Blog Archives

Protected: [FF] My Sexy and Naughty Noona (Chapter 4)

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Advertisements

Protected: [FF] My Sexy and Naughty Noona (Chapter 2)

This content is password protected. To view it please enter your password below:

[FF] My Sexy and Naughty Noona (Chapter 1)

seyeon

Author : Ashiya

Cast :

  • Kim Taeyeon (Girls’ Generation)
  • Oh Sehun (EXO)

Cameo :

  • Krystal Jung (f(x))

Rate : PG-16

Disclaimer : This fiction is mine.

Copyright : © ashiya19.wordpress.com 2014. All Rights Reserved.

***

Sehun POV

Berkali-kali aku melongokan kepalaku ke arah pintu kedatangan di bandara Incheon, berkali-kali pula aku mengangkat lengan kiriku memeriksa mesin waktu yang melingkar di pergelangan tangan kiriku. Hari yang ku tunggu selama bertahun-tahun akhirnya tiba. Hari ini yeoja itu kembali ke Korea setelah 10 tahun lebih menetap di Amerika. Yeoja itu bernama Kim Taeyeon. Aku memanggilnya noona karena ia lebih tua 5 tahun dariku, tapi walaupun begitu jujur saja ia adalah yeoja pertama yang membuatku jatuh hati. Mungkin terdengar konyol karena saat pertama kali aku tertarik padanya, usiaku baru menginjak 6 tahun. Ia yeoja yang periang, manis dan juga cute. Sampai sekarang aku masih terbayang saat-saat kami sering bermain bersama. Banyak hal yang telah kami lewati bersama. Dulu aku sering menginap di di rumahnya dan begitupun sebaliknya. Bahkan jika harus kubilang, kami sering mandi bersama. Read the rest of this entry

[FF] May I Love You (Teaser)

izk41CtcesfLb_副本_副本_副本

FF ini sequel dari FF Deep In Their Heart, They’re Longing For Love

banyak yang minta sequel sih, jadi ya……. 😀

Berikut kilasan singkat cerita dan tokohnya; Read the rest of this entry

[FF] Why Did I Fall in Love With You (Chapter 2)

Author : Ashiya
Main Cast : Park Sanghyun (Thunder MBLAQ), Kim Taeyeon (Girls’ Generation), Oh Sehun (EXO)
Other Cast : Leo (Hello Baby MBLAQ), Kris Wu (EXO), Park Dara (2NE1), etc.
Genre : Romance, Angst
Language : Bahasa Indonesia
Diclaimer : FF ini murni bikinan author sendiri. Dilarang memplagiat!
Warn : ada adegan NC’nya. siap-siap tutup blog! *eh??
©Copyright : ashiya19.wordpress.com

-Previous Chapter-

Anak 12 tahun itu masih diam ditempatnya. Sejenak kemudian ia melihat sesuatu yang terjatuh dari tas yang dibawa Taeyeon. Ia pun segera memungutnya. Benda itu adalah selembar foto. foto itu adalah foto Taeyeon dengan Sanghyun dan Dara.

“noona!!” teriak anak itu memanggil Taeyeon. “fotomu terjatuh!” teriaknya lagi namun Taeyeon tidak mendengarnya dan ia semakin berlari menjauh. Saat ia akan mengejarnya, seorang wanita yang tampak seperti ibunya menghampirinya.

“Sehun-ah, kajja!”

Anak yang dipanggil Sehun itu pun akhirnya mengurungkan niatnya mengembalikan foto itu dan membawanya pergi.

Taeyeon akhirnya menemukan sosok yang dicarinya, ia segera berlari menghampirinya.

“Sanghyun-ah!!” teriak Taeyeon membuat Sanghyun dan orang-orang yang mendengar teriakannya menoleh.

“Taeng..” Sanghyun tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Taeyeon berdiri didepannya dengan napas tersengal-sengal. Sanghyun segera memeluknya. Taeyeon pun membalas pelukan itu.

“Sanghyun-ah, mianhae. Aku terlambat.” Ucap Taeyeon setelah melepas pelukan itu.

“gwaenchana. Aku senang akhirnya kau datang.” Ujar Sanghyun dengan mata berkaca-kaca. “kupikir kau tidak akan da…”

Ucapan Sanghyun terpotong karena tiba-tiba Taeyeon menarik lehernya agar sejajar dengan wajahnya dan berjinjit. Taeyeon menautkan bibirnya di bibir Sanghyun. Mulanya Sanghyun terkejut namun akhirnya ia membalas ciuman itu.

Kedua tangan Sanghyun memeluk pinggang Taeyeon dan sedikit mengangkatnya. Mereka berciuman cukup lama tanpa memperdulikan orang-orang disekelilingnya. Lalu merekapun melepas ciuman itu dan saling bertatapan tersenyum.

Akhirnya Sanghyun pamit pada Taeyeon dan mengecup kening Taeyeon. Lalu berjalan ke arah 2 petugas bandara. Ia menoleh lagi pada Taeyeon dan akhirnya ia pergi.

“Taeyeon-ah, kau harus yakin ia akan kembali.” Ucap Dara menyemangati Taeyeon. “kajja, kita pulang!”

