[FF] Can You Stop Loving Me? (Oneshot)

Can You Stop Loving Me poster

Author : Ashiya

Cast :

  • Kim Taeyeon (Girls’ Generation)
  • Cho Kyuhyun (Super Junior)
  • Jung Yunho (TVXQ)
  • Seo Joohyun (Girls’ Generation)
  • Lee Jinki (SHINee)

Genre :

  • Romance(?) o.O
  • Hatred(?) o.O

Length :

  • Oneshot

Disclaimer : This fiction is mine.

Copyright : © ashiya19.wordpress.com 2014. All Rights Reserved.

No bash! Just Enjoy this fiction!

*****

Taeyeon menghela napasnya setelah membaca sebuah pesan singkat yang membuatnya lelah, kesal, atau mungkin juga….marah?

Baiklah temui aku di Coffee Cojje.

Balas Taeyeon.

kali ini aku harus bertindak tegas. Aisssh.. jinja! Kenapa ia tidak berhenti mengejarku??” Taeyeon mengacak rambutnya frustasi.

Sore hari di Coffee Cojje…

Taeyeon-ah!” pria berambut kecoklatan itu melambaikan tangannya memanggil Taeyeon yang baru memasuki café milik idol terkenal itu. Pria tersebut tersenyum lebar melihat kehadiran Taeyeon. Berbanding terbalik dengannya, Taeyeon memasang wajah datar tanpa ekspresi. Dengan malas Taeyeon melangkahkan kakinya menuju meja dimana pria itu duduk dengan wajah berseri.

mau pesan ap–

tidak perlu.” Taeyeon memotong ucapan pria tersebut. “aku tidak akan berlama-lama.

o-oh. Geurae?” tampak raut kekecewaan di wajah pria itu.

aku akan langsung ke inti pembicaraan ini.” Ucap Taeyeon masih dengan ekspresi datarnya. Pria itu itu mengernyitkan dahinya. “aku minta kau hentikan semua ini.

“maksudmu??”

Taeyeon menghela napasnya bersiap meluapkan emosi yang selama ini di pendamnya, “Kyuhyun-ssi, hentikan semua ini. Berhentilah mengejarku. Berhenti mengirimiku pesan-pesan itu. Berhenti memberikan perhatianmu padamu. Berhenti berbicara pada orang lain seolah aku memiliki perasaan yang sama denganmu. Berhenti menyebarkan isu seolah kita memiliki hubungan namun faktanya itu tidak benar! Apa kau tahu semua yang kau lakukan menjadi beban bagiku? Aku tahu kau dekat dengan pamanku karena kau asistennya di perusahaannya, tapi apa kau tahu, aku harus memikirkan perasaan banyak orang! Sedangkan perasaanku sendiri……” Taeyeon menumpahkan semua kekesalannya. Sementara Kyuhyun terdiam mendengar setiap kata yang dilontarkan Taeyeon. “aku harus memikirkan perasaan pamanku ketika ia membicarakanmu karena kau adalah staff kebanggaanya sehingga aku harus terus bersikap baik padamu. Aku juga harus memikirkan tanggapan rekan-rekan kerjamu agar mereka tidak berpikiran yang tidak-tidak. Dan asal kau tahu, aku juga bahkan harus memikirkanmu karena kau bekerja di perusahaan keluargaku. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana kekecewaan pamanku jika aku tidak memperlakukanmu dengan baik. Tapi sekarang aku sudah tidak bisa menahannya lagi.” Taeyeon menunggu tanggapan dari Kyuhyun namun tidak sepatah katapun keluar dari mulutnya. “apa kau tidak bisa menangkap dari sikapku? Apa kau tidak bisa membaca bahwa aku sama sekali tidak pernah menyukaimu?? Apa kau tidak bisa membaca tanda-tanda itu?? Kau sering mengajakku keluar, tapi apa pernah aku mengikuti ajakanmu?? Bahkan kau memaksaku ke tempat ini. Apa kau begitu egois dan hanya memikirkan perasaanmu sendiri?”

“tapi aku benar-benar mencintaimu sejak pertama kali bertemu dan sampai sekarang pun aku–” Kyuhyun menghentikan ucapannya ketika mendengar Taeyeon berdecak.

