Blog Archives

[FF] Only One (Chapter 7)

only one

Author : Ashiya

Cast :

  • Cho Kyuhyun (Super Junior)
  • Kim Taeyeon (Girls’ Generation)
  • Lee Donghae (Super Junior)

Other cast :

  • SMTOWN

Genre :

  • Alternate Universe, Comedy, Romance,

Length :

  • Multichapter

Disclaimer : This fiction is mine.

Copyright : © ashiya19.wordpress.com 2014. All Rights Reserved. Read the rest of this entry

[FF] Only One (Chapter 6)

only one

Author : Ashiya

Cast :

  • Cho Kyuhyun (Super Junior)
  • Kim Taeyeon (Girls’ Generation)
  • Lee Donghae (Super Junior)

Other cast :

  • SMTOWN

Genre :

  • Alternate Universe, Comedy, Romance,

Length :

  • Multichapter

Disclaimer : This fiction is mine.

Copyright : © ashiya19.wordpress.com 2014. All Rights Reserved.

Previous Chapter

“oh ya, Kyuhyun kemana?” tanya Leeteuk.

“dia sedang recording acara Radio Star.”

“kenapa kau terus menanyakan Kyuhyun? Kau ngefans juga? atau takut Kyuhyun mengetahui rencana ini dan dia bertindak duluan sehingga kau kalah?” Sungmin memberondong Leeteuk dengan pertanyaan konyolnya.

Tidak  lama kemudian, ocehan mereka terhenti karena tiba-tiba seseorang membunyikan bell dorm itu. Ryeowook berdiri dan langsung beranjak membukakan pintu. Begitu ia melihat tamu itu, ia membelalakan matanya.

“HEENIM-HYUNG??!” kejut Ryeowook membuat member SuJu yang lainnya berlarian menuju pintu.

“hai~!” ucap Heechul dengan gaya coolnya.

*** Only One Chapter 6 *** Read the rest of this entry

[FF] Only One (Chapter 5)

Author : Ashiya
Main Cast : Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon, Lee Donghae, Victoria
Other Cast : SM Family
Genre : Alternate Universe, Comedy, Romance, I don’t know o.Oa
Language : Bahasa Indonesia tanpa EYD sehingga typo(s) bertebaran dimana-mana. -.-”

-Previous Chapter-

Seohyun menaiki kursi itu dan karena lemari itu cukup tinggi, ia menjinjitkan kakinya. “ah, susah sekali.” gumam Seohyun sambil berusaha meraih makanan itu dengan tangan kanannya. Sementara Kyuhyun hanya tertawa kecil melihat Seohyun yang tampak kesulitan. Namun tawa itu seketika berubah ketika Seohyun tampak kehilangan keseimbangannya.

“waaa….waaaah…” pekik Seohyun.

“Seohyun-ah!” cepat-cepat Kyuhyun berlari kearahnya dan menahan tubuh Seohyun sebelum terbentur lantai.

BRUGGHH!!

Seohyun mendarat tepat diatas tubuh Kyuhyun dan Read the rest of this entry

[Pic/Comic] 7 Mini FanFics o.O

1. SeoKyuTae

ashiya19.wordpress.com

2. TaeYongSeo

ashiya19.wordpress.com

3. Taengoo & Jo Twins

ashiya19.wordpress.com

4. Blank Taeyeon

ashiya19.wordpress.com

5. KyuTaeHae

ashiya19.wordpress.comashiya19.wordpress.com

6. We Got Married – TaeSu

ashiya19.wordpress.com

7. TaeSu Effect *lol*

ashiya19.wordpress.com

All these pictures are mine! 😀

Rate, comment, like please! 😉

[FF] Only One (Chapter 4)

Author : Ashiya
Main Cast : Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon, Lee Donghae, Victoria
Other Cast : SM Family
Genre : Alternate Universe, Comedy, I don’t know o.Oa
Language : Bahasa Indonesia tanpa EYD sehingga typo(s) bertebaran dimana-mana. -.-”

-Previous Chapter-

Sementara SNSD kembali berlatih, Kyuhyun menghampiri ketiganya dan mengerutkan dahinya melihat Suho, Baekhyun dan Chanyeol begitu rukun tidak seperti biasanya.

“hey, kiddos!!” sapa Kyuhyun mengambil tempat duduk di pangkuan Suho.

“ya!! Hyung! Berat!!” Suho menendang bokong Kyuhyun.

“ya!! Kau tidak belajar sopan santun pada hyungmu??” Kyuhyun menatap evil  Suho.

“memangnya kau selalu melakukan hal seperti itu?” dengus Suho.

“ya.. tidak juga sih.” Cengir Kyuhyun menyadari keevilannya pada hyung-hyungnya. Apalagi dongsaengnya. “tumben kalian begitu tenang saat nonton SNSD?”

“kami baru saja di sembur manager-hyung karena ribut saat menonton mereka.” Chanyeol mengerucutkan bibirnya.

Kyuhyun tertawa mendengar penjelasan Chanyeol. “memangnya apa yang kalian ributkan?”

“kami memperebutkan Taeyeon-noona.” Jawab Baekhyun.

“eh?” tawa Kyuhyun berhenti seketika saat mendengar jawaban Baekhyun.

“aku sangat sangat sangat menyukai Taeyeon-noona! Lebih dari sekedar fans.” ucap Baekhyun lagi.

“aku juga.”

“eh?” kejut Kyuhyun mendengar Suho juga menyukai Taeyeon.

“aku juga!” seru Chanyeol membuat Kyuhyun semakin membelalakan matanya.

“aku juga!” ucap seseorang yang tiba-tiba muncul dan ternyata itu adalah Sehun.

“heeeeeeeeeeeeeeeeeeeh????” shock Kyuhyun mengetahui keempat member EXO itu juga menyukai Taeyeon.

“Sebenarnya aku juga.” Muncul lagi seseorang yang memiliki tubuh paling tinggi di grup EXO.

“KRIS????” kejut Kyuhyun membelalakan matanya.

“hyung, awas matamu copot.” Ujar Onew yang tiba-tiba nimbrung sambil memakan ayamnya. “aku juga sepertinya begitu. Aku menyukai Taeyeon-noona. Ia sangat cute.” Kenyataan(?) ini membuat Kyuhyun semakin menganga lebar.

“setelah Donghae, Changmin, Leeteuk, sekarang Suho, Baekhyun, Chanyeol, Sehun, Kris, bahkan Onew yang selama ini hanya peduli pada ayam?? Taeyeon-ah, apa aku bisa bersaing dengan mereka?? Apa setelah ini masih ada namja lain yang terang-terangan mengakui menyukaimu padaku??” batin Kyuhyun tidak percaya diri.

-Chapter 4-

Konser SMTOWN INA berjalan dengan lancar. Saat SNSD selesai menampilkan The Boys, ke sembilan member itu pun satu persatu menuruni panggung. Sooyoung turun terlebih dahulu karena sejak perform tadi ia takut kehilangan nasi kotaknya di ruang make up. -.-

Taeyeon turun paling belakang. Saat Taeyeon akan turun, ia terkejut dengan banyaknya tangan-tangan yang tersodor kedepannya untuk membantunya menuruni tangga panggung itu.

“OMMO!!” kejut Taeyeon.

Ia melihat satu persatu para pemilik tangan itu. Leeteuk, Changmin, Baekhyun, Sehun, Chanyeol, Suho, Kris, Onew, Donghae, dan juga Kyuhyun.

Taeyeon mengerjap-ngerjapkan matanya. Ia kebingungan akan memegang tangan siapa. Di tengah kebingungannya, muncul lagi satu tangan dan ternyata itu Tiffany yang tersenyum menunjukan eyes smilenya. Akhirnya Taeyeon menerima uluran tangan Tiffany dan turun dari atas panggung lalu berjalan meninggalkan para fanboysnya yang segera menurunkan tangannya dan beralih menggaruk tengkuk mereka yang tidak gatal karena salah tingkah menahan malu.

“benar-benar lucu ekspresi mereka!” tawa Tiffany saat menceritakan kejadian itu pada member SNSD yang lain.

“eonni, kalau disana tidak ada Fany-eonna, kau akan menerima uluran tangan siapa?” tanya Seohyun.

“eh? Mmm…” Taeyeon tampak bingung menjawab pertanyaan maknaenya.

“aku tahu siapa yang akan kau pilih.” Ucap Jessica.

“jeongmal? Nugu?” tanya Hyoyeon penasaran.

Jessica tersenyum melirik Taeyeon yang tampak mengisyaratkan jangan-mengatakan-apapun. “secret!” sahut Jessica memeletkan lidahnya.

“aissssh..menyebalkan!” dengus Sooyoung mengeluarkan mentimun yang ada di dalam nasi kotaknya dan menyodorkan mentimun itu pada Jessica.

“YA!! CHOI SOOYOUNG!!” teriak Jessica berlari menghindari Sooyoung yang mengejarnya sambil mengacung-ngacungkan mentimun itu. Ia naik ke atas meja rias sambil terus berteriak, “BUANG ITU, SHIKSHIN!”