“ne, eonni.” Taeyeon dan Dara pun akhirnya pergi dari airport itu.

Sementara itu di tempat lain, anak yang memungut foto Taeyeon terus memandangi foto itu.

“yeppeo..” gumamnya menatap gambar Taeyeon.

“nugu?” tanya eommanya yang tidak sengaja mendengar gumaman anaknya itu.

“oh, aniyo.” Sehun cepat-cepat menyembunyikan foto itu.
-Chapter 2-

Sudah 1 tahun Taeyeon tidak mendapat kabar dari Sanghyun. Hampir setiap hari ia mengunjungi Dara, kakak Sanghyun dirumahnya. Berharap ia mendapatkan sedikit informasi tentang Sanghyun. Namun Dara selalu berkata bahwa mungkin Sanghyun sangat sibuk dan tidak mempunyai waktu menghubungi Taeyeon.

Dara tampak sedih melihat wajah kecewa Taeyeon. “mian aku sudah membohongimu, Taeng.” Batin Dara.

“Sanghyun-ah, apa kau tidak merindukanku?” gumam Taeyeon suatu malam saat ia duduk di balkon rumahnya memandangi bintang yang bersinar di langit kota Jeonju.

**

Sementara itu disebuah rumah di tengah kota Seoul, seorang anak berusia 13 tahun bernama Oh Sehun, duduk menghadap meja belajarnya. Dari belakang anak itu tampak seperti sedang belajar dengan rajin. Namun bukan, ia bukan sedang belajar. Melainkan terus  memandangi sebuah foto yang ia temukan setahun yang lalu dibandara Jeonju saat ia akan mengunjungi kerabatnya di kota itu.

“Dara …? Taeyeon…?” gumam Sehun memandangi foto itu. Foto tersebut menggambarkan 2 yeoja yang mengapit satu namja. Ia membalikan foto itu dan terpampang jelas 3 nama di balik foto itu. Dara, Sanghyun, Taeyeon.

Sehun dapat langsung menebak yang namja karena jelas nama Sanghyun adalah nama untuk namja. Sedangkan yang 2 yeojanya, ia tidak mengetahui yang mana Dara dan yang mana Taeyeon.

“Sehun-ah..” panggil seseorang sambil membuka pintu kamar Sehun.

“oh, eomma.” Sehun cepat-cepat menyembunyikan foto itu di tumpukan buku yang ada di meja belajarnya dan berpura-pura mengerjakan buku tugasnya.

“kau sedang belajar?” tanya eomma Sehun sambil mengelus rambut anaknya itu dengan lembut.

“ne.” jawab Sehun tampak sibuk menulis sesuatu di bukunya.

“kalau sudah selesai cepat tidur. Jangan tidur terlalu larut.” Nasihat eommanya.

“ne, eomma.” Jawab Sehun.

Nyonya Oh akhirnya pergi meninggalkan Sehun sendiri di kamarnya. Setelah nyonya Oh pergi, Sehun segera mengambil foto Taeyeon. Ia tersenyum memandang foto Taeyeon dan meletakan kembali foto itu ke laci meja belajarnya.

Ia beranjak menuju tempat tidurnya dan merebahkan dirinya menatap langit-langit kamarnya yang transparan sehingga ia bisa melihat langit malam itu. “apakah kita tengah memandang langit yang sama, noona?” batin Sehun. “annyeongi jumuseyo~” ia pun tertidur pulas.

**

Singkat cerita, Taeyeon tidak pernah berkencan dengan namja lain. terkadang muncul dugaan bahwa Sanghyun menemukan yeoja lain yang menarik perhatiannya namun ia segera menepis anggapan itu dan berpikiran positif. Ia tetap setia menunggu Sanghyun kembali padanya meskipun sudah 2 tahun namja itu tidak pernah memberi kabar.

Namun penantian Taeyeon selama 2 tahun itu tampaknya akan segera berakhir. Saat ia dalam perjalanan pulang setelah menyelesaikan pekerjaan freelancenya, ia mendapati sebuah mobil yang tidak asing lagi bagi Taeyeon terparkir didepan rumahnya.

“inikan mobil Dara-eonni? Tumben sekali ia datang kemari?” pikir Taeyeon. Tanpa pikir panjang ia segera masuk ke dalam rumahnya. “aku pulang!” seru Taeyeon memasuki rumahnya. “eonni, tumben kema….”

“Taeng-ah..” terdengar suara namja yang sangat Taeyeon hapal siapa pemilik suara itu.

Taeyeon membelalakan matanya melihat sosok yang tidak ia temui selama 2 tahun ini.

“Sanghyun-ah…” lirih Taeyeon melihat namja yang berjalan menghampirinya.

Saat Sanghyun hendak memeluknya, Taeyeon mendorong Sanghyun dan membuat namja itu mengerutkan dahinya.

“wae? Apa kau tidak merindukanku?” tanya Sanghyun bingung dengan reaksi Taeyeon. begitupun Dara dan nyonya Kim yang sedari tadi menonton(?) keduanya.