“mencintai? Dari awal bertemu?” Taeyeon tertawa sarkastis. Kedua matanya semakin menunjukan kekesalannya. “itu bukan cinta, Kyuhyun-ssi. Kau hanya merasa tertarik padaku yang kemudian terobsesi untuk bisa bersamaku. Apa yang membuatmu yakin bahwa kau mencintaiku?? Kita sama sekali tidak saling mengenal dan tidak pernah bertemu sebelumnya. Aku hanya mengenalimu tidak lebih dari 2 bulan ini. Kau hanya menyukaiku dari penampilan. Kau tidak tahu apa-apa tentangku!”

“kau mengajakku berkencan, sedangkan kita baru saja kenal? Kau pikir aku gadis macam apa??” Taeyeon menatapnya tajam penuh amarah dan kekesalan. “aku sudah cukup bersabar dengan semua tingkahmu!”

Kyuhyun menundukkan kepalanya memikirkan ucapan Taeyeon. Sesaat kemudian ia kembali membuka suara. “mianhae.” Ucapnya pelan. Taeyeon membuang muka, berusaha menahan kekesalannya. “jadi… sekarang bagaimana maumu?” tanya Kyuhyun dengan suara rendah.

“berhenti mengejarku dan cari gadis lain yang bisa mencintaimu.” Ucap Taeyeon tajam. “dan perlu kau ketahui, aku sudah memiliki namjachingu.”

“m-mwo??”

“ne. Dia adalah seniorku. Kami memang belum lama bersama tapi kami sudah saling mengenal sejak lebih dari 4 tahun yang lalu.” Bersamaan dengan itu, seorang namja memasuki café tersebut dan menghampiri keduanya.

“Taeyeonie.” Sapa namja itu tersenyum lembut.

“ah~ tepat sekali.” Taeyeon balas tersenyum menatap namja itu. Pandangannya yang semula penuh kebencian, tiba-tiba menghilang begitu saja saat ia melihat namja itu. Taeyeon berdiri memberi pelukan singkat menyambut pria karismatik itu.

“Kyuhyun-ssi!” Taeyeon kembali berpaling pada Kyuhyun. “namja ini, dia namjachinguku, Jung Yunho.”

“annyeong!” pria bernama Jung Yunho itu sedikit membungkukan badannya menyapa Kyuhyun.

“oh, a-annyeong.” Balas Kyuhyun gugup.

“jadi ini namja yang kau ceritakan padaku?” tanya Yunho pada Taeyeon. Ia beralih menatap Kyuhyun dengan raut wajah serius. “Kyuhyun-ssi, apa kau pikir mudah untuk mendapatkan hati gadis ini?” Yunho tertawa sinis, “apa kau tahu, aku bahkan harus berjuang selama 4 tahun untuk meyakinkannya!”

“Kyuhyun-ssi, aku tidak bermaksud jahat padamu tapi tolong hargai perasaanku juga. Terima kasih kau telah menyukaiku tapi kumohon………jangan pernah menghubungiku lagi!” Taeyeon menggandeng tangan Yunho dan pergi begitu saja dari tempat itu. Namun baru beberapa langkah…

“Taeyeon-ssi!” panggil Kyuhyun membuat Taeyeon dan Yunho menghentikan langkahnya. Suara Kyuhyun memancing perhatian beberapa pengunjung café itu. Yunho menengokan kepalanya pada orang yang memanggil gadisnya itu, Sedangkan Taeyeon hanya terdiam membatu ditempat. “meskipun sekarang kau sudah dimiliki pria lain, aku akan terus menunggumu.”

Mendengar perkataan itu, emosi Taeyeon kembali mendidih. Ia mengepalkan tangannya dan berbalik. Ia melepas tangannya di lengan Yunho dan berjalan kembali menghampiri Kyuhyun.

“Tae-“ Yunho hendak menghentikan Taeyeon namun terlambat.

“mworago?” tanya Taeyeon pelan berusaha menahan emosinya.

“meskipun kau sudah bersama dengan pria itu, aku akan menunggumu. Aku akan menunggumu sampai kau lepas darinya dan–“

PLAK!!!!

Sebuah tamparan keras mendarat di pipi kiri Kyuhyun. Kyuhyun terkejut dengan reaksi Taeyeon, ia memegangi pipinya yang terasa perih. Kejadian itu tentu menarik perhatian seluruh pengunjung dan juga pekerja café itu.

