuat kelas yang sudah seperti pasar itu jadi sesepi kuburan berkat kehadiran guru bernama Ahn Chilhyun atau akrab disapa Kangta. Guru yang baru 3 bulan mengajar tapi sangat disegani oleh semua trainee.
kangta
Kangta seonsaengnim mulai mengajari mereka tentang Gayageum. Sebuah alat music tradisional Korea.
“..jadi, gayageum ini melambangkan…” ucapan Kangta terhenti karena suara ketukan pintu yang berada dibelakang murid trainee. Otomatis mereka menoleh ke belakang dan disana berdiri seorang gadis dengan tatapan datar tanpa ekspresi.
“dia???” gumam Kyuhyun membelalakan matanya melihat yeoja itu.
To be continue..

ok, ini masih tahap introduction. ni ff cast’nya borongan. kkkkk~
just wait for the next chapter~
RCL, please! 😀