“seharusnya aku yang mengatakan itu!!” emosi Taeyeon tiba-tiba dengan mata berkaca-kaca. “kenapa kau tidak pernah menghubungiku?”

“Taeng-ah…” Sanghyun berniat menenangkan yeojanya itu namun Taeyeon menepisnya dengan kasar.

“Taeng, jaga kelakuanmu.” Nyonya Kim mengingatkan Taeyeon. “ia baru kembali dari Filipina dan langsung kemari. Seharusnya kau menyambutnya dengan baik.”

Akhirnya tanpa pikir panjang, Taeyeon menyeret Sanghyun ke kamarnya dan menutup pintu kamar itu.

“Taeng, mianhae. Aku…” ucapan Sanghyun terpotong karena melihat Taeyeon yang menangis menundukan kepalanya.

Sanghyun menaikan dagu Taeyeon dan dapat melihat dengan jelas ekspresi kekecewaan, kemarahan dan juga  kesedihan di kedua mata yeoja mungil itu. Sanghyun yang tidak tahan melihat Taeyeon menangis, meraih tubuh yeoja itu dan memeluknya dengan erat.

“aku tahu kau kecewa padaku tapi aku benar-benar minta maaf.” Ucap Sanghyun tanpa melepas pelukannya.

“kenapa kau tidak pernah mengabariku?” tanya Taeyeon terisak.

“aku….aku sangat sibuk dengan pekerjaanku.”

Taeyeon melepas pelukannya dan menatap kedua manik Sanghyun, “sesibuk itukah sampai kau tidak pernah menghubungiku selama 2 tahun??”

“Taeng-ah..” Sanghyun menangkup wajah Taeyeon dengan kedua tangannya. “sekarang aku disini. Di depanmu. Dan itu artinya aku kembali untukmu. Aku berjuang untuk bisa kembali bersamamu.” Sanghyun mengakhiri perkataannya dengan mendaratkan satu ciuman manis dibibir Taeyeon.

“kedatanganku kesini juga bukan hanya sekedar menemuimu tapi aku juga ingin menepati janjiku dulu.” Ucap Sanghyun.

“maksudmu?”

Sanghyun merogoh saku blazzernya dan menunjukan sebuah kotak berisi sepasang cincin pada Taeyeon. “kau tentu masih ingat janjiku dulu untuk segera menikahimu, kan?”

Taeyeon tercekat melihat Sanghyun yang benar-benar melaksanakan janjinya beberapa tahun yang lalu saat mereka masih di high school.

“kau masih ingin aku menepati janjiku, kan?” tanya Sanghyun menatap Taeyeon. “aku tidak main-main dengan janji itu. Jadi, izinkan aku mendampingi dan melindungimu sebagai suamimu. Memiliki anak-anak yang manis dan membesarkannya bersama-sama. Kau mau, kan?”

“Sanghyun-ah, aku tidak percaya akan secepat ini..”

Sanghyun tersenyum lembut dan menyeka airmata Taeyeon. “so, will you marry me?” Tanya Sanghyun lagi yang dibalas jawaban positif dari Taeyeon. “aku sudah menyiapkan semuanya. Lusa kita akan menikah.”

Ucapan Sanghyun itu otomatis membuat Taeyeon membelalakan matanya. “mwo??? Lusa?? Bagaimana dengan orangtua kita?”

“seperti yang sudah ku bilang. Aku sudah mengurus semuanya. Izin orangtua, undangan, pakaian pengantin, upacara pernikahan, dan lainnya sudah kupersiapkan. Kau hanya tinggal menunggu hari-h tiba.”

Taeyeon kembali menangis haru. Tidak mempercayai bahwa Sanghyun sudah menyiapkan semuanya sampai sejauh itu.

“hari ini kau harus fitting gaun pengantin. Karena itu aku mengajak Dara-noona kesini untuk menemanimu.”

“Park Sanghyun!” ucap Taeyeon.

“hm?”

“neon neomu daebak!!” seru Taeyeon melompat ke pelukan Sanghyun dan mencium bibirnya. Sanghyun yang awalnya terkejut akhirnya membalas ciuman itu.

“Dorky Taeyeon is back.” Batin Sanghyun ditengah ciuman mereka.

**

Dara menemani Taeyeon dan Sanghyun fiting baju pengantin. Mereka memasuki sebuah butik yang cukup terkenal di daerah itu. Saat Taeyeon sedang mencoba gaun pengantinnya, Dara dan Sanghyun menunggunya di depan fiting room.

“aku tidak percaya kau akan segera menikah dan mendahuluiku. Umur kalian baru 20 tahun.” Ucap Dara pada Sanghyun yang duduk disebelahnya. “tapi jika Taeyeon adalah kebahagiaanmu, aku hanya bisa menuruti keinginanmu.”

“gomawo, noona.”

“tapi…” Dara menggantung ucapannya. “sampai kapan kau merahasiakan hal itu dari Taeyeon?”

“aku ingin melihatnya bahagia dan memberinya sesuatu sebelum aku…..” Sanghyun menghentikan ucapannya karena tiba-tiba tirai fiting room terbuka dan keluarlah seorang yeoja dengan gaun berwarna putih tampak anggun berdiri didepan kakak beradik itu.

ashiya19.wordpress.com

Sanghyun speechless melihat perubahan Taeyeon.