“huh? Kau mengataiku shikshin? Baiklah, aku akan naik kesana dan menjejalkan mentimun ini ke mulutmu.”

“YA!! ANDWAE!! AKHHH!!!” jerit Jessica sementara member yang lain hanya tertawa melihat penderitaan(?) Jessica.

“EONNI!!” pekik seseorang dari luar ruangan itu membuat mereka bersembilan menoleh.

“Krystal..”

“Sooyoung-eonni! Berhenti mengganggu eonniku!” Krystal menghampiri Sooyoung, merebut mentimun itu dengan kasar dan membuangnya ke tempat sampah.

“oh nooooo, my cucumber!!” panik Sooyoung dengan aksen British yang gagal, tidak rela mentimunnya terjerembab(?) dalam tumpukan sampah.

“Krystal belakangan ini agak menyeramkan.” Bisik Sunny pada Yuri.

“mungkin ia sedang datang bulan.” Jawab Yuri.

Krystal menghampiri Jessica yang sudah berkeringat dingin akibat ulah usil Sooyoung. “eonni, gwaenchana?” Jessica mengangguk dan turun dari meja rias itu. Krystal berbalik pada Sooyoung yang meratapi mentimunnya di dalam tempat sampah. “eonni, kalau kau menakut-nakuti Sica-eonni lagi, terima akibatnya!” ancam Krystal dengan mata merah menyala-nyala.

“Krystal pake softlens ya? Matanya menyala. Keren!” Bisik Sunny pada Yuri.

“itu bukan softlens, tapi dia memang ada keturunan vampir California.” Sahut Yuri.

“aissh, eonni! Ia bukan vampir, tapi dia sedang marah!” ucap Seohyun mengoreksi ucapan Yuri.

“oooh..” sahut Yuri dan Sunny manggut-manggut mengerti.

“mentimunku…” ratap Sooyoung pada mentimun itu tidak memperdulikan ancaman Krystal.

“Krys!” panggil Victoria yang tiba-tiba sudah berada di tengah-tengah mereka. “kajja! Giliran kita naik.” Krystal pun meninggalkan Jessica dan member SNSD yang lain.

“my cucumber~” lirih Sooyoung masih meratapi mentimun itu.

“sudahlah, Soo. Kau ini berlebihan sekali.” Ucap Taeyeon.

“my cucumber.. hiks..hiks..”

“waaah gadis itu beruntung sekali bisa di peluk Changmin dan Kyuhyun!” seru Yoona menonton pertunjukan duet kedua maknae itu dari tv kecil yang ada di ruang itu mengalihkan perhatian dari nelangsanya(?) Sooyoung.

Taeyeon menoleh dan ikut menontonnya. “beruntung sekali dia. Apa aku juga harus jadi fansnya agar mendapat perlakuan yang sama?” keluh Taeyeon dalam hati.

Tanpa diketahui Taeyeon, Jessica memperhatikan tatapannya yang tampak sedih. “jadi dia benar-benar menyukainya? Lalu bagaimana dengan Donghae?” batin Jessica.

**

Konser SM TOWN sudah selesai di gelar dengan sukses. Kini mereka bersiap untuk segera kembali ke Korea.

“hatcchiiiiii!!”

“Taeng-ah, kau flu?” tanya Kyuhyun saat berjalan menuju pesawat.

“ah? Oh..sepertinya begitu. Dari tadi aku bersin-bersin terus. Hatccchiiiiii!!!!” bersin Taeyeon lagi dan kali ini ia sedikit mengenai baju Kyuhyun. “oh, mian, oppa!” Taeyeon segera mengelapnya namun Kyuhyun menahan tangan Taeyeon hingga Taeyeon heran menatapnya.

Mereka terdiam saling bertatapan hingga tanpa sengaja Eunhyuk menubruk Taeyeon dari belakang dan mengakibatkan Taeyeon terdorong ke depan dan Kyuhyun refleks memeluknya.

“oh, mian, Taeng. Aku sedang buru-buru!” ucap Eunhyuk sambil memegangi perut dan bokongnya. “toilet! Toilet! Mana toilet!” gumam Eunhyuk berlari menuju toilet.

“gwaenchana?” tanya Kyuhyun melepaskan pelukannya.

“n..ne.” jawab Taeyeon gugup.

Kyuhyun mengeluarkan sapu tangan dari sakunya dan memberikan sapu tangan itu pada Taeyeon, “pakai ini.”

“gomawo.” Ucap Taeyeon menerima sapu tangan itu.

“kau akan duduk dengan siapa?”

“molla.” Jawab Taeyeon .

“kalau begitu denganku saja.”

“lalu Vic-eonni?”

“ia sudah duduk dengan Amber disana.” Tunjuk Kyuhyun ke barisan kursi depan.

“oh, baiklah.” Akhirnya Taeyeon duduk bersebelahan dengan Kyuhyun.

“yes!” ucap Kyuhyun pelan sambil mengepalkan tangannya.

“mwo?”

“eh? A..aniya. Kajja, kita duduk  disana!”

Kyuhyun sangat menantikan saat-saat seperti ini. Ia membayangkan Taeyeon yang tidur di pundaknya. “eheheheheh…” Kyuhyun menyeringai sendiri membayangkannya. Namun saat ia menoleh ke sebelahnya, Taeyeon tidak juga terlelap. Ia masih asyik bermain game di ponselnya. Hal itu sedikit membuatnya kecewa. Semula ia mengira Taeyeon akan segera tidur karena kelelahan di tambah dengan flunya dan juga karena waktu sudah sangat larut. Hingga hampir satu jam pesawat itu membawa mereka, Taeyeon belum juga tidur. Padahal yang lain sudah terlelap sejak memasuki pesawat itu.

“kau tidak ngantuk?” tanya Kyuhyun.

“aniyo.” Jawab Taeyeon.

“kalau ngantuk, bersandar saja ke pundakku.” Ucap Kyuhyun menepuk pundaknya.

“ne, gomawo. Tapi aku belum mengantuk sekarang.”

“baiklah.”

Kyuhyun kembali menunggu Taeyeon menyandarkan kepalanya namun ternyata Taeyeon masih terjaga. Bahkan dirinya sudah lelah menahan matanya yang semakin berat.

“kalau ngantuk tidur saja.” ucap Taeyeon membuat Kyuhyun langsung melebarkan kembali matanya.

“ah, aniya. Aku belum….” Kyuhyun belum sempat menyelesaikan ucapannya, ia sudah terlelap duluan. “zz..zzz..”

Taeyeon tertawa kecil melihat namja itu. “belum ngantuk apanya?” gumam Taeyeon membetulkan posisi kepala Kyuhyun yang sedikit miring. “kalau miring begini, lehermu akan sakit.” Taeyeon memperhatikan wajah Kyuhyun yang tidur dengan mulut sedikit terbuka, “bagaimana aku bisa tidur kalau kau ada di sebelahku? Apa kau tidak tahu kalau aku sangat gugup?” batin Taeyeon.

Sementara itu di belakangnya, tampak Donghae menatap Taeyeon yang tengah memperhatikan Kyuhyun. “apa kau benar-benar tidak pernah melihatku seperti kau melihat Kyuhyun?”

**

Setelah menempuh perjalanan udara beberapa jam, akhirnya rombongan SM TOWN tiba di bandara Incheon. Mereka segera bergegas menuju dorm masing-masing untuk beristirahat karena beberapa jam lagi mereka harus datang ke kantor SM di daerah Gangnam.

Beberapa jam kemudian mereka tiba di kantor SM, para leader langsung menuju ruang rapat untuk mengadakan evaluasi SM TOWN di Jakarta yang baru saja mereka gelar. Sedangkan para member ada yang menunggu di dorm dan ada juga yang turut ikut ke kantor SM.

Lee Sooman memberikan pendapatnya tentang SM TOWN INA dan kini saatnya ia memberikan jadwal baru untuk artis-artisnya yang ia berikan pada manager masing-masing.

“Taeyeon-noona!!” teriak Baekhyun dan Sehun membuat Taeyeon menoleh saat ia baru saja keluar dari ruang rapat itu dan berjalan menuju lift.

“oh, hei.” Jawab Taeyeon dengan lesu.

“noona, wae? Apa kau sakit?” cemas Baekhyun. “wajahmu terlihat pucat. Ku dengar kemarin noona flu?” *jiwa fanboy Bacon kumat.kkkk*

“hm? Ah..ani.” jawab Taeyeon menyunggingkan senyumnya. “kalian mau kemana?”

“kita mau ke studio dance tapi karena melihat noona disini, jadi kita kesini dulu sekedar menyapa.” Jawab Sehun.

“oh, kalau begitu, cepatlah. Nanti kalian dimarahi manager.”

“hmm..baiklah. tapi…ini dulu.” CHU~ Baekhyun mendaratkan ciumannya di pipi kanan Taeyeon lalu lari terbirit-birit.

“ya! Byun Baekhyun!” teriak Taeyeon.

“dasar, tidak sopan!” cela Sehun. “noona, aku juga pergi dulu ya. Annyeong~” CHU~ lagi-lagi Taeyeon menerima ciuman kejutan di pipi dari kedua member EXO itu.