“KENAPA KAU TIDAK BISA SEDIKIT SAJA MENGHORMATIKU, HAH??” emosi Taeyeon kembali meledak. Ia sudah tidak bisa menahannya lagi. Ia hendak memukul Kyuhyun lagi namun beruntung Yunho segera mencegahnya dengan memeluknya.

“Taeyeon, sudah.” Bisik Yunho berusaha menenangkan.

“ANIYA!!” pekik Taeyeon. “oppa, kau tidak dengar apa yang dikatakannya?? Ia berharap hubungan kita berakhir!” air mata mulai menggenangi wajahnya.

“arata.” Ucap Yunho dengan tenang meskipun dalam hati ia pun kesal dengan sifat keras kepala Kyuhyun. Ia memeluk Taeyeon yang menangis sesenggukan di dadanya. “Kyuhyun-ssi, demi kebaikan Taeyeon, kuharap kau bisa membuang perasaanmu itu. Ia sudah banyak menderita dengan kehadiranmu. Aku tidak menyalahkanmu untuk menyukainya tapi ku mohon, berikan ia kebebasan. Berhentilah mengharapkannya. Meskipun mungkin jika di masa depan aku tidak bersamanya, aku harap kau tetap menjauh darinya selama ia tidak menginginkanmu.”

Setelah berkata, Yunho membawa Taeyeon pergi dari tempat itu. Meninggalkan Kyuhyun yang tampak shock dengan apa yang baru saja di alaminya. Ia duduk terdiam, tidak memperdulikan pandangan orang di sekitarnya.

“ARRRGGHHHH!!!” tiba-tiba ia mengamuk dan menepis semua benda yang berada di atas meja tersebut. Alhasil, barang-barang yang terbuat dari porselain itu hancur membentur lantai. Beberapa pengunjung yang tidak nyaman dengan keberadaannya, memilih meninggalkan tempat itu. “Taeyeon…” lirih Kyuhyun. Kedua matanya tampak berair. Sedetik kemudian ia menenggelamkan wajahnya di kedua tangannya. Punggungnya tampak bergetar dan tidak lama terdengar suara isakan.

“emm…jogiyo.” Seorang gadis pelayan café itu memberanikan diri mendekatinya. “tanganmu…tanganmu terkena serpihan porselain itu. Sebaiknya kau segera mengobati— AAKHHH!“ ucapan pelayan itu terpotong karena Kyuhyun mendorongnya. Ia merasa risih dengan kehadiran orang asing itu.

Kyuhyun memilih keluar dari café dan pergi entah kemana. Sedangkan gadis tadi hanya meringis sambil memperhatikan punggung Kyuhyun yang semakin menjauh.

“Seohyun-ah, gwaenchana?” tanya seorang pelayan lain.

“ne.” sahut pelayan bernama Seohyun itu.

“orang itu benar-benar! Awas saja kalau ia berani datang lagi kesini.” Umpat rekan kerja Seohyun itu.

“sudahlah, Jinki. Tidak apa-apa.” Sahut Seohyun kembali berdiri dibantu Jinki. “kasihan sekali namja itu.” batin Seohyun memikirkan namja yang baru saja memperlakukannya dengan kasar, Cho Kyuhyun.

*****

Sementara itu, Yunho membawa Taeyeon kesuatu tempat yang ia tahu akan membuat Taeyeon kembali tersenyum. Sepanjang perjalanan, Taeyeon tidak mengucapkan sepatah katapun. Ia tampak tenggelam dengan pikirannya. Yunho menggenggam tangan Taeyeon dengan tangan kanannya, sementara tangan kirinya tetap mengemudikan mobilnya. Taeyeon sedikit terkejut, ia pun menoleh pada pemilik tangan itu. Yunho tersenyum lembut, Taeyeon membalas senyumnya dan mengeratkan genggamannya.

“sudah merasa lebih baik?” tanya Yunho tanpa melepas genggamannya. Taeyeon mengangguk pelan.

“gomawo.” Ucap Taeyeon. Yunho kembali tersenyum.

Satu jam kemudian….

“kenapa kau mengajakku kesini?” tanya Taeyeon melihat arena ice skating.

Ice+Skating_wallpapers_171“aku akan membuatmu kembali tersenyum.”

“eh?”

“kajja!” Yunho menarik lengan Taeyeon menuju tempat sewa sepatu skate.