Taeyeon yang merasa tidak nyaman melihat reaksi Sanghyun, angkat bicara, “apa aku tampak aneh dengan gaun ini?” tanya Taeyeon malu.

“a..aniyo. kau tampak sangat cantik dan anggun dengan gaun itu.” Jawab Sanghyun berjalan menghampiri Taeyeon.

“benar apa kata Sanghyun, Taeyeonie.” Dara menyetujui ucapan Sanghyun.

Taeyeon tersenyum senang mendengar ucapan keduanya. Saat mereka membicarakan penampilan Taeyeon, ponsel Dara berdering dan ia segera menjauh dari pasangan itu untuk menjawab panggilannya.

Taeyeon berjalan ke sudut lain butik itu dan melihat-lihat gaun lain yang di pajang di butik itu.

“apa kau senang?” Sanghyun memeluk Taeyeon dari belakang dan meletakan dagunya di pundak Taeyeon yang terekspos karena gaun itu didesain tanpa menutupi bagian pundak.

“ne, aku sangat senang. Gomawo kau sudah melakukan ini semua.”

“cheonma.” Balas Sanghyun mengecup pipi Taeyeon.

“hey, lovey dovey!” Dara kembali dan mengagetkan Sanghyun dan Taeyeon yang tengah bermesraan itu. “berhentilah mengumbar kemesraan di depan umum!” dengus Dara membuat Sanghyun terkekeh.

“makanya cepat cari pacar!” Sanghyun menjulurkan lidahnya meledek noonanya itu.

“issh…dasar menyebalkan!” dengus Dara.

Taeyeon hanya tertawa melihat perdebatan(?) kakak beradik itu.

**

Pernikahan Sanghyun dan Taeyeon di laksanakan dengan cukup meriah. Mereka juga mengundang beberapa teman mereka saat masih di high school. Keduanya terlihat sangat bahagia.

Setelah acara selesai, Sanghyun dan Taeyeon  meninggalkan tempat itu dan menaiki mobil menuju sebuah hotel yang sudah di pesan untuk malam pertama mereka. Saat tiba di depan hotel, keduanya masih mengenakan pakaian pengantin. Tanpa di duga, Sanghyun mengangkat tubuh Taeyeon ala bridal berjalan menuju hotel itu.

“ya!! turunkan aku!!” Taeyeon meronta(?) malu karena banyak tamu hotel itu yang melihat keduanya.

“shireo! ini namanya ritual pernikahan, Taeng! Pengantin pria harus menggendong wanitanya sampai atas.” ujar Sanghyun dengan ceria dan membuat Taeyeon tertawa melihat ekspresi Sanghyun.

Sanghyun dan Taeyeon telah mencapai kamar mereka. Sanghyun menurunkan dan mendudukannya di tempat tidur yang sudah di taburi kelopak bunga mawar merah.

“Capek juga menggendongmu dari bawah sampai sini!” ucap Sanghyun kelelahan dan  duduk disamping Taeyeon.

“salah sendiri kenapa tidak mau menggunakan lift. Sudah tahu kamar kita berada di lantai 9.” tawa Taeyeon.

“aku hanya ingin merasakan bagaimana lelahnya para pengantin yang melakukan hal seperti itu di hari pernikahan mereka.”

“Sanghyun-ah..” ucap Taeyeon berubah lebih serius. “apa kau bahagia?”

“hm? kenapa bertanya seperti itu?”

“aniyo. hanya bertanya.” jawab Taeyeon,

Sanghyun tersenyum menatap Taeyeon, “tentu saja. aku sangat bahagia akhirnya bisa menikahimu.”

Perlahan Sanghyun menggeser duduknya mendekati Taeyeon. Ia memiringkan wajahnya dan mempertemukan bibirnya dengan bibir Taeyeon dan saling berciuman.

“aku akan memulai jika kau siap. aku tidak akan memaksamu.” ucap Sanghyun menatap Taeyeon.

Taeyeon mengangguk dan Sanghyun menaikan kedua tangannya menyentuh pundak Taeyeon dan perlahan ia membuka resleting gaun Taeyeon. Perlahan-lahan Sanghyun menurunkan gaun Taeyeon. Sedangkan Taeyeon hanya terdiam menunduk dengan wajah memerah. Ini merupakan hal baru bagi mereka.

Jantung Taeyeon dan Sanghyun tidak karuan. Setiap sentuhan Sanghyun yang mengenai permukaan kulit Taeyeon membuat Taeyeon merinding dan merasakan darahnya berdesir.

Sanghyun menurunkan gaun itu hingga sebatas perut. Ia menelan ludahnya saat melihat benda kembar(?) di depannya. Wajah Taeyeon semakin memerah di tatap seperti itu.

“jangan tatap aku seperti itu..” ucap Taeyeon menutupi dadanya yang tidak ditutupi apapun.

“jangan malu.” Sanghyun menurunkan tangan Taeyeon. “dadamu sangat indah.” lanjut Sanghyun menyentuh payudara Taeyeon dengan tangannya dan memainkannya.