“ya! Oh Sehun!!” Taeyeon meneriaki Sehun yang lari sambil tertawa-tawa. “aissh! Dasar usil!!”

Taeyeon kembali berjalan sendirian menuju lift. Semenjak pulang dari Indonesia, tampaknya flunya semakin parah. Wajahnya tampak pucat dan ia merasa sedikit pusing. Begitu ia tiba di depan lift, setelah menunggu beberapa menit, pintu lift itu terbuka.

TING!

Taeyeon mengangkat wajahnya dan ia melihat seseorang di dalam lift itu.

“oh, Hae-oppa. Annyeong~” Ucap Taeyeon dengan suara yang lemah sambil berjalan masuk ke dalam lift itu dan lift itu segera tertutup.

Donghae tidak langsung membalas sapaannya, ia terlihat khawatir mendengar suara Taeyeon dan juga wajahnya yang pucat. “Taeng-ah, gwaenchana?”

“ne?”

“kau sakit?” Donghae meletakkan punggung tangannya di dahi Taeyeon. “kau demam.”

“gwaenchana. Hanya flu biasa.” Jawab Taeyeon sambil menahan kepalanya yang semakin pening.

“Kau sudah memeriksakannya ke dokter?” namun belum sempat Taeyeon menjawab, Taeyeon terkulai jatuh pingsan dan Donghae segera menahan tubuhnya. “ya! Taeng-ah! Wae??” panik Donghae. Ia menekan-nekan tombol lift itu agar segera terbuka dan membawanya keluar. “ya! Taeng, ireona!” Donghae mengguncang tubuh Taeyeon. Taeyeon tampak masih sadar namun ia sangat lemas dan tidak kuat untuk membuka kedua matanya sendiri.

TING!

Pintu terbuka, Donghae segera mengangkat tubuh Taeyeon keluar dari lift itu.

“ya! Hyung, kenapa dia??” kejut Key saat berpapasan dengannya.

“ia pingsan. Cepat panggil dokter!” perintah Donghae sambil membaringkan Taeyeon di sofa. Key segera mengambi ponselnya dan menelpon dokter kepercayaan keluarga SM.

Saat itu masih pagi dan para staff belum banyak yang hadir di kantor itu. Key memberitahu manager SNSD dan ia segera datang dengan raut wajah yang sangat cemas.

“bagaimana keadaannya??” panik manager  berkacamata itu. “kenapa bisa begini??”

Tidak lama kemudian, dokter datang dan segera memeriksa Taeyeon. “ia kelelahan dan kurang istirahat.” Ucap dokter. “sebaiknya biarkan ia istirahat 2 sampai 3 hari.”

“mwo??” kejut manager. “tapi..dia harus segera ke Jepang siang ini untuk promo album dan…”

“HYUNG!!” bentak Donghae tiba-tiba. “kondisi Taeyeon seperti ini apa kau tidak kasihan dengannya?! Kau tidak dengar ucapan dokter??”

“bukan begitu, Hae. Tapi ini soal profesional kerja..”

“bagaimana kalau kau berada di posisinya??” marah Donghae memotong ucapannya. “kondisinya lemah sampai pingsan begini kau masih bisa memikirkan profesionalisme pekerjaan??”

Manager itu menghela napasnya, “Hae, kau bukan anak baru kan disini? Kita semua tahu semua artis SM sangat sibuk dan hampir tidak bisa istirahat seharian. Kau sendiri tahu, paling lama bisa beristirahat itu hanya 2 jam.”

“apa kau tidak bisa memberinya waktu sebentar untuk memulihkan kondisinya? Kau lihat dia..”

“hei..” ucap Taeyeon yang baru sadar dari pingsannya. “kenapa ribut-ribut?”

“Taeyeon-ah, gwaenchana??” ucap Donghae di balas anggukan lemah Taeyeon yang masih merasakan pusing di kepalanya.

“masih pusing?” tanya Donghae lagi.

“sedikit.”

“baiklah. Aku harus kembali ke klinik.” Ucap dokter itu. “ini resepnya, jangan lupa kau harus meminumnya secara teratur.” Kata dokter itu lagi pada Taeyeon sambil memberikan resepnya pada manager SNSD lalu pergi dari tempat itu.

“oppa, jam berapa kita berangkat?” tanya Taeyeon.

“jam 1 siang.”

“Taeng-ah..” ucap Donghae tampak khawatir. “sebaiknya kau tunda dulu keberangkatanmu sampai kau benar-benar pulih.”

“gwaenchana. Masih ada waktu beberapa jam. Aku akan menggunakannya untuk beristirahat.” Sahut Taeyeon lalu berbalik pada managernya. “oppa, boleh aku minta waktu untuk istirahat sampai waktunya kita berangkat?”

“baiklah.”

“oppa, aku pergi dulu. Annyeong~” Taeyeon pun pergi dengan manajernya meninggalkan Donghae di tempat itu.

“ku harap kau baik-baik saja, Taeng. Saranghae.” Batin Donghae.

**

“MWO?? Taeng pingsan??” kejut Kangin membuat gempar dorm SuJu setelah mendengar laporan(?) Donghae.

“hyung, kau sudah bisa mengecilkan badanmu, apa kau juga bisa mengecilkan volume suaramu?” kesal Ryeowook yang merasa telinganya mendadak budek(?).

Kyuhyun pun berada di situ. Sama terkejutnya dengan Kangin namun ia tidak memperlihatkannya dengan tetap fokus pada PSPnya.

“aku akan ke dormnya.” ucap Kangin. “aku ingin memastikan dia baik-baik saja.”

“hyung, boleh aku ikut?” pinta Kyuhyun tiba-tiba membuat member yang lain mengerutkan keningnya. Kyuhyun menyadari tatapan hyung-hyungnya itu dan segera mengeles. “ah, aku mau mengambil CD game yang di pinjam Sunny.”

“memang Sunny pernah meminjam gamemu?” heran Sungmin.

“n..ne. Kemarin ia meminjamnya.” jawab Kyuhyun gelagapan.

“ya sudah, kajja!”

“boleh aku ikut juga?” Donghae menyusul keduanya sebelum membukakan pintu.

“baiklah. Masih ada yang mau ikut? Biar aku bisa memesan bus saja sekalian.” sahut Kangin sedikit kesal.

“aku ikut!” teriak Leeteuk yang baru keluar dari kamarnya. Ia baru saja selesai mandi dan mendengar pembicaraan mereka.

“ya! Ajussi, kau benar-benar mau di kerubuti fansmu?” tanya Yesung.

“maksudmu?” tanya Leeteuk dengan bingung.

“kau mau keluar hanya dengan mengenakan boxer polkadot merah seperti itu?”

Leeteuk menunduk melihat bagian bawahnya. “ommo! Aku lupa pakai celana! Raccoon, evil, ikan, tunggu aku jangan dulu berangkat!” Leeteuk segera lari menuju kamarnya.

“dasar orang tua. ckckckck..” ucap Yesung menggeleng-gelengkan kepalanya.

**

Kangin, Kyuhyun, Donghae, dan Leeteuk tiba di depan dorm SNSD dan mereka segera menekan bellnya. Tidak lama kemudian, pintu di bukakan oleh Seohyun. Member yang lain tampaknya sedang ada kegiatan masing-masing.

“oh, oppadeul?”

“Seo, kudengar Taeyeon sakit. Bagaimana keadaannya sekarang?” tanya Kangin sambil nyelonong(?) masuk.

“heh, raccoon! Kau pikir kau dimana? Main masuk saja!” sembur Leeteuk.

“gwaenchana, oppa. Masuk saja. Eonni sedang istirahat.” Seohyun mempersilahkan mereka masuk dan mengantarnya ke kamar Taeyeon. “apa perlu ku bangunkan?” tanya Seohyun sedikit berbisik.

“tidak usah. Nanti dia terganggu. Dia harus banyak beristirahat.” jawab Donghae. Namun tidak lama kemudian Taeyeon terbangun.

“kalian? kenapa kesini?” bingung Taeyeon sambil berusaha duduk.

“kau tiduran saja, Taeng.” suruh Leeteuk membaringkannya lagi.

“Donghae bilang kau sakit, jadi kami kesini untuk menjengukmu.” ujar Kangin.

Taeyeon menoleh pada Donghae, “oppa, kau berlebihan sekali. nan gwaenchana..”

“baik bagaimana kalau kau sampai pingsan begini??” pekik Kyuhyun tiba-tiba membuat semua terkejut dan beralih menoleh padanya. “ah..o..mm.. mian. Aku tidak bermaksud berteriak.” sambung Kyuhyun tergagap.

“oppa, kalian mau minum apa?” Seohyun mengalihkan pembicaraan. “aku ambil minuman dulu.”

Seohyun pun beranjak dari kamar Taeyeon. “Kyu, cepat bantu Seo!” Leeteuk mendorong Kyuhyun keluar dari kamar Taeyeon.

“tapi hyung..”

“sudah sana cepat!” gertak Kangin akhirnya Kyuhyun menurut.

Kyuhyun berjalan malas-malasan menuju dapur menghampiri Seohyun yang tengah mempersiapkan minuman.

“oh, oppa? Kenapa kesini? Tunggu saja disana, nanti aku bawakan minumannya.”

“gwaenchana. aku akan membantumu.”

“baiklah.” jawab Seohyun akhirnya. “ah, kalau tidak salah Sooyoung-eonni masih punya beberapa makanan kecil di atas lemari.”

“mwo? Apa sebegitu pelitnya dia pada makanan sampai menaruh makanan di tempat tinggi?” heran Kyuhyun.

“hehe.. begitulah.” sahut Seohyun menarik kursi dan mendekatkannya pada lemari.

“untuk apa kursi itu? kau mau naik? biar ku ambilkan saja.” tawar Kyuhyun.

“tidak usah. tolong peras saja jeruknya biar aku yang mengambil makanannya.”

“baiklah.”

Seohyun menaiki kursi itu dan karena lemari itu cukup tinggi, ia menjinjitkan kakinya. “ah, susah sekali.” gumam Seohyun sambil berusaha meraih makanan itu dengan tangan kanannya. Sementara Kyuhyun hanya tertawa kecil melihat Seohyun yang tampak kesulitan. Namun tawa itu seketika berubah ketika Seohyun tampak kehilangan keseimbangannya.

“waaa….waaaah…” pekik Seohyun.

“Seohyun-ah!” cepat-cepat Kyuhyun berlari kearahnya dan menahan tubuh Seohyun sebelum terbentur lantai.

BRUGGHH!!

Seohyun mendarat tepat diatas tubuh Kyuhyun dan bibir mereka sedikit bersentuhan. Keduanya membelalakan matanya shock dengan kejadian itu.

Sementara itu di kamar Taeyeon..

“oppa, aku ke toilet dulu.” ucap Taeyeon.

“aku antar ya!” ucap Leeteuk .

PLETAK!!

Kangin menjitak kepalanya. “mau apa kau mengantar yeoja ke toilet? mengintip??”

“aissshh.. kau ini tidak sopan! ingat aku lebih tua darimu!”

“so what?” cuek Kangin dengan bahasa Inggrisnya yang lulus uji (Kangin : thank you, author. kau tidak mempermalukankuonion-emoticons-set-6-84 )

“sudah jangan bertengkar! kalian ini sudah tua masih saja suka bertengkar. Tidak ingat umur!” ejek Taeyeon sambil berjalan menuju toilet yang berada di dekat dapur. “dasar, sudah tua masih saja suka ri….” ucapan Taeyeon terhenti saat melihat pemandangan didepannya. Ia melihat Seohyun yang menindih Kyuhyun dan bibir mereka hampir bersentuhan. “Seo…” gumam Taeyeon tanpa sadar membuat Kyuhyun dan Seohyun tersentak dan segera kembali berdiri.

“eo..eonni..” ucap Seohyun tergagap..

“permisi. Aku mau ke toilet.” sahut Taeyeon segera meninggalkan keduanya menuju toilet.

Taeyeon masuk ke toilet itu dan menguncinya. Ia berdiri membelakangi pintu dan mengingat apa yang barusan dilihatnya. Ia terlihat masih shock dengan pemandangan itu. Tanpa sadar, air matanya segera menuruni kedua pipinya.

To be continue…

Akhirnya Only One di update juga.^^ walaupun kayaknya kurang seru onion-emoticons-set-6-41

Oh ya, FF yang sequel I Got A Boy special ulang tahun Taeyeon gak jadi di update. Filenya gak tau kehapus apa gimana, udah ilang ajaonion-emoticons-set-6-52Jadi gantinya ngebut bikin lanjutan yang ini.

Jangan lupa tinggalkan jejak~ onion-emoticons-set-6-14

[FF] Only One (Chapter 3)

Author : Ashiya
Main Cast : Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon, Lee Donghae, Victoria
Other Cast : SM Family
Genre : Alternate Universe, Comedy, I don’t know o.Oa
Language : Bahasa Indonesia tanpa EYD sehingga typo(s) bertebaran dimana-mana. -.-”

-Previous Chapter-

“oppa, kenapa kau senyum-senyum begitu dari tadi? Apa ada sesuatu yang membuatmu bahagia?” heran Luna pada Eunhyuk.

“tentu!” jawab Eunhyuk dengan senyuman yang tidak lepas di wajahnya.

“apa? Hyoyeon-eonni menerima cintamu?” tebak Luna.

“ani. Lebih dari itu” jawab Eunhyuk.

“mmm…kau mendapat bonus gaji tambahan?” tebak Luna lagi.

“buk..”

“tentu saja karena pisang goreng itu!” Donghae, Taeyeon, dan Sungmin memotong ucapan Eunhyuk.

“waaahh..kalian memang sahabat-sahabat yang sangat mengerti diriku!” kagum Eunhyuk yang di langsung balas aksi tampang mual ketiga orang itu.

“tapi..tunggu dulu! Maksudmu tadi pisang itu jauh membuatmu lebih bahagia daripada Hyoyeon my belove dongsaeng?” kejut Taeyeon baru menyadari pertanyaan Luna dan jawaban Eunhyuk.

“eh? a..aniyo!” Eunhyuk mengeles(?).

“ya! kau lebih mencintai pisang itu daripada Hyoyeon??” sembur Taeyeon.

“ani, Taengoo! bukan begitu, aku..”

“aku tidak akan memberikan Hyoyeon padamu!” galak Taeyeon berkacak pinggang. “pacari saja pisang itu!” ucapan Taeyeon itu membuat Donghae, Sungmin, dan Luna tertawa puas dan juga membuat Eunhyuk sweatdrop. ==”

Mereka kembali berjalan kaki menuju hotel hingga mereka merasakan sesuatu yang aneh. Jalanan begitu sepi, dan mereka merasa ada seseorang yang diam-diam mengikuti mereka dari belakang. Namun saat mereka berbalik, tidak ada siapa-siapa.

“oppa, apa ada orang yang mengenali kita?” bisik Taeyeon pada Sungmin.

“molla. Tapi ku harap siapapun yang mengikuti kita bukanlah orang jahat.”

Mereka mempercepat langkahnya. Saat Luna menoleh ke belakang, ia melihat sekelebat orang memakai pakaian serba hitam. Luna panik dan menggenggam tangan Taeyeon erat-erat.

“siapa orang itu?” batin Luna ketakutan. “kenapa jarak menuju hotel terasa jauh sekali?”

-Chapter 3-

“Eonni..” Luna semakin mengeratkan pegangannya di tangan Taeyeon. Taeyeon pun berusaha tenang meskipun ia sendiri merasa ketakutan.

“jangan sampai kita berpencar!” bisik Eunhyuk.

Mereka berlima berjalan cepat menuju hotel, namun tiba-tiba..

“aaaaaarghhhhh!!!! Mmphh…” Teriak Taeyeon saat orang asing berpakaian serba hitam tiba-tiba menariknya dan membekap mulutnya.

“eonni!”. “Taeng!!” teriak Luna dan yang lainnya.

Wajah orang yang menarik Taeyeon dari Luna di tutupi masker sehingga mereka tidak bisa mengenali orang itu. Taeyeon sudah ketakutan dibekap orang itu.

“kau siapa? Dia lepaskan atau akan aku berteriak!” gertak Eunhyuk menggunakan bahasa Indonesia yang  berantakan. -.-“

“jangan mendekat atau ku bunuh yeppeo yeoja ini!” balas orang itu dengan bahasa Korea yang lancar.

“huh? Dia bisa berbahasa Korea?” kejut Luna.

“ya! Nuguya?!” bentak Donghae pada orang itu namun orang itu malah tertawa dan mengeluarkan ang-ang laugh’nya.

Taeyeon tertegun. Ia mengenal tawa ini. Taeyeon menggigit tangan yang membekap mulutnya.

“aaawh!!” pekik orang itu melepaskan tangannya dari mulut Taeyeon.  Taeyeon berbalik dan membuka masker orang itu. SSRRRTTTT!!!

“LEETEUK!!!” kejut mereka –minus Taeyeon karena Taeyeon sudah mengetahuinya dari tawa khasnya tadi.

“hehe..aku ketahuan.” Cengir Leeteuk tanpa dosa(?).

“YAAA!! AJUSSI!! Kau menakutiku!!!” kesal Taeyeon menendang kaki Leeteuk.

“AKKHHH!! Ya!! Danshin, kau gemar sekali menyiksa orang!” dengus Leeteuk.

“kau pantas mendapatkannya!!” kesal Sungmin. “kau sudah membuat kami ketakutan!”

“aku tidak bermaksud begitu. Aku hanya ingin memberi kalian kejutan.” Bela Leeteuk.

“oppa, bukannya kau tidak akan datang kesini?” heran Luna. “kupikir kau sibuk mengurus persiapan wamil.”