“t-tapi… aku tidak bisa bermain ice skate.” Ucap Taeyeon.

“gwaenchana, aku akan mengajarimu.”

Yunho mulai mengajari Taeyeon bermain ice skating. “nah, sekarang kau coba meluncur sendiri.” Perintah Yunho.

“a-ani! Aku takut—“

“coba saja.” perlahan Yunho melepas tangan Taeyeon.

“oppa!” rengek Taeyeon ketakutan.

“tidak apa.” Sahut Yunho. “ayo berjalan perlahan kemari.” Yunho meluncur mundur.

Taeyeon susah payah menyeimbangkan tubuhnya dan berjalan mendekati Yunho. Tidak lama kemudian, bunyi nyaring di iringi tawa anak kecil terdengar di arena ice skating itu.

“gwaenchana?” Yunho menghampiri Taeyeon yang terjatuh di lantai es itu. Ia tampak berusaha menyembunyikan tawanya.

“jangan menertawakanku!” kesal Taeyeon mengerucutkan bibirnya. “kau membuatku seperti orang bodoh.” Keluh Taeyeon lagi.

“mian.” Ucap Yunho membantu Taeyeon kembali berdiri.

“sudahlah. Aku tidak ingin bermain lagi!”

“wae? Ini menyenangkan, Taeyeonie.”

“itu bagimu! tapi tidak denganku. Kau tidak lihat anak-anak itu menertawaiku?” Lagi-lagi Taeyeon mengerucutkan bibirnya.

“aigoo~” Yunho mengacak rambut Taeyeon dengan gemas.

“ya! Oppa!”

Tiba-tiba Yunho berbalik membelakangi Taeyeon dan menarik tangannya, meletakkan tangan Taeyeon di pinggangnya. “pegang yang erat! Kita meluncur.”

“mwo??” kejut Taeyeon. Tanpa berkata lagi, Yunho segera melesat di lantai es itu. Taeyeon yang terkejut memeluk pinggang Yunho dengan kencang.

Awalnya Taeyeon terlihat ketakutan, namun tidak lama kemudian ia mulai menikmati permainan itu. Ia mulai tertawa senang dengan lengan yang masih melingkar erat di pinggang Yunho yang menyeretnya. Tidak memperdulikan tatapan iri orang-orang di sekitarnya.

“akhirnya aku bisa mellihatmu tertawa lagi.” Batin Yunho.

Setelah cukup lelah bermain-main, mereka menepi. Keduanya duduk di sebuah bangku panjang hendak melepas sepatunya.

“chankamman!” seru Yunho saat Taeyeon akan melepas sepatunya. Yunho duduk berjongkok memegangi kaki Taeyeon. Ia tersenyum menatap wajah Taeyeon sebelum akhirnya membukakan sepatunya.

“o-oppa..?” gugup Taeyeon. “tidak perlu. Aku bisa sen—“ ucapan Taeyeon terhenti saat ia melihat Yunho melingkarkan sebuah benda mengkilat di pergelangan kaki kanannya. “oppa?”

Yunho kembali menatap Taeyeon setelah selesai membuka sepatu dan memasang benda itu. “aku mengikatmu dengan gelang kaki ini. Aku berharap kau tidak akan lari pada pria lain.” Ucap Yunho serius. “Kim Taeyeon, saranghae!”

Bibir Taeyeon bergetar, bulir airmata menetes di kedua pipinya. Ia tersenyum dan berhambur memeluk Yunho yang masih duduk berjongkok di depannya. “oppa, gomawo. Nado saranghae!”

*****

“gomawo, Seohyun-ah!” ucap seorang wanita tua yang menerima 4 kotak susu yang setiap pagi di antarkan oleh Seohyun.

“cheonmaneyo, halmoni~!” sahut Seohyun dan segera pergi mengayuh sepedanya untuk mengantar susu pada pelanggannya yang lain.

Seo Joohyun, atau biasa disapa Seohyun adalah seorang gadis mandiri yang sudah tidak memiliki siapapun. Untuk menghidupi kehidupannya sendiri dengan bkerja sebagai part-timer di beberapa tempat. Ia adalah seorang pekerja keras.