Sanghyun semakin gemas memainkan payudara Taeyeon. Ia meremasnya dan sesekali ia mengulumnya seperti bayi yang disusui ibunya.

Taeyeon mendesah mendapat perlakuan Sanghyun dan membiarkannya melakukan aktivitasnya.  Jemari tangan Taeyeon menelusupi(?) rambut pendek Sanghyun dan membuat rambut Sanghyun menjadi berantakan. “ahhh…Sanghyun-ahhhhhh…” desah Taeyeon merem-melek(???????????????????)

Taeyeon yang sudah tidak tahan mendorong tubuh Sanghyun dan membuatnya berada diatas tubuh Sanghyun. Tanpa aba-aba, Taeyeon membuka pakaian Sanghyun. Sanghyun tertawa kecil melihat kelakuan istrinya itu. Ia meraih payudara Taeyeon yang menggantung(?) menganggur(?) dan memainkannya.

Sanghyun sudah dalam keadaan topless. Taeyeon kembali mencium bibir Sanghyun dan Sanghyun melumatnya dengan ganas. Tangan Sanghyun tidak lepas dari dada Taeyeon dan perlahan ia menggerakkan tangannya dan menurunkan gaun Taeyeon hingga gaun itu terlepas sepenuhnya dari tubuh Taeyeon.

Kini Taeyeon hanya mengenakan hotpantsnya. Sanghyun memutar posisi membuat  Taeyeon dibawah dan dirinya berada diatas tubuh Taeyeon. Sanghyun menciumi leher Taeyeon hingga meninggalkan banyak bercak merah di leher Taeyeon. Taeyeon tidak hanya diam menikmati apa yang dilakukan Sanghyun. Tangannya sibuk membuka celana panjang Sanghyun. Ciuman Sanghyun turun ke dada Taeyeon dan mengulum bahkan menggigit puting payudara kanan Taeyeon. Sementara tangan kirinya sibuk memilin puting payudara kiri Taeyeon dan tangan kanannya sibuk(?) mengelus-elus bagian tersensitif Taeyeon yang masih tertutupi hotpants hitamnya.

Desahan Taeyeon semakin menggila saat Sanghyun melepas hotpantsnya dan juga underwarenya. Keduanya sudah dalam keadaan naked.

“aku akan mulai jika kau sudah siap.” ucap Sanghyun sebelum ia memanjakan(?) juniornya di “milik” Taeyeon.

“ne.” jawab Taeyeon.

Sanghyun dan Taeyeon pun memulai inti permainan(?) mereka.

SKIP NC SKIP NC SKIP NC SKIP NC SKIP NC SKIP NC SKIP NC SKIP NC SKIP NC *kekekeke*

**

Sanghyun terbangun pagi itu dan menemukan Taeyeon yang masih tidur pulas sambil memeluknya. Keduanya tidak mengenakan apapun dan hanya di tutupi selimut putih yang terdapat bercak merah seperti darah di tengahnya.

Sanghyun tersenyum melihat wajah polos Taeyeon.

“ya Tuhan beri aku kekuatan untuk bisa menemaninya hingga tua walaupun aku tahu tubuhku hanya mampu bertahan tidak lebih dari 30 tahun.” batin Sanghyun memandang wajah Taeyeon. “Aku masih ingin bersama dengannya, melihat anakku tumbuh besar, dan memiliki banyak cucu. Apa aku tidak layak mendapatkan keajaiban penyakit ini hilang dari tubuhku?” Sanghyun mengecup kening Taeyeon dan tanpa di sadari, airmatanya jatuh mengalir di pipinya.

To be continue….

Hayoooo yang demen yadong pasti keep on reading NC part. hahaha…
Mianhae kalo NC’nya ga hot (karena ga di panasin di atas kompor), jelek (kalo ganteng, udah author pacarin!), aneh (tapi tidak ajaib).
Jujur author geli sendiri bacanya yang bagian NC. xD
Seancur apapun FFnya, jangan lupa tinggalkan komen, kasih rate, like dan follow blog ini kalo perlu. 😀

[FF] Why Did I Fall In Love With You (Chapter 1)

Author : Ashiya
Main Cast : Park Sanghyun (Thunder MBLAQ), Kim Taeyeon (Girls’ Generation), Oh Sehun (EXO)
Other Cast : Leo (Hello Baby MBLAQ), Kris Wu (EXO), Park Dara (2NE1), etc.
Genre : Romance, Angst
Language : Bahasa Indonesia

-Chapter 1-

February 2007

“AKU LULUS!!!!”

Kalimat itulah yang keluar dari murid-murid Jeonju Art High School setelah melihat pengumuman kelulusannya. Tampak pula sepasang yeoja dan namja yang tampak paling heboh(?) daripada siswa lain.

“Sanghyun-ah!! Kita lulus!!” ucap yeoja itu memeluk namja bernama Sanghyun.

“ne. chukkae!” balas namja itu.

“ayo kita menikah!!” ujar yeoja itu lagi dengan antusias setelah melepas pelukannya. “kau kan sudah bilang kita akan segera menikah setelah lulus?”

0004_kim_tae_yeon_leader_of_korean_girl_group_girls_generation_103_

Sanghyun tertawa mendengar yeojanya berkata seperti itu. “semangat sekali kau, Taeyeon-ah!” ucap Sanghyun mengacak rambut Taeyeon dengan gemas.

“hehe… aku sudah tidak sabar untuk menjadi istrimu. Bukannya kau juga begitu?”

“tentu saja.” Jawab Sanghyun tersenyum menatap lembut yeojanya. “aku sangat ingin hidup bersamamu selamanya.” (*errrr…agak lebay ya kalimatnya? kekekeke~)

Taeyeon tersenyum mendengar ucapan Sanghyun. “kalau begitu, ayo kita temui orang tua kita.”

“tapi…” Sanghyun menggantung ucapannya.

“hm? Wae?” bingung Taeyeon. Ia menyentuh pipi kanan Sanghyun. “gwaenchana? Wajahmu tampak pucat. Apa kau sakit?”

“mmm…bisa kita bicara sebentar?” tanya Sanghyun dengan serius mengabaikan pertanyaan Taeyeon.

**

“jadi kau akan meninggalkanku ke Philipina?” ucap Taeyeon dengan nada bergetar setelah Sanghyun bercerita bahwa ia akan segera pergi ke Philipina.

“ne.” Sanghyun menggenggam tangan  Taeyeon. “ayahku memintaku membantunya mengurusi perusahaan disana.”

“tapi kau sudah berjanji kita akan…”

“arata.” Sanghyun memotong ucapan Taeyeon. “jika aku kembali, aku berjanji akan langsung menikahimu.”

“berapa lama?” tanya Taeyeon dengan mata berkaca-kaca. Sanghyun terdiam menundukan wajahnya. “kenapa diam? Kau akan kembali kan?”

“molla.” Jawab Sanghyun membuat Taeyeon mengerutkan dahinya.

“wae??”

“aku tidak tahu berapa lama disana tapi aku harap aku bisa kembali lagi secepatnya dan menikah denganmu.”

“Sanghyun-ah..”

“bisakah kau menungguku?” harap Sanghyun. “aku akan berusaha melawan…mmm..maksudku, aku akan berusaha bekerja maksimal disana dan sesegera mungkin kembali kesini.”

“asal kau berjanji tidak akan macam-macam dengan yeoja lain, aku bisa memenuhi permintaanmu.”

“kau bisa mempercayaiku. Aku tidak akan mempermainkanmu dengan yeoja-yeoja itu.”

“yaksok?”

Sanghyun tersenyum, “yaksok!”

“kapan berangkatnya?”

“besok.”

“mwo?? Secepat itu??” kejut Taeyeon.

“ne. aku harus segera pergi kesana. Perusahaan disana tidak bisa menunggu lebih lama.”

“jadi ini hari terakhir kita bertemu?” lirih Taeyeon.

“kita akan bertemu lagi, Taeyeon-ah.” Jawab Sanghyun menatap Taeyeon lekat-lekat. Perlahan ia mendekatkan wajahnya dan mencium bibir Taeyeon.

korean kiss
*bayangin aja ini Taeng dan Thunder. xD

Tidak lama mereka berciuman, Taeyeon merasakan sesuatu yang basah dan kental mengenai hidungnya.

“Sanghyun-ah?!” kejut Taeyeon melihat benda cair berwarna merah pekat keluar dari hidung Sanghyun. “hidungmu berdarah!!” Sanghyun cepat-cepat menyeka hidungnya. “kau sakit? Wajahmu juga begitu pucat.” Ucap Taeyeon mengkhawatirkan namjanya itu.

“ah, aniyo. Hanya mimisan biasa. Aku tidak-apa.”

“kau yakin?”

“ne.” Sanghyun melirik jam tangannya. “sudah sore. Aku harus pulang sekarang. Dan maaf hari ini aku tidak bisa mengantarmu pulang. Aku harus menyiapkan keperluan untuk besok. Nanti aku akan minta Mir menemanimu pulang.” Sanghyun berdiri dan hendak pergi dari tempat itu namun tiba-tiba Taeyeon memeluknya dari belakang.

“Sanghyun-ah….” Lirih Taeyeon.

Sanghyun berbalik dan menyeka airmata Taeyeon, “uljima.” ucap Sanghyun. “besok aku berangkat jam 9 pagi. Datanglah ke airport tapi kumohon jangan perlihatkan wajah sedihmu karena aku sangat tidak menyukai itu.”

“molla. Aku tidak tahu apakah aku bisa datang dan melihatmu pergi jauh.” Ucapan Taeyeon itu membuat Sanghyun kecewa.

**

Sanghyun sudah berada di airport beberapa jam sebelum keberangkatan. Ia sudah menunggu hampir 2 jam disana dan berharap Taeyeon datang menemuinya. Berkali-kali ia mengecek jam dan pintu masuk airport itu bergantian. Namun ia lagi-lagi menghela napasnya kecewa.

images (19)

“apa ia benar-benar tidak akan datang?” pikir Sanghyun.

“kau masih menunggunya?” suara lembut seorang yeoja yang berwajah sangat mirip dengannya membuyarkan lamunannya tentang Taeyeon.

dara

“oh, noona.” Kejut Sanghyun.

“apa kau sudah menceritakan yang sebenarnya pada Taeyeon?” tanya yeoja yang dipanggil noona itu.

“aniyo.”

“hm? Wae??” kali ini noonanya yang terkejut. “ia berhak untuk mengetahui keadaanmu yang sebenarnya, Sanghyun-ah!”

“noona, kumohon jangan beritahu dia.” Ucap Sanghyun.

Dara menghela napasnya dan mengelus rambut Sanghyun dengan lembut. “baiklah jika itu maumu. Tapi cepat atau lambat ia pasti akan mengetahuinya.”

“ne. gomawo.”

“apa dia janji akan datang? Sebentar lagi kau harus segera take off.”

“molla.”

Sanghyun tampak gelisah dan ia tak henti-hentinya berharap Taeyeon muncul dari pintu airport itu.  “apa ia benar-benar tidak akan datang kesini ataupun sekedar menelpon untuk mengucapkan selamat tinggal?” Batin Sanghyun.

Sementara itu, Taeyeon tengah berada diperjalanan menuju airport.

“ajussi, ayo cepat!!”

Taxi yang ditumpangi Taeyeon melaju dengan kecepatan tinggi.

“Sanghyun-ah tunggu aku!” batin Taeyeon.

Beberapa menit kemudian Taeyeon tiba di airport dan langsung berlari menuju terminal keberangkatan sambil mengedarkan pandangannya mencari Sanghyun. Ia berlari kesana kemari hingga ia menabrak seorang anak laki-laki berusia 12 tahunan.

sehun-pre-debut3

“ah, mian! Kau tidak apa-apa kan?” cemas Taeyeon membantu anak itu berdiri.

“n..ne. gwaenchana.” Jawab anak itu meringis tanpa melihat yeoja yang bicara padanya.

“mian, aku benar-benar tidak sengaja.”

Anak itu akhirnya mendongakan wajahnya dan melihat yeoja yang ada dihadapannya yang baru saja menabraknya. Ia berdiri mematung menatap Taeyeon.

“maaf aku sedang terburu-buru. Sekali lagi aku minta maaf.” Setelah berkata seperti itu Taeyeon kembali berlari mencari Sanghyun.

Anak 12 tahun itu masih diam ditempatnya. Sejenak kemudian ia melihat sesuatu yang terjatuh dari tas yang dibawa Taeyeon. Ia pun segera memungutnya. Benda itu adalah selembar foto. foto itu adalah foto Taeyeon dengan Sanghyun dan Dara.

“noona!!” teriak anak itu memanggil Taeyeon. “fotomu terjatuh!” teriaknya lagi namun Taeyeon tidak mendengarnya dan ia semakin berlari menjauh. Saat ia akan mengejarnya, seorang wanita yang tampak seperti ibunya menghampirinya.

“Sehun-ah, kajja!”

Anak yang dipanggil Sehun itu pun akhirnya mengurungkan niatnya mengembalikan foto itu dan membawanya pergi.

Taeyeon akhirnya menemukan sosok yang dicarinya, ia segera berlari menghampirinya.

“Sanghyun-ah!!” teriak Taeyeon membuat Sanghyun dan orang-orang yang mendengar teriakannya menoleh.

“Taeng..” Sanghyun tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Taeyeon berdiri didepannya dengan napas tersengal-sengal. Sanghyun segera memeluknya. Taeyeon pun membalas pelukan itu.

“Sanghyun-ah, mianhae. Aku terlambat.” Ucap Taeyeon setelah melepas pelukan itu.

“gwaenchana. Aku senang akhirnya kau datang.” Ujar Sanghyun dengan mata berkaca-kaca. “kupikir kau tidak akan da…”

Ucapan Sanghyun terpotong karena tiba-tiba Taeyeon menarik lehernya agar sejajar dengan wajahnya dan berjinjit. Taeyeon menautkan bibirnya di bibir Sanghyun. Mulanya Sanghyun terkejut namun akhirnya ia membalas ciuman itu.

1124415496551473_file

Kedua tangan Sanghyun memeluk pinggang Taeyeon dan sedikit mengangkatnya. Mereka berciuman cukup lama tanpa memperdulikan orang-orang disekelilingnya. Lalu merekapun melepas ciuman itu dan saling bertatapan tersenyum.

Akhirnya Sanghyun pamit pada Taeyeon dan mengecup kening Taeyeon. Lalu berjalan ke arah 2 petugas bandara. Ia menoleh lagi pada Taeyeon dan akhirnya ia pergi.

“Taeyeon-ah, kau harus yakin ia akan kembali.” Ucap Dara menyemangati Taeyeon. “kajja, kita pulang!”

“ne, eonni.” Taeyeon dan Dara pun akhirnya pergi dari airport itu.

Sementara itu di tempat lain, anak yang memungut foto Taeyeon terus memandangi foto itu.

“yeppeo..” gumamnya menatap gambar Taeyeon.

“nugu?” tanya eommanya yang tidak sengaja mendengar gumaman anaknya itu.

“oh, aniyo.” Sehun cepat-cepat menyembunyikan foto itu.

To be continue~

Part ini ceritanya pasaran banget ya? ==” tapi…ada little Sehun nyempil. hihi…

[FF] Why Did I Fall In Love With You (Teaser)

Annyeong? *celingukan bareng Xiah*
Author nongol lagi. Do you miss me, readers? *reader : kagak tuh?* ==”
Baiklah, miss(?) atau kagak, author baru bisa ngeblog lagi. Maklumlah, author lagi sibuk ngurusin jadwal manggungnya JYJ *huh??? situ manager JYJ??*

Author bawain teaser FF baru. Author belum sempet bikin lanjutan ff sebelumnya dan sedikit curhat nih kalo mau lanjut itu ke sepuluh jari tangan author yang biasanya lincah(?) nulis cerita, suka berenti tiba-tiba padahal cerita udah numpuk di otak. Dan akhirnya ga jadi dilanjut. ==” Adakah author yang jadi reader disini yang suka ngalamin hal serupa?

Langsung aja masuk ke teasernya ya. Semoga suka~

Author : Ashiya
Main Cast : Park Sanghyun (Thunder MBLAQ), Kim Taeyeon (Girls’ Generation), Oh Sehun (EXO)
Other Cast : Leo (Hello Baby MBLAQ), Kris Wu (EXO), Park Dara (2NE1), etc.
Genre : Romance
Language : Bahasa Indonesia

-Why Did I Fall In Love With You-

Kim Taeyeon mengubah nama marganya menjadi Park saat berusia 20 tahun. Saat ini ia berusia 24 tahun dan merupakan seorang istri dari namja blasteran Korea-Philipina, Park Sanghyun.

Keduanya saling mencintai dan memutuskan menikah muda hingga mereka memiliki seorang anak bernama Leo. Saat Leo berusia 3 tahun, Sanghyun meninggalkan keduanya. Ia menderita penyakit yang baru diketahui Taeyeon saat penyakitnya sudah parah.

Taeyeon membesarkan Leo sendirian. Ia menyalahkan dirinya sendiri karena tidak mengetahui keadaan Sanghyun yang sebenarnya. Untunglah kakak perempuan Sanghyun, Dara, selalu mengsupportnya dan membantunya membesarkan Leo.

Dara merupakan kakak ipar yang begitu protective pada Taeyeon dan juga Leo karena ia sangat menyayangi adiknya. Jadi hal-hal yang dicintai Sanghyun, akan ia cintai dan lindungi juga.

Suatu hari, Taeyeon memiliki tetangga baru dari Seoul. Mereka adalah keluarga Oh. Mereka memiliki satu orang anak laki-laki berusia 18 tahun, Oh Sehun.

Sehun yang baru pindah ke tempat itu, langsung tertarik pada Taeyeon. Ia tidak peduli Taeyeon itu seorang single parent dengan satu orang anak berusia 4 tahun. Ia sering berkunjung ke rumah Taeyeon dan bermain dengan Leo, dan tampaknya Leo pun menyukainya.

Saat Sehun semakin dekat dengan Taeyeon, ia berani mengungkapkan perasaannya namun tepat saat itu Dara mengetahuinya dan ia langsung menjauhkan Taeyeon dan Leo dari Sehun.

Dara membawa keduanya pindah ke luar kota. Ia tidak menyukai Taeyeon berpaling dari adik kandungnya yang juga ayah biologis dari Leo. Walaupun adiknya itu sudah meninggal. Terlebih bagi Dara, Sehun hanya seorang anak kecil. Dan Taeyeon pun berpikir demikian.

Taeyeon merasa seorang yeoja berusia 24 tahun yang memiliki anak berusia 4 tahun, tidak pantas berhubungan dengan anak yang baru berusia 18 tahun.

Sejak kejadian itu, Sehun tidak pernah bertemu lagi dengan Taeyeon maupun Leo. Namun Sehun terus mencari keberadaan dua orang itu hingga satu tahun kemudian akhirnya tanpa sengaja ia bertemu dengan Taeyeon di Busan.

Saat bertemu, Taeyeon berusaha menghindarinya dan ia mengaku telah bertunangan dengan namja asal China, Kris Wu.

Akankah Sehun mendapatkan Taeyeon kembali? Benarkah Taeyeon sudah bertunangan dengan Kris? Kenapa Taeyeon berusaha menghindari Sehun? Siapa orang bernama Kris itu? (*leader EXO-M!! /PLAKKK!!)

Tunggu kelanjutannya~ Yang SeYeon Shipper pasti demen banget nih! hihiihi *cekikikan diatas pohon bareng Yoochun*

Oh ya, author punya kabar baru, ntah ini kabar baik atau buruk atau biasa aja? o.O

Bagi reader yang suka bikin ff dan pengen ff bikinannya di posting disini, boleh pm ffnya lewat akun FB author ( http://www.facebook.com/KizunaRyuzaki ) dengan syarat ff itu belum pernah di share di mana pun. Dan tidak menutup kemungkinan suatu hari author bakal merekrut(?) author baru yang bakal ngurus blog ini. Okehhhh, segitu aja dulu infonya.

Annyeong~~