“awalnya memang begitu. Tapi kudengar fans’ku di Indonesia begitu kecewa mendengar aku tidak akan ikut tampil di SMTOWN INA jadi aku putuskan untuk datang dan menghibur mereka.” Ucap Leeteuk. “kalian tahu, Angel tampan ini begitu di cintai para fansnya. Terlebih aku akan mengikuti wajib militer tentu mereka akan sangat merindukan penampilan dariku. ” Sambungnya lagi dengan percaya diri yang tinggi.

Krik..krik..krik… tidak ada yang menanggapi ucapannya dan berlalu meninggalkannya. Leeteuk mendengus kesal.

“ya!! Kalian mengabaikanku??” teriak Leeteuk kesal.

“sudahlah. Kami tidak berminat mendengar ocehanmu.” Ucap Eunhyuk membuat emosi Leeteuk kian membara(?).

Mereka berenam akhirnya kembali ke hotel. Sesampainya disana, seluruh artis SM sudah bersiap-siap menuju tempat mereka melakukan rehearsal.

“kalian dari mana saja??” tegur manager EXO pada mereka berenam. “kita harus segera melakukan rehearsal!”

“ne~” jawab mereka berenam.

“sebenarnya dia itu siapa?” bisik Eunhyuk pada Sungmin. “manager EXO kenapa mengurusi SNSD, SuJu, dan f(x)? Apa di tempat EXO tidak ada kerjaan?”

“ya! Aku mendengarmu, Lee Hyukjae!” tegur manager EXO lagi membuat Eunhyuk segera berlari menuju bandmatenya di ikuti Sungmin dan Donghae.

“eonni, oppa, aku duluan ya! Aku belum menyiapkan untuk rehearsal. Annyeong~” pamit Luna pada Taeyeon dan Leeteuk.

“ne, hati-hati~” balas Taeyeon dan Leeteuk.

“oppa, aku juga harus pergi dulu. Aku belum…”

“bisa bicara sebentar?” Leeteuk memotong ucapan Taeyeon.

“eh? Tapi..aku harus segera bersiap-siap.”

“sebentar saja.” Leeteuk menarik Taeyeon ke lorong sepi hotel itu untuk bicara 4 mata dan tepat saat itu Kyuhyun melihatnya.

Kyuhyun diam-diam mengikuti keduanya. “mau kemana mereka?” gumam Kyuhyun.

“jadi..ada apa?” bingung Taeyeon melihat Leeteuk yang tiba-tiba menunjukan wajah seriusnya.

“Taeng-ah..” ucap Leeteuk dan tiba-tiba ia memeluk Taeyeon dengan erat membuat Taeyeon terkejut. Begitu pun Kyuhyun yang diam-diam melihatnya dari jarak yang tidak terlalu jauh.

“oppa.. waegeurae?” bingung Taeyeon merasakan tubuh Leeteuk yang tiba-tiba bergetar seperti menangis.

“kumohon tetap seperti ini sebentar saja.” Ucap Leeteuk.

Dengan raut wajah bingung Taeyeon tidak menolak permintaan Leeteuk itu. Perlahan ia pun balas memeluk Leeteuk dan menepuk-nepuk punggungnya. Kyuhyun masih melihat adegan(?) itu, dan ia merasakan wajahnya memanas. Saat ia menoleh ternyata Luhan menempelkan segelas kopi panas dipipinya. -.-

“ya!! apa yang kau lakukan??” marah Kyuhyun pada member EXO-M itu.

“wajah hyung memerah, kupikir kau kedinginan. jadi ku tempelkan saja gelas kopi ini.” jawab Luhan tanpa bersalah.

“bocah aneh!” umpat Kyuhyun lalu mengusir Luhan dari tempat itu dan setelah Luhan pergi, ia kembali memperhatikan Leeteuk dan Taeyeon. Ia iri dengan Leeteuk yang bisa memeluknya dan juga dipeluk Taeyeon. Perlahan Leeteuk melepas pelukannya dan menatap Taeyeon.

“Taeng-ah, maukah kau menungguku pulang wamil?”

“hm?” lagi-lagi Taeyeon bingung dengan ucapan Leeteuk.

“umurku sudah hampir kepala tiga. Dan sebentar lagi aku akan masuk wajib militer. Setelah melaksanakan kewajibanku sebagai pria Korea, aku ingin menikah secepatnya.”

“lalu.. apa hubungannya dengan aku harus menunggumu?” tanya Taeyeon. Ia mulai deg-degan(?) karena ia tahu kemana arah pembicaraan Leeteuk.

Leeteuk menatapnya lekat-lekat, “menikahlah denganku.” Ucapan Leeteuk membuat Kyuhyun membelalakan matanya. Begitupun dengan Taeyeon yang meskipun ia tahu Leeteuk akan mengatakan kalimat itu.

“ia melamar Taeyeon??” batin Kyuhyun melihat Leeteuk merogoh kantong blazzernya dan mengeluarkan sebuah kotak kecil berisi sepasang cincin.

“ajussi…” ucap Taeyeon tidak mempercayai apa yang dilakukan Leeteuk.

Mendengar Taeyeon memanggilnya ajussi membuat Leeteuk yang sudah berusaha membuat suasana seromantis mungkin, hancur seketika. -.-

“YA!!!” sentak Leeteuk.

“OMMO!!” kejut Taeyeon.

“tadi kau sudah memanggilku oppa, kenapa memanggilku ajussi lagi??” kesal Leeteuk.

“memangnya tadi aku memanggilmu oppa?” tanya Taeyeon dengan tampang polosnya membuat Leeteuk berdecak kesal.

“sudahlah.. terserah kau memanggilku apa tapi.. bagaimana dengan jawabanmu?” tanya Leeteuk dengan raut wajah yang tampak masih kesal.

“apa kau sedang melamarku?” tanya Taeyeon masih dengan tampang polosnya membuat Kyuhyun tertawa di tempat persembunyiannya(?).

“tentu saja. Kau pikir tadi itu aku sedang apa? Aissshhh..” kesal Leeteuk pada kelemotan Taeyeon.

“kenapa kau marah-marah seperti itu?”

“aissssh!!” Leeteuk mengacak rambutnya frustasi dan serasa ingin mencekik yeoja didepannya itu. “sudahlah. Ku rasa kau masih shock dengan kejahilanku tadi. Kita bicarakan lagi masalah ini lain waktu. Aku pergi dulu.” Leeteuk pun berjalan meninggalkan Taeyeon namun baru beberapa langkah, ia kembali berbalik menghampiri Taeyeon dan tiba-tiba… CHU~ Leeteuk mengecup bibir Taeyeon sekilas dan kembali lari terbirit-birit meninggalkan Taeyeon yang masih shock dengan ciuman tiba-tiba itu.

“YA!!! AJUSSI!!!” teriak Taeyeon mengejar Leeteuk. Namun saat ia berada di ujung lorong, ia melihat Kyuhyun yang berdiri disana yang tampak melamun. “oppa?”

Kyuhyun tersadar dari lamunannya dan terkejut dengan Taeyeon yang sudah berada didepannya. “oh, Taeyeon-ah.”

“kau… sedang apa disini?” tanya Taeyeon sedikit gugup.

“oh, aku kebetulan lewat mau mencari minum.” jawab Kyuhyun.

“apa kau sudah lama berdiri disini?” Taeyeon khawatir Kyuhyun melihatnya saat bersama Leeteuk tadi.

“hm? Aniya.” Bohong Kyuhyun. “aku baru saja sampai sini. Wae?”

“oh, begitu.” Lega Taeyeon. “eobseo. Kalau begitu aku pergi dulu. Annyeong!” Taeyeon pun pergi meninggalkan Kyuhyun yang masih berdiri di tempat itu.

“sebenarnya siapa yang kau sukai itu?” batin Kyuhyun.

Sementara itu, di sudut lain, Donghae juga melihat kejadian Leeteuk melamar Taeyeon tadi dan juga saat Taeyeon berbicara dengan Kyuhyun. Donghae pun melihat ekspresi Kyuhyun saat Leeteuk melamar Taeyeon.

“jadi.. ia juga menyukainya?” gumam Donghae.

**

“Latihan terakhir. Setelah ini kalian boleh kembali ke hotel dan beristirahat.” Ucap manager SNSD saat SNSD melakukan rehearsal untuk memantapkan penampilan mereka di panggung. Mereka pun segera menempati posisinya untuk latihan lagu The Boys.

Di sisi panggung, tampak hoobae mereka, EXO tengah menikmati penampilan SNSD.

“Taeyeon-noona yang paling bersinar.” Kagum Baekhyun dengan aura(?) fanboynya.

“tentu saja. Dia yang terbaik!” balas Chanyeol.

“akan jauh lebih baik jika aku berdiri disana berdua dengan Taeyeon-noona melakukan duet.” Ucap Suho membuat Baekhyun dan Chanyeol menatap tajam leadernya itu. “leader couple. Cocok, kan?” sambung Suho berbalik menatap kedua dongsaengnya dan ia langsung terjengkang(?) kaget melihat tatapan pembunuh Baekhyun dan Chanyeol.

“ya!! Kenapa dengan tatapan kalian itu??” ujar Suho.

“Taeyeon-noona milikku!!” tegas Baekhyun.

“siapa bilang?? Ia milikku!!” timpal Chanyeol.

“ya! Ya! Kalian harus menghormati dan mematuhi yang lebih tua! Taeyeon-noona yeojaku!” balas Suho.

Mereka terus berargumen hingga manager SNSD dan juga SNSD merasa terganggu dengan keributan yang mereka buat.

“ya!! Kalian bertiga!!” tegur manager SNSD. “kalau kalian mau ribut, jangan disini! Kalian mengganggu konsentrasi sunbae kalian!”

“jeosonghamnida~” kompak Suho, Baekhyun dan Chanyeol membungkukan badannya membuat kesembilan member SNSD terkekeh.

“sudah. Kalau kalian masih ingin nonton, duduk yang manis. Jika kalian masih saja ribut, akan ku tendang bokong kalian satu persatu!” ancam manager SNSD membuat ketiga member EXO-K duduk dengan tenang, tentram dan damai seperti suasana di taman makam pahlawan(???).

Sementara SNSD kembali berlatih, Kyuhyun menghampiri ketiganya dan mengerutkan dahinya melihat Suho, Baekhyun dan Chanyeol begitu rukun tidak seperti biasanya.

“hey, kiddos!!” sapa Kyuhyun mengambil tempat duduk di pangkuan Suho.

“ya!! Hyung! Berat!!” Suho menendang bokong Kyuhyun.

“ya!! Kau tidak belajar sopan santun pada hyungmu??” Kyuhyun menatap evil  Suho.

“memangnya kau selalu melakukan hal seperti itu?” dengus Suho.

“ya.. tidak juga sih.” Cengir Kyuhyun menyadari keevilannya pada hyung-hyungnya. Apalagi dongsaengnya. “tumben kalian begitu tenang saat nonton SNSD?”

“kami baru saja di sembur manager-hyung karena ribut saat menonton mereka.” Chanyeol mengerucutkan bibirnya.

Kyuhyun tertawa mendengar penjelasan Chanyeol. “memangnya apa yang kalian ributkan?”

“kami memperebutkan Taeyeon-noona.” Jawab Baekhyun.

“eh?” tawa Kyuhyun berhenti seketika saat mendengar jawaban Baekhyun.

“aku sangat sangat sangat menyukai Taeyeon-noona! Lebih dari sekedar fans.” ucap Baekhyun lagi.

“aku juga.”

“eh?” kejut Kyuhyun mendengar Suho juga menyukai Taeyeon.

“aku juga!” seru Chanyeol membuat Kyuhyun semakin membelalakan matanya.

“aku juga!” ucap seseorang yang tiba-tiba muncul dan ternyata itu adalah Sehun.

“heeeeeeeeeeeeeeeeeeeh????” shock Kyuhyun mengetahui keempat member EXO itu juga menyukai Taeyeon.

“Sebenarnya aku juga.” Muncul lagi seseorang yang memiliki tubuh paling tinggi di grup EXO.

“KRIS????” kejut Kyuhyun membelalakan matanya.

“hyung, awas matamu copot.” Ujar Onew yang tiba-tiba nimbrung sambil memakan ayamnya. “aku juga sepertinya begitu. Aku menyukai Taeyeon-noona. Ia sangat cute.” Kenyataan(?) ini membuat Kyuhyun semakin menganga lebar.

“setelah Donghae, Changmin, Leeteuk, sekarang Suho, Baekhyun, Chanyeol, Sehun, Kris, bahkan Onew yang selama ini hanya peduli pada ayam?? Taeyeon-ah, apa aku bisa bersaing dengan mereka?? Apa setelah ini masih ada namja lain yang terang-terangan mengakui menyukaimu padaku??” batin Kyuhyun tidak percaya diri.

to be continue..

yang udah baca, tinggalkan jejak! 😀

[FF] Only One (Chapter 2)

Author : Ashiya
Main Cast : Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon, Lee Donghae, Victoria
Other Cast : SM Family
Genre : Alternate Universe, Comedy, I don’t know o.Oa

-Chapter 2-
Rombongan SMTOWN tiba di bandara SoeTa beberapa di antara mereka sudah keluar dari pesawat itu. Donghae dan Taeyeon masih didalam karena mereka masih tertidur pulas. Taeyeon menyandarkan kepalanya di bahu Donghae. Tidak ada yang membangunkan keduanya karena sibuk dengan urusan masing-masing. Eunhyuk yang baru bangun merenggangkan tangannya dan saat menengok kesebelahnya, ia terkekeh melihat Donghae dan Taeyeon yang tertidur pulas. Ia mengambil kameranya dan memotret moment langka itu. Ia tahu Donghae menyukai Taeyeon namun Donghae tidak pernah mau mengakuinya.
Eunhyuk beranjak mengambil barang-barangnya dan bersiap-siap keluar dari pesawat itu. Saat ia berbalik ia melihat Kyuhyun yang melirik Donghae dan Taeyeon. “ya! Kyu, waegeurae?” tanya Eunhyuk.
“hm? Ah aniya.” Jawab Kyuhyun gugup sambil cepat pergi meninggalkan Victoria yang masih membereskan barang-barangnya.
“wah, mereka sangat cute.” Ujar Victoria menatap Donghae dan Taeyeon.
“menurutmu Taeyeon lebih cute dengan Donghae atau Kyuhyun?” tanya Eunhyuk.
“hm??” bingung Victoria.
“hanya bertanya.”
“ah, aku duluan. Dongsaengku sudah menunggu diluar. Annyeong..” ucap Victoria menghindari pertanyaan Eunhyuk. Sedangkan Eunhyuk hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat reaksi Victoria lalu segera keluar dari pesawat tanpa membangunkan Donghae dan Taeyeon.
Beberapa menit kemudian, Donghae terbangun dan ia terkejut melihat pesawat itu sudah kosong. “mwo?? Mereka meninggalkanku?” kejut Donghae, namun saat ia akan bangkit, bahunya terasa berat, ia menoleh ke kanannya dan melihat Taeyeon yang tampak nyaman tidur di bahunya. Donghae tersenyum melihat wajah Taeyeon. Perlahan ia menaikan tangan kirinya dan menyingkirkan rambut yang sedikit menutupi mata Taeyeon.
“kapan kau mulai melihatku? Kenapa pandanganmu hanya selalu tertuju pada Kyuhyun?” batin Donghae.
**
Bis yang khusus membawa artis SMTOWN ada 3. Yaitu 1 bis berisi Super Junior dan SNSD, bis kedua berisi f(x), SHINee, Kangta dan BoA, dan bis terakhir berisi EXO dan TVXQ (oke, author ga tahu pembagian bis waktu SMTOWN INA, jadi ini semau author aja. kekeke).
Bis-bis itu membawa mereka menuju hotel. Saat itu bertepatan dengan ulang tahun Hyoyeon. Taeyeon paling bersemangat memberikan kejutan untuk Hyoyeon. Kyuhyun melihat ke’dorky’an Taeyeon dan ia tersenyum melihat Taeyeon yang begitu ceria.
“hey, Kyu!” seseorang menepuk pundaknya. Kyuhyun menoleh dan ternyata itu adalah Changmin. “kenapa masih disini?”
“ani. Aku..aku mau ikut merayakan ulang tahun Hyoyeon.” Jawab Kyuhyun gugup.
Changmin hanya mengangguk-anggukan kepalanya mendengar jawaban sahabatnya itu. Lalu ia mengalihkan pandangannya pada sekumpulan orang yang ribut merayakan ulang tahun main dancer SNSD itu. “kyeopta.” Ucap Changmin tiba-tiba.
“hm?” bingung Kyuhyun mendengar ucapan Changmin.
“yeoja itu selalu tampak ceria dan bersemangat. Rasanya aku belum pernah melihatnya murung.”
“nugu?”
Changmin sedikit tersentak, ia baru menyadari ia telah mengatakan sesuatu yang selama ini ia pendam sendirian. “ah..aniya.” kilah Changmin.
“ya!! Kau menyukai seseorang??”
“hehe..sepertinya begitu. kelihatan ya?” Jawab Changmin menggaruk tengkuknya
“sangat! nugu, nugu?” Kyuhyun mengintrogasinya karena baru kali ini ia mendengar sahabatnya itu menyukai seseorang.
“tapi kau janji tidak akan mengatakannya pada siapapun!” Kyuhyun mengangguk menyanggupi permintaan Changmin itu. “kid.” Jawab Changmin malu-malu.
“huh?” bingung Kyuhyun. “kid?”
“kid leader.” Bisik Changmin. “Kim Taeyeon.”
“MWO???” kejut Kyuhyun dengan volume suara kencang.
“kecilkan suaramu, babo!!” Changmin membungkam mulut Kyuhyun.
“isshhh!! Bau tanganmu aneh sekali!” Kyuhyun buru-buru melepas tangan Changmin dari mulutnya.
“hehe… aku baru habis membereskan urusan pribadiku dan sepertinya aku lupa mencuci tanganku.” Jawab Changmin cengengesan.
“mwo?? Maksudmu..????”
“panggilan alam.”
“hueeeeeeeekkkk!!!!” Kyuhyun seketika berlari menuju toilet.
“berlebihan sekali anak itu!” dengus Changmin. “tapi…” Ia mengendus tangannya sendiri. Seketika ia merasakan perasaan mual dan segera lari menyusul Kyuhyun ke toilet.
Sementara itu di toilet, Kyuhyun memandangi pantulan dirinya di cermin.
“jadi, dia juga menyukai yeoja itu?” batin Kyuhyun.
Tidak berapa lama kemudian, Changmin masuk ke toilet itu dan berdiri disamping Kyuhyun mencuci tangannya.
“kau kaget, huh?” tanya Changmin.
“sejak kapan kau menyukainya?” tanya Kyuhyun.
“cukup lama.” Jawab Changmin. “aku menyukainya sejak pertama kali bertemu.” Jawaban Changmin membuat Kyuhyun membelalakan matanya.
“selama itu??”
“ne. dulu waktu Junsu berpacaran dengannya, jujur aku sangat iri dan rasanya ingin merebutnya dari lumba-lumba itu.” Changmin tertawa kecil. “Tapi melihatnya begitu bahagia dengan Junsu waktu itu, membuatku tidak tega melakukannya.”
“sekarang ia sudah berpisah dengan Junsu, kenapa kau tidak berusaha mendekatinya?” heran Kyuhyun.
“sepertinya..ia sudah menyukai orang lain.” Jawab Changmin membuat Kyuhyun mengerutkan dahinya.
“jinjja?” Changmin mengangguk. “nugu?”
“molla. Tapi siapapun itu, namja itu harus lebih baik dariku.”
Sementara itu di tempat lain beberapa jam sebelum reherseal, Taeyeon, Luna, Eunhyuk, Donghae, dan Sungmin diam-diam keluar dari hotel dengan menyamar. Namjanya menggunakan topi, kacamata, atau masker. Sedangkan Taeyeon dan Luna berpakaian seperti namja. Hal ini sudah mereka rencanakan jauh-jauh hari.
“fiuhhh…akhirnya kita bisa keluar.” Lega Luna.
“ingat, kalian harus hati-hati jangan sampai kita ketahuan!” pesan Sungmin yang dibalas anggukan para pengikutnya(?).
“sekarang kita kemana?” tanya Taeyeon.
“kita cari pisang!!” seru Eunhyuk dengan mata berbinar-binar.
“ya! Apa tidak ada yang lain selain pisang di pikiranmu?” dengus Donghae.
“tentu ada!” jawab Eunhyuk.
“apa? Film yadong?” ucap Donghae dan Taeyeon.
“100 untuk tuan Lee Donghae dan nona Kim Taeyeon!” tawa Eunhyuk.
“dasar!” serempak Donghae, Taeyeon, Luna, dan Sungmin.
“kita jalan-jalan di sekitar sini saja.” Jawab Sungmin.
Mereka berlima akhirnya berjalan-jalan di sekitar hotel dan tidak ada fans yang mengenali mereka hingga akhirnya Sungmin menemukan seorang ajussi yang seperti tengah menggoreng sesuatu dipinggir jalan.
“ajussi itu sedang apa?” tanya Sungmin.
“sepertinya ia penjual makanan. Kau lihat anak kecil yang barusan memberinya uang dan ajussi itu memberikan makanan itu. Tapi…itu makanan apa?” ucap Donghae.
“ayo kita lihat!” Luna hendak berjalan mendahului para sunbaenya. Namun Taeyeon segera menahannya.
“ya! Luna-ya!” Taeyeon memegang tangan Luna. “jangan bertindak sembarangan. Kalau kita ketahuan bisa gawat!”
“oh, mianhae, eonni.”
“sudah, sudah, kita kesana saja. Kebetulan aku bisa sedikit berbahasa Indonesia. Leeteuk-hyung pernah mengajariku.” Ucap Donghae.
“kajja!!” semangat Eunhyuk. “siapa tahu ia menjual pisang!”
“dasar otak pisang!” pikir Donghae, Sungmin, Taeyeon, dan Luna.
Dengan bermodalkan bahasa Indonesia yang pas-pasan mereka akhirnya berhasil mendapatkan makanan itu dan mereka segera berjalan kembali menuju hotel.
“oh jadi ini yang namanya gorengan?” ucap Sungmin sambil memakannya dengan mulut yang penuh.
“oppa, kenapa kau senyum-senyum begitu dari tadi? Apa ada sesuatu yang membuatmu bahagia?” heran Luna pada Eunhyuk.
“tentu!” jawab Eunhyuk dengan senyuman yang tidak lepas di wajahnya.
“apa? Hyoyeon-eonni menerima cintamu?” tebak Luna.
“ani. Lebih dari itu” jawab Eunhyuk.
“mmm…kau mendapat bonus gaji tambahan?” tebak Luna lagi.
“buk..”
“tentu saja karena pisang goreng itu!” Donghae, Taeyeon, dan Sungmin memotong ucapan Eunhyuk.
“waaahh..kalian memang sahabat-sahabat yang sangat mengerti diriku!” kagum Eunhyuk yang di langsung balas aksi tampang mual ketiga orang itu.
“tapi..tunggu dulu! Maksudmu tadi pisang itu jauh membuatmu lebih bahagia daripada Hyoyeon my belove dongsaeng?” kejut Taeyeon baru menyadari pertanyaan Luna dan jawaban Eunhyuk.
“eh? a..aniyo!” Eunhyuk mengeles(?).
“ya! kau lebih mencintai pisang itu daripada Hyoyeon??” sembur Taeyeon.
“ani, Taengoo! bukan begitu, aku..”
“aku tidak akan memberikan Hyoyeon padamu!” galak Taeyeon berkacak pinggang. “pacari saja pisang itu!” ucapan Taeyeon itu membuat Donghae, Sungmin, dan Luna tertawa puas dan juga membuat Eunhyuk sweatdrop. ==”

Mereka kembali berjalan kaki menuju hotel hingga mereka merasakan sesuatu yang aneh. Jalanan begitu sepi, dan mereka merasa ada seseorang yang diam-diam mengikuti mereka dari belakang. Namun saat mereka berbalik, tidak ada siapa-siapa.
“oppa, apa ada orang yang mengenali kita?” bisik Taeyeon pada Sungmin.
“molla. Tapi ku harap siapapun yang mengikuti kita bukanlah orang jahat.”
Mereka mempercepat langkahnya. Saat Luna menoleh ke belakang, ia melihat sekelebat orang memakai pakaian serba hitam. Luna panik dan menggenggam tangan Taeyeon erat-erat.
“siapa orang itu?” batin Luna ketakutan. “kenapa jarak menuju hotel terasa jauh sekali?”

To be continue..

Rasanya chapter ini agak aneh? o.Oa
RCL, please!

[FF] Hey You! (Coming Soon!)

Hello, readers!
Masih ada yang setia nongkrong di blog ini? 😀
Seperti janji author, author bakal publish ff yang mendapat vote terbanyak. Dan ternyata hasilnya adalah ff Only One. Author udah nyiapin, dan kalo gak ada halangan malam ini juga bakal publish tapi mau author check lagi. Dan sebelum itu, author punya ff baru yang di beri judul Hey You! 
For your information nih, ff ini 100% berdasarkan pengalaman pribadi author. Karena kata temen-temen deket author, cerita author dengan seseorang bener-bener menarik, unik dan seperti cerita film yang rumit. Awalnya author agak gimana gitu kalo nulis cerita pribadi tentang per-love-an. hihihi.. tapi coba-coba aja deh. Barangkali ada yang punya pengalaman yang sama.
Sekarang author postingin sinopsisnya dulu. Semoga suka!^^

Hey You!

Taeyeon memiliki namja chingu yang baik, perhatian, protective namun tidak berlebihan, Lee Donghae. Mereka saling menyukai, namun suatu ketika, kesetiaan seorang Kim Taeyeon di uji dengan datangnya seorang namja ke dalam kehidupannya, Shim Changmin.

Awalnya ia tidak menyadari bahwa Changmin menyukainya dan ia pun hanya menanggapinya sebagai seniornya di universitas. Tidak lebih. Seiring berjalannya waktu karena kedekatan keduanya, Taeyeon mulai tertarik pada Changmin.

Namun terlambat, Changmin terlalu lelah menunggu Taeyeon untuk dapat melihatnya.

Taeyeon dan Donghae akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungannya karena satu masalah yang sebenarnya tidak perlu di besar-besarkan.

Changmin mulai menghindari Taeyeon saat Taeyeon merasakan hal yang lain pada seniornya itu. Taeyeon kecewa menyadari hal itu.
3 tahun tahun tidak bisa melupakan Changmin meskipun selama 3 tahun itu ia sudah berpacaran dengan namja lain, Jang Wooyoung.

Wooyoung sangat mencintainya namun ia tidak memiliki perasaan apa-apa pada Wooyoung. Ia menerima Wooyoung karena berpikir mungkin dengan memiliki hubungan dengan namja lain, ia bisa melupakan Changmin.

Namun dugaan Taeyeon salah, saat ia masih berhubungan dengan Wooyoung, Changmin tiba-tiba mendatanginya. Taeyeon senang namun namja itu datang tidak tepat pada waktunya. Taeyeon yang tidak bisa dan tidak mau berselingkuh meskipun ia tidak memiliki perasaan apa-apa pada Wooyoung namun ia menghormatinya sebagai namjachingunya, akhirnya Changmin kembali menjaga jarak dengan Taeyeon dan tidak lama setelah itu, Taeyeon memutuskan Wooyoung karena ia tidak bisa membohongi dirinya sendiri bahwa ia masih menyimpan perasaannya pada Changmin di banding Wooyoung.

Beberapa bulan kemudian, Taeyeon mendengar kabar bahwa Changmin sudah memiliki yeojachingu, Choi Sooyoung. Taeyeon kecewa namun ia tidak memiliki hak menentang hubungan mereka.

Bagaimana kelanjutan hubungan Taeyeon dan Changmin? Bagaimana reaksi Taeyeon saat ia kembali bertemu dengan Donghae yang sudah menikah dengan yeoja lain, Jung Sooyeon/Jessica. Bagaimana reaksi Taeyeon mendengar Wooyoung telah bertunangan dengan Lee Jieun? Apa yang akan di lakukan Taeyeon selanjutnya? Bisakah ia move on dari Shim Changmin?

[FF] Only One (Chapter 1)

Author : Ashiya
Main Cast : Cho Kyuhyun, Kim Taeyeon, Lee Donghae, Victoria
Other Cast : SM Family
Genre : Alternate Universe, Comedy, I don’t know o.Oa
About : Kegalauan(?) waktu comeback SuJu, Kyuhyun nyebut nama Victoria di Thanks to nya. Ceritanya Taeyeon mo bikin “pembalasan” d album I Got a Boy dengan cara yang sama. hehe.. how is it? just read~^^

-Chapter 1-
“Taeyeon-ah!” panggil Kyuhyun membuat Taeyeon menoleh.
“ne?”
“duduk denganku ya.” ajak Kyuhyun.
“Kyuhyun-oppa!” teriak seorang yeoja belum sempat Taeyeon menjawab ajakan Kyuhyun. “duduk disebelahku ya!” yeoja itu bergelayut manja di tangan Kyuhyun, “oh, Taeyeon-ah, annyeong!” sapa yeoja itu yang baru menyadari keberadaan Taeyeon.
“ne, annyeong eonni.” Sahut Taeyeon.
“oppa, kajja kita duduk disana!” tunjuk yeoja itu ke kursi seat 2 orang.
“tapi Vic.. aku sudah mengajak Taeyeon untuk..”
“gwaenchana!” Taeyeon memotong ucapan Kyuhyun, “aku duduk ditempat lain saja.”
“tapi..”
“tuh kan, oppa. Taeyeon juga tidak apa-apa. Kajja!” Victoria menyeret Kyuhyun duduk di seat 2 orang itu.
Taeyeon menghela napasnya. Hatinya merasa sakit melihat kedekatan Kyuhyun dan Victoria. Ia sudah menyukai Kyuhyun sejak lama dan ia merasa Kyuhyun juga merasakan hal yang sama. Awalnya ia tidak begitu memperdulikan kedekatan Kyuhyun dan Victoria karena Kyuhyun selalu bilang bahwa ia hanya menganggap Victoria sebagai dongsaeng walaupun Taeyeon sendiri bingung mana ada orang yang lebih tua disebut dongsaeng. Tapi akhir-akhir ini Taeyeon merasa semakin sakit ketika ia tahu Kyuhyun menyebut nama Victoria di album keenam SuJu.
“jika dia menyukai Victoria lalu apa arti dari perhatian dan kedekatannya padaku? apa dia hanya mempermainkanku karena dia tahu bahwa dia adalah member favoritku di SuJu? Chukkae, kau berhasil.” Batin Taeyeon.
“Taengoo-ya!!” seseorang menepuk pundak Taeyeon dari belakang. “kenapa berdiri disini?”
“oh, Donghae-oppa, Eunhyuk-oppa! Annyeong..” sapa Taeyeon.
“kenapa berdiri disini? Belum dapat tempat duduk?” tanya Eunhyuk. Taeyeon menggeleng. “kalau begitu kau duduk dengan kita. Bagaimana?” Tanya Donghae antusias.
“ne.” jawab Taeyeon cepat.
Lalu mereka bertiga pun duduk di seat 3 dan tepat bersebelahan dengan kursi Kyuhyun dan Victoria.
“kau di tengah Taeng. Biar aku yang dekat jendela. Dan Eunhyuk di pinggir.” Ucap Donghae yang dibalas anggukan Taeyeon.
“oh, Kyu! Kau disitu?” seru Eunhyuk yang baru menyadarinya.
“ne, hyung.” Balas Kyuhyun dan melirik Taeyeon yang duduk diantara Eunhyuk dan Donghae.
“whoaaa~ haengbokhae?” goda Eunhyuk sembari menaik turunkan kedua alisnya.
“ya!! hyung!!” kesal Kyuhyun sedangkan Eunhyuk terbahak melihat wajah Kyuhyun yang tiba-tiba memerah. Tidak biasanya si maknae evil ini jadi berubah seperti itu.
“haha.. arasseo!” sahut Eunhyuk.
Kyuhyun melirik Taeyeon yang semakin menundukan wajahnya. “mianhae, Taeng.” Batin Kyuhyun.
“Taeng-ah!” Donghae yang menyadarinya dan tahu perasaan Taeyeon berusaha membuatnya tidak sedih. “gwaenchana?”
“ah? Oh, ye! Nan gwaenchana! Waeyo?” sahut Taeyeon dengan ceria.
“ani.” Balas Donghae sembari mengacak rambut Taeyeon dengan gemas,
“ya!! oppa!! Berhentilah mengacak rambutku!!” Taeyeon mengerucutkan bibirnya pura-pura kesal.
“aissshhh..berhentilah menunjukan wajah aegyo itu!” Donghae mencubit pipi Taeyeon dengan gemas.
“ya!! oppa!!” kesal Taeyeon membuat Donghae terbahak.
“hey, kalian berdua diamlah!!” kesal Eunhyuk yang merasa diabaikan.
“ssstt..ada monyet ngambek!” bisik Donghae pada Taeyeon namun masih bisa didengar Eunhyuk.
“mworago?!! Ya!!!” Eunhyuk mengambil boneka Ddookkong milik Taeyeon dan memukulkannya ke Donghae yang terus tertawa. “ya!! oppa!! Ddookkongku nanti rusak!!” Taeyeon merebut kembali bonekanya dari tangan Eunhyuk dengan kesal.
“kau ini, boneka seperti itu saja berlebihan sekali. Nanti aku belikan secountainer supaya dorm’mu nanti penuh dengan boneka kacang hijau.” Ejek Eunhyuk.
“ini bukan boneka sembarangan, oppa! Ini pemberian Heechul-oppa.”
“ckckck.. kau ini.” Eunhyuk mengacak rambut Taeyeon dengan gemas.
“aisshh kenapa kalian suka sekali menghancurkan rambutku yang indah ini.” kesal Taeyeon lagi membuat Donghae dan Eunhyuk tertawa.
“hey! Yang dibelakang diamlah!!!” teriak Yunho yang merasa terganggu dengan ulah Eunhyuk dan Donghae.
“rasakan!!” Taeyeon menjulurkan lidahnya.
**
Pesawat yang membawa rombongan SMTOWN itu terus terbang dari Korea menuju Indonesia untuk acara SMTOWN INA yang merupakan pertama kalinya mereka kunjungi, kecuali bagi SuJu dan SHINee.
“oppadeul, kalian kan sudah berkali-kali ke Indonesia, seperti apa disana?” tanya Taeyeon pada Donghae dan Eunhyuk.
“kami ke Indonesia bukan untuk berlibur, Taeng.” Jawab Eunhyuk. “kami tidak pernah punya waktu untuk keluar hotel kecuali untuk melakukan reherseal. Tapi makanan disana tidak kalah enaknya dengan makanan Korea. Aku paling suka pisang Indonesia!”
“mwo?? Pisang? Di Korea juga banyak. Apa bedanya?” bingung Taeyeon.
“rasanya berbeda dengan pisang di Korea walaupun jenisnya sama, Taengoo. Coba saja nanti kalau kita sudah sampai.”
“Taeng-ah, kalau kau tidak menemukan perbedaan pisang Indonesia dan Korea, berarti kau 100% manusia.” Jawab Donghae dengan usil.
“maksudnya?” bingung Taeyeon lagi.
“hanya monyetlah yang bisa membedakan rasa pisang yang sejenis! hahaha..” bahak Donghae yang di ikuti Taeyeon.
“aissh dasar ikan!!” dengus Eunhyuk kembali ribut dengan Donghae dan Taeyeon dan mendapatkan lemparan sandal dari Yunho yang tepat mendarat di dahi Eunhyuk.
To be continue..

ga jelas ya ffnya? kekeke~ Rate/Like/Comment!^^