Pagi hari ia mengayuh sepedanya mengantar susu pada pelanggannya. Siang jika tidak ada kelas, ia bekerja di sebuah mini market dan sore hingga malam ia bekerja di Coffee Cojje. Meskipun hidupnya sulit, ia tidak pernah mengeluh.

Saat Seohyun mengayuh sepedanya menuju pelanggan terakhirnya, sebuah mobil menyerempet sepedanya. Alhasil, ia terjatuh dengan dengan keras.

Seohyun meringis melihat lutut kakinya yang berdarah. Mobil yag menyerempatnya berhenti dan seorang pria bertubuh tinggi keluar dari mobil itu setengah berlari menghampirinya.

“agassi, gwaenchana?” terdengar nada kekhawatiran dari suara pria itu.

Seohyun mengangkat wajahnya mendengar pertanyaan pria itu. “gwaencha—“ ucapan Seohyun terputus ketika melihat wajah pria itu yang terasa familiar baginya.

“agassi?” pria itu melambaikan tangannya di depan wajah Seohyun yang tampak  tenggelam dalam pikirannya.

“ah? O-oh, ne.”

“apa perlu ku antar ke rumah sakit?” tanya pria itu lagi.

“ah? A-aniyo. Aku baik-baik saja.” sahut Seohyun gugup.

“jeongmalyo?” ragu pria itu. “kau yakin tidak—“ ucapannya terpotong karena bunyi dering ponselnya. “ah, mianhae, aku sedang terburu-buru. Begini saja, ini kartu namaku. Jika kau perlu sesuatu hubungi saja nomor itu. sebagai permintaan maafku. Sekali lagi aku minta maaf.” Setelah berkata, ia langsung berlari kembali ke mobilnya.

Seohyun masih terduduk di pinggir jalan itu memperhatikan mobil yang semakin menjauh dari pandangannya. Ia mengalihkan pandangannya pada kartu nama yang di berikan pria itu. “jadi nama namja itu……Cho Kyuhyun?” Tanpa sadar ia tersenyum memandangi nama yang tertera di kartu itu.

THE END

About Ashiya Xiahtic

what should I write? kekekeke~ seriously, you wanna know about me? kepo ah! lol xD

Posted on February 4, 2014, in Oneshot, SMTOWN and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 17 Comments.

  1. aku kira KyuTae..
    tpi bagus kok..
    sequel?

    Thor, ff May I Love You knpa chap 1-nya blm publish??
    Lebih sebulan nih..

    update soon, fightaeng!!!

  2. wwoww, taeyeon keren… bisa nampar kyu.. !!😀 #kerenApanya -_-

    akhirnya ada jga FF yang keluar(?) dari blog ini selama berabad-abad nunggu…😀

    ayo eonn, bikin lgi FF yang lain nya.. oh iya, sama selese’in FF yg blm tamat ya eonn🙂

    FIGHTAENG !!

  3. Ya ampun tae eonni galak bngt…
    Q kira kyutae,..tp ttep bgus ko..
    Yunho oppa.y sweet bngt….

  4. Kyaa, rindu tulisan eonni dgn ff kyutae nya. Walo ga kyutae gpp deh. Hhhe. Tapi bener2 gantung. -_-” hhe. Crta yg lain diupdate yaaaa..

  5. agak ngegantung thor tp tetep bgs kok,,, dikira ending.a bakal kyutae..,, tp gpp dech..,,

  6. wahhh thor keren,,,,
    dah lma nunggu ff d blog ini,,,,akhir ad juga,,,

  7. bukan kyutae? Aku kira…-_-
    Fightaeng buat semua ff mu eon

  8. Yaa unnie, ktpu deh, krain kyutae hehe, ff kyutae dong un hehe ^^

  9. Yaa unnie, ktpu deh, krain kyutae hehe, ff kyutae dong un hehe ^^
    ak tggu ya un ..

  10. kesian amat kyu :” tp ending nya gantung hehe.. sequel kah??

  11. suka covernya;_; taeng nya galau abis/? ‘-‘

  12. suliskhasanah

    yunho >< taeyeon ???
    kasian si kyu.. wkwkwkwk, si evil patah hati ..🙂 bikin sequelnya dong thor.. bagus nih …🙂

  13. Aw taeon galak bener ya xD
    tapi Kyupil nya tetep kekeh? bngt ama taeon..
    Wah daebak..
    Seo pandangan pertama ini namanya xD

Leave Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: